twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Korelasi Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Kewirausahaan

Korelasi Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Kewirausahaan

Fenomena Susi Pudjiastuti seorang wanita hanya berijazah SMP diangkat Presiden Jokowi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Ibu Susi adalah Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti Marine Product, perusahaan eksportir hasil perikanan. Produksi yang paling dikenal adalah lobsternya. Selain itu, Ibu Susi punya PT ASI Pudjiastuti Aviation yang merupakan perusahaan penerbangan Susi Air berasal dari Jawa Barat. Rasanya benar bahwa pendidikan seseorang tidak 100 persen menanggung kesuksesan seseorang, bersama dengan niat yang besar, Ibu Susi perlihatkan dia bisa berhasil walaupun banyak orang melihat sebelah mata tingkat pendidikannya.

Kewirausahaan diakui sebagai elemen kunci di dalam perkembangan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Selain itu, sebagai satu set yang lebih luas berasal dari sikap dan pendekatan untuk masalah, itu diakui penting untuk inovasi di luar bisnis – di dalam pemerintahan, sektor sosial, dan seluruh masyarakat. Oleh gara-gara itu pemerintah makin lama rajin mencari langkah untuk mempromosikan kewirausahaan, termasuk melalui proses pendidikan.

Untuk jalankan inspirasi demikianlah ini tidaklah mudah, sejumlah entrepreneur yang terlampau berhasil berasal dari Thomas Edison untuk Bill Gates, Richard Branson dan di Indonesia ada Bos Susi Air yang diangkat menteri Kelautan Susi Pujiastuti kondang meninggalkan pendidikan formal awal. Hal ini telah menolong membangun persepsi kondang atas keterputusan pada pendidikan dan kewirausahaan, kemungkinan bisa diambil kesimpulan anggapan bahwa kehadiran seorang entrepreneur dilahirkan, bukan disekolahkan.

Hubungan pada pendidikan dan kewirausahaan bagaimanapun termasuk adalah jauh lebih kompleks. Di satu sisi, pendidikan bisa menolong para entrepreneur untuk tidak menyerah di dalam hadapi tantangan masa depan yang senantiasa berubah.

Dalam sebuah penelitian yang dilaksanakan Robinson Tarigan menyimpulkan bahwa mestinya tingkat pendidikan formal yang lebih tinggi memberi peluang bagi si anak didik untuk meraih tingkat
pendapatan yang lebih tinggi. Hasil perbandingan pada empat tesis mahasiswa Pascasarjana PWD USU perlihatkan hasil yang bervariasi. Ada persoalan di mana keluar tingkat pendidikan yang lebih tinggi menghasilkan tingkat penghasilan yang lebih tinggi.

Pada persoalan lain tidak keluar perbedaan nyata pada tingkat pendidikan bersama dengan tingkat pandapatan. Pada persoalan pertama model pekerjaan responden adalah begitu banyak ragam dan di dalam pekerjaan ada penjenjangan jabatan. Pada persoalan ke-2 model pekerjaan responden adalah seragam dan tidak ada penjenjangan jabatan di dalam pekerjaan.

Tingkat pendidikan termasuk tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat penghasilan di desa terpencil di mana tidak banyak pilihan atas aktivitas usaha/jenis pekerjaan atau volume bisnis hanya bisa dilaksanakan secara kecil-kecilan. Hal ini artinya sehingga tingkat pendidikan berpengaruh terhadap tingkat pendapatan, maka mesti terdapat pilihan atas model pekerjaan dan di di dalam tiap-tiap model pekerjaan terdapat penjenjangan jabatan.

Hal ini artinya pemerintah mesti tetap memperluas aktivitas ekonomi sehingga lapangan kerja makin lama terbuka dan terdapat peluang untuk pilih pekerjaan dan adanya penjenjangan di dalam model pekerjaan yang tersedia. Demikian termasuk pemerintah mesti mengakses isolasi atas desa terpencil sehingga di desa itu terdapat peluang untuk membangun berbagai bisnis dan masingmasing model bisnis bisa ditingkatkan volumenya.
Namun mesti dicatat bahwa walaupun di dalam persoalan tertentu tidak keluar kaitan pada tingkat pendidikan bersama dengan tingkat pendapatan, hal ini tidak artinya bahwa pendidikan tidak dibutuhkan. Meningkatkan penghasilan hanya keliru satu berasal dari sekian banyak fungsi pendidikan. Pendidikan tidak hanya berfungsi untuk tingkatkan penghasilan melainkan termasuk memperbaiki kepribadian anak-didik dan menolong terciptanya kerukunan di dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini sebenarnya menciptakan nilai tambah ekonomi yang memadai besar. [1]

Artikel Lainnya : https://tutorialbahasainggris.co.id/motivation-letter-5-cara-dan-contoh-membuat-motivation-letter-bahasa-inggris/

Di segi lain, belajar yang mirip mendapatkan bahwa th. lagi pendidikan formal di Amerika Serikat menyebabkan orang cenderung mendambakan jadi pengusaha. Lebih tidak baik lagi, kesuksesan proses pendidikan di seluruh dunia di dalam keterampilan menanamkan tampaknya punya jalinan negatif bersama dengan bagaimana lulusan bisa berpikir mereka untuk memulai usaha.

Profesor Yong Zhao, Dekan Associate Global Education di University of Oregon (AS) baru-baru ini dibandingkan nilai matematika PISA nasional negara-negara maju secara ekonomi bersama dengan nilai-negara yang dirasakan kapabilitas kewirausahaan, berasal berasal dari knowledge survei world monitor Kewirausahaan.
Hasil (lihat grafik) menyarankan kontra-intuitif bahwa keterampilan yang lebih baik sesuai bersama dengan yang kurang percaya diri atas kapabilitas untuk memulai bisnis. Penjelasan yang lebih baik adalah bahwa langkah keterampilan diajarkan menyebabkan kerusakan sikap yang diperlukan untuk memulai bisnis. Mr Zhao berpendapat bahwa “sekolah tradisional punya tujuan untuk buat persiapan karyawan daripada entrepreneur kreatif. Sebagai hasilnya, sekolah tradisional lebih berhasil adalah (sering diukur oleh nilai tes di dalam sebagian mata pelajaran), makin lama menahan kreativitas dan impuls kewirausahaan.

Baca Juga :

Reformasi Pendidikan di Indonesia: Berhasilan atau Gagal?

Reformasi Pendidikan di Indonesia: Berhasilan atau Gagal?

Pada th. 2005, lebih dari satu sebagai respon pada permintaan untuk “re-memprofesionalkan” profesi guru, Indonesia mengadopsi UU Guru dan Dosen yang di sediakan komprehensif, paket memahami reformasi manajemen guru dan mekanisme pembangunan dan lembaga. Meskipun pendidikan tambahan yang dibutuhkan oleh guru untuk menjadi bersertifikat di bawah Undang-Undang memicu lebih dari satu hasil siswa yang positif, fakta sertifikasi dan dua kali lipat penghasilan yang mengikutinya. Sejumlah mekanisme jaminan mutu ditujukan untuk menopang proses ini, cuma saat ini tengah dimasukkan ke dalam daerah yang kala berguna seluruhnya mempunyai potensi untuk mewujudkan lebih dari satu tujuan awal dari diterbitkannya UU tersebut.

Di seluruh lokasi di dunia, peran guru dalam mengimbuhkan pendidikan yang berkwalitas baik dianggap jadi kritis. Guru yang perlu bekerja lebih ekstra, teknik belajar mengajar yang berpusat pada siswa aktif untuk mengimbuhkan kurikulum yang relevan, dalam konteks panggilan yang lebih kuat untuk desentralisasi, manajemen berbasis sekolah, perlu mempromosikan dukungan penduduk untuk sekolah, perlu memperlihatkan kedua prinsip-prinsip etika yang kuat dan praktek yang baik dan pada akhirnya perlu memberi impuls pada siswa, memastikan kesegaran dan keselamatan mereka, dan menopang mereka belajar apa yang mendambakan siswa perlukan.

