twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Gaslighting: Definisi, Ciri-Ciri, Penyebab, Cara Mengatasi, dll

Gaslighting: Definisi, Ciri-Ciri, Penyebab, Cara Mengatasi, dll

Gaslighting adalah kelainan psikologis di mana seseorang lakukan taktik untuk mendapatkan kekuatan yang lebih bersama dengan langkah berbohong hingga mengakibatkan orang lain mempertanyakan keberadaan diri mereka sendiri. Konsep ini paling kerap terjadi dalam sebuah jalinan emosional. Ketahui apa itu gaslighting, ciri, gejala, langkah mengatasinya, dll.

Apa Itu Gaslighting?
Gaslighting adalah sebuah masalah psikologi berupa wujud pelecehan secara emosional dari seseorang yang disebut bersama dengan gaslighter kepada orang lain demi mendapatkan kekuatan atau perasaan bahwa dirinya adalah yang paling benar.

Istilah gaslighting disita dari sebuah film berjudul Gaslight (1944) yang diperankan oleh Charles Boyer yaitu seorang suami yang senang menyiksa istrinya. Tokoh Charles Boyer pun meyakinkan sang istri bahwa istrinya sudah gila, hingga sang istri amat mempertanyakan kewarasan dirinya sendiri.

Berdasarkan budaya populer, tabiat ini melukiskan kekerasan secara emosional dari seorang pria kepada pasangan wanita atau sebaliknya, namun gaslighting mampu terjadi pada jalinan bersama dengan bos, teman, orang tua, tokoh masyarakat, dan siapa saja. Bentuk gaslighting yang paling menyadari sesungguhnya terjadi antara jalinan bersama dengan pasangan.

Seorang gaslighter amat erat hubungannya bersama dengan tabiat umum kekerasan, diktator, narsis, dan pemimpin yang selalu mendambakan diakui besar dan benar. Perilaku ini ditunjukkan bersama dengan langkah berbohong, memanipulasi, dan memaksa orang lain hingga orang selanjutnya mempertanyakan pikiran, ingatan, peristiwa, persepsi, dan keberadaan diri mereka sendiri.

Sebagai misal masalah gaslighting adalah dikala pasangan Anda lakukan sebuah kekeliruan dalam sebuah peristiwa, namun pasangan Anda yang seorang gaslighting bakal menyangkal, berbohong, dan memanipulasi cerita hingga Anda pun mempertanyakan ingatan atau realistis diri Anda sendiri. Hasilnya, Anda bisa saja sepakat bersama dengan pasangan Anda dan mengakui bahwa Anda yang keliru mengingat atau bertindak. Kebanyakan masalah gaslighting dimulai dari hal-hal kecil hingga korban bisa saja tidak menyadarinya.

Dalam masalah yang lebih besar, seorang gaslighter bakal menggunakan kepercayaan seseorang untuk mendapatkan pemeriksaan atas target tertentu, mendiskreditkan orang lain lebih lanjut, dan menggunakan kemenangan atau hal-hal baik di masa lalu untuk memanipulasi. Korban bakal jadi diperas dan disakiti secara emosional, tidak jarang mengganggu psikologinya dan mengganggu kehidupan sehari-hari.

Gejala Gaslighting
Sangat susah untuk mengidentifikasi apakah seseorang mempunyai sifat atau beberapa ciri gatlighting.

Berikut ini tanda-tanda seseorang yang mempunyai sifat gaslighting berdasarkan buku Gaslighting: Recognize Manipulative and Emotionally Abusive People – and Break Free:

1. Berbohong
Seorang gaslighter bakal berbohong secara terang-terang dan Anda bakal bertanya-tanya apakah yang dikatakannya benar atau tidak. Tujuan utama dari gaslighter adalah untuk mengakibatkan korbannya tidak stabil dan tidak bersemangat supaya mereka mampu melancarkan taktik selanjutnya.

2. Menyangkal
Orang bersama dengan gaslighting bakal menyangkal apa-pun yang Anda katakan atau peduli meskipun Anda mempunyai bukti yang jelas. Mereka bakal tetap menyangkal hingga Anda jadi bahwa dia benar dan Anda bakal mempertanyakan realitas diri Anda sendiri. Semakin Anda menanyakan kebenaran diri Anda sendiri, maka secara tidak langsung Anda sudah menerima penyangkalan yang mereka buat.

3. Mengancam Anda bersama dengan Benda atau Orang yang Anda Sayangi
Sebagai misal gaslighting dalam rumah tangga, pasangan Anda bakal menggunakan anak sebagai amunisi untuk menyatakan bahwa dirinya benar. Hal ini dilaksanakan karena pasangan Anda menyadari bahwa anak Anda adalah semua nya untuk Anda supaya dia menggunakannya untuk menyerang Anda.

Pasangan yang seorang gaslighter bakal menyalahkan Anda bahwa Anda bakal menjadi orang yang pantas atau orang yang baik kalau Anda tidak mempunyai segala sifat buruk. Seorang gaslighter bakal mengancam Anda bersama dengan pondasi sifat dan tabiat Anda sendiri.

4. Menjatuhkan
Hal paling beresiko dari gaslighting adalah orang selanjutnya bakal menjatuhkan Anda setiap sementara bersama dengan kebohongan, komentar sinis, atau pengakuan jahat yang tidak Anda sadari.

Perilaku ini dilaksanakan sedikit demi sedikit dari hal-hal kecil hingga Anda tidak menyadari jikalau orang selanjutnya sedang menjatuhkan Anda pelan-pelan.

5. Perkataan Tidak Sesuai bersama dengan Tindakan
Seorang gaslighter bakal menjelaskan banyak hal baik namun tidak tersedia tindakan yang tepat. Mereka hanya banyak bicara dan berbohong.

Pada dasarnya, beberapa ciri gaslighting adalah mereka bakal berupaya memprovokasi, memanipulasi, menjatuhkan, dan berbohong pada Anda hingga mengakibatkan Anda berpikir bahwa Anda yang keliru dan mereka yang benar. Korban pun bakal perlahan-lahan mempertanyakan keberadaan, kebenaran, dan kewarasan diri sendiri.

Penyebab Gaslighting
Ada banyak faktor yang mengakibatkan seseorang mempunyai kecenderungan tabiat gaslighting, namun secara ilmu psikologi ini dikategorikan sebagai kelainan psikologis yang disebut masalah kepribadian narsisistik atau narcissistic personality disorder.

Orang bersama dengan kepribadian narsistik menjadikan diri mereka sendiri sebagai fokus utama di mana mereka jadi perlu bagi orang lain dan bakal menuntut banyak kalau mereka tidak diperhatikan, tidak dipuji, tidak diakui benar, dan tidak mendapat atensi.

Mereka mempunyai sudut pandang perlu kehidupan dan masa depan diri sendiri tanpa mengayalkan orang lain, jikalau sementara mereka bakal menggunakan orang lain demi mendapatkan suatu hal untuk diri sendiri. Kepribadian narsistik condong mempunyai sifat pendukung lain seperti gaslighting, diktator, dan tabiat kekerasan demi mencukupi kepuasan diri sendiri.

Cara Menghindari Diri dari Hubungan Gaslighting
Sangat susah untuk menyadari tabiat gaslighting ini karena mereka bermain bersama dengan perasaan Anda. Apabila Anda berada dalam jalinan gaslighting baik bersama dengan pasangan, pekerjaan, atau kelompok lainnya, Anda perlu menggunakan keterampilan emosional, seperti:

1. Identifikasi Masalah
Apabila tersedia masalah bersama dengan seorang gaslighter, pastikan Anda hanya bakal mengkaji dan fokus pada masalah tersebut. Jangan mengkaji atau menggunakan hal-hal lain untuk mengakibatkan keliru satu jadi benar dan yang lainnya jadi kalah.

2. Pastikan Kebenaran
Anda mampu mencatat atau merekam pembicaraan Anda bersama dengan seorang gaslighter supaya Anda mampu lihat masalah secara objektif. Anda juga bakal menyadari di bagian mana pembicaraan bakal membelok dari kenyataan dan berubah ke sudut pandang orang lain.

3. Cari Tahu Apakah Pasangan atau Orang yang Anda Hadapi Sedang Mencari Kekuatan
Sebagai contoh, kalau Anda dan pasangan bertengkar karena masalah yang mirip berkali-kali dan dia selalu berupaya untuk meyakinkan bahwa sudut pandang dirinya yang benar dan Anda salah. Itu adalah tabiat gaslighting dari pasangan Anda.

4. Latihan Mental
Anda mampu melibatkan diri dalam latihan mental untuk menenangkan pikiran dan mendorong perbaikan pola pikir, seperti memvisualisasikan diri Anda untuk melanjutkan jalinan selanjutnya atau apa yang bakal terjadi kalau Anda menjaga sedikit jarak bersama dengan orang tersebut. Anda perlu selalu berpikir positif meskipun orang selanjutnya mengakibatkan Anda cemas.

5. Rasakan Semua yang Anda Rasakan
Seorang gaslighter tidak bakal membebaskan Anda merasakan atau lakukan suatu hal yang menurut Anda benar, karena mereka mendambakan Anda hanya mempercayai sudut pandangnya.

Dalam bagian ini, Anda perlu memberi jalan pada diri sendiri untuk merasakan apa yang Anda rasakan untuk mengakibatkan Anda jadi lebih baik tanpa campur tangan hal-hal manipulatif yang orang lain cobalah beritahu mengenai Anda. Tidak tersedia orang yang mampu mengontrol perasaan Anda sendiri.

6. Tidak Apa untuk Menyerah
Menjalani jalinan gaslighting menjadi amat menyakitkan karena biasanya terjadi pada jalinan yang amat dekat dan berarti, seperti bersama dengan suami atau istri, kekasih, orang tua, atau rekan kerja. Apabila ini sudah terjadi amat lama dan Anda tidak tahan lagi, tidak apa-apa untuk menyerah.

Anda bisa saja sesungguhnya perlu menjauh dan membebaskan toksisitas dari semua orang yang mengakibatkan Anda lelah. Anda bisa saja perlu sementara untuk memperbaiki sepenuhnya dan lagi lagi sementara Anda sudah jadi lebih baik.

Menyadari bahwa Anda berada dalam jalinan yang “gaslighting” bakal menopang Anda untuk menyita langkah seterusnya seperti langsung konsultasi bersama dengan psikiater, psikolog, atau terapis.

Mereka bakal menopang Anda untuk menangani ketakutan dan kesangsian Anda, dan juga menyadari kenyataan apa yang sedang Anda alami dan mengajari Anda untuk mengelola ketakutan dan merintis hidup lebih baik.

Baca Juga :