twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Reproduksi lokalitas bahas daerah

Reproduksi lokalitas bahas daerah

Reproduksi lokalitas bahas daerah

Reproduksi lokalitas bahas daerah

Proses transformasi keluarga Indonesia secara meluas dari karakter

Yang relatif “ tradisional” ke suatu karakter modern dengan gaya hidup dan ukuran nilai baru. Hubungan-hubungan sosial antar orang dalam keluarga modern bersifat lebih terbuka dan dialigis sehingga variasi tata nili dan ukuran dapat dinegosiasikan antar anggota keluarga.

Proses perubahan tata nilai dalam masyarakat yang tampak dari konflik-konflik sosial akibat relativitas nilai. Tingkat keabsahan suatu perilaku menjadi sangat relatif dan dapat dinegosiasikan baik didalam kelompok maupun diluar kelompok, sehingga ciri lokal,seperti bahasa daerah nusantara ini, bukan lagi bahasa satu-satunya akibat banyak bahasa alternatif yang dipakai.

Proses melemahnya peran institusi kebudayaan yang secara ideal berperan dalam pembentukan, pengembangan dan pelestarian nilai dan praktik sosial.

Bahasa Nusantara pada Millenium III

Arus Globalisasi membawa memiliki dampak langsung terhadap bahasa daerah, yaitu, pertama, Globalisasi telah meredifinisi batas-batas bahasa secara secara lebih luas dimana hubungan antar bahasa  satu dengan bahasa lain menjadi lebih terbuka. Kedua, sifat ekspansif globalisasi telah menyebabakan subordinasi bahasa daerah semakin kuat.ketiga, arus globalisasi menyebabkan hilangnya saluran enkulturasi nilai dan norma-norma daerah. Kebudayaan daerah dalam hal ini tidak lagi menjadi acuan dalam sikap dan praktik sosial.

Keberadaan bahasa saat daerah perlu dipahami lebih dalam, agar dapat digunakan secara lebih tepat. Pertama, bahasa nusantara harus diperlakukan sebagai suatu kesatuan yang memiliki kaitan kosmologis satu dengan yang lain. Kedua, perlu dipikirkan pengembangan kurikulum yang lebih sesuai agar mampu mempengaruhi cara pikir dan bertingkah laku. Ketiga, sosialisasi bahasa daerah secara lebih ekspansif dengan memperhatikan kelompok target dan media penyampaian untuk itu, media menyampaiakan harus disesuaikan dengan karakter target. Terutama dengan simbol yang dipahami melalui saluran yang biasa diakses oleh kelompok tersebut.

Sumber : https://uptodown.co.id/