twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Mengenal Apa Itu Pangeran Puger

Mengenal Apa Itu Pangeran Puger

Mengenal Apa Itu Pangeran Puger

Mengenal Apa Itu Pangeran Puger

Mengenal Apa Itu Pangeran Puger

Pangeran Puger (lahir: Mataram, ? – wafat: Kartasura, 1719) adalah raja ketiga Kasunanan Kartasura yang setelah naik takhta bergelar Sri Susuhunan Pakubuwana I. Ia memerintah pada tahun 1704 – 1719. Naskah-naskah babad pada umumnya mengisahkan tokoh ini sebagai raja agung yang bijaksana.

Asal-usul

Nama asli Pangeran Puger adalah Raden Mas Darajat. Ia merupakan putra Sunan Amangkurat I, raja terakhir Kesultanan Mataram yang lahir dari Ratu Wetan atau permaisuri kedua. Ibunya tersebut berasal dari Kajoran, yaitu sebuah cabang keluarga keturunan Kesultanan Pajang.
Mas Darajat pernah diangkat menjadi pangeran adipati anom (putra mahkota), ketika terjadi perselisihan antara Amangkurat I dengan Mas Rahmat. Mas Rahmat adalah kakak tiri Mas Darajat yang lahir dari Ratu Kulon atau permaisuri pertama. Amangkurat I mencopot jabatan adipati anom dari Mas Rahmat dan menyerahkannya kepada Mas Darajat. Namun, ketika Keluarga Kajoran terbukti mendukung pemberontakan Trunajaya tahun 1674, Amangkurat I terpaksa menarik kembali jabatan tersebut dari tangan Mas Darajat.

Perang Di Plered

Puncak pemberontakan Trunajaya terjadi pada tahun 1677. Pangeran dari Madura tersebut melancarkan serangan besar-besaran ke ibu kota Kesultanan Mataram yang terletak di Plered. Amangkurat I melarikan diri ke barat dan menugasi Adipati Anom (Mas Rahmat) untuk mempertahankan istana. Namun, Adipati Anom menolak dan memilih ikut mengungsi. Pangeran Puger pun tampil menggantikan kakak tirinya tersebut untuk membuktikan kepada sang ayah bahwa tidak semua anggota Keluarga Kajoran terlibat pemberontakan Trunajaya.
Ketika pasukan Trunajaya tiba di istana Plered, pihak Amangkurat I telah pergi mengungsi. Pangeran Puger pun berjuang menghadapinya. Namun, kekuatan musuh sangat besar. Ia terpaksa menyingkir ke desa Jenar. Di sana Pangeran Puger membangun istana baru bernama Kerajaan Purwakanda. Ia mengangkat diri sebagai raja bergelar Susuhunan Ingalaga.
Trunajaya menjarah harta pusaka keraton Mataram. Ia kemudian pindah ke markasnya di Kediri. Pada saat itulah Sunan Ingalaga kembali ke Plered untuk menumpas sisa-sisa pengikut Trunajaya yang sengaja bertugas di sana. Sunan Ingalaga pun mengangkat dirinya sebagai raja Mataram yang baru.

Perang Saudara

Sementara itu Amangkurat I meninggal dunia dalam pengungsiannya di daerah Tegal. ia sempat menunjuk Adipati Anom sebagai raja Mataram yang baru bergelar Amangkurat II. Sesuai wasiat ayahnya tersebut, Amangkurat II pun meminta bantuan VOC – Belanda. pemberontakan Trunajaya akhirnya berhasil ditumpas pada akhir tahun 1679.
Amangkurat II merupakan raja tanpa istana karena Plered telah diduduki Sunan Ingalaga, adiknya sendiri. Ia pun membangun istana baru di hutan Wanakerta, yang diberi nama Kartasura pada bulan September 1680. Amangkurat II kemudian memanggil Sunan Ingalaga supaya bergabung dengannya tapi panggilan tersebut ditolak.
Penolakan tersebut menyebabkan terjadinya perang saudara. Akhirnya, pada tanggal 28 November 1681 Sunan Ingalaga menyerah kepada Jacob Couper, perwira VOC yang membantu Amangkurat II. Sunan Ingalaga pun kembali bergelar Pangeran Puger dan mengakui kedaulatan kakaknya sebagai Amangkurat II.
Kekalahan Pangeran Puger menandai berakhirnya Kesultanan Mataram yang kemudian menjadi daerah bawahan Kasunanan Kartasura. Meskipun demikian, naskah-naskah babad tetap memuji keberadaan Pangeran Puger sebagai orang istimewa di Kartasura. Yang menjadi raja memang Amangkurat II, namun pemerintahan kasunanan seolah-olah berada di bawah kendali adiknya itu. Hal ini dapat dimaklumi karena naskah-naskah babad ditulis pada zaman kekuasaan raja-raja keturunan Pangeran Puger.

Kamatian Kapten Tack

Amangkurat II berhasil naik takhta berkat bantuan VOC, namun disertai dengan perjanjian yang memberatkan pihak Kartasura. Ketika keadaan sudah tenang, Patih Nerangkusuma yang anti Belanda mendesaknya supaya mengkhianati perjanjian tersebut.
Pada tahun 1685 Amangkurat II melindungi buronan VOC bernama Untung SuropatiKapten Francois Tack datang ke Kartasura untuk menangkapnya. Amangkurat II pura-pura membantu VOC.
Namun diam-diam, ia juga menugasi Pangeran Puger supaya menyamar sebagai anak buah Untung Suropati.
Dalam pertempuran sengit yang terjadi di sekitar keraton Kartasura pada bulan Februari 1686, sebanyak 75 orang tentara VOC, tewas ditumpas pasukan Untung Suropati. Pasukan Untung Suropati berhasil membunuh Kapten Tack yang tidak berhasil turun dari kudanya.

Pengungsian Ke Semarang

Amangkurat II meninggal dunia pada tahun 1703. Takhta Kartasura jatuh ke tangan putranya yang bergelar Amangkurat III. Menurut Babad Tanah Jawi, ketika Pangeran Puger datang melayat, ia melihat kemaluan jenazah kakaknya “berdiri”. Dari ujung kemaluan muncul setitik cahaya yang diyakini sebagai wahyu keprabon. Barang siapa mendapatkan wahyu tersebut, maka ia akan menjadi raja Tanah Jawa. Pangeran Puger pun menghisap sinar tersebut tanpa ada seorang pun yang melihat.
Sejak saat itu dukungan terhadap Pangeran Puger berdatangan karena banyak yang tidak menyukai tabiat buruk Amangkurat III. Hubungan antara paman dan keponakan tersebut pun diwarnai ketegangan. Kebencian Amangkurat III semakin bertambah ketika Raden Suryokusumo putra Puger memberontak.
Pada puncaknya, yaitu bulan Mei 1704 Amangkurat III mengirim pasukan untuk membinasakan keluarga Puger.
Namun Pangeran Puger dan para pengikutnya lebih dahulu mengungsi ke Semarang. Yang ditugasi mengejar adalah Tumenggung Jangrana,bupati Surabaya. Namun Jangrana sendiri diam-diam memihak Puger sehingga pengejarannya hanya bersifat sandiwara belaka.
Bupati Semarang yang bernama Rangga Yudanegara bertindak sebagai perantara Pangeran Puger dalam meminta bantuan VOC. Kepandaian diplomasi Yudanegara berhasil membuat VOC memaafkan peristiwa pembunuhan Kapten Tack. Bangsa Belanda tersebut menyediakan diri membantu perjuangan Pangeran Puger, tentu saja dengan perjanjian yang menguntungkan pihaknya. Isi Perjanjian Semarang yang terpaksa ditandatangani Pangeran Puger antara lain penyerahan wilayah Madura bagian timur kepada VOC.
Kartasura di rebut
Pada tanggal 6 Juli 1704 Pangeran Puger diangkat menjadi raja bergelar Susuhunan Paku Buwana Senapati Ingalaga Ngabdurahman Sayidin Panatagama Khalifatulah Tanah Jawa, atau lazim disingkat Pakubuwana I.
Setahun kemudian, yaitu tahun 1705, Pakubuwana I dikawal gabungan pasukan VOC, Semarang, Madura (barat), dan Surabaya bergerak menyerang Kartasura. Pasukan Kartasura yang ditugasi menghadang dipimpin oleh Arya Mataram, yang tidak lain adalah adik Pakubuwana I sendiri. Arya Mataram berhasil membujuk Amangkurat III supaya mengungsi ke timur, sedangkan ia sendiri kemudian bergabung dengan Pakubuwana I.
Dengan demikian, takhta Kartasura pun jatuh ke tangan Pakubuwana I, tepatnya pada tanggal 17 September 1705.
Masa Pemerintahan
Pemerintahan Pakubuwana I dihadapkan pada perjanjian baru dengan VOC sebagai pengganti perjanjian lama yang pernah ditandatangani Amangkurat II. Perjanjian lama tersebut berisi kewajiban Kartasura untuk melunasi biaya perang Trunajaya sebesar 4,5 juta gulden. Sedangkan perjanjian baru berisi kewajiban Kartasura untuk mengirim 13.000 ton beras setiap tahun selama 25 tahun.
Pada tahun 1706 gabungan pasukan Kartasura dan VOC mengejar Amangkurat III yang berlindung di Pasuruan. Dalam pertempuran di Bangil, Untung Surapati yang saat itu menjabat sebagai bupati Pasuruantewas. Amangkurat III sendiri akhirnya menyerah di Surabaya pada tahun 1708, untuk kemudian dibuang ke Srilangka.
Pada tahun 1709 Pakubuwana I terpaksa menghukum mati Adipati Jangrana bupati Surabaya yang dulu telah membantunya naik takhta. Hukuman ini dilakukan karena pihak VOC menemukan bukti bahwa Jangrana berkhianat dalam perang melawan Untung Surapati tahun 1706.
Jangrana digantikan adiknya yang bernama Jayapuspita sebagai bupati Surabaya. Pada tahun 1714 Jayapuspita menolak menghadap ke Kartasura dan mempersiapkan pemberontakan. Pada tahun 1717 gabungan pasukan Kartasura dan VOC bergerak menyerbu Surabaya. Menurut Babad Tanah Jawi, perang di Surabaya ini lebih mengerikan daripada perang di Pasuruan dahulu. Jayapuspita akhirnya kalah dan menyingkir ke Japan (sekarang Mojokerto) tahun 1718.
Akhir Hayat
Sunan Pakubuwana I meninggal dunia pada tahun 1719. Yang menggantikannya sebagai raja Kartasura selanjutnya adalah putranya, yang bergelar Amangkurat IV.
Pemerintahan Amangkurat IV ini kemudian dihadapkan pada pemberontakan saudara-saudaranya sesama putra Pakubuwana I, antara lain Pangeran Blitar, Pangeran Purbaya, dan Pangeran Dipanegara Madiun.
Pangeran Puger Yang Lain
Dalam sejarah keluarga Kesultanan Mataram terdapat tokoh lain yang juga bergelar Pangeran Puger. Salah satunya adalah putra Panembahan Senapati yang lahir dari selir Nyai Adisara, bernama asli Raden Mas Kentol Kejuron. Tokoh ini hidup pada zaman sebelum Pakubuwana I.
Pangeran Puger yang ini pernah memberontak pada tahun 1602 – 1604 terhadap pemerintahan adiknya, yaitu Prabu Hanyokrowati (kakek buyut Pangeran Puger Pakubuwana I).

Mengenal Apa Itu Jawaharlal Nehru

Mengenal Apa Itu Jawaharlal Nehru

Mengenal Apa Itu Jawaharlal Nehru

Mengenal Apa Itu Jawaharlal Nehru

Mengenal Apa Itu Jawaharlal Nehru

Jawaharlal Nehru

dikenal sebagai salah satu negarawan terbaik abad 20, memiliki  koneksi internasional cukup luas termasuk Presiden Soekarno. Nehru adalah penantang tangguh imperalisme barat. Tokoh negara-negara non blok ini merupakan aktivis pejuang kemerdekaan India dan menjadi perdana menteri India ketika negara ini merdeka.  Nehru lahir pada tanggal 14 November 1889, dari keluarga yang berasal dari kasta brahmana. Ayahnya pengacara dan politisi dari Khasmir yang tinggal di Alahabad. Masih berusia 16 tahun, Nehru berangkat ke Inggris untuk sekolah diHarrow dan kemudian Universitas Cambridge.

Kembali ke India tahun 1912

ia bergabung dengan kongres nasional India, organisasi kaum nasionalis terbesar India yang di pimpin oleh Mohandes K Ghandi pada 1916. Antara 1921 dan 1945 dia sembilan kali dipenjara oleh pemerintah Inggris, karena aktivitasnya bagi kemerdekaan India. Akrab dengan seluruh spektrum sosial India khususnya para petani, Nehru sampai pada kesimpulan bahwa perjuangan politik India harus diarahkan kepada kesetaraan sosial dan memberantas kemiskinan

Pada akhir 1920-an

Nehru telah tumbuh menjadi pemimpin kaum muda golongan yang lebih militan dalam tubuh kongres nasional India. Dia mendirikan bersama Subas Chandra BoseLiga Kemerdekaan India, yang merupakan bagian dari kongres. Para pemimpin muda itu mendesak agar kongres memperjuangkan kemerdekaan penuh, bukan status dominian dari Inggris. Untuk mencapai tujuan ini gerakan pembangkangan sipil dilancarkan pada 1930 dibawah kepemimpinan Ghandi dan Nehru yang menjadi presiden kongres. Pada 1930-an, Nehru menyusun agenda baru partai yang memperlihatkan pengaruh idiologi sosialis. Pada 1937, Nehru lagi-lagi bersama Bose mendirikan komite perencanaan kongres yang merupakan antisipasi program ekonomi bagi pemerintahannya, setelah kemerdekaan India nanti.

Ketika PD II pecah

pemerintah kolonial Inggris secara sepihak menyatakan bahwa India adalah negara yang mesti ikut berperang. Meskipun dalam hatinya punya keinginan untuk mendukung aliansi antifasis, namun Nehru setuju pada kebijakan kongres yang memutuskan non kooperasi dngan upaya perang itu. Ketika misi Cripps yang mendesak India bekerja sama dengan imbalan kemerdekaan seusai perang gagal. Kongres di bawah Ghandi dan Nehru melancarkan gerakan pembangkangan sosial yang lain. Nehru kembali ditahan bersama semua pemimpin kongres.

Meskipun para pemimpin kongres di penjara, negosiasi pengalihan kekuasaan setelah perang tetap berjalan. Sebuah misi kabinet Inggris mengusulkan rancangan pemberian otonomi yang cukup besar bagi provinsi-provinsi yang mayoritas muslim di timur dan barat laut India seperti yang diperjuangan oleh Liga muslim dengan pemimpinnya Muhammad Ali Jinnah.

Pemerintahan sementara sementara yang dipimpin oleh kongres dan liga akhirnya terbentuk dan Nehru terpilih sebagai orang nomor satu. Namun Liga muslim menolak proposal misi kabinet, karena Ali Jinnah menganggap sebuah pernyataan Nehru sebagai bukti bahwa kongres akan mengingkari perjanjian pemberian otonomi luas itu. Setelah kerusuhan luas meletus antara umat Hindu dan Muslim pada 1946, Nehru dan kongres sepakat atas pembagian India. Maka lahirlah dua negara yang terpisah India dan Pakistan. India sendiri tetap menjadi salah satu negara British Commenwelth terutama atas desakan Nehru.

