twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

DPRD Kabupaten Bandung Akui Soal Zonasi Sekolah Kurang Sosialisasi

DPRD Kabupaten Bandung Akui Soal Zonasi Sekolah Kurang Sosialisasi

DPRD Kabupaten Bandung Akui Soal Zonasi Sekolah Kurang Sosialisasi

DPRD Kabupaten Bandung Akui Soal Zonasi Sekolah Kurang Sosialisasi

DPRD Kabupaten Bandung Akui Soal Zonasi Sekolah Kurang Sosialisasi

Pendaftaran siswa baru atau peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP di Kabupaten Bandung

menuai protes orang tua siswa, perihal sistem zonasi yang ada di setiap sekolah.

DPRD Kabupaten Bandung, melalui Komisi D DPRD, menyoroti lemahnya sosialisasi soal zonasi pendaftaran sekolah tingkat SMP ini.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Tedi menjeaskan bahwa dalam draft zonasi itu tidak ada patokan soal desa, kecamatan di Kabupaten itu kita hapuskan. Jadi konsentrasi zonasi itu lebih kepada jarak dari rumah ke sekolah.

“Dengan sistem tahun ini, yakni 80 persen sesuai zonasi, 20 persen dari jalur prestasi

dan afirmasi saya rasa sangat bagus sekali. Namun pemahaman di lapangan, membuat orang tua siswa gusar anaknya tak masuk sekolah tersebut,” jelas Tedi.

Untuk di satu wilayah kecamatan, dipastikan calon siswa bisa masuk. Apalagi jika nilai nem tinggi maka akan ada tambahan nilai dalam rumus penentuannya.

“Jadi jangan khawatir anaknya tidak masuk dalam satu zona, dengan jarak 2 meter – 1000 meter mungkin masih bisa kejangkau,” jelasnya.

Dengan sistem seperti ini, dimaksudkan agar siswa-siswa pintar tidak tertumpu berada di satu sekolah saja

, seperti sekolah favorit. Sehingga sekolah yang SMP negeri yang tersebar di seluruh kabupaten ini terisi oleh siswa berprestasi dari seluruh kecamatan di kabupaten Bandung, itu harapannya,” papar Tedi.

DPRD Kabupaten Bandung sendiri akan meninjau pelaksanaan PPDB pada senin pekan depan mendatang.

“Nanti kita rencanakan peninjauan ke beberapa sekolah,” ujarnya.

 

Sumber :

Mengetahui Definisi Bakteri Secara Lengkap

Pemusatan Latihan Paskibraka, Mantapkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Pemusatan Latihan Paskibraka, Mantapkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Pemusatan Latihan Paskibraka, Mantapkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Pemusatan Latihan Paskibraka, Mantapkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Pemusatan Latihan Paskibraka, Mantapkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) merupakan putra putri terpilih yang berasal

dari generasi muda terbaik bangsa. Paskibraka dilatih dan dididik dengan berbagai kedisiplinan dan semangat kebangsaan.

Pendidikan dan pelatihan Paskibraka diarahkan guna menumbuhkan dan memantapkan nilai-nilai kebangsaan, persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, serta rela berkorban untuk bangsa dan negara.

Paskibraka tidak bisa dipisahkan dari peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia sebagai momentum sejarah yang harus diperingati oleh seluruh bangsa Indonesia.

Demikian keterangan yang disampaikan oleh Ahmad Arif Imamulhaq selaku Kabid Kepemudaan Dinas Kepemudaan,

Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta usai pembukaan pemusatan latihan bagi Paskibraka Kabupaten Purwakarta Tahun 2017 di lapangan tenis Sport Center Jaya Perkasa, 19 Juli 2017.

“Kami berharap dengan pemusatan latihan ini, semangat kebangsaan dan patriotisme semakin tumbuh di kalangan generasi muda, khususnya paskibraka. Karenanya, paskibraka mestilah menjadi garda terdepan dan suri tauladan bagi generasi muda lainnya,” tutur Arif didampingi Eman Sunarya, Kasi Kepemimpinan dan Kepeloporan.

Sementara itu, Anas Gunadi, ST selaku Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Purwakarta mengungkapkan bahwa sebanyak 50 orang putra putri terbaik dari berbagai SMA/SMK/MA di Kabupaten Purwakarta akan mengikuti pemusatan latihan tersebut yang dimulai tanggal 19 Juli hingga 18 Agustus 2017.

“Insyaallah pemusatan akan kita mulai hari ini. Sebanyak 50 orang pelajar terpilih sudah siap mengikuti

. Ada beberapa tahapan kegiatan yang akan dilalui oleh mereka, diantaranya ; pra pemusatan selama 22 hari, pemusatan 10 dan dilanjutkan dengan pengukuhan dan pelaksanaan pengibaran maupun penurunan bendera,” ujarnya ditemani beberapa orang pengurus PPI Kabupaten Purwakarta.

Anas menambahkan bila kegiatan pemusatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kodim 0619, dan batalyon armed 9/2/1.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan berterimakasih atas segala bantuan dan dukungan dari bapak Bupati beserta jajarannya, pa Dandim bersama jajaran Kodim 016 serta pa Danyon beserta prajurit batalyon 9/2/1 Kostrad. Demikian juga kepada orangtua dan kepala sekolah yang telah memberikan izin bagi putra putrinya guna mengikuti pemusatan latihan ini,” ujarnya.

Pemusatan latihan yang dimulai hari rabu kemarin, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah, Padil Karsoma.

 

Sumber :

https://princehisham.com/mengetahui-tentang-pengertian-komunikasi/

Pendidikan Karakter Harus Diperkuat

Pendidikan Karakter Harus Diperkuat

Pendidikan Karakter Harus Diperkuat

Pendidikan Karakter Harus Diperkuat

Pendidikan Karakter Harus Diperkuat

Pengamat dari Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Cecep Darmawan mengungkapkan, hingga saat ini jika dirata-rata tingkat pendidikan orang Indonesia masih belum lulus SMP.

Beberapa hal memang kita mengalami kemajuan dari sisi angka meskipun kita masih ketinggalan dalam rata-rata lama sekolah secara nasional, masih belum lulus SMP, artinya orang Indonesia yang sekian banyak yang lulusan S2, SE kalau di rata-rata masih banyak yang smp,” kata Cecep kepada Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (4/5).

Disaat yang bersamaan persaingan global membutuhkan sumber daya manusia (SDM)

ang unggul. Selain itu Cecep juga menyoroti dari sisi karakter, menurutnya perlu adanya penguatan pendidikan karakter.

“Karena beberapa hal banyak kita menyaksikan misalnya banyak penyimpangan-penyimpangan misalnya terkait lingkup moralitas, korupsi ada di bidang pendidikan kita juga menemukan beberapa hal seperti itu,” ujar Cecep.

Menurutnya sistem pendidikan di Indonesia saat ini masih temporer, dan terlalu jangka

pendek dengan hanya dilihat dari sisi kuantitatif angka-angka, untuk mengejar target internasional. Padahal substansinya, pendidikan adalah soal karakter, seperti halnya iman, taqwa, disiplin, dan mandiri.

“Makanya pengejaran kognisi-kognisi sekolahan melalui ujian itu harus dipertimbangkan ulang, jadi yang terpenting sebenarnya pemerintah sekarang mau seperti apa membuat pendidikan kita.” tandas Cecep.

 

Baca Juga :

 

 

Pendidikan Harus Memajukan Kebudayaan Bangsa

Pendidikan Harus Memajukan Kebudayaan Bangsa

Pendidikan Harus Memajukan Kebudayaan Bangsa

Pendidikan Harus Memajukan Kebudayaan Bangsa

Pendidikan Harus Memajukan Kebudayaan Bangsa

Pemerintah Kabupaten Purwakarta menggelar apel peringatan Hari Pendidikan Nasional

(Hardiknas) di Taman Pasanggrahan Padjajaran Purwakarta, Kamis

Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Iyus Permana, yang hadir sebagai inspektur upacara, mengatakan, majunya sebuah kebudayaan karena kuatnya pendidikan dalam suatu bangsa.

Menurutnya, pembangunan pendidikan di Purwakarta yang berkarakter salah satu cara memupuk pendidikan dalam berkebudayaan sesungguhnya. “Dimana dalam pendidikan berkarakter dimaksudkan agar membentuk manusia berahlak mulia, berilmu, kreatif, serta mandiri dan bertanggung jawab,” kata Iyus dalam arahannya.

