twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Target Rampungkan Sertifikasi Kepsek 2020

Target Rampungkan Sertifikasi Kepsek 2020

Target Rampungkan Sertifikasi Kepsek 2020

Target Rampungkan Sertifikasi Kepsek 2020

Sebanyak 230.000 kepala sekolah di seluruh Indo­nesia masih belum memiliki sertifikat diklat profesi

. Sekre­taris Jenderal (Sekjen) Direk­torat Guru dan Tenaga Kependi­dikan Kemendikbud, Muham­mad Qudrat Wisnu Aji, menga­ta­kan, dari 311.933 kepala seko­lah yang ada baru 89.904 dari mereka yang meme­gang sertifikat.

Agar masa­lah itu teratasi, maka Ke­men­dikbud berupaya mening­katkan kapas­itas dan kompetensi mereka melalui Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) di setiap kabu­paten/kota. Saat ini baru ada 79 LPD dan kemung­kinan ma­sih besar peluang Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK).

”Penyelenggaraan sertifikasi kepala sekolah harus selesai paling lambat 2020

sesuai kepu­tu­san Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan,” kata Qudrat di Jakarta, Selasa (21/5). Berdasarkan posisi jabatannya di sekolah, maka sertifikasi kepala sekolah sangat penting, mengingat jabatan tersebut bukan jabatan tambahan lanta­ran seorang pemimpin di seko­lah tak diwajibkan meng­ajar di kelas.

Kompetensi yang lebih penting untuk diemban seorang kepsek yakni kemampuan mereka dalam manajemen dan wirausaha. Namun, saat ini jumlah kepala sekolah yang telah tersertifikasi masih sangat sedikit.

”Makanya kehadiran LPD sangat penting. Kemung­kinan masih besar kerja sama LPD

untuk memberikan peni­ng­­katan kompetensi bagi kepala sekolah,” ujarnya.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah pada 9 April 2018, kepa­la sekolah wajib memiliki sertifikat calon kepala sekolah sebagai syarat profesionalisme dalam pelaksa­naan tugasnya (manajerial, supervisi dan peng­embangan kewirau­sahaan).

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/