twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

DPRD Kabupaten Bandung Akui Soal Zonasi Sekolah Kurang Sosialisasi

DPRD Kabupaten Bandung Akui Soal Zonasi Sekolah Kurang Sosialisasi

DPRD Kabupaten Bandung Akui Soal Zonasi Sekolah Kurang Sosialisasi

DPRD Kabupaten Bandung Akui Soal Zonasi Sekolah Kurang Sosialisasi

Pendaftaran siswa baru atau peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP di Kabupaten Bandung

menuai protes orang tua siswa, perihal sistem zonasi yang ada di setiap sekolah.

DPRD Kabupaten Bandung, melalui Komisi D DPRD, menyoroti lemahnya sosialisasi soal zonasi pendaftaran sekolah tingkat SMP ini.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Tedi menjeaskan bahwa dalam draft zonasi itu tidak ada patokan soal desa, kecamatan di Kabupaten itu kita hapuskan. Jadi konsentrasi zonasi itu lebih kepada jarak dari rumah ke sekolah.

“Dengan sistem tahun ini, yakni 80 persen sesuai zonasi, 20 persen dari jalur prestasi

dan afirmasi saya rasa sangat bagus sekali. Namun pemahaman di lapangan, membuat orang tua siswa gusar anaknya tak masuk sekolah tersebut,” jelas Tedi.

Untuk di satu wilayah kecamatan, dipastikan calon siswa bisa masuk. Apalagi jika nilai nem tinggi maka akan ada tambahan nilai dalam rumus penentuannya.

“Jadi jangan khawatir anaknya tidak masuk dalam satu zona, dengan jarak 2 meter – 1000 meter mungkin masih bisa kejangkau,” jelasnya.

Dengan sistem seperti ini, dimaksudkan agar siswa-siswa pintar tidak tertumpu berada di satu sekolah saja

, seperti sekolah favorit. Sehingga sekolah yang SMP negeri yang tersebar di seluruh kabupaten ini terisi oleh siswa berprestasi dari seluruh kecamatan di kabupaten Bandung, itu harapannya,” papar Tedi.

DPRD Kabupaten Bandung sendiri akan meninjau pelaksanaan PPDB pada senin pekan depan mendatang.

“Nanti kita rencanakan peninjauan ke beberapa sekolah,” ujarnya.

 

Sumber :

Mengetahui Definisi Bakteri Secara Lengkap