Peran ini variasi bagi guru benar-benar mutlak di Indonesia, bersama nyaris tiga juta guru – dari TK sampai pendidikan menengah akademik dan kejuruan; di sekolah umum, swasta, dan Islam. Dengan dua macam status kepegawaian pegawai negeri dan status kontrak selagi – Indonesia mempunyai salah satu kader terbesar dan paling bervariasi dari keguruan di dunia. Bagaimana perihal ini dicoba untuk diprofesionalkan, profesi guru bersama reformasi manajemen guru dan pengembangan proses dan lembaga pendidikan guru dan proses yang membuahkan guru – dan type efek reformasi ini udah mempunyai pada mutu pendidikan dan hasil peserta didik, karenahal itu mutlak bagi pembangunan bangsa di masa depan.

Jawaban Indonesia pada tantangan ini adalah perintis menata peran, kiat dan tanggung jawab Guru dan Dosen mengacu UU Nomor 14 th. 2005, konsekuensinya tambahan biaya dibutuhkan pula untuk meningkatkan mutu dan kesejahteraan mereka dalam menopang UU Pendidikan yang sebelumnya terbit th. 2003. Aturan Guru layaknya yang dikenal diuraikan berkenaan kompetensi yang dibutuhkan guru di empat bidang (pedagogik, pribadi, sosial, dan profesional) dan penggabungan mereka ke dalam standar guru nasional, peran beraneka unit Kementerian dan lembaga dalam menopang guru mencapai kompetensi ini, proses sertifikasi guru dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk sertifikasi tersebut, dan kondisi di mana guru dapat menerima tunjangan spesifik dan profesional.

Sebuah reformasi utama adalah persyaratan bahwa seluruh guru perlu resmi “bersertifikat”. Proses sertifikasi yang dihasilkan mandat penyelesaian gelar empat th. bersama kualifikasi profesional pascasarjana dalam pedagogi praktis subjek yang dapat diajarkan. Guru yang berhasil menerima tunjangan profesi untuk melipatgandakan penghasilan mereka.

Isu-isu mutlak regulasi tentang pengelolaan guru dan pengembangan yang dibutuhkan untuk pertimbangan lebih lanjut, pengembangan profesional berkesinambungan dan link ke promosi dan gaji bertahap, penilaian kinerja guru, dan peran kepala sekolah dalam kepemimpinan instruksional. Dengan kata lain, UU Guru mengimbuhkan yang komprehensif, paket yang memahami reformasi yang membentuk agenda ambisius untuk melakukan perbaikan proses pendidikan nasional.

Ternyata para siswa dari guru bersertifikat tidak mempunyai hasil belajar yang lebih baik dibandingkan bersama siswa guru non-sertifikasi padahal pendapatanya dinaikkan dua kali lipat dari sebelumnya. Hal ini khususnya disebabkan oleh fakta bahwa pada tahun-tahun awal reformasi, karena pertimbangan politik, sertifikasi bagi banyak guru tidak didasarkan pada desain asli dari pengujian kompetensi namun lebih pada penilaian portofolio guru-dirakit dari pengalaman mereka. Selain itu, nyaris seluruh guru yang perlu mengambil alih pelatihan tambahan di luar portofolio lulus uji kompetensi berikutnya; bersama kata lain, nyaris seluruh guru dalam antrian sertifikasi berhasil. (Meskipun proses portofolio kini udah ditinggalkan menopang uji kompetensi untuk semua, lebih dari satu besar pelamar tetap berhasil dalam proses sertifikasi).

Tidak adanya perbedaan dalam materi dan penilaian pedagogi skor subjek guru bersertifikat dan tidak bersertifikat, memperlihatkan bahwa proses ini sendiri tidak meningkatkan kompetensi atau membedakan guru dalam perihal kualitas.

Namun, belajar sebenarnya memperlihatkan pertalian yang kuat pada ilmu guru (baik materi pelajaran dan pedagogi) dan hasil belajar siswa. Hal ini khususnya disebabkan oleh persyaratan bahwa seluruh guru meraih gelar empat th. sebelum sertifikasi. Dengan kata lain, pelatihan tambahan tidak meningkatkan kualitas, sertifikasi dan tidak meningkatkan penghasilan.

Artikel Lainnya : https://tokoh.co.id/biodata-blackpink-all-member-dan-fakta-terlengkap/

Daya tarik sertifikasi dan penghasilan yang lebih tinggi udah memicu peningkatan besar dalam kuantitas dan mutu lulusan sekolah menengah masuk fakultas pendidikan guru di perguruan Indonesia.
Beragam mekanisme jaminan mutu ditujukan untuk menjadi anggota integral dari reformasi – pengembangan standar kompetensi guru, proses yang lebih baik merekrut dan kepala pelatihan guru dan pengawas, dan proses yang sistematis induksi guru, mentoring, masa percobaan, dan penilaian kinerja – cuma saat ini tengah dimasukkan ke dalam daerah daripada sebelumnya dalam proses di mana itu dapat menjadi lebih berguna. Harapannya adalah bahwa kala mekanisme ini beroperasi layaknya yang direncanakan, efisiensi dan efektivitas proses reformasi guru dapat meningkat.

Akhirnya, biaya reformasi guru (terutama pembayaran tunjangan profesi) udah burgeoned – dan dapat konsisten melakukannya – dan kiat penghematan biaya sehingga berarti dapat diperlukan, khususnya yang tentang bersama efisiensi yang lebih besar dalam penyebaran guru.

Baca Juga :

Pendidikan Berbasis Texbook Digital di Korea Selatan

Pendidikan Berbasis Texbook Digital di Korea Selatan

Korea Selatan telah menjadi tidak benar satu dunia pembawa standar di dalam pendidikan, dengan siswa secara terus menerus mencetak gol di pada tiga negara di standar PISA (Program for International Student Assessment) pengujian di dalam membaca, matematika dan pengetahuan pengetahuan. Didukung oleh prinsip nasional untuk teknologi dan pendidikan, dan mendapat dukungan oleh tidak benar satu tingkat tertinggi penetrasi internet berkecepatan tinggi di dunia, Korea Selatan terus mendorong dan mencampurkan batas-batas teknologi dan pendidikan dengan beberapa langkah seperti inisiatif buku digital, cuma satu anggota berasal dari proyek yang komprehensif Smart Education ‘.

“Pendidikan Cerdas akan membuat perubahan cara kami lihat buku teks,” tulis Ju-Ho Lee, Menteri Pendidikan, Sains dan Teknologi. “Transfer berasal dari buku kertas tradisional untuk buku digital akan terlalu mungkin siswa untuk meninggalkan ransel mereka berat dan menjelajahi dunia di luar kelas.” [1]

Departemen Pendidikan, Sains dan Teknologi (MEST) meluncurkan program pada tahun 2007, menyerukan tidak cuma untuk penciptaan buku digital, tapi terhitung database jaringan berasal dari bahan ajar untuk melayani sebagai yang baru, curriculae fleksibel. Pendidikan guru di dalam teknologi digital, namun, di mulai nyaris 20 tahun di awalnya pada tahun 1988, kala MEST melembagakan Standar Keterampilan ICT untuk Guru di dalam mengantisipasi keperluan kepemimpinan kelas teknologi mahir.

Dalam tiga tahun pertama fase pilot, prototipe buku telah diperkenalkan ke sekolah-sekolah SD dulu, dengan obyek ambisius menempatkan sebuah buku digital di tangan masing-masing siswa pada tahun 2015. Sedangkan investasi startup total diproyeksikan menjadi sekitar US $ 2,4 miliar , tanggapan pada fase awal telah positif, dan MEST berharap digitalisasi akan menghemat duit di dalam jangka panjang dengan kurangi ongkos buku dikarenakan harga PC tablet menjadi tambah terjangkau.