 

Iyus mengatakan bahwa dalam perspektif yang dijalankan Kemendikbud

pembangunan sumber daya manusia menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan berkarakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dalam memasuki dunia kerja.

Apalagi hadirnya revolusi 4.0 telah mempengaruhi cara kita hidup, bekerja, dan belajar. Sehingga tangtangan kedepan terutama generasi penerus untuk memiliki daya saing.

“Perkembangan teknologi yang semakin canggih pun dapat mempengaruhi cara berpikir, selain itu tangtangan kedepan agar kuat berdaya saing apalagi dengan adanya revolusi 4.0,” ucap Iyus.

 

Melalui momentum hari pendidikan nasional ini, Iyus mengajak kepada seluruh generasi muda

termasuk para pendidik terus berkonsentrasi menggali potensi agar pendidikab bukan hanya nilai tapi esensi yang dibangun.

“Pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumber daya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, keterampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang kompetitif,” ujarnya.

Apel peringatan Hari Pendidikan Nasional, diikuti oleh seluruh ASN Pemda, hingga para pendidik termasuk siswa di Purwakarta

 

Sumber :

https://dcckotabumi.ac.id/pages/sejarah-proklamasi/

Telkom University Jadi Kampus Pertama Miliki Command Center

Telkom University Jadi Kampus Pertama Miliki Command Center

Telkom University Jadi Kampus Pertama Miliki Command Center

Telkom University Jadi Kampus Pertama Miliki Command Center

Telkom University Jadi Kampus Pertama Miliki Command Center

Telkom University menjadi kampus pertama di tanah air yang kini

mulai membangun Command Center atau Pusat Komando Keamanan Berbasis Teknologi.

Perguruan tinggi ternama yang berdiri di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung itu juga menyiapkan panic botton (tombol panik) dibeberapa titik area kampus.

Rektor Telkom University Adiwijaya berharap Command Center ini bisa membuat civitas akademika bisa merasa aman dan nyaman selama ada di kampus saat menimba ilmu.

 

“Dalam mendukung operasional command center akan disiapkan 300 CCTV

. Saat ini jumlah kamera CCTV baru terpasang 152 unit,” ungkap Adiwijaya kepada wartawan, Jumat (24/5).

Menurut Adiwihaya, jangkauan pemantauan keamanan CCTV yang disiapkan pihaknya ini tak hanya untuk di dalam kawasan kampus namun juga sampai ke area luar universitas.

“Untuk panic botton yang juga terhubung ke Command Center bisa digunakan oleh siapapun pada saat tengah terdesak dan perlu bantuan pihak keamanan,” katanya.

 

Tak hanya itu, lanjut Adiwijaya, Telkom University juga secara perdana kini

meluncurkan aplikasi Halo Rektor yang bisa diakses civitas akademika di kampusnya.

“Apalikasi itu untuk menyampaikan keluhan dan masukan kepada kampus. Langkah tersebut kami harapkan bisa meningkatkan perbaikan fasilitas dan layanan,” tandasnya.

 

Sumber :

https://dcckotabumi.ac.id/pages/contoh-soal-teks-ulasan-kelas-8/

Hubungan antara Konflik bersama dengan Terjadinya Integrasi Sosial

Hubungan antara Konflik bersama dengan Terjadinya Integrasi Sosial

Konflik merupakan bagian dari sistem sosial yang lumrah dan tidak mesti dihindari. Itu karena, konflik terjadi dapat berguna sebagai faktor positif atau pendukung bagi tumbuh kembangnya modal kedamaian sosial. Konflik nyatanya juga berupa konstruktif (membangun) terhadap keutuhan group dan integrasi sosial masyarakat di dalam skala yang lebih luas.

Manusia punya permintaan untuk bergaul. Dalam pergaulannya, terjadi suatu hubungan yang saling memengaruhi agar dapat menimbulkan suatu perasaan yang saling membutuhkan. Untuk mengenal upaya manusia yang merupakan bagian dari masyakatnya, terdapat beberapa perilaku yang terjalin bersama dengan tindakan dan hubungan sosial sebagai jalan untuk meraih target manusia sebagai makhluk sosial sebagai jalan untuk mencapat target manusia sebagai makhluk sosial. Selain itu, di dalam merawat segala tindakan dan hubungan sosial, juga terdapat nilai dan norma sosial sebagai standar penilaian umum yang dapat membentuk kedisiplinan hubungan antar manusia menuju terciptanya integrasi sosial yang mantap.

