twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Cara Mudah Budidaya Tanaman Obat Pala

Cara Mudah Budidaya Tanaman Obat PalaCara Mudah Budidaya Tanaman Obat Pala

Pala merupakan salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai obat alami untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Memiliki bentuk daun tunggal, pangkal dan ujung daunnya meruncing. Pada bagian buahnya sendiir memiliki permukaan bawah berwarna hijau.

Tanaman obat pala memiliki buah hampir menyerupai buah pir, tektur kulit yang licin, ujung meruncing. Pada bagian biji dilindungi oleh tempurung serta berkeping dua dan berbentuk bulat telur. Seluruh bagian buah pada tanaman pala ini berbulu kecuali buah muda dan ovarium.

Pala merupakan tanaman yang cukup unik atau biasa disebut pala berumah dua. Maksudnya pada tumbuhan ini memiliki bunga betina dan jantan. Untuk bunga betina tempatnya horizintal, sedangkan bunga jantan letaknya lebih tegak serta berangkai-rangkai pada satu bunga.
Di Indonesia sendiri merupakan salah satu produsen pala terbesar di dunia. Hingga saat ini, tanaman pala memiliki beberapa jenis seperti M. Saccedanea B. , M. Argenteae W., M. Malabaria dan Myristica fragrans Houtt. Dari sekian jenis pala, yang memiliki mutu terbaik adalah M. Fragnans Houtt.

Nah, setelah mengetahui beberapa ciri pada tanaman obat pala, setelah itu cara menanam pala yang bisa anda praktekkan. Simak informasi lengkapnya berkut ini:

Cara Budidaya Tanaman Obat Pala

Tempat atau Lokasi Tumbuh
Tanaman pala dapat tumbuh pada daerah yang memiliki ketinggian kurang lebih 0-490 m dpl. Lokasi pertanaman biasanya berada di dekat pantai. Tanaman pala akan tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki iklim tropis. Curah hujan antara 2000-3000 mm/tahun serta jumlah hari hujan sekitar 180 hari menjadi tempat yang sangat baik untuk tanaman pala tumbuh.

Usahakan kondisi tanah saat menanam pala memiliki keadaan yang berstruktur penuh humus dan gembur. Karena kondisi tanah seperti ini merupakan tempat yang baik untuk pala tumbuh dengan subur dan baik.
Mempersiapkan Lahan
Setelah mempersiapkan lokasi tumbuh saat ke langkah berikutnya melubangi tanah kira-kira berukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm. Apabila tempat budidaya terkandung tanah liat, lebih baik ukurannya dibuat lebih besar kira-kira 1 m x 1 m x 1 m. Untuk jarak sendiri dianjutkan 9 m x 10 m atau dengan menggunakan sistem bunjur sangkar atau 9 m x 9 m.

Pada saat melubangi tanah dilakukan pada musim kemarau, hal ini bertujuan utnuk menghilangkan tingkat keasaman pada tanah. Lapisan tanah atas dan tanah bawah dipisah. Kira-kira 1 bulan setelah pembuatan lubang tanam, baru lapisan bawah dimasukan kembali pada lubah.

Sedangkan lapisan tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang kurang lebih 0,5 – 1 kg dan dimasukkan pada lubang yang telah disiapkan. Untuk penanaman bibit pala sendiri bisa dilakukan antara 2-3 minggu kemudian.
Proses Pembibitan
Langkah selanjutnya untuk menanam tanaman obat pala yakni proses pembibitan. Proses ini bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti okulasi, cangkokan dan stek atau sambungan. Para petani biasanya menerapkan memperbanyak biji pala untuk proses pembibitan. Sementara dengan teknik penyambungan lebih banyak digunakan daripada cara yang lainnya.

Untuk proses pembibitan secara generatif, biji yang digunakan harus dari pohon induk betina yang tumbuh berdekatan dengan pohon berbunga jantan. Tak hanya itu, biji yang dipilih harus benar-benar segar, berwarna cokelat mudah mengkilat dan masak panen.

Biji pala yang dipilih harus ditaruh di kotak berisi serbuk sabut kelapa, pasir murni dan serbuk gergaji yang memiliki perbandingan 1 : 1 : 1. Hal ini dilakukan agar biji pala tumbuh terlebih dulu atau biasa disebut dikecambahkan. Untuk peletakan pembibitan dianjurkan tiap per meter kota dapat dikecambahkan kurang lebih 500 biji.

Tunggu hingga berumur 4-8 minggu hingga terlihat tumbuh lalu pindahkan ke polibag dengan ukuran 15 cm x 20 cm. Media yang digunakan pada polibag yakni campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3 : 1. Proses penyemaian ini membutuhkan waktu kurang lebih 1 tahun.
Fase Penanaman
Proses penanaman tumbuhan pala sendiri diambil dari bijinya yang telah diproses pada pembibitan. Biasanya bibitnya telah berumur kurang lebih satu tahun bahkan lebih. Bibit yang dibawa dari persemaian dibungkus dengan pelepah pisang lalu tempatkan di tempat yang teduh serta agak lembab kurang lebih satu sampai dua minggu. Bibit yang telah tumbuh pada polibag dapat anda tanam pada tempat atau lokasi tumbuh yang sudah disiapkan sebelumnya.

Sumber: https://bengkelharga.com/perempuan-tertangkap-selundupkan-102-iphone-yang-diikat-di-tubuhnya/