twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Mengenal Apa Itu Kolagen

Mengenal Apa Itu Kolagen

Mengenal Apa Itu Kolagen

Mengenal Apa Itu Kolagen

Mengenal Apa Itu Kolagen

Kolagen

adalah salah satu protein yang menyusun tubuh manusia. Keberadaannya kurang lebih mencapai 30% dari seluruh protein yang terdapat di tubuh. Kolagen adalah struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit. Serat kolagen memiliki daya tahan yang kuat terhadap tekanan. Kata kolagen sendiri berasal dari bahasa Yunani yang artinya bersifat lekat atau menghasilkan pelekat.
Yang menarik di sini adalah struktur primer kolagen Glicin-X-Hidroxiprolinatau Glicin-Prolin-X. Rantai polipeptida-nya di sintesa di ribosom yang ada di sekitar retikulum endoplasma. Sebagai struktur tertier-nya dia mempunyai struktur triple helix, disini tidak boleh di salah tafsirkan dengan α helixTriple helix artinya 3 rantai polipeptid spiral. Yang menarik adalah struktur helix-nya juga left handed helix. Ketiga molekul helix-nya dihubungkan satu sama lain dengan ikatan hidrogen seperti pada α helix DNA.

Sintesa

Kolagen biasanya di sintesa oleh sel fibroblas. Secara garis besar dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu: di Intraselular dan Ekstraselular
Di Intrasellular, sintesa dilakukan di organel ribosom yang berada di sekitar retikulum endoplasma, bedakan dari ribosom yang berada bebas di sitosol, prosesnya mencakup:
  • Transkripsi dan translasi dari DNA atau gen untuk kollagen. Hasinyal: asam amino yang dipersatukan menjadi prokolagen.
  • Kedua, prokolagen akan dihidroxilasi oleh enzim hidroksilase. Yang di hidroksilasi adalah rantai yang memiliki asam amino lisina dan prolina dimana vitamin C dan α helix Ketoglutarat diperlukan sebagai koenzim.
  • Ketiga, pengikatan molekul gula pada gugus -OH dari Lisina oleh enzim glukosiltransferase.
Sekarang terbentuk yang telah tersebut diatas yaitu triple helix. Walaupun demikian ini belum sempurna, karena di bagian N-terminal atau akhir struktur triple helix ini tidak berbentuk spiral helix, melainkan dihubungkan oleh ikatan disulfid dari molekul cistein. Gunanya adalah menstabilkan prokolagen yang segera diekspor keluar dari sel melewati membran sel.

Ekstrasellular.

Yang terjadi di intersellular atau ekstrasellular adalah eliminasi dari N- dan C-terminal. Kemudian eliminasi gugus N dari rantai molekul lisina secara oxidativ. Akibatnya grup aldehid dari kollagen monomer di satukan menjadi kolagen fibrillar. Secara singkat:
  • limited proteolyse dari N- dan C-terminal.
  • kolagen monomer berggregasi menjadi polimer, larut dalam garam.
  • pembentukan kolagen fibrillar yang tidak dapat dilarutkan.

Tipe

Kolagen saat ini telah ditemukan dan dibagi menjadi 28 kelas:
  • Kolagen fibrillar, yaitu kolagen tipe I, II, III, V, dan XI.
  • Kolagen yang membentuk jaringan, yaitu kolagen Tipe IV (Lamina densa dari dasar membran Hemidesmosom), VIII und X.
  • Kolagen yang fibrillar terasosiasi(FACIT), yaitu kollagn tipe IX, XII, XIV, dan XXII.
  • Kolagen berbentuk rangkaian mutiara, yaitu kolagen tipe VI.
  • Verankerungsfibrillen, yaitu kolagen tipe VII.
  • Kolagen dengan domain transmembran, yaitu kolagen tipe XIII, XVII, XXIII, dan XXV.

 

Baca Artikel Lainnya:

Octreotide

Octreotide

Octreotide

Octreotide

Octreotide

Octreotide

adalah suatu sintesis octapeptide yang merupakan long acting analog dari somatostatin yang lebih poten. Octreotide terbagi menjadi empat asam amino dengan somatostatin dan bagian inilah yang bertanggung jawab untuk aktivitas farmakologiknya.

Octreotide secara luas digunakan dalam pengobatan variceal hemorrhage karena kemampuannya dalam menurunkan aliran darah splanchnic, yang pada gilirannya akan mengurangi tekanan portal dan variceal, tanpa effek samping yang signifikant. Vasokonstriksi yang terjadi dengan pemberian somatostatin dan octreotide lebih selektif dan hanya terjadi pada sirkulasi mesenterik. Hal ini berbeda dengan vasokonstriksi yang terjadi dengan pemberian vasopressin, dimana vasokonstriksi yang terjadi dapat bersifat sistemik dan dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah.

Beberapa penelitian melaporkan bahwa efektivitas golongan obat ini dalam menghentikan perdarahan SCBA akibat pecahnya varises esofagus sebanding dengan vasopressin dan tindakan skleroterapi emergensi varises esofagus, tetapi efek sampingnya lebih rendah dibanding vasopressin. Dilaporkan bahwa golongan obat ini dapat mencegah terjadinya perdarahan ulang setelah tindakan skleroterapi varises esofagus. Meskipun demikian, kelompok lain mendapatkan kenyataan bahwa pemberian octreotide atau pun somatostatin, tidak mendapatkan adanya penurunan aliran darah pada mukosa lambung maupun penurunan tekan intra variceal. Hasil ini memberikan pemahaman bahwa mekanisme kerja sebenarnya dari octreotide dan somatostatin dalam terapi perdarahan varises eosophagus belum jelas benar.

Golongan obat ini juga mempunyai efek menghambat sekresi asam lambung dan sekresi getah pankreas serta menurunkan aliran darah ke lambung.

Indikasi

Menghentikan perdarahan yang disebabkan varises esophagus
Sindroma karsionoid. Octreotide dapat memperlambat laju pertumbuhan tumor karsinoid, mengurangi tanda-tanda dan gejala sindrom karsinoid, mengontrol kemerahan pada kulit dan diare pada sebagian besar penderita sindrom karsinoid.
tumor-tumor neuroendokrin

Dosis dan Cara Pemberian

Pemberian obat-obat seperti somatostatin atau octreotide hanya bertujuan supaya perdarahan berhenti sebentar dan kita segera dapat melakukan endoskopi dan ligasi varises. Untuk menghentikan perdarahan varises diberikan Octreotide dengan cara dan dosis pemberian 25 mikrogram/jam (3 ampul dalam 500cc salin = 12 tetes/menit). Somatostatin dengan cara dan dosis pemberian 3,5mcg/kgBB yang setara dengan 250mcg bolus intravena, diberikan selama 1 menit, segera diikuti dengan pemberian 3,5mcg/kgBB/jam atau 1 ampul ukuran 3mg selama 12 jam. Keduanya diberikan bersama-sama sedikitnya 48 jam dan maksimal 5 hari. Dari sini dapat kita lihat bahwa endoskopi baru bisa dilakukan 48 jam setelah pemberian octreotide atau somatostatin. Dan yang sangat penting setelah 5 hari pemberian octreotide atau sansostatin tidak banyak gunanya.

Efek Samping

Efek samping octreotide meliputi nyeri perut dan kembung, diare dan mual, yang akan mereda seiring waktu. Beberapa orang yang tidak dapat mentoleransi efek samping octreotide, maka penggunaan obat ini harus dihentikan

 

Baca Artikel Lainnya:

Betametason

Betametason

Betametason

Betametason

Betametason

Betametason adalah salah satu golongan steroid yang mempunyai sifat sebagai antipruritik dan vasokontriktif.

Sifat fisikokimia : Serbuk hablur berwarna putih sampai hampir putih. Larut dalam air, tetapi agak sukar larut dalam aseton, etanol, dioksan, dan metanol. Tidak dapat bercampur dengan alkali, logam berat, metabisulfit.

Farmakologi

Betametason dapat diabsorpsi oleh saluran cerna, juga pada pemberian secara lokal. Saat digunakan secara lokal, khususnya pada penggunaan transdermal atau pada kerusakan kulit, sejumlah betametason dapat diabsorbsi dan selanjutnya memberikan efek sistemik.

Indikasi

Terapi topikal pruritus eritema dan pembengkakan dikaitkan dengan dermatosis, dan sebagian lesi psoriasis.

Kontraindikasi

Infeksi virus, spt varisela dan vasinia, sirkulasi tak sempurna dengan nyata. Tidak dianjurkan untuk pruritus dan jerawat.

Sediaan

Betametason umumnya tersedia di pasar dalam bentuk Salep, krim, injeksi dan tablet. Pada pemberian secara injeksi, betametason dapat diberikan secara IM atau IV, terutama dalam kondisi reaksi distonik akut. Namun, karena onset dan khasiat yang setara antara pemberian IM dan IV, maka pemberian IV biasanya tidak perlu.

Jika pasien mengalami kesulitan menelan, tablet dapat dihancurkan.

Dosis, Cara Pemberian dan Lama Pemberian

Pemberian Topikal :
Anak – anak :
< 12 tahun : penggunaannya tidak direkomendasikan.
> 13 tahun : gunakan seminimal mungkin untuk periode yang singkat untuk menghindari supresi aksis HPA.

Krim : gunakan sekali atau dua kali sehari,pemakaian jangan melebihi 2 minggu atau 45 mg/minggu.
Lotion : gunakan sekali atau dua kali sehari, pemakaian jangan melebihi 50 mL/minggu.

Dewasa :

Krim : gunakan sekali atau dua kali sehari,pemakaian jangan melebihi 2 minggu atau 45 mg/minggu.
Lotion : gunakan sekali atau dua kali sehari, pemakaian jangan melebihi 50 mL/minggu.

Efek Samping

Absorpsi melalui kulit dapat mensupresi adrenal dan sindrom cushing tergantung luas permukaan kulit dan lama pengobatan.
Pada kulit dapat terjadi peningkatan lebar dan buruknya infeksi yang tidak diobati, penipisan kulit dan perubahan struktur kulit, dermatitis kontak, dermatitis perioral.
Timbul jerawat atau memperparah jerawat, depigmentasi sedang dan hipertrikosis.
Tromboemboli atau emboli lemak; tromboflebitis, angiitis nekrosis; aritmia jantung atau ECG perubahan; episode pingsan, hipertensi, ruptur miokard
Kejang; tekanan intrakranial meningkat dengan papilledema (pseudotumor cerebri), vertigo, sakit kepala, neuritis / parestesia, psikosis, kelelahan, insomnia.
Gangguan penyembuhan luka, tipis, kulit rapuh; petekie dan ekimosis; eritema, lupus eritematosus seperti luka; penindasan reaksi tes kulit; SC atrofi lemak; purpura, striae, hirsutisme, letusan acneiform, dermatitis alergi, urtikaria, edema angioneurotic; perineum iritasi, hiperpigmentasi, hipopigmentasi. Aplikasi topikal dapat menyebabkan pembakaran; gatal, iritasi, eritema, kekeringan, folikulitis, hipertrikosis, pruritus, dermatitis perioral, dermatitis kontak alergi; mati rasa jari; menyengat dan cracking / mengencangkan kulit, maserasi kulit; infeksi sekunder; atrofi kulit, striae, miliaria, telangiectasia.
Katarak subkapsular posterior, peningkatan TIO, glaukoma; exophthalmos.
Pankreatitis, distensi abdomen, esofagitis ulseratif, mual, muntah, nafsu makan meningkat dan berat badan; ulkus peptikum dengan perforasi dan perdarahan; perforasi usus kecil dan besar.
Otot (misalnya, kelemahan; miopati, tendon pecah, osteoporosis, nekrosis aseptik femoral dan kepala humerus, patah tulang spontan, termasuk fraktur kompresi vertebral dan fraktur patologis dari tulang panjang); hipersensitif, termasuk reaksi anafilaktik; kejengkelan atau masking infeksi; malaise . Penggunaan topikal dapat menghasilkan reaksi merugikan yang sama terlihat dengan penggunaan sistemik.

Interaksi

Betametason tidak aktif dengan karbon aktif, dan asam salisilat. Makanan juga tidak mempengaruhi efek penyerapan dan mekanisme kerja betametason

Peringatan dan Perhatian

Betametason hendaknya digunakan bersama dengan makan atau makanan ringan untuk menghindari mual.
obat ini harus diberikan sebelum 9 pagi untuk hasil terbaik.
Ketika beberapa dosis harus diberikan, hendaknya diberikan dengan dosis terbagi yang merata sepanjang hari.
Jika pasien menderita diabetes, perlu memantau adanya peningkatan kadar glukosa darah dan kemungkinan adanya peningkatan pemberian dosis insulin.
Jika pasien memerlukan terapi jangka panjang, beritahu pasien untuk melakukan identifikasi terhadap pemberian terapi steroid.
Pemberian betametason hendaknya tidak dihentikan secara tiba-tiba.
Anjurkan pasien sebelum menggunakan Betametason untuk melaporkan bila ada gejala-gejala seperti penurunan berat badan yang tidak biasa, pembengkakan ekstremitas bawah, kelemahan otot, kotoran berwarna hitam, muntah darah, wajah membengkak, sakit tenggorokan berkepanjangan, demam, atau dingin; anoreksia, mual, muntah, diare, kelemahan, pusing.
Pembeian dosis tinggi pada ibu hamil dapat menyebabkan depresi adrenal pada janin, tetapi obat ini tidak disekresi melalui air susu.
Pemberian pada anak-anak sering menyebabkan terjadinya efek samping.

