twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

CEO Google Akui Artificial Intelligence Ancam Banyak Pekerjaan

CEO Google Akui Artificial Intelligence Ancam Banyak Pekerjaan

CEO Google Akui Artificial Intelligence Ancam Banyak Pekerjaan

CEO Google Akui Artificial Intelligence Ancam Banyak Pekerjaan

MOUNTAIN VIEW – Banyak raksasa teknologi yang tengah mengembangkan

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk diterapkan di berbagai sektor kehidupan. Hal ini pun langsung menimbulkan pro-kontra di tengah masyarakat.

Ada kekhawatiran bahwa AI akan mengambil alih peran manusia, sehingga pada akhirnya bisa membahayakan kehidupan. Namun kecerdasan buatan adalah perkembangan teknologi yang harus diadopsi, karena bisa digunakan untuk membantu kehidupan manusia lebih baik lagi.

Bos Tesla, perusahaan mobil listrik pertama di dunia, Elon Musk adalah

satu di antara orang yang percaya dengan kekhawatiran dari dampak negatif AI. Dia menilai Artificial Intelligence merupakan sesuatu yang mengkhawatirkan karena melihat kecerdasan buatan bisa menjadi ancaman bagi publik secara keseluruhan.

Baca Juga:

Ini Alasan Skor Huawei P40 Pro di AnTuTu Kalah dari Snapdragon 855 Plus
Bosan di Rumah? Video Group Google Duo Bisa Jadi ‘Obatnya’

Lebih tegas dikatakan, kecerdasan buatan kelak bisa menghancurkan manusia jika tidak bisa lagi dikontrol perusahaan teknologi. Musk berpendapat, umat manusia memiliki kesempatan yang kecil untuk “selamat” jika kecerdasan buatan bisa menguasai dunia.

“Mungkin cuma ada 10% saja kesempatan manusia bisa menciptakan teknologi

kecerdasan buatan yang aman,” ungkap Musk baru-baru ini.

Tetapi hal berbeda disampaikan CEO Google, Sundar Pichai. Saat wawancara dengan televisi beberapa hari lalu, dia mengatakan, AI adalah salah satu hal terpenting yang sedang dikerjakan manusia. “AI dapat membantu manusia menemukan obat kanker, atau solusi untuk masalah perubahan iklim di dunia,” kata Sundar Pinchai seperti disitat

 

sumber :

https://teknosentrik.com/