twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Wabup Dukung Penuh Pembangunan Terminal Kargo di Malang Raya

Wabup Dukung Penuh Pembangunan Terminal Kargo di Malang Raya

 

 

Wabup Dukung Penuh Pembangunan Terminal Kargo di Malang Raya

Drs. H. M. Sanusi, MM

Wakil Bupati (Wabup) Malang Drs. H. M. Sanusi, MM hadir dalam diskusi yang diadakan oleh Malang Post tentang pembangunan terminal kargo sebagai antisipasi kemacetan di Malang Raya. Forum diskusi yang digelar di Kantor Malang Post, Rabu (9/1) siang tadi juga dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Malang diantaranya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Pertanahan, Kepala Dinas Perhubungan, Kabag Kesra, Kabag Humas Protokol, Camat Singosari, dan Camat Lawang.

Wabup menyampaikan bahwa terminal kargo

Wabup menyampaikan bahwa terminal kargo dapat mengurai kemacetan jika pembangunan tol Malang-Pandaan dibangun hingga Kepanjen. “Pemerintah Kabupaten Malang telah mengusulkan pembangunan tol Malang-Pandaan dilanjutkan hingga ke Kepanjen. Saya sudah membuat spanduk, dengan tulisan Pembangunan Tol Pandaan Malang sukses, Terima Kasih Pak Jokowi, Lanjutkan Hingga Kepanjen,” katanya.

Pria  yang akrab disapa Abah

Pria  yang akrab disapa Abah ini sangat mendukung dengan pembangunan terminal kargo karena akan banyak memberikan efek. “Membangun terminal kargo itu wajib memberikan efek. Tak sekedar mengurai kemacetan, tapi juga memberikan dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu, terminal kargo ini juga dapat menyerap tenaga kerja,” tambahnya.

Menurutnya, pemangku kebijakan dari tiga daerah Malang Raya sama-sama sepaham jika Malang Raya membutuhkan terminal kargo ini. “Insyallah ini menjadi titik awal dimana tiga daerah bersama-sama mengatasi permasalahan di Malang Raya khususnya dalam mengantisipasi kemacetan. Soal terminal kargo, kami sebenarnya sudah memikirkan hal ini sejak dulu. Mudah-mudahan dapat segera terealisasi,” harap Abah.

Diskusi ini diawali dengan paparan data oleh pakar transportasi dari Universitas Brawijaya

dilanjutkan  oleh pakar ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Malang yang sebelumnya telah melakukan penelitian tentang terminal kargo. Pemaparan kembali dilanjutkan oleh dua narasumber lainnya yakni Kepala Barenlitbang Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan Kepala Bappeda Kota Batu, M. Chori.

 

Artikel Terkait: