twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Bahas Bonus Demografi, Dvillage ITS Ajak Pemuda Bersiap

Bahas Bonus Demografi, Dvillage ITS Ajak Pemuda Bersiap

Bahas Bonus Demografi, Dvillage ITS Ajak Pemuda Bersiap

Bahas Bonus Demografi, Dvillage ITS Ajak Pemuda Bersiap

Indonesia saat ini tengah memasuki era bonus demografi. Bonus demografi

ialah kondisi ketika usia produktif penduduk lebih besar daripada usia nonproduktif. Untuk memaksimalkan pemuda pada era bonus demografi, Dvillage Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menggelar talkshow bertajuk Youth Optimism of Indonesia. Talkshow ini bertujuan memberikan pemahaman pada generasi muda tentang peran mereka dalam membangun bangsa menjadi lebih baik. TownSquare Surabaya, Minggu (25/3).

Brand Manager AXE, Unilever Indonesia, Raditya Beer mengungkapkan perubahan dunia yang semakin cepat ikut mengarahkan manusia menjadi konsumen yang selektif. Hal itu terbukti dengan berdirinya berbagai industri kreatif di bidang makanan, pakaian dan produk kriya. “Oleh karena itu, pemuda harus mampu menunjukkan peran dalam menghadapi perubahan tersebut, contohnya berpikir kritis dan kreatif,” ujarnya memulai talkshow.

Radit, mengungkapkan untuk mempersiapkan daya saing pemuda dalam menghadapi

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), pemuda harus melihat persaingan ekonomi dengan perspektif berbeda. Pemuda harus memiliki pemikiran visioner guna mengembangkan diri. Selain itu, generasi muda harus memiliki kemampuan pemecahan masalah yang baik. “Harus mampu memberikan complex problem solving,” tandasnya.

BACA JUGA – Mahasiswa Arsitektur Perlu Kenal UU Arsitek

Pendiri Good News from Indonesia selaku pembicara kedua,Akhyari Hananto menjelaskan indeks daya saing Indonesia menempati posisi ke-36 sesuai data dari World Economic Record. Untuk itu, Indonesia harus memiliki sumber daya yang memadai untuk menunjang majunya bangsa ini. Memasuki bonus demografi di tahun 2030, Indonesia termasuk dalam lima negara dengan ekonomi terbaik setelah Cina, Amerika Serikat, India dan Jepang. “ Ini menjadi berita baik dari peningkatan bonus demografi bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa berita tersebut bisa menjadi bumerang bagi bangsa Indonesia jika tidak

dimanfaatkan dengan baik. Maka dari itu, Indonesia harus meningkatkan daya saing para pemudanya. “Generasi yang ada harus diberi kesempatan, mereka harus dibangun dalam kekuatan daya saing,” tambahnya.

 

Sumber :

https://compass.centralmethodist.edu/ICS/Academics/OTA/OTA107__CM16/SPRG_2017_UNDG-OTA107__CM16_-A/Blog_1.jnz?portlet=Blog_1&screen=View+Post&screenType=next&&Id=b948ea76-a5ee-408e-91d5-4d8dedc1a018