twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Sebanyak 70 Persen Lulusan SMKN 13 Bandung Diterima Bekerja

Sebanyak 70 Persen Lulusan SMKN 13 Bandung Diterima Bekerja

Sebanyak 70 Persen Lulusan SMKN 13 Bandung Diterima Bekerja

Sebanyak 70 Persen Lulusan SMKN 13 Bandung Diterima Bekerja

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 13 Bandung mewisuda 345 lulusan tahun ajaran 2018/2019

. Prosesi wisuda ini berlangsung di Gedung Balai Sartika Bikasoga, Jln. Suryalaya Indah No. 1-3, Kota Bandung, Senin (8/7/2019). Bahkan, sebanyak 70% lulusan SMK yang merupakan reviltalisasi pemerintah ini sudah diterima bekerja di beberapa perusahaan.

Sekolah yang memiliki 3 program studi unggulan ini sudah mendapatkan akreditasi A. Salah satu keunggulan yang dimiliki sekolah ini, yakni kerja sama dengan pihak industri. Hal ini tentu memudahkan siswa untuk mendapatkan pekerjaan sesuai keahliannya. Selain itu, pengembangan pendidikan karakter dan kreativitas melalui ekstrakurikuler pun dikedepankan.

Kepala SMKN 13 Bandung, Ino Soprano menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan kerja sama

dengan pihak industri. Selain membuat program pengenalan lapangan (PPL) untuk memudahkan akses lapangan pekerjaan bagi siswa, pihak sekolah juga menjalin kerja sama dengan mengadakan kelas industri.

“Jadi siswa bukan hanya melaksanakan PPL, tapi juga kita buatkan program kelas industri, yakni kelas yang dibina langsung oleh pihak industri,” ungkapnya saat ditemui di SMKN 13 Bandung, Jln. Soekarno-Hatta KM 10, Kota Bandung, Senin (8/7/2019).

Program kelas industri tersebut, lanjut Ino, mencakup pembelajaran yang lebih menyeluruh mengenai industri terkait.

Sehingga, anak mendapatkan ilmu yang lebih komperehensif. Selain itu, kerja sama ini juga memiliki program lain, yakni kunjungan industri, guru magang, dan guru tamu.

“Salah satunya, sekolah mengirimkan guru ke industri melalui guru magang. Sedangkan program guru tamu, yakni mengundang pihak industri untuk datang ke sekolah serta membawa bahan dan alat pembelajaran,” tuturnya.

Siswa SMKN 13 Bandung yang diwisuda, antara lain kompetensi keahlian kimia analisis sebanyak 178 orang, keahlian teknik komputer 102 orang, dan rekayasa perangkat lunak 65 orang.***

 

Baca Juga :