twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Kisah Nabi Idris A.S.

Table of Contents

Kisah Nabi Idris A.S.

Tidak banyak info yang didpti tentang kisah Nabi Idris di di dalam Al-Quran mahupun di dalam kitab-kitab Tafsir dan kitab-kitab histori nabi-nabi.Di di dalam Al-Quran cuma terdpt dua ayat tentang Nabi Idris iaitu di dalam surah Maryam ayat 56 dan 57:

“Dan ceritakanlah hai Muhammad kepada mereka , kisah Idris yang terdpt tersebut di di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sgt membetulkan dan seorang nabi. 57 – Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” Maryam : 56 – 57

Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam putera dari Yarid bin Mihla’iel bin Qinan bin Anusy bin Syith bin Adam A.S. dan adalah keturunan pertama yang dikurniai kenabian menjadi Nabi sesudah Adam dan Syith.
Nabi Idris menurut kala riwayat bermukim di Mesir di mana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadat menyembah Allah dan juga membeeri beberapa pendoman hidup bagi pengikut-pengikutnya sehingga menyelamat diri darii seksaan di akhirat dan kehancuran dan juga kebinasaan di dunia. Ia hidup hingga umur 82 tahun.

Diantara beberapa nasihat dan kalimat mutiaranya ialah :
Kesabaran yang
disertai iman kepada Allah mempunyai kemenangan.
Orang yang suka ialah orang yang berwaspada dan menghendaki syafaat dari Tuhannya bersama dengan amal-amal solehnya.
Bila anda memohon suatu hal kepada Allah dan berdoa maka ikhlaskanlah niatmu demikian pula puasa dan solatmu.
Janganlah bersumpah di dalam situasi anda berdusta dan janganlah menuntup sumpah dari orang yang berdusta sehingga anda tidak menyekutui mereka di dalam dosa.
Taatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu dan juga penuhilah selamanya mulut-mulutmu bersama dengan ucapan syukur dan puji kepada Allah.
Janganlah iri hati kepada orang-orang yang baik nasibnya, karena mereka tidak dapat banyak dan lama menikmati kebaikan nasibnya.
Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak suatu hal pun dapat memuaskannya.
Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya seorang tidak dpt bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang diperolehinya itu.
Dalam pertalian bersama dengan firman Allah bahawa Nabi Idris diangkat kemartabat tinggi Ibnu Abi Hatim di dalam tafsirnya meriwayatkan bahawa Nabi Idris wafat tatkala berada di langit keempat dibawa oleh seorang Malaikat Wallahu a’alam bissawab.

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/

Baca Juga :