twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Pendidikan

Teori-Teori Penyimpangan Sosial

Teori-Teori Penyimpangan Sosial

Teori-Teori Penyimpangan Sosial

Teori-Teori Penyimpangan Sosial

Teori-Teori Penyimpangan Sosial

Teori-teori yang menguraikan tentang penyebab terjadinya perilaku menyimpang menurut pendapat para ahli sosiologi antara lain:

a. Teori Pergaulan Berbeda (teori differential association),

oleh Edwin H. Sutherland E. H. Sutherland mengemukakan bahwa penyimpangan bersumber pada pergaulan yang berbeda. Misalnya menjadi pemakai narkoba karena bergaul dengan pecandu narkoba.

b. Teori Labelling (pemberian julukan), oleh Edwin M. Lemert

E. M. Lemert mengemukakan bahwa seseorang telah melakukan penyimpangan pada tahap primer, tetapi masyarakat kemudian menjuluki sebagai pelaku menyimpang, sehingga pelaku meneruskan perilaku menyimpangnya dengan alasan kepalang basah.

Misalnya seorang yang baru mencuri pertama kali lalu masyarakat menjulukinya sebagai pencuri, meskipun ia sebenarnya Penyimpangan Sosial dan Upaya Pencegahan sudah tidak lagi mencuri, akibatnya karena selalu dijuluki pencuri, maka ia pun terus melakukan penyimpangannya.

c. Teori Fungsi, oleh Emile Durkheim

Emile Durkheim mengemukakan bahwa tercapainya kesadaran moral dari semua anggota masyarakat karena faktor keturunan, perbedaan lingkungan fisik, dan lingkungan sosial.

Ia menegaskan bahwa kejahatan itu akan selalu ada, sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. Menurut Emile Durkheim kejahatan diperlukan agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal.

d. Teori Merton, oleh Robert K. Merton

R. K. Merton mengemukakan bahwa perilaku menyimpang merupakan bentuk adaptasi terhadap situasi tertentu. Berdasarkan pendapat Robert K. Merton ada 5 (lima) tipe adaptasi yang termasuk penyimpangan sosial, yaitu ritualisme, rebellion, retreatisme, dan inovasi.

  1. Inovasi, yaitu perilaku mengikuti tujuan yang ditentukan masyarakat tetapi memakai cara yang dilarang oleh masyarakat (dengan melakukan tindak kriminal).
  2. Ritualisme, yaitu perilaku seseorang yang telah meninggalkan tujuan budaya, namun masih tetap berpegang pada cara-cara yang telah digariskan masyarakat.
  3. Pengunduran/pengasingan diri (retreatisme), yaitu meninggalkan baik tujuan konvensional maupun cara pencapaian yang konvensional sebagaimana dilakukan oleh para pelaku penyimpangan sosial.
  4. Pemberontakan (rebellion), yaitu penarikan diri dari tujuan dan cara-cara konvensional yang disertai upaya untuk melembagakan tujuan dan cara baru.
  5. Konformitas, yaitu perilaku mengikuti tujuan dan cara yang ditentukan oleh masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut.
  6. Media Pembentukan Perilaku Menyimpang Terbentuknya perilaku menyimpang karena adanya media pencetus yang dapat mendorong terbentuknya kepribadian yang menyimpang tersebut.

Baca Juga :

Potensi Diri Positif

Potensi Diri Positif

Potensi Diri Positif

Potensi Diri Positif

Potensi Diri Positif

a) Memiliki idealisme

Kita harus memiliki ide yang kita yakni kebenarannya dengan didukung fakta dan berusaha untuk mewujudkan dalam tujuan hidup kita.

b) Dinamis dan kreatif

Selalu berkembang mengikuti perkembang zaman tanpa berhenti untuk berkreasi dalam mencapai tujuan tanpa mengabaikan norma-norma yang ada dalam kehidupan sehari-hari, baik norma agama, norma hukum, norma Kesusilaan dan norma kesopanan.

c) Keberanian mengambil resiko

Semua tindakan yang dilakukan selalu ada resiko, itu karena selalu sebab pasti ada akibat. Jadi sebelum bertindak harus selalu mempertimbangkan masak-masak resiko yang akan timbul dan berusaha menghadapi serta mengatasi dengan baik.

d) Optimis dan kegairahan semangat

Sebagai manusia yang hidup di era globalisasi tidak boleh pesimis, maka sebagai bagian dari dunia seseorang harus selalu optimis dan memiliki kegairahan semangat supaya tidak putus asa dan lemah sebelum bertanding. Bangsa yang maju adalah bangsa yang rakyatnya berkeinginan bekerja keras, ulet dan tangguh dalam mewujudkan sebuah prestasi. Kita perlu mengingat baik-baik bahwa Tuhan sendiri tidak akan mengubah kondisi suatu bangsa jika bangsa itu tidak mau berubah.

e) Kemandirian dan disiplin murni

Sebagai bagian dari bangsa yang mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri dan memiliki disiplin yang tinggi. Pendidikan disiplin bukan hanya sekedar patuh terhadap aturan tetapi juga harus terwujud dalam bentuk pengakuan terhadap hak dan keinginan orang lain, serta mau mengambil bagian dalam memikul tanggung jawab sosial secara manusiawi.

f) Fisik yang kuat dan sehat

Kita perlu menjaga kekuatan dan kesehatan fisik agar jiwa tetap kuat penuh semangat.

g) Sikap ksatria

Ksatria adalah sikap yang sportif yakni berani mengakui kesalahan dan kekalahan jika mengalaminya, serta bersedia meminta maaf untuk tidak mengulangi lagi perbuatan.

h) Terampil dalam menerapkan IPTEK

Melalu pendidikan dan pelatihan diharapkan manusia dapat melatih kemampuannya dengan bantuan fasilitas yang ada demi dapat mengikuti perkembangan zaman dan mampu bersaing dengan bangsa lain. Diharapkan kedepannya setiap orang dapat menerapkan IPTEK dalam kehidupan sehari-hari.

i) Kompetitif

Setiap individu harus menunjukkan kelebihan pada dirinya dengan berkompetisi dengan bangsa lain. Dalam berkompetisi tidak ditentukan adanya ajaran yang menjadikan orang lain sebagai objek / musuh. Jadi kompetitif adalah orang lain dijadikan sebagai mitra dalam mencapai suatu prestasi. Jika hendak bersaing harus mempersiapkan diri berani memulai, tidak menunda, kemudian menfokuskan pada keunggulan yang dimiliki serta yang tidak kalah penting adalah mengubah energi persaingan yang bersifat negatif menjadi sesuatu yang positif, supaya terjadi persaingan yang sehat dan mencapai hasil yang optimal.

j) Memilik bakat

Memiliki bakat berarti orang tersebut sungguh beruntung karena akan mudah dalam mewujudkan prestasi dirinya. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sangat penting untuk memotivasi terwujudnya prestasi orang yang memiliki bakat. Bakat yang besar harus didukung dengan motivasi yang kuat di dalam dirinya. Seorang pemimpin hebat selain bisa dipersiapkan melalui pendidikan dan pelatihan akan lebih hebat jika dia memiliki bakat terpendam sebagai potensi dirinya.

k) Daya pikir kuat.

Untuk dapat mencapai keberhasilan, manusia harus memiliki daya pikir yang kuat dan didukung dengan motivasi yang kuat juga dalam dirinya. Karena merupakan penggerak untuk dapat melakukan aktivitas. Mempunyai kemampuan dan kemauan yang berfikir dengan kuat maka dia akan mampu berprestasi dengan baik.


Sumber: https://poekickstarter.com/love-you-to-bits-apk/

Jenis-Jenis Bunyi Berdasarkan Frekuensinya

Jenis-Jenis Bunyi Berdasarkan Frekuensinya

Kita semua sudah pasti merasakan duka yang memadai dalam ya Squad atas musibah gempa bumi di Lombok beberapa kala yang lalu. Gempa dengan 7.0 skala Richter itu meluluhlantahkan Lombok dan guncangannya jadi sampai Pulau Bali. Tapi, lepas berasal dari efek gempa tersebut, kamu sadar nggak bahwa kami bisa mendeteksi “bunyi” gempa?

“Emangnya gempa ada bunyinya?”

Penyebab gempa itu kan pergerakan lempengan bumi, dan getaran pergerakan lempeng bumi itu bisa diukur dengan keliru satu alat pendeteksi gempa, Seismograf. Getaran pergerakan lempeng bumi membuahkan bunyi yang tidak bisa didengar oleh telinga manusia sebab frekuensinya rendah.

Nah, bicara berkenaan frekuensi bunyi, ada beberapa jenis-jenis bunyi nih yang bisa kami pelajari. Ada apa saja?