Pendukung program sangat percaya pemakaian buku teks digital punyai banyak keuntungan yang tidak sama atas pembelajaran berbasis cetak tradisional, yang kini banyak diamati oleh pendidik Korea sebagai benar-benar pasif dan ketinggalan zaman. “Sebagai keperluan pendidikan berubah, begitu terhitung metode pembelajaran yang dikembangkan untuk mencukupi keperluan pendidikan,” menjelaskan Sang-Hyun Jang, Direktur Global Futures di Korea Pendidikan & Penelitian Layanan Informasi, lengan rencana pusat inisiatif Pendidikan Cerdas. “Menghafal Rote dan pengulangan adalah metode pembelajaran yang efektif untuk informasi cuma mempertahankan, tapi tidak cocok untuk penerapan pengetahuan dan reproduksi kreatif. Kompetensi kreatif adalah obyek utama pendidikan. ”

Buku digital, pendukung berpendapat, sedia kan platform untuk kurikulum yang mampu dengan ringan diperbarui oleh guru, dan terhitung tawarkan lebih banyak peluang untuk konten dinamis dengan peningkatan interaktivitas. Studi terbaru menunjukkan bahwa fasilitas baru tampaknya punyai pengaruh positif pada siswa belajar, dengan perbaikan diukur di dalam meta-kognisi, self-regulated learning, self-efficacy, eksplorasi informasi, pemecahan masalah, stimulus intrinsik dan refleksi diri. [2]

Mungkin hasil yang paling mengasyikkan sejauh ini menunjukkan bahwa buku teks digital benar-benar efektif di dalam mempersempit kesenjangan pendidikan pada siswa berasal dari kota-kota kecil dan tempat tinggal tangga miskin. [3] Digitalisasi terhitung mempengaruhi kesenjangan kebolehan membaca type kelamin, dengan anak laki-laki menunjukkan kebolehan lebih di dalam membaca secara online , meskipun masih di belakang anak perempuan. Mahasiswa Korea terhitung telah mengungguli orang-orang berasal dari negara-negara lain di melek digital dengan menunjukkan top-notch membaca secara online sebagai lawan membaca di fasilitas cetak. [4]

Mr Jang menjelaskan bahwa tantangan terbesar proyek berada di ranah hukum. “Meskipun faedah dan kemudahan pencarian informasi di lingkungan multimedia, buku digital tambah isu-temui berkaitan dengan hak cipta hukum. Pengembangan buku digital yang sukses dan diseminasi perlu penghapusan type rintangan. ”

Namun demikian, Mr Jang menunjukkan bahwa era depan pendidikan digital adalah “tak terelakkan”, dan terdiri berasal dari cuma satu cara di dalam realisasi ‘U-Learning,’ sebuah rancangan yang mengedepankan bahwa pembelajaran kudu di mana-mana, terus menerus dan fleksibel. Komponen lain berasal dari proyek ini meliputi pengembangan Depan Sistem Pembelajaran Cyber untuk tingkatkan peluang pendidikan luar sekolah, dan pembentukan gateway e-Learning, Koel, untuk berbagi praktek-praktek paling baik di dalam pendidikan digital di seluruh dunia.

Sementara hasilnya menggembirakan, negara-negara lain mampu mendapatkan program susah untuk ditiru. Pendidikan pandai bergantung pada faktor nomor yang unik untuk Korea Selatan. Cepat, internet handal ada nyaris di mana-mana di tempat perkotaan dan pedesaan sama. Negara ini menempatkan premi yang tinggi pada pendidikan, dengan sejumlah besar baik membeli pendidikan swasta dan publik. Komitmen bangsa untuk teknologi di dalam pendidikan tanggal ulang ke ketetapan formal pada tahun 1970 untuk mengintegrasikan komputasi pendidikan ke sekolah-sekolah tinggi dan universitas. Thread ini telah dilakukan ke di dalam kiat pembangunan nasional era kini berpusat di sekitar kemampuannya untuk gunakan dan menciptakan teknologi. Dengan pendekatan yang terkoordinasi pada ekonomi, pendidikan dan kebijakan, Korea Selatan mampu beri tambahan negara-negara lain dengan visi yang berfaedah era depan pendidikan digital.

Baca Juga :

Kisah Dua Laut

Kisah Dua Laut

Kisah Dua Laut

Kisah Dua Laut

Kisah Dua Laut

Di Palestina ada dua laut. Keduanya sangat berbeda.
Yang satu dinamakan Laut Galilea, yaitu sebuah danau
yang luas dengan air yang jernih dan bisa di minum.
Ikan dan manusia berenang dalam laut tersebut. Danau
itu juga dikelilingi oleh ladang dan kebun hijau.
banyak orang mendirikan rumah di sekitarnya.

Laut yang lain dinamakan Laut Mati, dan sungguh**
sesuai dgn namanya. Segala sesuatu yg ada didalamnya
mati. Airnya sungguh asin sehingga kita bisa sakit
jika meminumnya. Danau itu tidak ada ikannya dan tidak
ada sesuatupun yg sanggup tumbuh di tepiannya. Tak
juga ada orang yg ingin tinggal di sekitarnya, sebab
baunya sangat tak sedap.

Jadi yang menarik tentang kedua laut itu adalah bahwa
sungai yang mengalir ke keduanya adalah satu sungai.
Trus, apa yang membuatnya kemudian jadi beda? Bedanya,
laut yang satu menerima dan memberi, sedang laut
lainnya menerima dan menyimpannya saja.

Sungai Yordan mengalir ke Laut Galilea dan mengalir
keluar dari dasar danau itu. Danau tersebut
memanfaatkan air sungai Yordan dan kemudian
meneruskannya kepada danau lain yg juga
memanfaatkannya. Sungai Yordan kemudian mengalir ke
Laut Mati namun tdk pernah keluar lagi. Laut Mati
menyimpan air Sungai Yordan bagi dirinya sendiri. Hal
itulah yang membuatnya mati : hanya menerima dan tidak
mau memberi.

Baca Juga : 

Jangan Melihat Dengan Mata

Jangan Melihat Dengan Mata

Jangan Melihat Dengan Mata

Jangan Melihat Dengan Mata

Jangan Melihat Dengan Mata

Dua malaikat yang sedang melakukan perjalanan ke luar kota, singgah
pada rumah seorang yang kaya raya. Keluarga tersebut kasar dan tidak
mengijinkan kedua malaikat tersebut tidur di dalam rumah besar mereka. Sebagai
gantinya, mereka menyuruh kedua malaikat tersebut tinggal di gudang
bawah tanah mereka yang dingin, kotor, tanpa pemanas.
Ketika sedang menyiapkan tempat tidur mereka, malaikat yang lebih tua melihat sebuah lubang di dinding, dan lalu memperbaikinya. Ketika malaikat yang lebih muda
bertanya, malaikat yang tua itu menjawab: “Tidak semua hal itu sebagaimana
tampaknya.”

Malam berikutnya, kedua malaikat tersebut menginap di sebuah
keluarga petani yang miskin, tetapi sangat ramah. Setelah berbagi makanan
yang serba sedikit, pasangan petani tersebut mempersilahkan kedua
malaikat tersebut tidur di tempat tidur mereka, sedangkan mereka sendiri
tidur di lantai. Ketika matahari muncul di ufuk timur keesokan paginya,
mereka menemukan pasangan petani tersebut sedang menangis sedih. Ternyata,
sapi yang merupakan satu-satunya sumber penghidupan mereka, yang
memberikan susu setiap pagi, tergeletak mati di pinggir ladang
mereka.

Malaikat muda menjadi marah dan mencaci maki malaikat tua,
katanya:
“Mengapa engkau tega melakukan semua ini kepada mereka? Mengapa
engkau membiarkan semua ini terjadi?

Kemarin kita mendapat kesempatan untuk menginap di rumah seorang
kaya raya. Kita dibiarkan tidur di gudang yang kotor dan dingin, tetapi kamu
masih membantu mereka dengan memperbaiki dindingnya yang bolong. Malam ini
kita menginap di rumah seorang petani miskin yang begitu ramah dan mau
berbagi, tetapi apa yang kamu lakukan? Kamu biarkan sapi yang merupakan
satu-satunya sumber hidup, mati. Maumu apa, sih?”.

Malaikat tua menjawab singkat: “Tidak semua hal itu sebagaimana tampaknya.”

Ketika malaikat muda mendesak untuk menjelaskan, malaikat tua
berkata:
“Waktu kita menginap di tempat orang kaya kemarin, aku melihat
sebuah lubang di dinding. Di dalamnya ada kepingan emas. Tetapi karena
orang kaya tersebut sangat tamak, tidak mau berbagi, dan tidak bisa ramah
kepada orang lain, maka dinding tersebut kututup. Biar mereka tidak tahu dan
tidak dapat mengambil emas tersebut. Lalu malam ini, ketika kita tidur di
ranjang Pak Tani, dan mereka mengalah tidur di lantai, malaikat maut datang
hendak mengambil isteri petani itu. Tetapi aku belokkan dan sebagai
gantinya, malaikat maut itu mengambil sapi Pak Tani.

KI/ Tidak semua hal itu seperti bagaimana tampaknya. Terkadang kejadian
di sekitar kita juga begitu. Jika kamu memiliki iman, kamu harus
percaya bahwa semua hal merupakan keberuntunganmu, meskipun mungkin kita tidak
menyadarinya.
Orang yang datang dan pergi begitu saja dalam kehidupan kita, ada
yang menjadi teman, dan ada pula yang tinggal hanya sekejap, tetapi
meninggalkan kenangan manis dalam kehidupan dan hati kita. Dan kita tidak pernah
menjadi sama, karena kita telah berteman dengan banyak orang. Dan apa saja
yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan
menerimanya.

Memberikan seseorang semua cintamu tidak pernah menjamin bahwa
mereka akan mencintai kamu juga.
Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu
tumbuh didalam hati mereka. Tetapi jika tidak, pastikan dia tumbuh didalam
hatimu.”

darimilis motivasi

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Ayah Bukan Superman

Ayah Bukan Superman

Ayah Bukan Superman

Ayah Bukan Superman

Ayah Bukan Superman

Hasil need assesment dari Lembaga Demografi salah satu
universitas negeri di Jakarta. Jajak pendapat itu menerangkan:

Ayah tipe Pertama; cepat marah, jarang ada waktu ngobrol dengan
anak, ditakuti anak, dan selalu menakar seluruh pekerjaan dengan
uang.

Tipe Kedua, ayah yang ada (fisik) dan rajin tapi tidak tahu harus
berbuat apa. Kita menemukan ayah-ayah ini sering berada di
rumah. Mereka mengerjakan banyak hal, tapi tidak terlalu mengerti
apa yang dikerjakannya. Sebuah gelombang rutinitas menjebak dan
membawanya berputar-putar ke dalam pekerjaan yang memiliki kualitas
rendah.

Anak-anak menjumpai tokoh ini sepanjang waktu di rumah, namun
sayangnya lambat laun sang tokoh menjadi tidak berarti dalam
kehidupan mereka. Tidak ada lagi kejutan-kejutan psikologis yang biasa ditunggu-tunggu anak dari seorang ayah yang normal. Ritme komunikasi berjalan tanpa
greget dan hambar.

Sebagian besar korban Narkoba dan pelecehan seksual di kalangan
remaja memiliki ayah tipe kedua ini.

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Beberapa Kelakuan Cowok Kalau Lagi Salah Tingkah Membuat Gemas

Beberapa Kelakuan Cowok Kalau Lagi Salah Tingkah Membuat Gemas

Salah tingkah dapat terjadi karena sekian banyak hal. Bisa sebab bingung mesti merespons apa terhadap sebuah peristiwa atau kata-kata. Bisa pun karena berada di percabangan antara tersipu dan kemauan untuk tetap jaga image. Tapi orang yang salting seringkali sikapnya malah makin awkward sih.

Apalagi bila cowok. Peristiwa dia sibuk menata ekspresi hingga tanpa sadar bersikap clumsy, malah mengundang rasa tawa. Percaya atau tidak, kelakuan cowok bila lagi salah tingkah tersebut justru uwuu dan mengemaskan. Misalnya sejumlah gestur dan sikap ini sih. Jadi pengen godain terus-terusan.

1. Menghindari kontak mata. Nunduk aja terus hingga dikira ketiduran

Dari yang tadinya saling menatap mata ketika bicara, tiba-tiba dia membungkuk atau melemparkan pandang. Fix sih, dia sedang salah tingkah dan berjuang menyembunyikan ekspresinya dengan menghindari kontak mata. Soalnya bila mata dan mata bertemu pandang, duh, bisa-bisa hati kian berantakan.

2. Mendadak ganti topik dan ngomongnya ngelantur. Bahas hal-hal yang tidak cukup nyambung

Awalnya kupas soal A eh tiba-tiba ke C, terus langsung ke Z. Pokoknya ngelantur dan jadi nggak nyambung. Dia bukannya lagi kurang fokus kok. Melainkan melulu sedang keadaan bingung menutupi fakta yang sebenarnya.

3. Mendadak diam, sok-sok nggak peduli sebenarnya deg-degan separuh mati

Ada pun tipe cowok yang bersikap sok cool ketika salah tingkah. Tipe cowok ini seringkali memilih diam, dan menyibukkan diri dengan hal-hal lainnya. Misalnya pura-pura sibuk memeriksa ponsel. Atau pura-pura sibuk menyimak sesuatu di kejauhan. Mungkin prinsipnya diam tersebut emas. Mendingan diam, dibanding berkata-kata namun malah buat makin runyam.

4. Ketawa dengan nada yang aneh. Fix, sih, dia lagi salting abis!

Tertawa juga dapat jadi di antara trik guna menutupi rasa salah tingkah. Tapi seringnya, memaksa tertawa sebenarnya hati sedang deg-degan tak karuan malah akan menghasilkan nada yang mengherankan di telinga. Jadi bila dia tertawa sumbang dan nggak laksana biasanya, dapat jadi dia sedang salah tingkah luar biasa!

5. Bilang “Apaan sih?!” atau “Sampah banget lo!”. Sok-sokan emosi, namun wajahnya merona gitu

Cowok memang gitu kok. Sok-sokan emosi dan marah-marah, eh namun wajahnya merona abis. Ketangkap basah ya, Mas? ;p

6. Ngeledekin balik, tapi bila direspons saltingnya justeru makin-makin

Di masa-masa kecil dulu, cowok tidak jarang mengekspresikan perasaannya untuk orang yang digemari lewat sikap yang mengganggu. Misalnya dengan mengusili terus cewek yang ditaksirnya. Makin dibenci, kian senang dia. Nah, ketika dewasa, sikap laksana ini dapat terbawa, lo. Saat salah tingkah mendera, dia bakal meledek balik guna menutupi perasaannya. Tapi bila ditanggapi, saltingnya kian menjadi-jadi.

Baca Juga :

Tubuh Bakal Langsing dengan Ritual Sebelum Tidur ini Setiap Hari

Tubuh Bakal Langsing dengan Ritual Sebelum Tidur ini Setiap Hari

Setiap orang tentu ingin memiliki tubuh langsing dan bugar. Bahkan untuk mendapatkannya, banyak orang yang rela melakukan diet ketat dan olahraga mati-matian. Padahal kenyataannya, usaha diet dan olahraga nggak akan berhasil jika nggak dibarengi dengan gaya hidup yang seimbang. Bahkan, kebiasaan sebelum tidur pun turut berpengaruh. Para ahli mengklaim bahwa tidur yang berkualitas dapat berkontribusi pada penurunan berat badan.

Nah, kalau kamu ingin membuatnya bekerja, penting untuk mematuhi kebiasaan tertentu yang dapat meningkatkan metabolisme saat kamu tidur berikut ini.

1. Atur suhu kamar sekitar 18 derajat celsius untuk memicu tubuh membakar lemak

Menurunkan suhu tubuh di malam hari dapat membantu tidur agar lebih lelap dan lebih mudah menurunkan berat badan. Ketika berada dalam kondisi kedinginan, maka tubuh akan membakar lemak untuk memproduksi panas tubuh. Semakin banyak lemak yang dibakar, makin besar pula peluang untuk turun berat badan.

2. Menurut penelitian, buah anggur ternyata dapat membantu membakar kalori yang bisa membuat tubuh jadi lebih kurus

Anggur mengandung polifenol atau sejenis antioksidan yang bermanfaat untuk tubuh. Dengan rajin mengonsumsi anggur sebelum tidur, kamu akan mengurangi kemungkinan mengalami obesitas sebesar 40%.

3. Cobalah untuk menghindari gawai selama dua jam sebelum pergi tidur dan menempatkannya ke mode malam

Orang yang terpapar sinar gadget rata-rata akan membutuhkan waktu 10 menit lebih lama untuk tidur, sehingga akan bangun dengan kondisi lelah karena kurang tidur. Selain itu, sinar biru yang terpancar dari gadget akan menghambat produksi melantonin atau hormon pemicu tidur pada tubuh lo!

4. Sebelum tidur kamu diperbolehkan untuk mengonsumsi cemilan yang mengandung protein tinggi

Sebelum tidur, konsumsilah makanan-makanan yang berprotein tinggi, seperti greek yoghurt, dada ayam tanpa kulit, keju rendah lemak, pisang, kefir, almon, atau selai kacang. Camilan di bawah berprotein tinggi nggak akan bikin tubuh makin gemuk. Justru bermanfaat untuk sintesis protein otot.

5. Agar metabolisme kamu bagus, lakukanlah latihan fisik ringan terlebih dulu sebelum tidur

Melakukan latihan fisik dapat menghilangkan stres dan menaikkan metabolisme pada tubuh sebelum tidur. Bahkan kombinasi latihan kardio dan resistensi dapat membantu penurunan berat badan yang signifikan, terutama jika melakukan kardio dengan volume tinggi.

6. Sebelum tidur, kamu juga disarankan untuk minum teh herbal supaya lebih nyenyak

Teh herbal alami yang bisa kamu konsumsi misalnya teh kayu manis. Kayu manis dapat menurunkan kadar gula darah hingga menurunkan kolesterol. Berdasarkan hasil tes laboratorium, kayu manis juga dapat mengurangi peradangan, memiliki kandungan antioksidan dan dapat melawan bakteri pada tubuh.

7. Untuk membuat tubuhmu tetap bugar, usahakan untuk bangun dan tidur di waktu yang sama terus setiap harinya

Mereka yang memiliki pola tidur baik akan punya berat yang lebih ideal dan sehat sehat. Ini terjadi karena waktu tidur dan bangun yang konsisten akan berhubungan pada lemak tubuh yang lebih rendah. Sebelum tidur, atur alarm untuk bangun di jam yang sama setiap harinya.

Beberapa kebiasaan sebelum tidur di atas bisa kamu praktikkan mulai nanti malam.

Baca Juga :

Kisah Nabi Nuh A.S

Kisah Nabi Nuh A.S

Nabi Nuh adalah nabi keempat sehabis Adam, Syith dan Idris dan keturunan kesembilan berasal dari Nabi Adam. Ayahnya adalah Lamik bin Metusyalih bin Idris.

Dakwah Nabi Nuh Kepada Kaumnya

Nabi Nuh terima wahyu kenabian berasal dari Allah di dalam jaman “fatrah” jaman kekosongan di antara dua rasul di mana umumnya manusia secara beransur-ansur meniadakan ajaran agama yang dibawa oleh nabi yang meninggalkan mereka dan ulang bersyirik meninggalkan amal kebajikan, melaksanakan kemungkaran dan kemaksiatan di bawah pimpinan Iblis.
Demikianlah maka kaum Nabi Nuh tidak luput berasal dari proses tersebut, agar kala Nabi Nuh berkunjung di tengah-tengah mereka, mereka sedang menyembah berhala ialah patung-patung yang dibuat oleh tangan-tangan mereka sendiri disembahnya sebagai tuhan-tuhan yang bisa membawa kebaikan dan manfaat serta menampik segala kesengsaraan dan kemalangan.berhala-berhala yang dipertuhankan dan menurut keyakinan mereka membawa kemampuan dan kekuasaan ghaib ke atas manusia itu diberinya nama-nama yang silih berubah menurut kehendak dan selera kebodohan mereka.Kadang-kadang mereka namakan berhala mereka ” Wadd ” dan ” Suwa ” kadang kala ” Yaguts ” dan seandainya udah jemu digantinya bersama nama ” Yatuq ” dan ” Nasr “.

Nabi Nuh berdakwah kepada kaumnya yang udah jauh tersesat oleh iblis itu, mengajak mereka meninggalkan syirik dan penyembahan berhala dan ulang kepada tauhid menyembah Allah Tuhan sekalian alam melaksanakan ajaran-ajaran agama yang diwahyukan kepadanya serta meninggalkan kemungkaran dan kemaksiatan yang diajarkan oleh Syaitan dan Iblis.
Nabi Nuh menarik perhatian kaumnya agar memandang alam semesta yang diciptakan oleh Allah berupa langit bersama matahari, bulan dan bintang-bintang yang menghiasinya, bumi bersama kekayaan yang tersedia di atas dan di bawahnya, berupa tumbuh-tumbuhan dan air yang mengalir yang memberi kenikmatan hidup kepada manusia, pengantian malam jadi siang dan sebaliknya yang kesemua itu jadi bukti dan tanda nyata akan ada keesaan Tuhan yang harus disembah dan bukan berhala-berhala yang mereka bikin bersama tangan mereka sendiri.Di samping itu Nabi Nuh termasuk mengumumkan kepada mereka bahwa akan tersedia gajaran yang akan di terima oleh manusia atas segala amalannya di dunia iaitu syurga bagi amalan kebajikan dan neraka bagi segala pelanggaran pada perintah agama yang berupa kemungkaran dan kemaksiatan.

Nabi Nuh yang dikurniakan Allah bersama sifat-sifat yang patut dimiliki oleh seorang nabi, fasih dan tegas di dalam kata-katanya, bijaksana dan sabar di dalam tindak-tanduknya melaksanakan tugas risalahnya kepada kaumnya bersama penuh kesabaran dan kebijaksanaan bersama langkah yang lemah lembut mengetuk hati nurani mereka dan kadang kala bersama kata-kata yang tajam dan suara yang kasar seandainya menghadapi pembesar-pembesar kaumnya yang keras kepala yang enggan terima hujjah dan dalil-dalil yang dikemukakan kepada mereka yang tidak bisa mereka membantahnya atau mematahkannya.

Akan tetapi biarpun Nabi Nuh udah mengupayakan sekuat tanaganya berdakwah kepda kaumnya bersama segala kebijaksanaan, kecekapan dan kesabaran dan di dalam tiap-tiap kesempatan, siang mahupun malam bersama langkah berbisik-bisik atau langkah terang dan terbuka terbyata cuma sedikit sekali berasal dari kaumnya yang dpt terima dakwahnya dan ikuti ajakannya, yang menurut kala riwayat tidak melebihi bilangan seratus orang Mereka pun terdiri berasal dari orang-orang yang miskin berkedudukan sosial lemah. Sedangkan orang yang kaya-raya, berkedudukan tingi dan terpandang di dalam masyarakat, yang merupakan pembesar-pembesar dan penguasa-penguasa selamanya membangkang, tidak mempercayai Nabi Nuh mengingkari dakwahnya dan sesekali tidak merelakan melewatkan agamanya dan keyakinan mereka pada berhala-berhala mereka, bahkan mereka mengupayakan bersama mengadakan persekongkolan hendak melumpuhkan dan mengagalkan usaha dakwah Nabi nuh.

Berkata mereka kepada Nabi Nuh: “Bukankah engkau cuma seorang daripada kami dan tidak berbeda drp kami sebagai manusia biasa. Jikalau betul Allah akan mengutuskan seorang rasul yang membawa perintah-Nya, nescaya Ia akan mengutuskan seorang malaikat yang patut kami dengarkan kata-katanya dan kami ikuti ajakannya dan bukan manusia biasa seperti engkau cuma dpt diikuti orang-orang rendah kedudukan sosialnya seperti para buruh petani orang-orang yang tidak berpenghasilan yang bagi kami mereka seperti sampah masyarakat.Pengikut-pengikutmu itu adalah orang-orang yang tidak membawa daya fikiran dan ketajaman otak, mereka mengikutimu secara buta tuli tanpa berkhayal dan menimbangkan masak-masak benar atau tidaknya dakwah dan ajakanmu itu. Cuba agama yang engkau bawa dan ajaran -ajaran yang engkau sadurkan kepada kami itu betul-betul benar, nescaya kamilah pernah mengikutimu dan bukannya orang-orang yang mengemis pengikut-pengikutmu itu. kami sebagai pemuka-pemuka penduduk yang pintar berfikir, punya kecerdasan otak dan pandangan yang luas dan yang dipandang penduduk sebagai pemimpin-pemimpinnya, tidaklah mudak kami terima ajakanmu dan dakwahmu.Engkau tidak membawa kelebihan di atas kami berkenaan soaL-soal kemasyarakatan dan pergaulan hidup.kami jauh lebih pintar dan lebih mengetahui drpmu berkenaan perihal itu semua.nya.Anggapan kami terhadapmu, tidak lain dan tidak bukan, bahawa engkau adalh pendusta belaka.”

Nuh berkata, menjawab ejekan dan olok-olokan kaumnya: “Adakah engkau mengira bahwa saya dpt memaksa anda ikuti ajaranku atau mengira bahwa saya membawa kekuasaan untuk menjadikan anda orang-orang yang beriman jika anda selamanya menampik ajakan ku dan selamanya membuta-tuli pada bukti-bukti kebenaran dakwahku dan selamanya mempertahakan pendirianmu yang tersesat yang diilhamkan oleh kesombongan dan kecongkakan gara-gara kedudukan dan harta-benda yang anda miliki.Aku cuma seorang manusia yang mendpt amanat dan diberi tugas oleh Allah untuk menyampaikan risalah-Nya kepada kamu. Jika anda selamanya berkeras kepala dan tidak mahu ulang ke jalur yang benar dan terima agama Allah yang diutuskan-Nya kepada ku maka terserahlah kepada Allah untuk menentukan hukuman-Nya dan gajaran-Nya keatas diri kamu. Aku cuma pesuruh dan rasul-Nya yang diperintahkan untuk menyampaikan amanat-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Dialah yang berkuasa memberi hidayah kepadamu dan mengampuni dosamu atau turunkan azab dan seksaan-Nya di atas anda sekalian jika Ia kehendaki.Dialah pula yang berkuasa turunkan seksa danazab-nya di dunia atau menangguhkannya hingga hari kemudian. Dialah Tuhan pencipta alam semesta ini, Maha Kuasa ,Maha Mengetahui, maha pengasih dan Maha Penyayang.”.

Kaum Nuh menyampaikan syarat bersama berkata: “Wahai Nuh! Jika engkau menghendaki kami mengikutimu dan memberi sokongan dan impuls kepada anda dan kepada agama yang engkau bawa, maka jauhkanlah para pengikutmu yang terdiri berasal dari orang-orang petani, buruh dan hamaba-hamba sahaya itu. Usirlah mereka berasal dari pengaulanmu gara-gara kami tidak dpt bergaul bersama mereka duduk berdampingan bersama mereka mengikut langkah hidup mereka dan bergabung bersama mereka di dalam suatu agama dan kepercayaan. Dan bagaimana kami dpt terima satu agama yang menyamaratakan para bangsawan bersama orang awam, penguasa dan pembesar bersama buruh-buruhnya dan orang kaya yang berkedudukan bersama orang yang miskin dan papa.”

Nabi Nuh menampik pensyaratan kaumnya dan berkata: “Risalah dan agama yang saya bawa adalah untuk semua orang tiada pengecualian, yang pintar mahupun yang bodoh, yang kaya mahupun miskin, majikan ataupun buruh ,diantara peguasa dan rakyat biasa seluruhnya membawa kedudukan dan tempat yang mirip trehadap agama dan hukum Allah. Andai kata saya mencukupi pensyaratan anda dan meluluskan keinginanmu menyingkirkan para pengikutku yang setia itu, maka siapakah yang dpt ku mengharapkan akan meneruskan dakwahku kepada orang ramai dan bagaimana saya hingga hati menjauhi drpku orang-orang yang udah beriman dan terima dakwahku bersama penuh keyakinan dan keikhlasan di kala anda menolaknya serta mengingkarinya, orang-orang yang udah membantuku di dalam tugasku di kala anda menghambat usahaku dan merintangi dakwahku. Dan bagaimanakah saya dpt mempertanggungjawabkan tindakan pengusiranku kepada mereka pada Allah seandainya mereka mengadu bahawa saya udah membalas loyalitas dan ketaatan mereka bersama sebaliknya sekedar untuk mencukupi permintaanmu dan tunduk kepada pensyaratanmu yang tidak lumrah dan tidak dpt di terima oleh akal dan fikiran yang sihat. Sesungguhnay anda adalah orang-orang yang bodoh dan tidak berfikiran sihat.”.

Pada akhirnya, gara-gara mulai tidak berdaya ulang mengingkari kebenaran kata-kata Nabi Nuh dan mulai kehabisan alasan dan hujjah untuk melanjutkan dialog bersama beliau, maka berkatalah mereka: “Wahai Nabi Nuh! Kita udah banyak bermujadalah dan berdebat dan cukup berdialog serta mendengar dakwahmu yang udah membosankan itu. Kami selamanya tidak akan mengikutimu dan tidak akan sesekali melewatkan keyakinan dan adat-istiadat kami agar tidak tersedia gunanya ulang engkau mengulang-ulangi dakwah dan ajakanmu dan bertegang lidah bersama kami. datangkanlah apa yang engkau sangat orang yang menepati janji dan kata-katanya. Kami mengidamkan memandang kebenaran kata-katamu dan ancamanmu di dalam kenyataan. Karena kami masih selamanya belum mempercayaimu dan selamanya meragukan dakwahmu.”

