twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Lebih 91 Persen SMA/SMK di Banten Selenggarakan UNBK Mandiri

Lebih 91 Persen SMA/SMK di Banten Selenggarakan UNBK Mandiri

Lebih 91 Persen SMA SMK di Banten Selenggarakan UNBK Mandiri

Lebih 91 Persen SMA SMK di Banten Selenggarakan UNBK Mandiri

Sebanyak 1.095 atau 91,32 persen SMA/SMK di Banten telah menyelenggarakan Ujian Nasional

Berbasis Komputer (UNBK) secara mandiri atau melakukannya di gedung sekolahnya masing-masing.

Hanya 104 sekolah atau 0,68 persen SMA/SMK di Banten yang masih menyelenggarakan UNBK dengan cara menumpang ke sekolah lainnya pada tahun ini.

“Pemprov Banten terus meningkatkan fasilitas sekolah SMA/SMK yang sejak beberapa tahun ini kewenangannya dilimpahkan ke provinsi dari sebelumnya di kabupaten/kota,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy usai meninjau penyelenggaraan UNBK tingkat SMA sederajat di SMAN 1 Baros, Kabupaten Serang, Kamis (4/4/2019).

Andika yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Engkos Kosasih

Samanhudi sempat meninjau ruang kelas baru di sekolah tersebut. Andika mengaku puas dengan kondisi ruang kelas baru di sekolah tersebut.

Bahkan Andika sempat mencoba duduk di bangku belajar yang terdapat di ruang kelas baru tersebut. “Wah, ini sih bangkunya saja sudah seperti bangku kuliah di perguruan tinggi nih,” kata Andika.

Andika mengakui telah ada peningkatan pelayanan pendidikan di Provinsi Banten. Selain infrastruktur berupa ruang kelas dan penunjangnya seperti mebel, Andika memastikan kesejahteraan guru juga menjadi perhatian Pemprov Banten.

“Jadi sudah tidak ada alasan lagi sekarang warga Banten tidak bisa melanjutkan sekolah ke tingkat SMA sederajat, karena semua (pembiayaan) kita upayakan ter-cover melalui Biaya Operasional Sekolah Daerah (Bosda),” ujarnya.

Andika mengatakan pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMA/SMK dan sederajat tahun ini relatif lancar.

Semua kebutuhan penyelenggaraan UNBK mulai dari unit komputer hingga jaringan internet dilaporkan relatif tidak ada masalah.

“Hari ini saya lihat sendiri di sekolah ini semuanya lancar,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Engkos Kosasih Samanhudi mengungkapkan sudah sejak dua tahun terakhir, semua SMA/SMK di Banten menyelenggarakan UNBK atau sudah tidak ada lagi sekolah yang menggelar UN tidak berbasis komputer atau secara manual.

Hal ini, kata Engkos, tidak lain sebagai upaya Pemprov Banten meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Banten sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Sudah 100 persen SMA/SMK di Banten menyelenggarakan UNBK sejak dua tahun lalu,” katanya.

 

Sumber :

http://fenilu95.web.stmikayani.ac.id/sejarah-sunan-bejagung/