Pada dasarnya masyarakat berada di dalam suasana integrasi di dalam norma-norma dan nilai-nilai. Integrasi normatif diakui perlu, sebab;
Terwujudnya keselarasan norma, terjalin bersama dengan berbagai tingkah laku manusia di dalam suasana yang berlainan.
Terwujud tingkat kepatuhan yang tinggi antara norma-norma dan tingkah laku warga masyarakat yang sebenarnya. Oleh karena itu, kesepakatan mesti dan konsensus nilai-nilai merupakan asas integrasi sosial di dalam suatu masyarakat.
Masyarakat merupakan sistem yang terdiri atas komponen-komponennya, sebagai suatu sistem, masyarakat mempunyai manfaat integrasi untuk meraih suasana serasi, atau hubungan yang selaras di antara bagian-bagian dari suatu sistem sosial. Hal selanjutnya mencakup identitas masyarakat, keanggotaan seseorang di dalam masyarakat, dan lapisan normatif dari bagian-bagian itu.

Sebagai contoh, ada masyarakat petani, pedagang, pegawai pemerintah, pejabat, polisi, hakim, dll. Semua itu merupakan identitas manusia di dalam kehidupan masyarakat yang punya manfaat antara yang satu bersama dengan yang lainnya. Setiap bagian masyarakat itu dapat terjadi sesuai bersama dengan aturan-aturan di dalam bidang kehidupannya yang dianut sebagai nilai-nilai bersama.

Asasi integrasi sosial tidak hanya dilandaskan karena adanya saling kebergantungan di dalam kebutuhan ekonomi, juga dapat muncul dari efek adanya konflik khususnya dahulu. Konflik yang dimaksud tentu saja adalah yang menumbuhkan perasaan atau solidaritas ke dalam. https://www.biologi.co.id/6-ciri-ciri-makhluk-hidup/

Agar di di dalam masyarakat integrasi dapat terjadi bersama dengan baik, mesti diperhatikan faktor-faktor sosial yang memengaruhi kehidupan masyarakat, layaknya target yang hendak mengidamkan dicapai masyarakat, sistem sosial, sistem tindakan, dan sistem sanksi. Dengan kata lain, faktor-faktor yang memengaruhi sistem integrasi sosial adalah;
Tercapainya suatu konsensus tentang nilai-nilai dan norma-norma sosial.
Norma-norma yang berlaku berkesinambungan dan tidak berubah-ubah.
Ada target bersama dengan yang mengidamkan dicapai.
Anggota masyarakat saling tergantung di dalam mengisi kebutuhan-kebutuhannya.
Dilatarbelakangi oleh adanya konflik di dalam suatu kelompok.

Demikianlah ulasan tentang “Hubungan antara Konflik bersama dengan Terjadinya Integrasi Sosial”, yang terhadap peluang ini dapat dibahas bersama dengan lancar. Semoga berguna bagi yang membaca…

Baca Juga :

Faktor-Faktor Terbentuknya Integrasi

Faktor-Faktor Terbentuknya Integrasi

Integrasi sosial adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling tidak serupa yang ada didalam kehidupan sosial sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan yang cocok fungsinya bagi masyarakat itu. Integrasi merupakan suatu proses sosial yang tidak sanggup ditunaikan dan ditempuh didalam sementara singkat. Sebab, integrasi membutuhkan proses pembudayaan sosial politik di antara suku bangsa yang ada. Integrasi bangsa wajib benar-benar diwujudkan gara-gara merupakan permintaan banyak pihak sehingga tercipta kecocokan dan ketertiban. Jangan hingga integrasi tersebut tetap dibayang-bayangi oleh konflik yang timbul gara-gara tidak terdapatnya kesadaran bakal pentingnya integrasi tersebut. Untuk mewujudkan integrasi masyarakat yang tangguh, dibutuhkan terdapatnya nilai-nilai umum yang sanggup menjadi pedoman bagi masyarakat didalam bertindak.

Ada beberapa syarat yang dibutuhkan sehingga integrasi didalam masyarakat itu tangguh dan tidak dibayang-bayangi munculnya suatu konflik.
Syarat-syaratnya;
Sebagian besar bagian masyarakat setuju mengenai batas-batas teritorial berasal dari negara sebagai suatu kehidupan politik di mana mereka menjadi warganya.
Sebagian besar bagian masyarakat itu bersepakat mengenai struktur pemerintahan dan aturan-aturan berasal dari pada proses-proses politik yang diberlakukan di semua masyarakat di atas lokasi itu.
Suatu integrasi nasional yang handal dan tangguh hanya bakal berkembang di atas konsensus nasional mengenai batas-batas suatu masyarakat politik dan proses politik yang berlaku bagi semua masyarakat itu. Selanjutnya, suatu konsensus nasional mengenai bagaimana suatu suatu kehidupan dengan sebagai bangsa itu, wajib diwujudkan atau diselenggarakan melalui suatu konsensus nasional mengenai proses nilai yang bakal mendasari hubungan-hubungan sosial di antara suatu masyarakat negara.

Integrasi sosial didalam bakal sanggup terwujud terkecuali ada faktor-faktor berikut;
Adanya rasa toleransi, saling menghormati, dan tenggang rasa.
Terjadinya perkawinan campuran antar suku.
Semakin tumbuhnya komunikasi dan transportasi antar daerah.
Meningkatnya solidaritas sosial yang tergoda intensifnya kerja sama group didalam masyarakat menghadapi perihal bersama.
Fungsi pemerintah yang semakin berlangsung baik dan bijaksana terutama yang menyentuh masyarakat bawah. https://materisekolah.co.id/contoh-teks-eksplanasi-pengertian-ciri-struktur-kaidah-kebahasaan-dan-contoh-lengkap/

Demikianlah ulasan mengenai “Faktor-faktor Terbentuknya Integrasi” yang pada kesempatan ini, sanggup di bahas dengan singkat. Semoga bermanfaat, bagi kamu para pembaca, cukup sekian dan hingga jumpa!

Baca Juga :

Perbedaan Suku Bangsa

Perbedaan Suku Bangsa

Diperkirakan nenek moyang bangsa Indonesia berasala dari Yunani, lantas melakukan perjalanan laut dan sampailah di Nusantara (Indonesia). Sebelum kehadiran orang-orang Yunani itu di Indonesia telah tinggal sebagian suku bangsa, yaitu Negrito dan Weddoid. Antara orang-orang Yunani dan suku asli Indonesia lantas berbaur hingga menjadi kebudayaan layaknya sekarang. Suku bangsa adalah anggota dari suatu bangsa. Suku bangsa membawa beberapa ciri mendasar tertentu. Ciri-cirinya kebanyakan mengenai bersama asal-usul dan kebudayaan. Ada sebagian ciri dapat digunakan untuk mengenal suatu suku bangsa, yaitu ciri bahasa, fisik, adat istiadat, dan kesenian yang sama, misal ciri fisik, pada lain warna kulit, rambut, wajah dan bentuk badan. Ciri inilah yang membedakan satu suku bangsa bersama suku bangsa lainnya.

Suku bangsa merupakan kumpulan kerabat (keluarga) luas. Mereka percaya bahwa mereka berasal dari keturunan yang sama. Mereka merasa sebagai satu golongan dan juga di dalam kehidupan sehari-hari mereka membawa bhs dan adat istiadat sendiri yang berasal dari nenek moyang mereka.

Menurut Koentjaraningrat suku bangsa artinya sekelompok manusia yang punya kesatuan budaya dan mengenai oleh kesadaran dan identitas itu, suku bangsa disering disebut Etnik. Kesadaran dan identitas kebanyakan diikuti oleh kesatuan bahasa, bersama demikian suku bangsa merupakan paduan sosial yang dibedakan dari golongan-golongan sosial gara-gara membawa beberapa ciri paling basic dan lazim mengenai bersama asal-usul dan area dan juga asal kebudayaan. Ada teori yang menunjukkan penduduk Indonesia berasal dari dataran Tiongkok Selatan, Provinsi Yunan sekarang. Ada juga teori “Nusantara”. Menurut teori pertama suku bangsa Yunan mampir ke Indonesia secara bergelombang. Ada dua gelombang terpenting.
Gelombang pertama kira-kira tiga ribu tahun yang lalu. Mereka yang pindah dalam periode ini lantas dikenal sebagai rumpun bangsa “Proto Melayu”. Proto Melayu disebut juga Melayu Polynesia. Rumpun bangsa Proto Melayu tersebar dari Madagaskar hingga Pasifik Timur. Mereka bermukim di area pantai. Termasuk dalam bangsa Melayu tua adalah suku bangsa Batak di Sumatera, Dayak di Kalimantan, dan Toraja di Sulawesi.
Gelombang ke dua terjadi kira-kira dua ribu tahun lalu, disebut “Deotro Melayu”. Mereka disebut penduduk Melayu muda. Mereka mendesak Melayu tua ke pedalaman Nusantara. Termasuk bangsa Melayu muda adalah suku bangsa Jawa, Minangkabau, bali, Makassar, Bugis, dan Sunda.
Menurut teori “Nusantara”, penduduk Indonesia tidak berasal dari luar. Teori di dukung banyak ahli, layaknya J. Crawfurd, K. Himly, Sultan Takdir Alisjahbana, dan Golys Keraf. Menurut para ahli ini, penduduk Indonesia (bangsa Melayu) telah punya peradaban yang tinggi pada abad ke-19 SM. Tidak diketahui secara tentu berapa jumlah suku bangsa di Indonesia. Diperkirakan ada 300 hingga 500 suku bangsa yang tinggal di Indonesia.

Perlu diketahui;
Keragaman suku bangsa Indonesia pada lain disebabkan oleh; perbedaan ras asal, perbedaan lingkungan geografis dan pertumbuhan daerah, perbedaan latar belakang, perbedaan agama atau kepercayaan, dan juga kebolehan adaptasi atau mengatur diri.
Ciri-ciri mendasar yang membedakan suku bangsa satu bersama lainnya, pada lain bhs daerah, adat istiadat, sistem kekerabatan, kesenian daerah, dan area asal. Keberagaman bangsa Indonesia diakibatkan oleh jumlah suku bangsa yang mendiami lokasi Indonesia.

Demikianlah ulasan mengenai “Perbedaan Suku Bangsa” yang pada kesempatan ini dapat di bahas bersama singkat dan untuk kurang lebihnya mohon maaf. Cukup sekian, semoga berfaedah bagi yang membaca. Terima Kasih…

Baca Juga :

Menghargai Kehidupan

Menghargai Kehidupan

Menghargai Kehidupan

Menghargai Kehidupan

Menghargai Kehidupan

 

Pada suatu ketika, ada seorang pemuda yang hidup sebatangkara

 merasa jenuh dengan kehidupannya. Dia tidak mengerti, untuk apa sebenarnya hidup di dunia ini. Ia merasa hampa, putus asa, dan tidak memiliki arti akan hidupnya lagi.
“Daripada tidak tahu hidup untuk apa dan hanya menunggu mati, lebih baik aku mengakhiri saja hiduku ini,” katanya dalam hati.  Maka disiapkannyalah seutas tali, ia berniat mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di sebatang pohon.
Pemuda itupun lalu menuju sebuah pohon besar yang ada di tengah hutan. Saat melihat gelagat dari pemuda tersebut, pohon itupun menyela dengan lembut. “Anak muda yang tampan dan baik, tolong jangan menggantung dirimu di dahanku yang telah berumur ini. Sayang, bila dia patah. Padahal setiap pagi ada banyak burung yang hinggap di situ, bernyanyi riang untuk menghibur siapapun yang berada di sekitar sini.”

Dengan bersungut-sungut, si pemuda pergi mendatangi pohon lain

yang tidak jauh dari situ. Saat akan bersiap-siap, kembali terdengar suara lirih dari si pohon, “Hai anak muda, lihatlah di atas sini ada begitu banyak lebah yang sedang mengerjakan sarangnya dengan tekun dan rajin. Jika kamu ingin mengakhiri hidupmu, silakan pindah ke tempat lain. Kasihanilah lebah-lebah itu yang telah bekerja keras membangun sarangnya tetapi tidak dapat menikmati hasilnya jika kamu tetap maksanakan niatmu di dahanku.”

Sekali lagi, tanpa menjawab sepatah kata pun

si pemuda kembali berjalan mencari pohon lain. Kembali kata yang ia dengar dari pohon berikutnya tidak jauh berbeda, “Anak muda, karena rindangnya daunku, banyak dimanfaatkan oleh manusia dan hewan untuk sekadar beristirahat atau berteduh, tolong jangan mati di sini.”
Sejenak si pemuda termenung dan berpikir, “Bahkan sebatang pohonpun begitu menghargai kehidupan ini. Mereka menyayangi dirinya sendiri agar tidak patah, tidak terusik, dan tetap rindang untuk bisa melindungi alam dan bermanfaat bagi makhluk lain”.

Segera timbul kesadaran baru dalam hatinya.

“Aku manusia, masih muda, kuat, dan sehat. Apakah pantas aku melenyapkan kehidupanku ini? Mulai sekarang, aku harus punya cita-cita dan akan bekerja dengan baik dan bisa bermanfaat bagi makhluk lain”.
Dengan perasaan tenang dan penuh semangat, Ia kemudian pulang kembali menuju rumahnya. Dalam hatinya ia menyadari sebenarnya kehidupan ini begitu indah dan menggairahkan jika mau menghargainya. Dengan terus mengisi kehidupan dengan optimisme, penuh harapan dan cita-cita yang diperjuangkan, serta mampu bergaul dengan manusia lainnya, maka tidak akan ada yang sia-sia dalam hidup ini.
Baca Juga :

Review Babyliss 3QMSH

Review Babyliss 3QMSH

Review Babyliss 3QMSH

Review Babyliss 3QMSH

 

Hair dryer Babyliss 3QMSH

memberikan hasil tahan lama, membuat rambut lebih berkilau dan kering lebih cepat. Pengaturan lengkap memudahkan pengoperasiannya.

Review Hair Dryer Babyliss 3QMSH – Kalau mau kerja atau kuliah, terus habis keramas rambut basah-basah pas dijalan pasti nggak banget. Udah bukan zamannya mengeringkan rambut dengan kipas angin.

Selain lama, kamu yang aktivitasnya padat jadi nggak praktis banget. Hair dryer sekarang udah jadi alat wajib untuk para wanita di rumah untuk mengeringkan rambut. Sekarang udah tersedia bergama pengering rambut dengan beragam harga dan merek. Salah satunya Babyliss.

Produk kecantikan Babyliss bukan cuma punya produk catokan saja. Babyliss punya hair dryer yang nggak kalah canggih nih. Ada ion generator yang membuat rambut jadi bersinar.

Mau tau review lengkapnya? Yuk simak kelebihan dan kekurangannya!

 

Kelebihan Hair Dryer Babyliss 3QMSH

1. Rambut Tahan Lama

Mengeringkan atau membentuk gaya rambut kamu dengan menggunakan alat ini akan 10x lebih tahan lama dibandingkan dengan pengering rambut lainnya. Karena Babyliss 3QMSH memiliki Brushless Motor Technlogy dan akan mempercepat proses pengeringan rambut.

Cocok banget untuk kamu yang terburu-buru berangkat kerja atau kuliah. Tidak perlu lama-lama ngeringin rambut deh.

2. Membuat Rambut Berkilau

Pengering rambut Babyliss memiliki Ion Generator yang fungsinya sangat baik untuk rambut kamu. Biasanya kalau kita terlalu sering menggunakan hair dryer, rambut akan cederung kering.

Namun, dengan alat ini rambut kita akan lebih bersinar karena teknologi ion generator. Ditambah lagi 75% kusut juga akan berkurang.

Kering Lebih Cepat

Hair dryer ini memiliki tekanan angin 70% lebih kuat dibandingkan dengan pengering rambut lainnya. Sehingga rambut kamu akan kering lebih cepat dengan menggunakan alat ini.

4. Tidak Berisik

Seringkali yang mengganggu dari sebuah alat pengering rambut adalah bunyinya. Bunyi bisingnya terkadang sangat mengganggu kamu saat mengeringkan rambut. Namun kamu tidak perlu khawatir, karena pengering rambut Babyliss 3QMSH memiliki teknologi noise reduction.

Di mana dengan teknologi tersebut akan mengurangi 40% persen bising yang dihasilkan hair dryer.

5. Pengaturan Lengkap

Pengering ini dilengkapi dengan 3 pengaturan panas yang berbeda. Termasuk angin dingin.Serta dilengkapi juga dengan 2 pengaturan kecepatan angin yang dikeluarkan.

Ini dapat disesuaikan dengan semua jenis rambut dan kebutuhan kamu.

Sumber : https://how.co.id