1. Bunyi Infrasonik

Bunyi infrasonik ini merupakan bunyi yang nggak bisa didengar oleh telinga manusia. Namun, bagi beberapa hewan seperti anjing, gajah dan lumba-lumba, bunyi ini tetap bisa mereka dengar. Frekuensi yang dimiliki oleh bunyi infrasonik ini tidak cukup berasal dari 20Hz (Heartz).

Bunyi infrasonik bisa merambat berasal dari jarak yang sangat jauh lho Squad. Selain itu, bunyi ini bisa menembus hambatan tanpa mengurangi besaranya frekuensi yang dihasilkan. Kalau pun ada pengurangan besaran frekuensi, itu terjadi tidak sangat signifikan. Nah, maka berasal dari itu, getaran gempa dan kesibukan gunung berapi pun bisa diketahui. Tentunya ya memanfaatkan alat tadi, Seismograf.

2. Bunyi Audiosonik

Saat kamu nonton film horor, pernah merasakan kaget nggak? Sudah filmnya seram, ditambah dengan volume suara yang besar. Itu yang membuat kaget kan? Nah, volume suara di bioskop itu termasuk bunyi audiosonik lho Squad. Meskipun menurut kamu volumenya udah besar, itu tetap diakui bunyi audiosonik.

ah, beda lagi jika kamu lihat rekan kamu sedang berbisik-bisik di depan kamu. Kamu sadar nggak apa yang diucapkan rekan kamu itu? Nggak kan? Nah, bisik-bisik tersebut di telinga kamu nggak terdengar, artinya bukan bunyi audiosonik.

Apa sih bunyi audiosonik itu? Bunyi audiosonik ini merupakan bunyi yang bisa didengar oleh telinga manusia. Besar frekuensi bunyi ini ialah 20 Hz sampai 20.000 Hz.

3. Bunyi Ultrasonik

Jenis bunyi yang terakhir ialah bunyi ultrasonik. Bunyi ultrasonik ini mempunyai frekuensi lebih besar berasal dari 20.000 Hz (20 KHz). Berhubung frekuensinya yang sangat besar, maka telinga manusia tidak bisa menangkapnya. Tapi hewan seperti kelelawar, bisa mendengar bunyi ini lho. Bunyi ultrasonik ini susah untuk menembus hambatan dengan susunan padat/keras. Jadi, bunyi tersebut hanya bisa dipantulkan.

Ada banyak kegunaan yang bisa kami dapatkan berasal dari pemanfaatan bunyi ultrasonik ini, khususnya di bidang kedokteran. Dalam bidang kedokteran, bunyi ultrasonik ini bisa digunakan untuk mendiagnosa janin dalam kandungan. Ya, nama lain berasal dari sistem tersebut ialah USG (ultrasonografi). Mudahnya bisa dimengerti jika USG itu teknik menampilkan uraian berasal dari situasi anggota dalam tubuh. Nah, sistem pengambilan gambar ini memanfaatkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi.


Sumber: https://poekickstarter.com/minecraft-apk/

EB10 ( KELAS ARTIS sekarang jadi KELAS KENANGAN )

EB10 ( KELAS ARTIS sekarang jadi KELAS KENANGAN )

EB10 ( KELAS ARTIS sekarang jadi KELAS KENANGAN )

EB10 ( KELAS ARTIS sekarang jadi KELAS KENANGAN )

EB10 ( KELAS ARTIS sekarang jadi KELAS KENANGAN )

Kelas ini, kelas pertama yang nampung aku di Universitas Gunadarma. Waktu baru pertama masuk kelas ini, rasanya canggung banget, secara nggak ada yang aku kenal sama sekali, udah gitu aku masuk kelas itu pas kelasnya udah rame. Aku inget banget, pertama kali masuk aku duduk paling belakang dan ruangannya di E221. Temen yang pertama aku kenal si Jimmy, Rizki, Eta sama Sarah, pas aku baru dateng dan duduk, mereka ngajak kenalan. Aku kira si Jimmy dan Rizki sodara, nggak tau nya bukan, abisnya waktu baru pertama dateng, aku liat mereka mirip, tapi lama lama di liat jauh banget bedanya.

Karena aku di belakang sendirian, akhirnya aku pindah ke sampinya Rini sama Dini, langsung aja aku kenalan sama mereka. Mereka berdua temen yang paling deket pas baru masuk, sampe sampe istirahat pun aku bareng mereka terus. Aku nggak nyadar ternyata si Rini itu masih satu yayasan ( Budhi Warman ) pas masih putih abu abu ( Cuma klo dy SMA aku SMK nya..).

