twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Hubungan Sultan Agung dan VOC Pra Konflik 1628-1629

Hubungan Sultan Agung dan VOC Pra Konflik 1628-1629

Mulanya sikap Sultan Agung tahu dan tegas, beliau dambakan berdagang bersama pihak manapun asalkan tidak mengganggu kemerdekaan wilayah kekuasaannya. Sikap yang demikianlah ini ditunjukkan terhadap utusan pertama VOC, Caspar Van Surck yang datang ke Mataram di th. 1614, dan ketika itu Sultan Agung mengemukakan sebuah pesan yaitu beliau berkata:

Buatlah sebuah benteng atau kalau diinginkan sebuah tempat tinggal sedemikian kuat sehingga sanggup bertahan kalau diserbu musuh, hingga saya sanggup berikan bantuan…. Saya tahu benar bahwa tuan-tuan singgah tidak untuk mendiami tanah Jawa…. Saya tidak bermusuhan bersama Banten, bakal tetapi kecuali tuan-tuan diganggu oleh Banten, saya bakal menambahkan 40 gorap (atau Kapal) sebagai bentuan kepada tuan-tuan, balaslah perbuatan mereka (H. J. De Graaf, 1986: 54).

Maka dari perkataan tersebut Sultan Agung sebetulnya tidak menganggap VOC sebagai sebuah ancaman bagi kedaulatan Mataram. Beliau lebih-lebih bersedia menunjang kesulitan-kesulitan VOC didalam hadapi tekanan-tekanan kerajaan Banten serta bersedia menunjang memfasilitasi pembangunan pangkalan dagang di Jepara.

Dalam rangka pembangunan pangkalan dagang atau disebut Loji, VOC di Jepara diputuskan untuk menghendaki perlindungan bahan bangunan melalui kepala dagang Andries Soury dan kepala Loji Steven Doenssen kepada Gubernur Kendal, Kyai Sundana. Tanggal 27 Juli 1615 Kyai Sundana singgah ke loji yang pas itu tengah step pembangunan, dan disepakati bahwa dari pihak Mataram bersedia sedia kan bahan bangunan, lebih-lebih batu bata, untuk pembangunan loji bersama ukuran 25 wadem pesegi (1Vadem= 1,88m) bersama imbalan 4 buah meriam. Serta disepakati pula, sebagai angsuran pertama diserahkan lebih-lebih dahulu dua meriam tersebut segala perlengkapannya (H. J. De Graaf, 1986: 55-56).

Kesepakatan ini tidak berjalan bersama baik, terbukti bersama diutusnya duta VOC untuk mengajukan keberatan-keberatan mereka kepada Sultan Agung sebanyak dua kali. Duta pertama ialah Gerret Fredericks Druyff yang singgah terhadap th. 1616, mengadukan masalah suplai batu bata yang tidak sesuai bersama kesepakatan serta tersedia masalah kesusahan meraih beras. Namun kebutuhan beras seterusnya sanggup dipenuhi bersama baik hingga bersama th. 1618 di pas Mataram menerapkan larangan ekspor beras gara-gara tengah mengalami krisis pangan. Karena larangan ini maka dicabutlah untuk pihak VOC sesudah duta kedua, Cornelis Van Maseyek sanggup berunding bersama Temunggung Singaranu di Mataram. Pada tanggal 22 Juli 1618 rombongan Cornelis Van Maseyck tiba ulang di Jepara bersama membawa bukti tetulis berkenaan pembebasan bea cukai dan pemenuhan kebutuhan beras (H. J. De Graaf, 1986: 58-59).

Hubungan privat bersama VOC bersama Mataram terlampau buruk, itu gara-gara sikap kepala pedagang VOC di Jepara, yaitu Balthasarvan Eyndhoven terlampau tidak baik dan tidak menyenakan, dan selain itu termasuk penyerangan serta perampasan kapal-kapal Mataram oleh VOC termasuk banyak terjadi. Berdasarkan 2 Hal atau alasan ini, maka sesudah itu syah bandar Jepara, Koja Hulubalang terhadap bulan Agustus 1618 atas nama Sultan Agung menyerang loji VOC. Serangan ini nampaknya menewaskan tiga orang Belanda dan menawan yang lainnya (Ricklefs, 2005: 69). Dekatnya pas pada penyampaian bukti tertulis dari pusat Mataram bersama penyerangan loji tersebut cukup mengakibatkan pertanyaan, mungkinkah didalam surat tersebut termasuk terdapat perintah tersirat untuk menyerang loji VOC?. Padahal di awalnya utusan tersebut sudah di terima bersama ramah tamah di pusat Mataram dan sudah pula menambahkan beraneka macam persembahan. Ataukah ini hanya semacam tindakan yang terburu-buru dari syah bandar Koja Hulubalang?. Dengan mengingat sesudah itu surat ke-2 singgah dari Tumenggung Singaranu untuk membebaskan para tawanan Belanda dan memperbolehkannya untuk singgah dan berdagang ulang di Jepara sepanjang tidak mengulang ulang perbuatan-perbuatan jahatnya (H. J. De Graaf, 1986: 61).

Kejadian ini rupanya menyebabkan JP Coen selaku Gubernur Jenderal VOC di Batavia marah besar. Meskipun demikianlah ia menahan dirinya, untuk tidak memakai langkah kekerasan militer, ia lebih mengedepankan kepentingannya meraih logistik dari Mataram dan menahan diri untuk membalas perbuatan Mataram. Barulah di bulan November 1618, diperintahkannya Ven der Marer untuk “menghukum” orang-orang Jawa yang salah. VOC mengadakan ekspedisi lintas darat bersama 160 pasukan. Dengan itu kelanjutannya sukses mendiami benteng Jepara, membakar loji dan rumah-rumah disekitarnya, dan merampas kapal-kapal di depan Demak dan Jepara, serta menewaskan lebih kurang 30 orang Jawa. ternyata tidak cukup ekspedisi itu saja, VOC masih termasuk melancarkan serangan untuk ke-2 kalinya terhadap 23 Mei 1619, termasuk termasuk membakar pos Maskapai Hindia Timur milik Inggris (Ricklefs, 2005: 69).

Penaklukan VOC atas Batavia di th. 1619 merupakan titik balik menentukan, gara-gara VOC sudah melaksanakan apa yang harusnya tidak dilakukan mereka bersama merebut lebih dari satu pulau Jawa untuk diperintah dan dikuasai sendiri. Meskipun demikian, Sultan Agung senantiasa fokus untuk menaklukan Surabaya sudah menunda untuk pas perhatiannya terhadap pergantian konstelasi politik di Batavia. Beliau lebih-lebih membebaskan lebih dari satu tawanan orang belanda dan menambahkan perlindungan beras terhadap th. 1621 (H. J. De Graaf 1986: 60).

Baca Juga :

Apa itu visualisasi informasi Jelaskan dan berikan contohnya

Apa itu visualisasi informasi Jelaskan dan berikan contohnya

Apa itu visualisasi informasi Jelaskan dan berikan contohnya

Apa itu visualisasi informasi Jelaskan dan berikan contohnya

Apa itu visualisasi informasi Jelaskan dan berikan contohnya

Informasi merupakan suatu kumpulan data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang bermanfaat untuk penerima yang bisa dijadikan suatu pengambil keputusan
Visualisasi adalah suatu tindakan seseorang dengan menghubungkan konstruk dalaman dengan perkara yang didapat dari kepekaan.

Menampilkan data dengan menggunakan gambar.

• Menemukan cara terbaik untuk mengingat informasi dengan cara penerimaan alami manusia
Contoh: struktur tree dan grafik

Sebutkan dan jelaskan teknik-teknik visualisasi informasi!

·         PENGUMPULAN JUMLAH
– Mengakumulasi elemen individual ke dalam sebuah unit yang lebih besar untuk menghadirkannya seperti sesuatu yang utuh/lengkap.
·         OVERVIEW DAN DETAIL
– Menyediakan tinjauan global maupun kemampuan detail zooming.
·         FOKUS + KONTEKS
– Menunjukkan detail dari satu atau lebih daerah di dalam sebuah konteks global yang lebih besar (eg, fisheye).
·         DRILL-DOWN
– Memilih item individual atau set yang lebih kecil dari sebuah tampilan untuk sebuah pendapat detail / analisis.
·         BRUSHING
·         Memilih atau menunjuk / memspesifikasikan nilai, kemudian melihat item yang tepat di tempat lain pada tampilan.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan peripheral awareness!

Peripheral awareness adalah pandangan atau penglihatan yang mampu mengenali situasi di sekeliling / samping. Kemampuan ini sering disebut juga penglihatan luas, yakni mampu melihat berbagai hal yang berada jauh dari titik fokus penglihatan. Kemampuan ini harus dilatih, tidak sembarang dilatih. Harus dilatih dengan cara yang benar dan efektif!

6. Sebutkan dan jelaskan tipe-tipe agent!

Agent: Satu entitas yang mempunyai beberapa tingkat inteligensi tiruan dan akan diprogram untuk melakukan berbagai tugas yang bermanfaat bagi massa.
·
– Autonomy: Agent dapat melakukan tugas secara mandiri dan tidak dipengaruhi secara langsung oleh user, agent lain ataupun oleh lingkungan (environment). Untuk mencapai tujuan dalam melakukan tugasnya secara mandiri, agent harus memiliki kemampuan kontrol terhadap setiap aksi yang mereka perbuat, baik aksi keluar maupun kedalam [Woolridge et. al.,1995].
·   – Intelligence, Reasoning, dan Learning: Setiap agent harus mempunyai standar minimum untuk bisa disebut agent, yaitu intelegensi (intelligence). Dalam konsep intelligence, ada tiga komponen yang harus dimiliki: internal knowledge base, kemampuan reasoning berdasar pada knowledge base yang dimiliki, dan kemampuan learning untuk beradaptasi dalam perubahan lingkungan.
·   – Mobility dan Stationary: Khusus untuk mobile agent, dia harus memiliki kemampuan yang merupakan karakteristik tertinggi yang dia miliki yaitu mobilitas. Berkebalikan dari hal tersebut adalah stationary agent. Bagaimanapun juga keduanya tetap harus memiliki kemampuan untuk mengirim pesan dan berkomunikasi dengan agent lain.

– Delegation: Sesuai dengan namanya dan seperti yang sudah kita bahas pada bagian definisi, agent bergerak dalam kerangka menjalankan tugas yang diperintahkan oleh user. Fenomena pendelegasian (delegation) ini adalah karakteristik utama suatu program disebut agent.
·   – Reactivity: Karakteristik agent yang lain adalah kemampuan untuk bisa cepat beradaptasi dengan adanya perubahan informasi yang ada dalam suatu lingkungan (enviornment). Lingkungan itu bisa mencakup: agent lain, user, adanya informasi dari luar, dsb [Brenner et. al., 1998].
·  – Proactivity dan Goal-Oriented: Sifat proactivity boleh dikata adalah kelanjutan dari sifat reactivity. Agent tidak hanya dituntut bisa beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, tetapi juga harus mengambil inisiatif langkah penyelesaian apa yang harus diambil [Brenner et. al., 1998]. Untuk itu agent harus didesain memiliki tujuan (goal) yang jelas, dan selalu berorientasi kepada tujuan yang diembannya (goal-oriented).

· – Communication and Coordination Capability:

Agent harus memiliki kemampuan berkomunikasi dengan user dan juga agent lain. Masalah komunikasi dengan user adalah masuk ke masalah user interface dan perangkatnya,sedangkan masalah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan agent lain adalah masalah sentral penelitian Multi Agent System (MAS). Bagaimanapun juga untuk bisa berkoordinasi dengan agent lain dalam menjalankan tugas,perlu bahasa standard untuk berkomunikasi. Tim Finin [Finin et al., 1993] [Finin et al., 1994] [Finin et al., 1995] [Finin et al., 1997]dan Yannis Labrou [Labrou et al., 1994] [Labrou et al., 1997] adalah peneliti software agent yang banyak berkecimpung dalam riset mengenai bahasa dan protokol komunikasi antar agent. Salah satu produk mereka adalah Knowledge Query and Manipulation Language (KQML). Kemudian masih berhubungan  dengan ini komunikasi antar agent adalah Knowledge Interchange Format (KIF).

Baca Juga : 

Tugas Softskill Interaksi Manusia dan Komputer

Tugas Softskill Interaksi Manusia dan Komputer

Tugas Softskill Interaksi Manusia dan Komputer

Tugas Softskill Interaksi Manusia dan Komputer

Tugas Softskill Interaksi Manusia dan Komputer

1. Contoh : Ibu sedang memasak di Dapur

2. Jenis LTM yang menyimpan data berdasarkan waktu adalah Episodik
3. Proses memanggil kembali informasi secara langsung disebut Recall
4. Membagi tugas kedalam sub-sub tugas merupakan teknik analisa tugas yaitu Dekomposisi Tugas
5. Mengumpulkan informasi dengan cara mengurutkan dan memisahkan entri berdasarkan beberapa atribut
merupakan teknik analisa tugas yaitu Klasifikasi

6. Visual Basic merupakan salah satu contoh prototyping tools tipe Interface Builders

7. Proses login pada v-class sebagai pengganti absensi di kelas konvensiaonal merupakan contoh prinsip design grafis yaitu Consistency

8. Bentuk mouse yang nyaman digenggam adalah hasil dari hubungan ilmu IMK dengan ilmu Ergonomi

9. Informasi yang sudah lama berada di LTM akan lambat laun terlupakan merupakan proses melupakan informasi yang disebut Decay
10. Informasi akan terlupakan karena adanya informasi baru merupakan proses melupakan informasi yang disebut Interference
11. Teknik penggunaan huruf, karakter, symbol, pada design grafis disebut Typography
12. Dalam design grafis, yang digunakan untuk melambangkan suatu menu/perintah dan juga membuat perintah tersebut mudah dikenali yaitu Icon
13. Garis tersembunyi yang digunakan untuk membantu mengalokasikan komponen jendela disebut Grids
14. HTML merupakan salah satu contoh prototyping tools tipe Scripted Simulations
15. Bahasa komputer yang berupa urutan dan struktur dari input hingga output adalah Sintaksis

16. Salah satu contoh notasi diagramatik adalah Flow Chart

17. Jenis dialog yang berfokus pada menus, buttons, forms, icons adalah WIMP
18. Prinsip design grafis yang mengatur tentang kedekatan objek-objek yang terkait misalnya antara textbox dengan variabelnya adalah Proximity
19. Jenis user interface yang menggunakan unsur multimedia adalah GUI
20. Panjang gelombang spectrum cahaya pada warna disebut Hue
21. Bahasa komputer yang paling rendah dan berupa icon-icon pada layar adalah Leksikal
22. Metode rapid prototyping yang ditemukan tahun 1986 di USA, disebut Stereolithography
23. Corel draw merupakan salah satu contoh prototyping tools tipe Draw/Paint Program
24. Yang merupakan salah satu contoh prototyping tools tipe Scripted simulations adalah Power Point
25. Prinsip design grafis yang terlihat dari senadanya header pada halaman suatu website adalah Metaphor/Metafora
26. Rata kiri, rata kanan atau rata tengah adalah contoh prinsip design grafis yaitu Alignment
27. Yang merupakan salah satu contoh prototyping tools tipe Interface builders adalah Delphy
28. Dapat memvisualisasikan dan memanipulasi informasi yang sama dalam representasi yang berbeda adalah fungsi dari paradigma jenis VDU

29. Contoh dari paradigma Direct Manipulation adalah konsep WYSIWYG

30. Untuk memudahkan kita dalam mengingat kadang kita mengelompokkan deretan angka atau huruf ke dalam kelompok-kelompok angka atau huruf yang lebih kecil, deretan angka atau huruf itu disebut Chunk
31. Proses tersimpannya suatu informasi karena pengulangan disebut Rehearsal

Interaksi Manusia dan Komputer

Interaksi Manusia dan Komputer

Interaksi Manusia dan Komputer

Interaksi Manusia dan Komputer

Interaksi Manusia dan Komputer

Pengertian Interaksi Manusia Dan Komputer

Interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah. Interaksi adalah komunikasi 2 arah antara manusia (user) dan sistem komputer. Interaksi menjadi maksimal apabila kedua belah pihak mampu memberikan stimulan dan respon (aksi & reaksi) yang saling mendukung. Jika salah satu tidak bisa, maka interaksi akan mengalami hambatan atau bahkan menuju pembiasan tujuan.

Human-Computer Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia-Komputer.

Pada HCI ini cakupan atau fokus perhatiannya lebih luas, tidak hanya berfokus pada rancangan antarmuka saja, tetapi juga memperhatikan semua aspek yang berhubungan dengan interaksi antara manusia dan komputer. HCI ini kemudian berkembang sebagai disiplin ilmu tersendiri (yang merupakan bidang ilmu interdisipliner) yang membahas hubungan tirnbal balik antara manusia-komputer beserta efek-efek yang terjadi diantaranya.
Dengan demikian terlihat jelas bahwa fokus perhatian HCI tidak hanya pada keindahan tampilannya saja atau hanya tertuju pada tampilan antarmukanya saja, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek pamakai, implementasi sistem rancangannya dan fenomena lingkungannya, dan lainnya. Misalnya, rancangan sistem itu harus memperhatikan kenyamanan pemakai, kemudahan dalam pemakaian, mudah untuk dipelajari dlsb.

Tujuan dari HCI adalah

untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency). Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau lingkungan keluarga. Sedangkan utilitas mengacu kepada fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya. Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa sstem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara individu ataupun kelompok.

Selanjutnya, dalam berinteraksi dengan komputer, para pemakai pertama kali akan berhadapan dengan perangkat keras komputer. Untuk sampai pada isi yang ingin disampaikan oleh perangkat lunak, pemakai dihadapkan terlebih dahulu dengan seperangkat alat seperti papan ketik (keyboard), monitor, mouse, joystick, dan lain-lain. Pemakai harus dapat mengoperasikan seperangkat alat tersebut. Selanjutnya, pemakai akan berhadapan dengan macam-macam tampilan menu, macam-macam perintah yang terdiri dari kata atau kata-kata yang harus diketikkannya, misalnya save, copy, delete, atau macam-macam ikon. Peralatan, perintah, ikon dan lain-lain yang disebutkan di atas dikenal dengan nama interface (antarmuka). Interface ini merupakan lapisan pertama yang langsung bertatap muka dengan pemakai.

 

II. Implementasi IMK dalam kehidupan sehari-hari :

Berikut ini adalah beberapa contoh implementasi IMK dalam kehidupan sehari-hari:
 Penggunaan Komputer
Tanpa disadari kita (manusia/user) telah berinteraksi/berdialog dengan sebuah benda (layar monitor), yaitu dalam bentuk menekan tombol berupa tombol angka dan huruf yang ada pada keyboard atau melakukan satu sentuhan kecil pada mouse, kemudian hasil inputan ini akan berubah bentuk menjadi informasi atau data yang seperti diharapkan manusia dengan tertampilnya informasi baru tersebut pada layar monitor atau bahkan mesin pencetak (printer).
 Penggunaan Automatic Teller Machine (ATM)
Pada ATM yang biasa kita gunakan juga merupakan sebuah Interaksi Manusia dan juga Komputer. Pada sebuah ATM kita dapat melihat sebuah sistem antarmuka (Interface), kita dapat melihat menu-menu yang tesedia pada layar ATM. Melakukan transfer, cek saldo, dsb
 Penggunaan Laser Pada Operasi Medis
Pada bidang kedokteran IMK juga banyak berperan, seperti Sistem pakar, Operasi medis menggunakan bantuan laser,dsb. Mesin yang telah di desain (coding) sedemikian rupa akan di jalankan untuk melakukan operasi. Spesialis (dokter) melakukan penentuan koordinat pada bagian tubuh yang akan di lakukan operasi. Maka, input atau yang di lakukan Dokter ini akan di terima oleh Mesin, dan akan langsung segera di lakukan pembedahan.
 Situs Website
Situs web merupakan salah satu aplikasi sistem komputer yang banyak digunakan oleh manusia saat ini. Selain akses yang mudah dan jaringan yang luas, informasi-informasi sangat mudah didapatkan melalui sistem ini. Pencapaian informasi tersebut tentunya sangat terkait dengan desain antarmuka. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, begitu banyak hal yang dapat mengakibatkan kegagalan pada pengguna. Sangat disayangkan apabila informasi-informasi yang sangat mudah didapatkan melalui situs-situs web tidak dimaksimalkan atau justru memberikan dampak buruk bagi penggunanya.

Materi Pondok Ramadan Lengkap, Narasumber Beragam

Materi Pondok Ramadan Lengkap, Narasumber Beragam

Materi Pondok Ramadan Lengkap, Narasumber Beragam

Materi Pondok Ramadan Lengkap, Narasumber Beragam

Materi Pondok Ramadan Lengkap, Narasumber Beragam

Di SMPN 5 Sidoarjo kegiatan pondok Ramadan berlangsung sejak Jumat

(9/6). Sebanyak 300 siswa dari kelas VII dan VIII wajib mengikuti kegiatan tersebut. ’’Di pondok Ramadan, pembahasan materi keagamaannya lebih mendalam,’’ kata Kepala SMPN 5 Sidoarjo Achmad Lutfi.

Dia mencontohkan pembelajaran tentang adab dalam memperlakukan jenazah. Siswa tidak hanya diajari tata cara salat jenazah. Tetapi juga diajarkan cara memandikan jenazah sesuai dengan tuntunan agama. Mulai ujung rambut sampai ujung kaki.

Yang jadi pembeda, seluruh pemateri dan pengisi acara berasal dari luar sekolah. Dengan begitu, tercipta suasana yang baru. ’’Kami bekerja sama juga dengan lembaga pendidikan maarif Sidoarjo,’’ kata Lutfi. Hari ini (13/6) yang mengisi kegiatan dokter Puskesmas Sidoarjo. Ada pembelajaran khusus bagi siswa perempuan. Terutama tentang kesehatan reproduksi. ’’Salah satunya terkait menstruasi dan kesehatan organ reproduksi,’’ lanjutnya.

Materi Pondok Ramadan Lengkap, Narasumber Beragam

Aneka Kegiatan Pondok Ramadan (Grafis: Herlambang/Jawa Pos/JawaPos.com)

Pada Kamis (15/6) Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo juga didatangkan untuk mengisi materi bahaya penyalahgunaan narkoba beserta cara menghindarkan diri dari pengaruh narkoba. ’’Ada juga dari Rohisda mengenai materi bagaimana biar tidak terpengaruh paham-paham radikal,’’ tutur Lutfi.

Pada Selasa (13/6) para peserta pondok Ramadan mengadakan salat Tarawih bersama sekaligus buka bersama. ’’Dua hari sebelumnya mereka pulang sore, tidak sampai salat Tarawih,’’ ucap Lutfi. Hari ini pula mereka menyelenggarakan bagi-bagi makanan untuk berbuka di depan halaman sekolah.

’’Kalau di SMPN 2 Sedati semua materi diisi guru,’’ jelas Waka Kesiswaan SMPN 2

Sedati Trapsusilowati. Sebanyak 365 siswa kelas VII dan 328 siswa kelas VIII mengikuti acara tahunan tersebut. ’’Kami padatkan materi terkait agama. Setiap hari ada praktik salat Duha,’’ papar perempuan yang akrab disapa Trap itu.