Pada Agustus 1947

setelah Inggris menarik diri dan India resmi menjadi dominion yang memiliki pemerintahan sendiri, Nehru terpilih sebagai PM, walaupun majelis konstituante India menelurkan sebuah konstitusi federal bagi negara baru ini, namun kekuasaan efektif berada sebagian besar di tangan Nehru. Dialah yang sesungguhnya menentukan kebijakan politik dalam negeri dan luar negeri India pada masa itu.

Di dalam negeri, Nehru menerapkan kebijakan pembangunan ekonomi terencana memberi prioritas pada industri-industri sekala besar dan proyek-proyek multiguna. Ekonomi India di rancang sebagai ekonomi campuran dengan porsi besar investasi di sektor negara berlandaskan pada kebijakan protektif subtitusi impor dan juga pembatasan investasi asing. Kebijakan ekonomi India juga mengakomodasi pilihan Ghandi pada industri kerajinan sekala kecil yang disubsidi negara. Dalam upayanya melakukan industrialisasi Nehru menutup bantuan besar baik dari barat maupun Uni Sovyet.

Di luar negeri, Nehru termasuk dalah satu pemrakarsa kebijakan non blok dan menentang apa yang dianggapnya sisa sisa kolonialisme barat. Dia mengunjungi China dengan harapan bisa membangun hubungna khusus dengan negara itu dan menyampaiakan 5 prinsip hidup berdampingan. Bersama Soekarno, Jamal Abdul Nasser, Josep Bross Tito dan beberapa pemimpin lain dia di kenal sebagai salah satu tokoh negara-negara non blok. Namun demikian Nehru sering melahirkan kebijakan-kebijakan yang di anggap anti barat, misalnya ketika pertikaian India dan Pakistan mengenai Khasmir pecah menjadi perang India-Pakistan.

 

Posisi Nehru di Panggung dunia terguncang, ketika pertikaian di perbatasan China-India akhirnya pecah menjadi perang China-India pada 1962, yang berakhir dengan kekalahan memalukan tentara India. Nehru terpaksa meminta bantuan Amerika dan posisinya di dalam negeri benar-benar hancur. Dia meninggal pada 27 Mei 1964 ketika pamornya sedang merosot, namun kharismanya tetap hidup di mata rakyat India dan akan selalu di kenal sebagai salah satu negarawan terbaik abad 20.

 

Baca Artikel Lainnya:

(Sumber: https://balad.org/)

Ternyata Bahaya Besar Pakai Mesin Pengering Tangan

Ternyata Bahaya Besar Pakai Mesin Pengering Tangan

Ternyata Bahaya Besar Pakai Mesin Pengering Tangan

 

Ternyata Bahaya Besar Pakai Mesin Pengering Tangan

Ternyata Bahaya Besar Pakai Mesin Pengering Tangan

 

Ketika kamu ke toilet yang ada di mal, restoran, bandara

Terminal, atau tempat umum lainnya pasti tersedia mesin pengering tangan. Kamu pasti menggunakan alat itu setelah cuci tangan bukan? Padahal, mesin pengering tangan ini memiliki bahaya sebagai sumber penyakit.

 

Dilansir dari m Women’s Health, Senin (19/2)

Nicole Ward melalukan percobaan dengan menempelkan cawan petri pada pengering tangan selama tiga menit kemudian memeriksa gambar beberapa hari kemudian. Nicole membagikan hasil penelitian sederhananya tersebut ke internet dan sontak saja menggegerkan warganet yang melihatnya.

Hasilnya mencengangkan, dalam cawan yang Nicole foto tersebut dapat dilihat bakteri-bakteri yang hidup setelah beberapa hari kemudian. Ia juga mengatakan, dirinya hanya menempelkan cawan tersebut selama tiga menit, persis seperti waktu yang dibutuhkan setiap orang untuk mengeringkan tangan dan hasilnya sungguh mengejutkan.

 

“Ini adalah apa yang tumbuh dalam cawan petri

Setelah beberapa hari saja. Sebelumnya, saya menempelkan cawan pada pelat terbuka di mesin pengering tangan dari toilet umum selama tiga menit,” tulisnya.

Nicole pun berpesan pada warganet

Agar jangan pernah lagi mengeringkan tangan menggunakan mesin pengering bersuhu hangat atau dingin. Pasalnya, ia menemukan beberapa jenis jamur patogen dan bakteri yang sebenarnya telah kita putar-putar dalam tangan, yang mirisnya selama ini kita mengira sudah bersih ketika keluar toilet.

“Sangat mengejutkan melihat jumlah dan keragaman bakteri yang tumbuh pada cawan petri. Satu diantara bakteri tersebut ada E.Coli, yang berasal dari kotoran dan ada pula jamur lainnya,” tambah pakar kesehatan wanita Jennifer Wider.

Sumber : http://www.ngegas.com/

Perceraian Ternyata Lebih Membuat Pria Stres, Ini Alasannya

Perceraian Ternyata Lebih Membuat Pria Stres, Ini Alasannya

Walau tampak tidak jarang kali santai, ternyata perceraian lebih menciptakan kaum lelaki stres daripada wanita. Kaum lelaki mempunyai waktu yang lebih susah untuk menanggulangi perpisahan, berhubungan dengan hubungan pernikahan.

Berdasarkan keterangan dari sebuah studi dari Journal of Men’s Health, lelaki yang bercerai lebih rentan terhadap penyakit jantung, desakan darah tinggi, dan stroke. Di samping itu, 39% lainnya lebih mungkin mengerjakan bunuh diri.

Dilansir dari yourtango.com, inilah ini ialah beberapa dalil mengapa perceraian lebih menciptakan kaum lelaki stres daripada wanita. Penasaran?

1. Mereka kehilangan identitas diri

Banyak lelaki ternyata mendefinisikan dirinya sendiri dengan hubungan pernikahan, sehingga saat hubungan tersebut selesai dengan perceraian, ia merasa kehilangan dirinya sendiri dan hancur. Untuk membina kembali keyakinan diri sesudah perceraian, libatkan diri kita dalam pekerjaan atau organisasi baru.

2. Insting paternal mereka ditantang

Insting paternal untuk seorang pria ialah mempunyai status quo dan menjadi seorang penyedia. Ketika seorang lelaki merasa putus harapan karena perceraian, ia lebih barangkali menghilang.

Inilah mengapa banyak sekali pria mesti bersangkutan dengan anak-anak mereka sesudah perceraian, andai mereka memilikinya. Pria yang dapat memelihara hubungannya dengan anak-anaknya bakal meringankan perasaan malu dan bisa menanamkan rasa kepemilikan yang hilang.

3. Mereka tidak tidak mempedulikan diri mereka bersedih dengan benar

Membebani perasaan tanpa dapat menyalurkannya menyebabkan banyak sekali pria merasakan depresi. Jika Anda merasakan hal yang sama, usahakanlah menemui seorang konselor pernikahan, terlepas dari hubungan pernikahan ketika ini.

Baca Juga:

Ilusi Optik Ini Tunjukkan,, Menunjukkan Kebutaan Kelengkungan

Ilusi Optik Ini Tunjukkan,, Menunjukkan Kebutaan Kelengkungan

Apa yang Anda menyaksikan berasal dari gambar di atas? Apakah garis yang terbentuk lurus, zigzag, lembut, atau bergelombang melengkung? Atau Anda mungkin tidak cuma menyaksikan satu tipe garis? Ilusi optik di atas merupakan ciptaan Kohske Takahashi, psikolog eksperimental di Chukyo University, Jepang. Gambar di atas disebut “ilusi kebutaan kurvatur”. Itu cuma perumpamaan paling baru perihal bagaimana kami tidak bisa tetap mempercayai mata disaat menyaksikan sesuatu.

Ilusi Optik Ini Tunjukkan,, Menunjukkan Kebutaan Kelengkungan

Dalam gambar di atas, Anda mungkin menyaksikan garis bergelombang dan zigzag didalam urutan berselang-seling. Hal itu dapat muncul mengerti waktu Anda menyaksikan didalam latar belakang abu-abu. Namun, cobalah menyaksikan garis di tempat hitam atau putih.

Apa yang terjadi? Anda mungkin menyaksikan garis di anggota hitam atau putih berbentuk gelombang lengkungan tapi termasuk di anggota abu-abu ada garis zigzag. Jika mengalami perihal tersebut, maka Anda baru saja didiagnosis mengalami kebutaan kelengkungan. Tak harus khawatir, perihal ini bukan kondisi medis sebenarnya.

Meski begitu, mengapa kami menyaksikan garis zigzag didalam gambar? Menurut Takahashi, ini berkenaan dengan bagaimana mata kami membedakan lekuk dan sudut di dunia nyata. Di samping itu, fenomena ini mungkin termasuk langkah kami membedakan ke dua tipe garis membuat semacam konflik didalam proses visual otak.

“Kami mengusulkan bahwa mekanisme yang mendasari untuk persepsi kurva lembut dan persepsi sudut tumpul beradu satu mirip lain dengan langkah yang tidak seimbang,” ujar Takahashi dikutip berasal dari Science Alert, Selasa (21/08/2018). “Persepsi sudut mungkin lebih dominan didalam proses visual,” sambungnya.

Secara hipotetis, perihal ini bisa menjadi dikarenakan bagaimana manusia harus mengakomodasi geometri yang dibuat berasal dari dunia fisik modern di sekitar kita. “Saya dapat mengatakan bahwa mata dan otak kami mungkin telah beradaptasi secara evolusi untuk mendeteksi sudut lebih efisien daripada kurva,” kata Takahashi. “Kita dikelilingi oleh product yang mempunyai lebih banyak sudut daripada lingkungan alam dan mempengaruhi visual kita.

Fenomena ini tidak membuat kasus didalam kehidupan sehari-hari, kalau tidak seseorang selayaknya mendapatkan ilusi ini lebih awal,” imbuhnya. Takahashi menggerakkan serangkaian eksperimen dengan peserta dan gambar yang sedikit diubah untuk menyaksikan apa kondisi optimalnya untuk membuat ilusi.

Dalam gambar tersebut, kontras kecerahan pada bagian-bagian berlainan yang membentuk garis dan bayangan latar belakang dibalik terhadap titik-titik balik. Jika Anda menyaksikan lebih dekat, Anda dapat menyaksikan bahwa garis ‘zig-zag’ terdiri berasal dari cahaya dan abu-abu gelap yang membentang berasal dari puncak ke lembah setiap kurva.

Ini menonjolkan ilusi bahwa bagian-bagian berasal dari gelombang itu garis lurus miring ke atas atau ke bawah, bukan anggota terisolasi berasal dari gelombang kontinyu. Sebaliknya, terhadap garis ‘bergelombang’ cahaya alternatif dan warna abu-abu gelap menyelimuti puncak dan lembah, yang menolong menonjolkan lekukan. Faktor lain yang menolong ilusi adalah kedangkalan gelombang relatif. Dengan kurva yang lembut dan rendah – sedangkan zigzag yang lebih curam dengan sudut yang lebih tajam mengganggu efeknya. Temuan ini telah dilaporkan didalam i-Perception.

Baca Juga: