twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Perbedaan Suku Bangsa

Table of Contents

Perbedaan Suku Bangsa

Diperkirakan nenek moyang bangsa Indonesia berasala dari Yunani, lantas melakukan perjalanan laut dan sampailah di Nusantara (Indonesia). Sebelum kehadiran orang-orang Yunani itu di Indonesia telah tinggal sebagian suku bangsa, yaitu Negrito dan Weddoid. Antara orang-orang Yunani dan suku asli Indonesia lantas berbaur hingga menjadi kebudayaan layaknya sekarang. Suku bangsa adalah anggota dari suatu bangsa. Suku bangsa membawa beberapa ciri mendasar tertentu. Ciri-cirinya kebanyakan mengenai bersama asal-usul dan kebudayaan. Ada sebagian ciri dapat digunakan untuk mengenal suatu suku bangsa, yaitu ciri bahasa, fisik, adat istiadat, dan kesenian yang sama, misal ciri fisik, pada lain warna kulit, rambut, wajah dan bentuk badan. Ciri inilah yang membedakan satu suku bangsa bersama suku bangsa lainnya.

Suku bangsa merupakan kumpulan kerabat (keluarga) luas. Mereka percaya bahwa mereka berasal dari keturunan yang sama. Mereka merasa sebagai satu golongan dan juga di dalam kehidupan sehari-hari mereka membawa bhs dan adat istiadat sendiri yang berasal dari nenek moyang mereka.

Menurut Koentjaraningrat suku bangsa artinya sekelompok manusia yang punya kesatuan budaya dan mengenai oleh kesadaran dan identitas itu, suku bangsa disering disebut Etnik. Kesadaran dan identitas kebanyakan diikuti oleh kesatuan bahasa, bersama demikian suku bangsa merupakan paduan sosial yang dibedakan dari golongan-golongan sosial gara-gara membawa beberapa ciri paling basic dan lazim mengenai bersama asal-usul dan area dan juga asal kebudayaan. Ada teori yang menunjukkan penduduk Indonesia berasal dari dataran Tiongkok Selatan, Provinsi Yunan sekarang. Ada juga teori “Nusantara”. Menurut teori pertama suku bangsa Yunan mampir ke Indonesia secara bergelombang. Ada dua gelombang terpenting.
Gelombang pertama kira-kira tiga ribu tahun yang lalu. Mereka yang pindah dalam periode ini lantas dikenal sebagai rumpun bangsa “Proto Melayu”. Proto Melayu disebut juga Melayu Polynesia. Rumpun bangsa Proto Melayu tersebar dari Madagaskar hingga Pasifik Timur. Mereka bermukim di area pantai. Termasuk dalam bangsa Melayu tua adalah suku bangsa Batak di Sumatera, Dayak di Kalimantan, dan Toraja di Sulawesi.
Gelombang ke dua terjadi kira-kira dua ribu tahun lalu, disebut “Deotro Melayu”. Mereka disebut penduduk Melayu muda. Mereka mendesak Melayu tua ke pedalaman Nusantara. Termasuk bangsa Melayu muda adalah suku bangsa Jawa, Minangkabau, bali, Makassar, Bugis, dan Sunda.
Menurut teori “Nusantara”, penduduk Indonesia tidak berasal dari luar. Teori di dukung banyak ahli, layaknya J. Crawfurd, K. Himly, Sultan Takdir Alisjahbana, dan Golys Keraf. Menurut para ahli ini, penduduk Indonesia (bangsa Melayu) telah punya peradaban yang tinggi pada abad ke-19 SM. Tidak diketahui secara tentu berapa jumlah suku bangsa di Indonesia. Diperkirakan ada 300 hingga 500 suku bangsa yang tinggal di Indonesia.

Perlu diketahui;
Keragaman suku bangsa Indonesia pada lain disebabkan oleh; perbedaan ras asal, perbedaan lingkungan geografis dan pertumbuhan daerah, perbedaan latar belakang, perbedaan agama atau kepercayaan, dan juga kebolehan adaptasi atau mengatur diri.
Ciri-ciri mendasar yang membedakan suku bangsa satu bersama lainnya, pada lain bhs daerah, adat istiadat, sistem kekerabatan, kesenian daerah, dan area asal. Keberagaman bangsa Indonesia diakibatkan oleh jumlah suku bangsa yang mendiami lokasi Indonesia.

Demikianlah ulasan mengenai “Perbedaan Suku Bangsa” yang pada kesempatan ini dapat di bahas bersama singkat dan untuk kurang lebihnya mohon maaf. Cukup sekian, semoga berfaedah bagi yang membaca. Terima Kasih…

Baca Juga :