Pemantapan materi tersebut mencakup rukun Islam. ’’Terkait pembelajaran zakat. Beberapa hari lagi mulai digelar pengumpulan zakat,’’ ungkapnya. Siswa jadi panitia penerimaan dan pembagian zakat. Mereka mengumpulkan dan mendata setiap zakat fitrah. Juga, menyalurkannya ke siswa lain yang dianggap kurang mampu. Ada juga yang diserahkan ke masjid di sekitar sekolah. ’’Semua mereka kelola sendiri. Kami yang mengarahkan biar dapat pengalaman langsung,’’ jelasnya.

 

Baca Juga :

 

 

Supaya Yang Malu Berani Berekspresi, Cuap-Cuap lewat Radio Ramadan

Supaya Yang Malu Berani Berekspresi, Cuap-Cuap lewat Radio Ramadan

Supaya Yang Malu Berani Berekspresi, Cuap-Cuap lewat Radio Ramadan

Supaya Yang Malu Berani Berekspresi, Cuap-Cuap lewat Radio Ramadan

Supaya Yang Malu Berani Berekspresi, Cuap-Cuap lewat Radio Ramadan

Bulan Ramadan menjadi momen bagi umat muslim untuk meningkatkan amal ibadah.

Di sekolah-sekolah, kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan semakin ditingkatkan.

PUKUL 09.30, waktunya istirahat bagi para siswa Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM). Mereka mulai berhamburan keluar kelas. Ada yang bermain di halaman, ada pula yang duduk-duduk sambil mengobrol dengan temannya.
Supaya Yang Malu Berani Berekspresi, Cuap-Cuap lewat Radio Ramadan
Radio Ramadan Punya SAIM (Grafis: Rizky Janu/Jawa Pos/.com)

Namun, tak semuanya asyik menikmati jam istirahat dengan bermain. Ada beberapa siswa yang harus melaksanakan tugas khusus hari itu. Yakni, menjadi penyiar dalam kegiatan Radio Ramadan SAIM. Mereka harus belajar bersikap profesional, mendahulukan tugas demi menghibur teman-teman dan seluruh penghuni SAIM.

”Assalamualaikum, hai teman-teman. Hari ini Ambo akan menghibur kalian,” u

cap Sultan Flambo Albana mengawali siaran. Senin (12/6) siswa kelas III Gandaria itu bertugas sebagai penyiar Radio Ramadan. Ambo tidak sendiri. Dia ditemani Ustadah Fira Karim dan Ustadah Ma’rufah. Selain itu, ada M. Hamzah Khadira Rahman dan M. Chalid Khadira Rahman. Si kembar dari TK B.

Sesi pertama diisi dengan pembacaan Surah Al Alaq sekaligus artinya oleh Ambo, Hamzah, dan Chalid. Ustadah Fira dan Mami Ipeh, sapaan Ustadzah Ma’rufah, memuji bacaan ketiganya. ”Semangat sekali bacanya, hayo ini pada puasa enggak?” tanya Ustadah Fira. ”Puasa!” ketiganya menjawab kompak.

Kemudian, ustadah bertanya lagi. ”(Puasa) beduk atau sampai magrib?” sahutnya. ”Sampai magrib,” jawab Ambo, Hamzah, dan Chalid lagi-lagi secara bersamaan.

Mendengar jawaban murid-muridnya, kedua ustadah memberikan tepuk tangan.

Kemudian, mereka bertanya kepada para siswa apa kuncinya bisa tetap ceria meski sedang berpuasa. Ambo yang berada paling dekat dengan keduanya langsung semangat menjawab. Rupanya dia selalu sahur dengan nasi sedikit, minum susu, dan minum air banyak-banyak. ”Berapa ember airnya, Ambo?” tanya Ustadah Fira sambil bercanda. ”Cuma tiga sampai lima gelas saja, ustadah,” jawabnya.

Sesi berbagi tip kuat puasa pun selesai. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penampilan siswa kelas TK B. Mereka bersama-sama menyanyikan lagu anak-anak yang berkaitan dengan bulan Ramadan. Selesai bernyanyi, anak-anak tersebut menghibur pendengar dengan permainan musik angklung. Mereka memainkan lagi Twinkle-Twinkle Little Star sambil bernyanyi.

Radio Ramadan hanya siaran satu jam saat waktu istirahat. Pukul 10.30, siaran selesai. Aktivitas belajar kembali dimulai. Para siswa kembali ke kelas mengikuti pelajaran. Radio Ramadan memang kegiatan khusus sekolah selama bulan puasa. Karena itu, kegiatan tersebut diisi tema-tema keagamaan.

Koordinator kegiatan Ramadan SD Ustad Sukur Afandi menuturkan, kegiatan dimulai pukul 08.00. Para siswa dan guru berdoa bersama selama 15 menit. Setelah itu, mereka mengikuti materi di kelas. Kemudian, ada Radio Ramadan selama jam istirahat. ”Selama puasa tidak ada pelajaran akademik. Kalaupun ada, hanya satu jam sehari,” tuturnya.

