twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Syarat dan Ukuran Sampel

Syarat dan Ukuran Sampel

Syarat  sampel

  1. Akurasi atau ketepatan , yaitu tingkat ketidakadaan “bias” (kekeliruan) dalam sampel. Dengan kata lain makin sedikit tingkat kekeliruan yang ada dalamsampel, makin akurat sampel tersebut. Tolak ukur adanya“bias” atau kekeliruan adalah populasi.
  2. Agar sampel dapat memprediksi dengan baik populasi, sampel harus mempunyai selengkap mungkin karakteristik populasi.

Ukuran sampel

  1. Ukuran sampel harus mewakili  populasi.
  2. Ukuran sampel mempengaruhi tingkat kesalahan yang terjadi.
  3. Semakin banyak ukuran sampel maka semakin kecil tingkat kesalahan generalisasi yang terjadi dan sebaliknya.
  1. Teknik Pengambilan Sampel

Probability Sampling, menyatakan bahwa :

  1. Setiap anggota populasi mempunyai  peluang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel
  2. hasil penelitian dijadikan ukuran untuk mengestimasi populasi (melakukan generalisasi)

Non probability Sampling, menyatakan bahwa :

  1. Setiap anggota populasi tidak mempunyai  peluang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel
  2. Hasil penelitian tidak untuk melakukan generalisasi

PROBABILITY SAMPLING

  1. Setiap elemen dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk diseleksi sebagai subyek dalam sampel.
  2. Menentukan probabilitas atau besarnya kemungkinan setiap unsur dijadikan sampel. Dalam merencanakan sampling probabilitas, idealnya peneliti telah memenuhi beberapa persyaratan berikut:
  1. Diketahui besarnya populasi induk
    1. Besarnya sampel yang diinginkan telah ditentukan

 Simple Random Sampling

  1. Teknik sampling secara acak, setiap individu dalam populasi memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel
  2. Syarat: anggota populasi dianggap homogen
  3. Cara pengambilan sampel bisa melalui undian
  4. Sampling ini memiliki bias terkecil dan generalisasi tinggi
  5. Banyak digunakan dalam penelitian sains.

Procedure :

  1. Susun “sampling frame”
  2. Tetapkan jumlah sampel yang akan diambil
  3. Tentukan alat pemilihan sampel
  4. Pilih sampel sampai dengan jumlah terpenuhi
  1. 2.  Proportionate Stratified Random Sampling
  2. Digunakan untuk mengurangi pengaruh faktor heterogen dan melakukan pembagian elemen-elemen populasi ke dalam strata. Selanjutnya dari masing-masing strata dipilih sampelnya secara random sesuai proporsinya.
  3. Sampling ini banyak digunakan untuk mempelajari karakteristik yang berbeda, misalnya, di sekolah ada kls I, kls II, dan kls III. Atau responden dapat dibedakan menurut jenis kelamin; laki-laki dan perempuan, dll.
  4. Keadaan populasi yang heterogen tidak akan terwakili, bila menggunakan teknik random. Karena hasilnya mungkin satu kelompok terlalu banyak yang terpilih menjadi sampel.

Contoh Stratified Random Sampling:

                                                Populasi 900 orang

 

Baca juga: