twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Persoalan Kemiskinan Tidak Selesai dengan Program Biasa

Persoalan Kemiskinan Tidak Selesai dengan Program Biasa

Persoalan Kemiskinan Tidak Selesai dengan Program Biasa

Persoalan Kemiskinan Tidak Selesai dengan Program Biasa

BANDUNG- Anggota Komisi VIII DPR RI Fikri Fakih

menegaskan persoalan kemiskinan tidak bisa diselesaikan dengan program yang biasa saja. Sebabnya, kemiskinan adalah persoalan yang selalu menjadi momok, sehingga perlu langkah yang tidak biasa dilakukan oleh pemerintah sebelumnya.

“Sebagai contoh Program Keluarga Harapan (PHK)

yang selalu diandalkan pemerintah pusat dalam pengentasan kemiskinan. Faktanya, program tersebut belum memberikan dampak signifikan, bahkan sebaliknya dalam dua tahun terakhir angka kemiskinan justru meningkat,” kata Fikri dalam siaran pers yang diterima jabarprov.go.id, Rabu (17/2).

Fikri mengungkapkan, data Badan Pusat Statistik (BPS)

menyebutkan bahwa penduduk Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan hingga September 2015 mencapai 28,51 juta orang atau 11,13% dari jumlah penduduk secara keseluruhan. Angka ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2014.

Oleh karena itu, Fikri mengusulkan agar program PKH tidak lagi bertujuan untuk membuat ketergantungan masyarakat. Tapi, seharusnya menumbuhkan kemandirian bagi masyarakat.

“Kemensos perlu memiliki skema program untuk menanggulangi dampak negatif, seperti ketergantungan masyarakat,” katanya.

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435535/sejarah-kerajaan-kutai/