Radio Ramadan diisi oleh siswa, mulai TK hingga SMA. Menurut Afandi, penyiar ditunjuk oleh anggota OSIS. Penunjukan tidak didasarkan pada siswa yang aktif dan pandai berbicara di depan umum. Justru mereka memilih siswa yang pemalu. Tujuannya pembelajaran agar mereka berani tampil.

Begitu pula para pengisi acara hiburan. Siswa yang biasanya tidak berani tampil diharuskan mengisi acara. Mereka boleh menampilkan apa saja. Asalkan bisa didengarkan melalui radio. Harapannya, mereka termotivasi untuk berani unjuk gigi di depan umum.

Kegiatan Radio Ramadan juga tidak berbeda dengan radio kebanyakan. Mereka bisa mengirimkan salam kepada siapa saja. ”Anak yang tadinya malu-malu jadi berani menyampaikan salam ke orang tuanya. Setidaknya unek-uneknya bisa tersampaikan,” jelasnya

 

Sumber :

https://articles.abilogic.com/372235/chemical-periodic-table-system.html

Penambahan Jam Belajar Siswa, KPAI: Bisa Perbesar Kasus Bull‎ying di Sekolah

Penambahan Jam Belajar Siswa, KPAI Bisa Perbesar Kasus Bull‎ying di Sekolah

Penambahan Jam Belajar Siswa, KPAI: Bisa Perbesar Kasus Bull‎ying di Sekolah

Penambahan Jam Belajar Siswa, KPAI Bisa Perbesar Kasus Bull‎ying di Sekolah

Penambahan Jam Belajar Siswa, KPAI Bisa Perbesar Kasus Bull‎ying di Sekolah

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni’am Sholeh

mengatakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang berencana menambah jam belajar siswa menjadi 8 jam sehari dinilai tidak akan efektif, hanya untuk menghilangkan kekerasan dan bullying.

Menurut Asrorun, data KPAI dalam 5 tahun terakhir, kasus kekerasan dan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah masih cukup tinggi. Bahkan menduduki peringkat ketiga dari kasus yang masuk ke KPAI.

“Dan ditambahnya jam belajar siswsa ini tidak bisa dijawab hanya dengan mengandangkan anak di sekolah,” ujar Asrorun dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (14/6).

Asrorun menilai, kompleksitas permasalahan pendidikan yang salah satunya soal tindak kekerasan

, bukan dipicu oleh kurangnya jam di sekolah. Tetapi masalah tata kelola dan komitmen terhadap lingkungan yang ramah bagi anak.

Hal yang mendesak untuk dilakukan adalah perbaikan sistem pendidikan dengan spirit menjadikan lingkungan sekolah yang ramah bagi anak. Mewujudkan sekolah yang ramah anak jauh lebih mendasar ketimbang memanjangkan jam sekolah.

“Memanjangkan waktu sekolah tanpa disertai pewujudan lingkungan yang ramah anak justru

akan memperbesar potensi terjadinya kekerasan terhadap anak,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir Effendy berencana mengubah hari belajar menjadi Senin sampai Jumat. Aturan ini dikabarkan mulai berlaku pada tahun ajaran baru 2017-2018. Muhadjir menjelaskan, setiap harinya siswa akan belajar di sekolah selama 8 jam.

Menurut Muhadjir, selama ini di sekolah negeri khusunya memang hanya belajar dari Senin hingga Jumat. Hanya saja siswa masih terbebani dengan kegiatan ekstrakulikuler pada Sabtu atau Minggu.

Dengan adanya aturan ini, siswa tidak perlu lagi berkegiatan di hari Sabtu ataupun Minggu. Dua hari itu nantinya benar-benar menjadi hari libur bagi para siswa.

 

Sumber :

https://articles.abilogic.com/372234/examples-explanatory-texts-definition-structure.html

Globalisasi Kebudayaan dan Cirinya

Globalisasi Kebudayaan dan Cirinya

Globalisasi Kebudayaan dan Cirinya

Globalisasi Kebudayaan dan Cirinya

Globalisasi Kebudayaan dan Cirinya

Globalisasi budaya dimana kebudayaan

diartikan sebagai nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan atau psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan.

 

Perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif

terjadi pada awal abad ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.

 

Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan antara lain sebagai berikut.

a. Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.
b. Penyebaran prinsip multikebudayaan, dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
c. Berkembangnya turisme dan pariwisata.
d. Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
e. Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain-lain.
f. Bertambah banyaknya event-event berskala global seperti Piala Dunia.

Baca : 

Perubahan Sosial

Perubahan Sosial

Perubahan Sosial

Perubahan Sosial

Perubahan Sosial

Setiap saat masyarakat selalu mengalami perubahan. Jika dibandingkan apa yang tejadi saat ini dengan beberapa tahun yang lalu. Maka akan banyak ditemukan perubahan baik yang direncanakan atau tidak, kecil atau besar, serta cepat atau lambat. Perubahan-perubahan tersebut dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan sosial yang ada. Dimana manusia selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya. Oleh karena itu manusia selalu mencari sesuatu agar hidupnya lebih baik.

Sebagai contoh kasus, dahulu keluarga sepenuhnya berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi anak-anak yang belum dewasa, sumber pengetahuan (pendidikan) dan keterampilan serta sumber ekonomi. Namun, pada masa sekarang, fungsi keluarga mengalami perubahan. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan dari keluarga, tetapi juga melalui berbagai media massa, seperti televisi, radio, koran dan internet.

1. Pengertian Perubahan Sosial

Ada beberapa ahli sosiologi yang memberikan definisi perubahan sosial, antara lain.

a. J.L Gillin dan J.P Gillin

Perubahan sosial adalah suatu variasi dari cara hidup yang diterima, akibat adanya perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, kompoisisi penduduk, ideologi, maupun karena difusi dan penemuan baru dalam masyarakat.

b. Kingsley Davis 

Mengartikan perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Misalnya, timbulnya pengorganisasian buruh dalam masyarakat kapitalis telah menyebabkan perubahan-perubahan dalam hubungan antara buruh dengan majikan dan seterusnya menyebabkan perubahan-perubahan dalam organisasi ekonomi dan politik.

c. William F Ogburn 

Mengemukakan ruang lingkup perubahan-perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan baik yang material maupun yang immaterial, yang ditekankan adalah pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial.

 

d. Selo Soemardjan

Perubahan sosial adalah perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

e. Samuel Koening 

Perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia yang terjadi karena sebab-sebab intern maupun sebab-sebab ekstern.

f. Mac Iver

Perubahan sosial adalah perubahan-perubahan dalam hubungan sosial atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan hubungan sosial.

Berdasarkan definisi-definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur sosial dan lembaga sosial masyarakat. Perubahan sosial meliputi perubahan dalam berbagai hal, seperti perubahan teknologi, perilaku, sistem sosial dan norma. Perubahan tersebut mempengaruhi individu dalam masyarakat tertentu.

 

Sumber : http://bupropion.lo.gs/contoh-teks-eksplanasi-singkat-a165655880

Dampak Modernisasi dan Globalisasi

Dampak Modernisasi dan Globalisasi

Dampak Modernisasi dan Globalisasi

Dampak Modernisasi dan Globalisasi

Dampak Modernisasi dan Globalisasi

Modernisasi dan globalisasi memiliki dampak atau akibat bagi manusia dan lingkungannya, dampak yang baik (positif) ataupun buruk (negatif).

1. Dampak Positif

Dampak positif dari modernisasi dan globalisasi antara lain sebagai berikut.
a. Memudahkan untuk mendapatkan barang yang berkualitas bagus dengan harga yang paling murah.
b. Tersedianya lapangan pekerjaan bagi tenaga profesional.
c. Perkembangan teknologi untuk kesejahteraan masyarakat dunia.
d. Komunikasi tanpa dibatasi jarak dan waktu sehingga dapat memperlancar perdagangan internasional.
e. Terbukanya peluang bisnis dan kemudahan di bidang pendidikan, politik, pertahanan dan keamanan.

Pembangunan yang lebih terencana dan berorientasi

pada kebutuhan hidup warga dunia.
g. Penanaman modal asing memicu pertumbuhan ekonomi negara berkembang.
h. Terjadinya migrasi yang tinggi dalam suatu negara maupun dari negara yang satu ke negara yang lain.
i. Bercampurnya berbagai kebudayaan dari berbagai daerah dan negara.

Dampak Negatif

Dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi antara lain sebagai berikut.
a. Bergesernya nilai-nilai dan sikap seseorang karena pengaruh negatif dari teknologi komputerisasi, media massa, dan alat komunikasi.
b. Tumbuhnya mental frustasi, minder, stres dan tertekan karena tidak dapat mengikuti perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.
c. Posisi tawar yang selalu kalah bagi negara berkembang yang dikalahkan oleh negara maju membuat negara berkembang semakin terpuruk dan tidak dapat berkompetisi dengan negara maju.

Orientasi hidup hanya pada nilai ekonomi

menyebabkan bergesernya nilai-nilai kemanusiaan, keharmonisan hidup dengan lingkungan dan kehangatan persahabatan.
e. Hilangnya budaya asli daerah tertentu akibat tidak dipatenkan.
f. Makin merajalelalnya kaum kapitalis atau pemilik modal yang dengan leluasa menanamkan modalnya di segala penjuru dunia.
g. Kemajuan teknologi yang dimanfaatkan untuk merusak dunia menjadi ketakutan semua pihak.

Sumber : http://bupropion.lo.gs/contoh-teks-eksplanasi-singkat-a165655880