twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Gelar Pajero, Ratusan Siswa SDIT Avicenna Bagikan 2.018 Kurma

Gelar Pajero, Ratusan Siswa SDIT Avicenna Bagikan 2.018 Kurma

Gelar Pajero, Ratusan Siswa SDIT Avicenna Bagikan 2.018 Kurma

Gelar Pajero, Ratusan Siswa SDIT Avicenna Bagikan 2.018 Kurma

Tak kurang dari 300 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Avicenna Kecamatan Lasem

, Rembang, menggelar pawai jelang Romadhon (Pajero), menyusuri jalanan Kecamatan Lasem, Rabu (9/5/2018).

Para peserta berjalan kaki menempuh jarak sekitar 3 kilometer. Rute yang dilintasi yakni mulai dari halaman sekolah setempat menuju ke barat hingga persimpangan masjid Jami’ Lasem. Dilanjutkan belok ke selatan hingga persimpangan cap jago Kecamatan Lasem.

Kemudian belok ke arah timur hingga Pondok Pesantren Al Wahdah Sumbergirang

, Lasem dan kembali ke halaman SDIT Avicenna Lasem.

Selama perjalanan, para siswa peserta pawai membawa sejumlah atribut sosialisasi bernadakan ajakan untuk berpuasa. Yang menarik perhatian adalam barisan pawai tersebut juga diisi tim marching band dari siswa SD.

Dibantu oleh guru, para siswa juga membagikan buah kurma sebanyak 2.018 buah kepada para pengguna jalan yang melintas, dan masyarakat yang terlintasi rute pawai.

Ratusan Siswa SDIT Avicenna – Berita Rembang
Kepala SDIT Avicenna Lasem, Muhammad Suyuti menyebutkan, kegiatan tersebut selain sebagai media edukasi pada siswa untuk senantiasa berbagi kepada sesama, juga mengingatkan pada masyarakat bahwa bulan puasa segera tiba.

“Buah kurma ini sendiri memang kan sudah semacam menjadi ikon Ramadhan.

Karena merupakan sunnah nabi untuk makan buah tersebut waktu puasa,” jelasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan yang telah digelar setiap tahun itu, dapat mengedukasi masyarakat bahwa siswa-siswi yang masih dibawah umur pun bersemangat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap tahun untuk memberitahu masyarakat bahwa Ramadhan segera tiba, agar menyambutnya dengan sukacita. Dan mempersiapkan diri karena cuaca tahun ini panasnya ekstrim,” katanya.

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/gunner-diary/