Over Dosis

Berikut adalah beberapa gejala overdosis, demam, mialgia, artralgia, malaise, anoreksia, mual, kulit deskuamasi, hipotensi ortostatik, pusing, pingsan, dyspnea, hipoglikemia (overdosis akut), perubahan cushingoid, moonface, obesitas sentral, striae, hirsutisme, jerawat, ekimosis, hipertensi, osteoporosis, miopati, disfungsi seksual, diabetes, hiperlipidemia, ulkus peptikum, infark, ketidakseimbangan elektrolit dan cairan (overdosis kronis)

Stabilitas Penyimpanan

Simpan dalam wadah kedap dan terhindar dari cahaya

 

(Sumber: https://forums.laviaccounts.com/showthread.php?tid=88616&pid=237696)

Pakai eyelash extension bikin bulu mata asli rontok, mitos atau fakta?

Apakah Mitos Pakai Eyelash Extension Bikin Bulu Mata Rontok

Apakah Mitos Pakai Eyelash Extension Bikin Bulu Mata Rontok

Apakah Mitos Pakai Eyelash Extension Bikin Bulu Mata Rontok

Apakah Mitos Pakai Eyelash Extension Bikin Bulu Mata Rontok

 

Di zaman yang serba modern saat ini

Apapun keinginan dan kebutuhan bisa dipenuhi. Tidak terkecuali dengan keinginan untuk mempercantik penampilan. Mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala, kini semua bisa dipoles menjadi lebih cantik dan sempurna. Banyak ragam cara dan tren yang sudah bermunculan untuk mendapatkan penampilan yang sempurna, dari yang sifatnya alami seperti membuat masker dari buah hingga cara yang cepat dan ekstrim seperti melakukan operasi plastik.

Selain sulam alis mata yang dulu sempat jadi tren kecantikan

Kini tren memperpanjang bulu mata atau eyelash extension tengah digandrungi banyak wanita. Pasalnya, dengan menggunakan eyelash extension dapat menghemat waktu tanpa perlu berlama-lama menggunakan mascara dan penjepit bulu mata untuk mendapatkan bulu mata yang lebat nan lentik.

Eyelash extension sendiri merupakan proses pemasangan bulu mata sintetis yang sudah dicelupkan ke dalam perekat atau lem khusus lalu ditempelkan di antara helaian bulu mata asli. Biasanya hal ini akan dilakukan oleh para terapis yang memang sudah ahli menggunakan pinset panjang khusus bulu mata. Ketipisan dan ketebalan bulu mata sintetis yang hendak dipasang dapat kamu tentukan untuk mendapatkan hasil sesuai keinginan.

Tentunya tren eyelash extension

ini akan mempercantik penampilan dalam sekejap, namun sayangnya banyak mitos yang beredar bahwa risiko menerapkan tren ini dapat membuat bulu mata asli rontok. Tapi apakah benar seperti itu atau hanya sekadar mitos belaka?

Di lansir Hellosehat, Senin (19/2), mitos terbesar

Mengenai eyelash extension yang bisa membuat bulu mata asli jadi ikut rontok ini menurut beberapa ahli kecantikan tidaklah benar. Hal ini karena pengerjaan bulu mata yang benar sesuai prosedur dengan bahan berkualitas dan dilakukan oleh terapis yang sudah bersertifikat memakai alat-alat pasang yang higienis tidak akan membuat bulu mata asli rontok.

Kendati demikian, setelah memasang eyelash extension kamu harus lebih berhati-hati dan menjaganya. Pastikan tidak mengucek mata, menarik-narik bulu mata extension, atau menyentuh area mata dengan sengaja, karena hal-hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada akar bulu mata.