Nabi Nuh Berputus Asa Dari Kaumnya

Nabi Nuh berada di tengah-tengah kaumnya selama sembilan ratus lima puluh th. berdakwah menyampaikan risalah Tuhan, mengajak mereka meninmggalkan penyembahan berhala dan ulang menyembah dan beribadah kepada Allah Yang maha Kuasa memimpin mereka muncul berasal dari jalur yang sesat dan gelap ke jalur yang benar dan terang, mengajar mereka hukum-hukum syariat dan agama yang diwahyukan oleh Allah kepadanya, mangangkat darjat manusia yang tertindas dan lemah ke tingak yang sesuai bersama fitrah dan qudratnya dan mengupayakan menyingkirkan sifat-sifat sombong dan bongkak yang melekat pd para pembesar kaumnya dan medidik agar mereka berkasih sayang, tolong-menolong di antara sesama manusia. Akan tetapi di dalam kala yang cukup lama itu, Nabi Nuh tidak sukses menyedarkan an menarik kaumnya untuk ikuti dan terima dakwahnya beriman, bertauhid dan beribadat kepada
Allah jika sekelompok kecil kaumnya yang tidak meraih seramai seratus orang, biarpun ia udah melaksanakan tugasnya bersama segala daya-usahanya dan sekuat tenaganya bersama penuh kesabaran dan kesusahan menghadapi penghinaan, ejekan dan cercaan makian kaumnya, gara-gara ia mengharapkan akan dtg masanya di mana kaumnya akan sedar diri dan dtg mengakui kebenarannya dan kebenaran dakwahnya. Harapan Nabi Nuh akan kesedaran kaumnya ternyata semakin hari semakin berkurangan dan bahawa cahaya iman dan takwa tidak akan menebus ke di dalam hati mereka yang udah tertutup rapat oleh ajaran dan bisikan Iblis. Hal mana Nabi Nuh berupa berfirman Allah yang bermaksud:
“Sesungguhnya tidak akan seorang drp kaumnya mengikutimu dan beriman jika mereka yang udah mengikutimu dan beriman lebih dahulu, maka jgnlah engkau bersedih hati gara-gara apa yang mereka perbuatkan.”
Dengan penegasan firman Allah itu, lenyaplah sisa harapan Nabi Nuh berasal dari kaumnya dan habislah kesabarannya. Ia memohon kepada Allah agar turunkan Azab-Nya di atas kaumnya yang berkepala batu seraya berseru:”Ya Allah! Jgnlah Engkau biarkan seorang pun drp orang-orang kafir itu hidup dan tinggal di atas bumi ini. Mareka akan mengupayakan menyesatkan hamba-hamba-Mu, jika Engkau biarkan mereka tinggal dan mereka tidak akan melahirkan dan turunkan tak hanya anak-anak yang berbuat maksiat dan anak-anak yang kafir spt.mereka.”

Doa Nabi Nuh dikalbulkan oleh Allah dan permohonannya diluluskan dan tidak harus ulang mengacuhkan dan mempersoalkan kaumnya, gara-gara mereka itu akan terima hukuman Allah bersama mati tenggelam.

Nabi Nuh Membuat Kapal

Setelah terima perintah Allah untuk membuat sebuah kapal, segeralah Nabi Nuh menghimpun para pengikutnya dan mulai mereka menghimpun bhn yang dibutuhkan untuk maksud tersebut, sesudah itu bersama menyita tempat di luar dan agak jauh berasal dari kota dan keramaiannya mereka bersama rajin dan tekun bekerja siang dan malam merampungkan pembinaan kapal yang diperintahkan itu.

Walaupun Nabi Nuh udah menjauhi kota dan masyarakatnya, agar dpt bekerja bersama tenang tanpa gangguan bagi merampungkan pembinaan kapalnya tetapi ia tidak luput berasal dari ejekan dan cemuhan kaumnya yang kebetulan atau sengaja lewat tempat kerja membina kapal itu. Mereka mengejek dan mengolok-olk bersama mengatakan: “Wahai Nuh! Sejak seandainya engkau udah jadi tukang kayu dan pembuat kapal?Bukankah engkau seorang nabi dan rasul menurut pengakuanmu, kenapa sekarang jadi seorang tukang kayu dan pembuat kapal.Dan kapal yang engkau bikin itu di tempat yang jauh berasal dari air ini adalah maksudmu untuk ditarik oleh kerbau ataukah mengharapkan angin yang ankan menarik kapalmu ke laut?”Dan lain-lain kata ejekan yang di terima oleh Nabi Nuh bersama sikap dingin dan tersenyum seraya menjawab: “Baiklah tunggu saja saatnya nanti, jika anda sekrg mengejek dan mengolok-olok kami maka akan tibalah masanya kelak bg kami untuk mengejek anda dan akan anda ketahui kelak untuk apa kapal yang kami siapkan ini.Tunggulah saatnya azab dan hukuman Allah menimpa atas diri kamu.”

Setelah selesai pekerjaan pembuatan kapal yang merupakan alat pengangkutan laut pertama di dunia, Nabi Nuh terima wahyu berasal dari Allah: “Siap-siaplah engkau bersama kapalmu, seandainya tiba perintah-Ku dan muncul gejala drp-Ku maka segeralah angkut bersamamu di di dalam kapalmu dan kerabatmu dan bawalah dua gunakan berasal dari tiap-tiap model makhluk yang tersedia di atas bumi dan belayarlah bersama izin-Ku.”
Kemudian tercurahlah berasal dari langit dan memancur berasal dari bumi air yang deras dan dahsyat yang di dalam sekelip mata udah jadi banjir besar melanda semua kota dan desa menggenangi daratan yang rendah mahupun yang tinggi hingga meraih puncak bukit-bukit agar tiada tempat berlindung berasal dari air bah yang dahsyat itu jika kapal Nabi Nuh yang udah terisi penuh bersama para orang mukmin dan pasangan makhluk yang diselamatkan oleh Nabi Nuh atas perintah Allah.

Dengan iringan “Bismillah majraha wa mursaha” belayarlah kapal Nabi Nuh bersama lajunya menyusuri lautan air, menentang angin yang kadang kala lemah lembut dan kadang kala ganas dan ribut. Di kanan kiri kapal terlihatlah orang-orang kafir bergelut melawan gelombang air yang menggunung mengupayakan menyelamat diri berasal dari cengkaman maut yang udah sedia menerkam mereka di di dalam lipatan gelombang-gelombang itu.

Tatkala Nabi Nuh berada di atas geladak kapal menyimak cuaca dan melihat-lihat orang-orang kafir berasal dari kaumnya sedang bergelimpangan di atas permukaan air, tiba-tiba terlihatlah olehnya tubuh putera sulungnya yang bernama “Kan’aan” timbul tenggelam dipermainkan oleh gelombang yang tidak menaruh belas kasihan kepada orang-orang yang sedang terima hukuman Allah itu. Pada kala itu, tanpa disadari, timbullah rasa cinta dan kasih sayang seorang ayah pada putera kandungnya yang berada di dalam kondisi risau menghadapi maut ditelan gelombang.

Nabi Nuh secara spontan, terdorong oleh suara hati kecilnya berteriak bersama sekuat suaranya memanggil puteranya: “Wahai anakku! Datanglah kemari dan gabungkan dirimu bersama keluargamu. Bertaubatlah engkau dan berimanlah kepada Allah agar engkau selamat dan terhindar berasal dari bahaya maut yang engkau meniti hukuman Allah.” Kan’aan, putera Nabi Nuh, yang tersesat dan udah terkena racun rayuan syaitan dan hasutan kaumnya yang sombong dan keras kepala itu menampik bersama keras ajakan dan panggilan ayahnya yang menyayanginya bersama kata-kata yang menentang: “Biarkanlah saya dan pergilah, jauhilah aku, saya tidak rela berlindung di atas geladak kapalmu saya akan bisa menyelamatkan diriku sendiri bersama berlindung di atas bukit yang tidak akan dijangkau oleh air bah ini.”

Nuh menjawab: “Percayalah bahawa tempat satu-satunya yang bisa menyelamatkan engkau ialah bergabung bersama kami di atas kapal ini. Masa tidak akan tersedia yang bisa melewatkan diri berasal dari hukuman Allah yang udah ditimpakan ini jika orang-orang yang memperolehi rahmat dan keampunan-Nya.”

Setelah Nabi Nuh mengucapkan kata-katanya tenggelamlah Kan’aan disambar gelombang yang ganas dan lenyaplah ia berasal dari pandangan mata ayahnya, tergelincirlah ke bawah lautan air mengikut kawan-kawannya dan pembesar-pembesar kaumnya yang durhaka itu.

Nabi Nuh bersedih hati dan berdukacita atas kematian puteranya di dalam kondisi kafir tidak beriman dan belum mengenal Allah. Beliau berkeluh-kesah dan berseru kepada Allah: “Ya Tuhanku, memang puteraku itu adalah darah dagingku dan adalah bahagian berasal dari keluargaku dan memang janji-Mu adalha janji benar dan Engkaulah Maha Hakim yang Maha Berkuasa.” Kepadanya Allah berfirman: “Wahai Nuh! Sesungguhnya dia puteramu itu tidaklah termasuk keluargamu, gara-gara ia udah menyimpang berasal dari ajaranmu, melanggar perintahmu menampik dakwahmu dan ikuti jejak orang-orang yang kafir drp kaummu.Coretlah namanya berasal dari daftar keluargamu.Hanya mereka yang udah terima dakwahmu ikuti jalanmu dan beriman kepada-Ku dpt engkau masukkan dan golongkan ke di dalam barisan keluargamu yang udah Aku janjikan perlindungannya danterjamin keselamatan jiwanya.Adapun orang-orang yang mengingkari risalah mu, mendustakan dakwahmu dan udah ikuti udara nafsunya dan tuntutan Iblis, pastilah mereka akan binasa meniti hukuman yang udah Aku memastikan biarpun mereka berada dipuncak gunung. Maka janganlah engkau sesekali menanyakan berkenaan sesuatu yang engkau belum ketahui. Aku ingatkan janganlah engkau hingga tergolong ke di dalam golongan orang-orang yang bodoh.”

Nabi Nuh sedar langsung sehabis terima teguran berasal dari Allah bahwa cinta kasih sayangnya kepada anaknya udah menjadikan ia lupa akan janji dan ancaman Allah pada orang-orang kafir termasuk puteranya sendiri. Ia sedar bahawa ia tersesat pd kala ia memanggil puteranya untuk menyelamatkannya berasal dari bencana banjir yang didorong oleh perasaan naluri darah yang menghubungkannya bersama puteranya padahal semestinya cinta dan taat kepada Allah harus mendahului cinta kepada keluarga dan harta-benda. Ia sangat sesalkan kelalaian dan kealpaannya itu dan menghadap kepada Allah memohon ampun dan maghfirahnya bersama berseru: “Ya Tuhanku saya berlindung kepada-Mu berasal dari godaan syaitan yang terlaknat, ampunilah kelalaian dan kealpaanku agar saya menanyakan sesuatu yang saya tidak mengetahuinya. Ya Tuhanku seandainya Engkau tidak memberi ampun dan maghfirah serta turunkan rahmat bagiku, nescaya saya jadi orang yang rugi.”

Setelah air bah itu meraih puncak keganasannya dan habis binasalah kaum Nuh yang kafir dan zalim sesuai bersama kehendak dan hukum Allah, surutlah lautan air diserap bumi sesudah itu bertambatlah kapal Nuh di atas bukit ” Judie ” bersama iringan perintah Allah kepada Nabi Nuh: “Turunlah wahai Nuh ke darat engkau dan para mukmin yang menyertaimu bersama selamat dilimpahi barakah dan inayah berasal dari sisi-Ku bagimu dan bagi umat yang menyertaimu.”

Kisah Nabi Nuh Dalam Al-Quran

Al-Quran menceritakan kisah Nabi Nuh di dalam 43 ayat berasal dari 28 surah di antaranya surah Nuh berasal dari ayat 1 sehinga 28, termasuk di dalam surah “Hud” ayat 27 agar 48 yang mengisahkan dialog Nabi Nuh bersama kaumnya dan perintah pembuatan kapal serta kondisi banjir yang menimpa di atas mereka.

Pengajaran Dari Kisah Nabi Nuh A.S.

Bahawasanya pertalian antara manusia yang terkait gara-gara ikatan persamaan keyakinan atau penamaan aqidah dan pendirian adalah lebih erat dan lebih berkesan drp pertalian yang terkait gara-gara ikatan darah atau kelahiran. Kan’aan yang biarpun ia adalah anak kandung Nabi Nuh, oleh Allah s.w.t. dikeluarkan berasal dari bilangan keluarga ayahnya gara-gara ia menganut keyakinan dan agama berbeda bersama apa yang dianut dan didakwahkan oleh ayahnya sendiri, bahkan ia berada di pihak yang memusuhi dan menentangnya.

Maka di dalam pengertian inilah bisa difahami firman Allah di dalam Al-Quran yang bermaksud: “Sesungguhnya para mukmin itu adalah bersaudara.” Demikian pula hadis Rasulullah s.a.w.yang bermaksud:”Tidaklah sempurna iman seseorang jika jika ia menyintai saudaranya yang beriman sebagaimana ia menyintai dirinya sendiri.”Juga peribahasa yang berbunyi:”Adakalanya engkau memperolehi seorang saudara yang tidak dilahirkan oleh ibumu.”

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :

Kisah Nabi Idris A.S.

Kisah Nabi Idris A.S.

Tidak banyak info yang didpti tentang kisah Nabi Idris di di dalam Al-Quran mahupun di dalam kitab-kitab Tafsir dan kitab-kitab histori nabi-nabi.Di di dalam Al-Quran cuma terdpt dua ayat tentang Nabi Idris iaitu di dalam surah Maryam ayat 56 dan 57:

“Dan ceritakanlah hai Muhammad kepada mereka , kisah Idris yang terdpt tersebut di di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sgt membetulkan dan seorang nabi. 57 – Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” Maryam : 56 – 57

Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam putera dari Yarid bin Mihla’iel bin Qinan bin Anusy bin Syith bin Adam A.S. dan adalah keturunan pertama yang dikurniai kenabian menjadi Nabi sesudah Adam dan Syith.
Nabi Idris menurut kala riwayat bermukim di Mesir di mana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadat menyembah Allah dan juga membeeri beberapa pendoman hidup bagi pengikut-pengikutnya sehingga menyelamat diri darii seksaan di akhirat dan kehancuran dan juga kebinasaan di dunia. Ia hidup hingga umur 82 tahun.

Diantara beberapa nasihat dan kalimat mutiaranya ialah :
Kesabaran yang
disertai iman kepada Allah mempunyai kemenangan.
Orang yang suka ialah orang yang berwaspada dan menghendaki syafaat dari Tuhannya bersama dengan amal-amal solehnya.
Bila anda memohon suatu hal kepada Allah dan berdoa maka ikhlaskanlah niatmu demikian pula puasa dan solatmu.
Janganlah bersumpah di dalam situasi anda berdusta dan janganlah menuntup sumpah dari orang yang berdusta sehingga anda tidak menyekutui mereka di dalam dosa.
Taatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu dan juga penuhilah selamanya mulut-mulutmu bersama dengan ucapan syukur dan puji kepada Allah.
Janganlah iri hati kepada orang-orang yang baik nasibnya, karena mereka tidak dapat banyak dan lama menikmati kebaikan nasibnya.
Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak suatu hal pun dapat memuaskannya.
Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya seorang tidak dpt bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang diperolehinya itu.
Dalam pertalian bersama dengan firman Allah bahawa Nabi Idris diangkat kemartabat tinggi Ibnu Abi Hatim di dalam tafsirnya meriwayatkan bahawa Nabi Idris wafat tatkala berada di langit keempat dibawa oleh seorang Malaikat Wallahu a’alam bissawab.

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/

Baca Juga :