twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Tips Pendidikan Karakter Sederhana Sekolah di Jepang

Tips Pendidikan Karakter Sederhana Sekolah di Jepang

Sebagai negara maju yg berperan pada banyak sekali bidang penting di dunia, Jepang memiliki poly hal yg cukup populer.

Siapa yg tak kenal kebudayaan Jepang? Selain tradisi leluhurnya yg banyak diangkat menjadi manga atau anime, karakter penduduknya pula begitu menarik. Betapa seriusnya Jepang terhadap pendidikan karakter.

Jadi pendidikan karakter sekolah dasar sudah mengajarkan bagaimana cara berinteraksi, mengenal emosi orang lain, menekan egosentris, gotong royong, disiplin, dan tertib.

Melalui serangkaian pendidikan karakter tadi, anak didik sekolah dasar pada Jepang dibutuhkan tumbuh sebagai insan dengan karakter yang cantik dan kuat. Sehingga mereka siap sebagai bagian dari warga yang tangguh.

1.Post It ucapan terima kasih
Post It ucapan terima kasih atau Arigatou Posuto Itto poly ditempel di sebuah media berbentuk hati. Tempelan-tempelan post it berwarna merah hati ini berisi ucapan terima kasih anak didik terhadap temannya.

Misalnya “terima kasih lantaran telah membuatkan bekal”, “terima kasih karena sudah meminjami saya pulpen”, & banyak lagi. Pemilihan warna & bentuk media “hati” tempelan juga memiliki tujuan eksklusif pastinya.

Dari hal sederhana sepeti ini kita bisa belajar supaya nir lupa mengucapkan terima kasih meskipun untuk hal sepele. Kamu jua ingat bilang terima kasih buat orang yang telah membantu engkau ya.

2.Peta keamanan lingkungan
Peta Keamanan Lingkungan biasa disebut Chiiki Anzen Mappu merupakan salah satu cara yg dilakukan sekolah di Jepang buat mendidik siswanya peduli menggunakan keamanan lingkungan.

Siswa pada Jepang membuat karya berupa peta “Chiiki Anzen Mappu” yg isinya berupa tempelan foto dan berita hasil karya siswa. Misalnya terdapat sebuah foto perempatan jalan, nah di bawahnya akan diberi catatan tulisan, “Di sini poly tikungan, lho. Kalian hati-hati ya kalo lewat sini karna poly orang dan sepeda!”

3.Mendidik gotong royong
Banyak goresan pena pada dinding sekolah Jepang mendidik agar sanggup selalu gotong royong. Kalau kamu acapkali nonton anime atau baca manga pasti tahu bahwa sekolah pada Jepang punya pembagian jadwal piket membersihkan kelas atau pembagian pengurus makan siang. Nah, di dinding sekolah di jepang niscaya tertempel jadwal tugasnya.

4.Mendidik buat selalu memiliki tujuan
Di beberapa sekolahan Jepang terdapat banyak tempelan foto siswa yang dibawahnya masih ada goresan pena siswa tersebut. Tulisan itu isinya berupa sasaran yg ingin dicapai murid tersebut pada semester ini.

Target mereka gak muluk-muluk, malah terkesan sederhana misalnya “ingin mampu bangun pagi”, “ingin rutin makan sayur”, “nggak terlambat tiba sekolah” & masih banyak lagi. Tempelan tersebut ada poly banget macam targetnya. Bisa sasaran bulanan atau tahunan, sasaran langsung atau sasaran seluruh murid di sekolah.

5.Koran yg ditulis tangan
Koran yang ditulis tangan atau tegaki shinbun ini ditulis sendiri oleh murid. Meskipun begitu layout dan isinya ngga kalah menarik dengan koran dalam umumnya.

6.Mengasah empati
Pihak sekolah mengasah ikut merasakan nir dengan cara memberi pidato panjang kali lebar kali tinggi yg membosankan. Kamu jua niscaya bosan kan mendengarkan ceramah?

Mereka cukup menaruh gambar lalu siswa diminta menuliskan ungkapan atau istilah-istilah yg akan diucapkan apabila melihat orang misalnya digambar. Jadi kesannya gak omong doang akan tetapi bisa langsung terjun ke lapangan melihat kondisi yang terdapat.

Sumberhttps://www.surveymonkey.com/r/WQYTPVV