twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

An-nadb (sunnah)

An-nadb (sunnah)

Yaitu tuntutan dari syari’at untuk melakukan suatu perbutan, namun tuntutan itu tidak secara pasti. Jika dikerjakan mendapat pahala, dan apa bila ditinggalkan tidak akan mendapat hukuman.
Contohnya : Qs. Al baqarah ayat 282
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى فَاكْتُبُوهُ
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya…

Sunah dibagi menjadi beberapa macam, yaitu:

a) sunah mu’akkadah, yaitu perbuatan yang tidak wajib yang sering dilakukan oleh Rosul. Seperti shalat sunah qobliyah dan ba’diyah yang mengiringi shalat fardhu lima waktu.
b) sunah ghairu ma’akkadah, yaitu segala perbuatan yang tidak wajib kadang-kadang dikerjakan oleh rasul, kadang-kadang ditinggalkan. Seperti puasa senin kamis.
c) sunah al-zawaid yaitu kebiasaan srhari-hari sebagai manusia. Seperti cara makan, cara tidur, dan cara berpakaian.

3. Al- ibahah(mubah)
Yaitu pembebasan untuk memilih antara mengerjakan atau meninggalakan.
Contohnya : Qs. Al-Baqarah ayat 235
وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا عَرَّضْتُمْ بِهِ مِنْ خِطْبَةِ النِّسَاءِ
Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran…
4. Al-karahah (makruh)
Yaitu tuntutan untuk meninggalkan suatu perbuatan, tetapi apabila dikerjakan maka akan mendapat pahala.
Contoh : Qs. Al-Maidah ayat 101
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu akan menyusahkan kamu…
Macam-macam makruh, yaitu:
a) makruh tanzih, yaitu perbuatan yang terlarang bila ditinggalkan akan diberi pahala tetapi bila dilakukan tidak berdosa dan tidak dikenakan siksa. Contoh : merokok, memakan makanan yang memiliki bau tidak sedap.
b) makruh tahrim, yaitu perbuatan yang dilakukan namun dasar hukumnya tidak pasti. Contoh : memakan daging ular.

5. AT-Tahrim (haram)
Yaitu suatu tuntutan untuk tidak mengerjakan suatu perbuatan dan apabila dilanggar akan mendapa hukuman (dosa).
Contohnya, Qs Al Maidah ayat 3
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi”.
Secara garis besar, haram dibagi kepada dua :
1. Haram karena perbuatan itu sendiri, atau haram karena zatnya, seperti membunuh, mencuri, dll.
2. Haram karena berkaitan dengan perbuatan lain, seperti : puasa ramadhan yang aasalnya wajib menjadiharam dikarenakan dengan berpuasa itu akan menimbulkan sakit yang mengancam keselamatan jiwa.


Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/