Selain itu, sebelum memasang bulu mata extension kamu bisa memeriksa terlebih dahulu rekam jejak terapis dan tempat pemasangan. Lalu amati juga proses pengerjaannya, jika proses pengerjaan membuat satu helai bulu mata sintetis ditempel ke beberapa bulu mata sekaligus, lebih baik hindari memasang di tempat tersebut. Pasalnya hal itu justru dapat menghalangi proses pertumbuhan bulu mata asli dan membuatnya menjadi rontok.

Baca Juga : 

Jangan Anggap Sepele, Kenali Gejala Awal Penyakit Kanker Sarkoma

Jangan Anggap Sepele, Kenali Gejala Awal Penyakit Kanker Sarkoma – Banyak dari kita barangkali mengesampingkan sejumlah gejala umum sebagai firasat penyakit ringan. Nyeri sendi, misalnya, tidak jarang diasosiasikan dengan rematik, sementara perut kembung dihubungkan dengan asam lambung. Namun, gejala-gejala ini sebetulnya dapat menjadi firasat penyakit yang lebih serius dan rumit, laksana sarkoma.

Sarkoma adalah jenis kanker yang berkembang di jaringan ikat, laksana otot, lemak, tulang, tulang rawan, dan pembuluh darah. Kanker ini dapat muncul di unsur tubuh mana juga serta memiliki fenomena yang tampaknya tidak riskan dan sulit dipisahkan dari penyakit ringan.

Berdasarkan keterangan dari Konsultan Senior Onkologi Medis Parkway Cancer Centre (PCC) Dr Richard Quek, sarkoma dirasakan langka sebab hanya didatangi pada 1% permasalahan kanker dewasa. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa sarkoma barangkali lebih umum daripada yang dipercayai sebelumnya.

Di antaranya, studi di Inggris mengindikasikan lompatan signifikan dalam jumlah orang yang didiagnosis terpapar sarkoma masing-masing tahunnya, dari 3.800 menjadi 5.300 ketika ini. “Ini memprihatinkan sebab sampai ketika ini pemahaman anda akan sarkoma yang begitu perumahan masih tidak cukup lengkap, terutama di Asia,” kata dr Richard di Jakarta sejumlah waktu lalu.

Menurutnya, dikomparasikan populasi Barat, masih belum tidak sedikit pusat data nasional yang sah di Asia, sampai-sampai data mengenai prevalensi sarkoma dan bagaimana penyakit itu dikelola di distrik ini masih terbatas.

“Ini sering mengakibatkan diagnosis yang terlambat atau tidak akurat, yang lantas menyebabkan penanganannya pun tidak tepat,” beber dr Richard. Gejala sarkoma yang timbul bisa berbeda-beda, tergantung dari mana sarkoma itu berasal.

Bagi pasien yang mempunyai sarkoma jaringan empuk di lengan atau kaki, misalnya, fenomena paling umum ialah munculnya benjolan besar tanpa rasa sakit. Sedangkan, andai sarkoma tumbuh di tulang tangan atau kaki, pasien lazimnya mengeluhkan nyeri tulang serta sakit di dekat area tulang yang terdampak saat beristirahat atau istirahat malam.

Beberapa pasien bahkan mungkin merasakan retak tulang. Gejala lainnya mencakup ruam gelap (angiosarcoma atau kanker pembuluh darah), batuk dan sesak napas andai sarkoma berkembang di lokasi dada, serta kembung dan gampang merasa kenyang andai sarkoma berasal di unsur perut.

Dr Richard menjelaskan, tahapan kesatu yang mesti dilakukan ialah menyadari situasi tubuh sendiri. Kemudian, tanyakan untuk dokter umum apakah kita perlu mendatangi dokter spesialis atau menjalani tes lebih lanjut, laksana MRI atau CT scan , bila fenomena tidak hilang setelah penyembuhan berkala.

Baca Juga:

Gejala yang Menyebabkan Kulit Menjadi Stress

Gejala yang Menyebabkan Kulit Menjadi Stress – Polusi, skincara yang tidak cocok atau tidak dipakai dengan tepat, dan hal cuaca dapat mempengaruhi situasi kulit. Namun terdapat satu urusan lagi yang dapat memberikan akibat negatif untuk kulit, yakni gaya hidup. Gaya hidup yang tidak sehat pada kesudahannya bisa dominan pada stres kulit. Ya, kulit juga dapat mengalami stres.

Berdasarkan keterangan dari Dr. Sanam Hafeez, psikolog dan professor Columbia University ada sejumlah tanda yang dapat menunjukkan bila kulit sedang merasakan stres. Berikut ini sejumlah di antaranya.

Muncul lingkaran hitam di dekat mata
Stres ingin membuat siapa pun susah untuk tidur. Sehingga sirkulasi darah melambat, yang dapat mengakibatkan pembuluh darah di bawah mata meluas. Hasilnya? lingkaran hitam di dekat mata.

Muncul kerutan pada wajah
Secara alami, kulit akan merasakan penuaan. Namun, stres dapat memprovokasi otak anda yang mengakibatkan keriput timbul lebih cepat. Ketika merasa cemas, kecil hati maupun merasa lelah dampak kurang istirahat. Lambat laun, kita dapat melihat garis halus atau kerutan di dekat kening, mulut dan mata.

Kulit tampak kusam dan gampang berjerawat
Kulit bakal terlihat kusam saat dilanda stres sebab saat stres tubuh gampang kehilangan cairan. Akibatnya, tidak dapat menyingkirkan sel-sel kulit mati. Di samping kulit kusam, stres pun dapat memunculkan rasa gatal serta serpihan atau ‘flaky’ pada wajah. Dr. Hafeez menuliskan bahwa stres mengakibatkan peradangan yang mengakibatkan rash, rosacea maupun eksim. Jerawat pada wajah pun dapat menjadi di antara tanda dampak stres.

Wajah terlihat lelah
Stres secara tidak langsung memprovokasi produksi kolagen sehat dalam kulit. Sehingga, kulit akan terlihat kusam dan menciptakan wajah tampak lelah. Karena di samping kolagen, stres pun membuat buatan melanin menurun. Padahal melanin adalahpigmen yang menyerahkan warna pada kulit.

rambut rontok
Tidak hanya dominan pada kulit, stres pun dapat mengakibatkan rambut rontok secara tiba-tiba. Ketika seseorang merasakan stres berat, folikel rambut menjadi prematur lalu dibuntuti dengan kerontokan rambut.

Sekarang sesudah Anda memahami tanda-tanda stres kulit, bagaimana teknik untuk mengatasinya? Berdasarkan keterangan dari Dr. Hafeez, penyelesaian terbaik ialah mengelola penyebab stres tersebut sendiri. Dan ini dapat berarti mengolah kebiasaan-kebiasaan tak sehat yang sekitar ini kita pelihara.

Baca Selanjutnya : Manfaat Kulit Manggis Bagi Kesehatan

Hipertensi, Salah Satu Penyakit yang Kerap Kambuh Pasa Jemaah Haji Indonesia

Hipertensi, Salah Satu Penyakit yang Kerap Kambuh Pasa Jemaah Haji Indonesia

Sekitar 80.973 jemaah dari 201 kloter haji Indonesia telah sampai di Tanah Suci Mekah hingga dengan tanggal 29 Juli 2018 lalu.

Perjalanan jauh dan suhu panas yang lumayan tinggi, serta riwayat kesehatan yang tidak cukup baik, menciptakan sekitar 55.685 orang atau selama 68,77 persen jemaah haji mempunyai risiko tinggi pada kesehatannya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka, dilansir dari Antara mengungkapkan bahwa urusan ini tampak dari banyaknya jemaah yang umurnya lebih dari 60 tahun dan pun dari riwayat kesehatannya.

Sampai dengan hari ke-13 penyelenggaraan kesehatan haji di Arab Saudi, mendata jemaah haji yang merasakan masalah kesehatan.

Mengutip laman sah Kementerian Kesehatan RI, jumlah jemaah haji yang diasuh jalan ada sejumlah 22.059 orang (20.564 orang di Madinah dan 1.495 orang di Mekah) dan total rujukan sejumlah 273 orang (252 orang di Madinah dan 21 orang di Mekah).

Di Klinik Kesehatan Haji Indinesia (KKHI) Madinah menerima 14 rujukan, 41 jemaah yang diasuh inap, dan merujuk 21 jemaah ke RSAS. Sementara di KKHI Makkah sudah menerima 10 pasien, masih diasuh inap 7 jemaah, dan merujuk 14 jemaah ke RSAS.

Tim Mobile di bandara mendata 160 jemaah merasakan masalah kesehatan.

‘Diagnosa penyakit terbanyak rawat jalan ialah hipertensi sejumlah 3.727 orang,” kata Eka.

Perawatan gratis

Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Mekah, Nirwan Satria meminta jemaah haji Indonesia untuk fobia berobat ke KKHI ketika merasa tak sehat.

“Kalau sakit tidak boleh takut berobat di sini. Jangan fobia ditarik bayaran,” katanya dilansir dari laman sah Kementerian Agama.

“Yang urgen dia jemaah haji Indonesia, bahkan bila mau operasi jantung saja, di sini dapat langsung operasi jantung gratis.”

Saat ini, KKHI telah melayani 95 orang jemaah sakit, yang telah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi hingga hari ini telah 12 orang, diasuh di KKHI 25 orang, dan 43 orang telah dipulangkan.

Baca Juga:

Indonesia Darurat Campak Rubella Berdasarkan keterangan dari IDAI

Indonesia Darurat Campak Rubella Berdasarkan keterangan dari IDAI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Fatwa Nomor 33 tahun 2018 yang mengizinkan pemakaian vaksin Measles Rubella (MR) buatan Serum Institute of India (SII) yang dalam proses produksinya memakai bahan berisi babi.

Sementara pada poin ketiga fatwa tersebut dilafalkan bahwa pemakaian Vaksin MR produk dari Serum Institute of India (SII), pada ketika ini, dibolehkan (mubah) sebab ada situasi keterpaksaan (dlarurat syar’iyyah).

Aman Bhakti Pulungan, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menuliskan bahwa situasi penyebaran campak dan rubella di Indonesia terbilang darurat.

“Kalau terpaksa ya sangat terpaksa kalau anda lihat secara umum. (Secara global), anda ini terjelek kedua di dunia sesudah India (untuk campak),” kata dia ketika konferensi pers di gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/8).

Lebih lanjut ia menjelaskan, campak tergolong dalam kelompok penyakit yang susah diatasi. Dia menambahkan, satu-satunya teknik untuk menangkal penyebaran campak ialah dengan mengerjakan vaksinasi.

Hanya saja, untuk memastikan vaksinasi campak benar-benar berhasil dan terhindar dari penyakit ini, lingkungan sekitar pun harus aman dari campak alias jangkauan vaksinasi wilayah tersebut mesti sedang di batas aman.

Cakupan vaksinasi aman di angka 90-95 persen. Namun, lanjut Aman, provinsi dengan jangkauan vaksinasi menjangkau 90 persen kemungkinan melulu 15 provinsi, dari total 34 provinsi di Indonesia.

Cakupan vaksinasi ini untuk membuat ‘herd immunity’ yakni, lingkungan atau komunitas yang resisten terhadap sebuah jenis penyakit umumnya sebab vaksin.

Dalam lima tahun terakhir, permasalahan campak dan rubella tidak sedikit bermunculan di Indonesia. Hingga Juli 2018, Kemenkes menulis sebanyak 57.056 permasalahan terduga campak dan rubella yang dilaporkan. Dari jumlah ini, sejumlah 8.964 positif campak dan 5.737 positif rubella.

“Kita mesti belajar dari kejadian di Asmat. 750 anak meninggal sebab campak,” imbuhnya.

Campak adalahpenyakit yang paling mematikan. Aman menjelaskan, campak bisa menimbulkan pelbagai komplikasi laksana pneumonia, diare, meningitis sampai kematian. Sedangkan rubella https://www.bukumedis.com tak menimbulkan fenomena khas, namun sangat riskan saat anak yang terinfeksi rubella berada di sekitar ibu hamil.

Aman berkata, anak infeksi rubella bakal menularkan pada ibu hamil. Akibatnya, ibu merasakan keguguran atau bermunculan dalam situasi cacat permanen atau Congenital Rubella Syndrome (CRS). CRS dapat berupa ketulian, gangguan penglihatan atau kebutaan sampai kelainan jantung.

“Perawatan anak yang terdampak rubella dapat Rp300-400 juta, enggak tahu bila seumur hidup berapa. Indonesia kira-kira terdapat 2.700-2.800 orang yang terkena, coba tersebut dikalikan. Ini sangat terpaksa artinya,” jelas Aman.

Oleh sebab itu, ia menginginkan kesadaran seluruh pihak berhubungan pentingnya vaksinasi. Pada Agustus sampai September, Kemenkes mengadakan imunisasi serentak di luar Pulau Jawa.

“Ini paling darurat, anda harus selamatkan bangsa ini. Ini investasi masa mendatang kita,” ujarnya.

Baca Juga: