twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Kereta Mini

Kereta Mini

Berkeliling Candi dapat juga dilakukan dengan mengendarai kereta taman. Dapat melihart candi dari seluruh arah dan juga melihat taman serta museum yang tersedia di taman wisata candi

  1. Visitor Center & Audio Visual

Tempat pengunjung memperoleh beragam informasi awal mengenai candi. Juga informasi mengenai beragam fasilitas yang ada di dalam Taman Wisata Candi Borobudur. Disini juga terdapat audio visual yang memutar film dokumenter mengenai candi Borobudur

  1. Sepeda

Dengan Menaiki sepeda, pengunjung semakin mudah eksplorasi kawasan Taman Wisata Candi dengan lebih leluasa dan menyenangkan, sambil menghirup segarnya udara di sekitar taman.

Faktor – faktor yang mempengaruhi kerusakkan pada Candi Borobudur

Ada 2 faktor  utama yang mempengaruhi kerusakkan bagian – bagian Candi Borobudur, yaitu faktor dari dalam dan faktor luar.

Faktor dari dalam adalah besarnya tekanan antarbatuan yang menyusun Candi Borobudur. Karena Candi Borobudur disusun dari banyak sekali batuan yang ditumpuk, maka sudah pasti batu yang di atas akan menekan batu yang berada di bagian bawah. Sedikit demi sedikit, batuitu akan retak dan lama kelamaan akan menjadi pecah.

Faktor dari luar yang mempengaruhi rusaknya bangunan Candi Borobudur diantaranta adalah faktor iklim, faktor lumut dan ganggang, serta faktor manusia.

Ø  Padafaktor iklim, yang mempengaaruhi adalah suhu dan curah hujan. Suhu yang panas ada siang hari meyebabkan batuan memuai, sedangkan suhu yang dingin pada malam hari menyebabkan batuan menyusut. Perubahan suhu yang  terjadi terus, menyebabkan batuan mengalami retak pad permukaan. Namun, paktor suhu hanyaberpengaruh pada bagian luar candi yangterkena sinar matahari. Curah hujan juga berpengaruh terhdap kerusakkan pada batuan. Curah hujan yang tinggi pada musim hujan, dapat mengikis permukaan batuan sedikit demi sedikit. Kondisibatuan yang lembap karena hujan, juga dapat memicu tumbuhnya lumut dan ganggang, serta jamur kerak.

Ø  Lumut, ganggang, serta jamur kerak akan tumbuh di permukaan batuan yang lambap, sehingga dapat menimbulkan pelapukkan pada batuan, dan mengurangi kekuatan batuan itu. Ketiga jenis tanaman ini biasanya hidup ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung, ataupun pada batuan yang ada dibagian dalam Candi. Hal ini sangat menghawatirkan bagi Candi Borobudur.

Ø  Faktor yang terakhir adalah Manusia. Karena sifat Manusia itu berbeda – beda, maka perilaku seseorang terhadap benda bendapun berbeda – beda. Banyak tangan – tangan jahila manusia yangmengunjungi Candi Borobudur, mengambil sebagian kecil batuan penyusun candi borobudur, sekedar hanya sebagai buah tangan. Padahal kerusakkan sedikitsaja pada batuan akan mempengaruhi kualitas kekuatan batuan lainnya yang mengikat Candi Borobudur yang dibangun dengan sistem dry masony “tanpa perekat”. Ada pula yang tidak sekedar mengambil sebagian kecilbagian, tetapi banyak bagian terutama patung – patung Buda di Candi Borobudur. Harga yang mahal mengingat hal itu merupakan peninggalan sejarah, memicu para penjarah untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

SUmber: https://vds.co.id/lipi-siapkan-ekspedisi-ke-pulau-terdepan-papua/