Semester awal  masih pada maen kelompok kelompokan tapi lama kelamaan pada berabaur. Kebersamaan itu di mulai pas kita semua mau ngadain acara perpisahan di kelas. Ya ampun itu acara nyenengin, dan nyedihin. Kenapa nyenengin?? Soalnya aku dan temen temen bisa kumpul ( tapi sayang nggak semuanya ikut :(.. ), nyedihinnya gara gara kita bakal pisah, karena harus nempatin kelas yang baru, yang isinya bukan anak anak 1EB10 lagi.

Kenapa kelas aku ini dinamain kelas artis??? Sebenernya aku juga nggak tau kenapa, mungkin banyak nama dari anak anak 1EB10 ini yang namanya kaya artis misalnya si “Sarah” nama dia suka diplesetin jadi “Sarah Sechan”, selain dia juga ada lagi yaitu si “Jenifer”, kalo nama dia “diplesetin” jadi Jenifer Lopez”. Nggak cuma dari nama doang kayanya, soal nya di kelas aku juga ada yang mirip artis, dia si “Tirsa”, ini anak mirip banget sama “Widy Vierra”. Tapi nama “Kelas Artis” itu sekarang berubah berubah jadi “ Kelas Kenangan”. Soalnya ada sejuta kenangan di kelas ini ( 😀 ..lebay dikit ah )

Walaupun kita udah berbaur, tapi masing masing dari kita punya kelompoknya sendiri. Mau tau siapa aja, check it out 😀 :

  • Yang pertama dari kelompok anak anak yang paling bikin suasana kelas jadi rame. Personelnya ada, Jimmy, Aldy, Andreas, Wisnu, Eta, Indah, Tio, Zeri, Prasetyo, Adinda, Budi, Icang, Gema sama Rony. ( Kalo nggak mereka pasti kelas jadi sepi kaya kuburan ).
  • Yang kedua ada kelompoknya si Sojo, personelnya tentu aja Sojo, terus ada Zaldi, Aliong, Dedi, Udin, Dwi Nanda sama Rizki ( walupun anggotanya cowo semua, kalo masalah tugas dan perkuliahan  mereka rajin, kelompok ini juga suka maen Badminton ).
  • Kalo di deretan tiga ada kelompoknya si Faizal, nama kelompoknya kalo nggak salah “Soulmate”. Personelnya ada Faizal, Tirsa, Rere, Astrid, Stefanus, Ignatius sama Syifa ( Ini kelompok juga rame dan anggotanya lucu lucu banget  :D).
  • Deretan keempat ada kelompok si Farah, kelompok ini Personelnya dikit banget Cuma tiga orang, yaitu Farah, Natali sama Putri ( anggotanya pada pinter pinter 😀 ).
  • Kelompok yang kelima ada kelompoknya Rifa, Personelnya ada Rifa, Dini, Jenifer, Sarah sama  Novi. ( Anggotanya rata rata pada suka film dan music Korea ).
  • Yang keenam ada kelompoknya Antari, personelnya terdiri dari Antari, Melly, Fitri, Lutfia sama Paskalina. (setiap ada acara, anggotanya jarang hadir padahal kalo ada mereka pasti jadi tambah seru dan rame deh, paling yang ada si Antari aja ).
  • Dan yang terakhir ada kelompok aku sendiri, anak anak di kelas pada nyebutnya “Geng Kerudung”. Kenapa dinamainnya kaya gitu, soalnya anggotanya rata rata pada pake kerudung ( Kapan ya aku nyusul mereka pake kerudung ???J ). Anggotanya ada Ika, Debby, Anggi, Arum, Dewi, Rini, Ivone, Dita, Yunia sama aku deh “Riyani”.

Kalo tadi aku kenalin dari kelompok kelompoknya, sekarang aku kenalin masing masing orangnya, yuk  mari 😀 :

  • Muhammad Zeri Lazuardi, dia ketua kelasnya kelas 1EB10. Anaknya tuh rame terus lucu banget. Temen pulangnya Rere, Tirsa, Astrid sama Antari. Soalnya mereka semua kalo berangkat sama pulang naek kereta.
  • Jimmy Martin, kalo si zeri ketuanya, si Jimmy wakilnya. Dia yang paling aktif kalo mau ada acara di kelas. Orangnya iseng banget, apalagi kalo mau absen, jangan deket deket dia deh pasti kena dikerjain sama dia, soalnya daftar absennya suka dikasih ke yang lain kalo kita mau absen, padahal mah udah mau diterima malah dikasih ke yang lain. Semoga di kelas yang baru nggak gitu lagi deh..hahhahaha
  • Aldy Leriandi Perdana, Dia sama kaya jimmy, kalo ada cara paling aktif. Orangnya baik dan ramah ( jangan GR ya dy, hahaha ). Klo dikelas di panggilnya “Abang”.
  • Prasetyo Utomo, selain Aldy sama Jimmy, Prasetyo juga berperan aktif kalo ada acara. Di kelas nama panggilannya “Kipli”.Orangnya pinter, baik sama kritis. Jujur aja dia aku anggaep jadi salah satu pesaing aku dalam hal nilai.
  • Andreas Paka, Dia orangnya pinter, baik terus Rajin dia juga jago kalo presentasi. Yang khas dari dia “kacamata” sama “rambut keritingnya”. Orangnya tinggi banget, kalo di kelas nama panggilannya “Om”.
  • Adinda Putra Pangestu, Dia jarang masuk, paling kalo masuk pas mau jian aja, nggak tau kenapa dia jarang masuk??( Sorry ya din ). Dia pernah bikin dosen matakuliah pengantar manajemen bingung, soalnya dia nggak pernah masuk tapi nilai ujiannya lumayan lebih bagus ketimbang anak anak yang sering masuk. Kalo maen futsal yang jadi penjaga gawangnya dia nih.
  • Wisnu Hadi, orang lucu banget, setiap dia ngomong pasti bikin orang bingung. Dia asli orang Jember tapi kuliahnya di Depok. Anaknya pinter juga, yang bikin aku bingung sampe sekarang, kenapa tasnya dibawa bawa terus ya, mau presentasi depan kelas aja itu tas masih dipake, kira kira ada apanya ya didalem tas nya wisnu??? 😀
  • Budi Mulyawan, dia orangnya baik, dia cowo yang paling cantik dikelas ( Sorry budi, bercanda aja ya ), mukanya itu ayu banget. Waktu itu dy baru potong rambut, terus di cengin sama anak anak di kelas, katanya dia mirip “Mita The Virgin”.
  • Gema F Ramdhani, dia sama kaya Adin jarang banget masuk kelas. Paling bisa diitung berapa kali dia masuk ( maaf gema 😀 ).
  • Muharrom, namanya Muharrom tapi klo dikelas dipanggilnya “Tyo”. Anaknya baik dan jarang masuk juga, nggak sesering adin sama gema sih..hehhe.
  •  Muhammad Ihsan, dia cowo nya Syifa Fauziah, gua akuin ini cowo hebat banget soalnya dia berani nyatain perasaannya di depan anak anak satu kelas. Anaknya ramah dan baik. Rumah dia jauh banget di Tanjung Priok, makanya kalo dateng suka kesiangan, tapi suka kepagian juga sih :D. Klo dikelas nama panggilannya “Icang”.
  • Rony Trianto Alex, ini orang sering banget satu jadwal sama aku klo praktikum, Ciri khususnya dia yaitu rambutnya, rambutnya keriting :D. Orangnya suka bercanda terus sedikit iseng, tapi baik juga sih dia..
  • Indah Nurul Hikmah, orangnya baik, cantik pula J. Dia salah satu orang yang pertama aku kenal di kelas 1EB10. Kalo di kelas CS nya dia si Eta.
  • Eka Novitasari, dia orang pertama yang aku kenal di kelas 1EB10, anaknya rame, asik, baik juga. Klo nggak ada dia kelas jadi agak sepi, soalnya dia salah satu orang yang paling rame di kelas. Klo di kelas nama panggilannya “Eta”.
  • Tri Prasojo, menurut aku dia salah satu cowo yang pinter dan rajin di kelas. Anaknya baik, ramah dan tidak sombong. Dia jago banget Badminton ( saingannya si “Dedy”). Klo di kelas di panggilnya “Sojo”, tapi namanya suka di plesetin jadi “Soyjoy” ( merk snack ).
  • Zaldi Masruri, dia juga salah satu cowo yang pinter di kelas. Klo si “Sojo” jago Badminton, si “Zaldi” jago banget maen Futsal. Klo ada pertandingan atau nggak sparing, pasti dia nggak ketinggalan. Ibaratnya dia Kapten Tsubatsa nya 1EB10..hehhehe
  • Dedi Hidayat, dia orangnya diem banget. Saingannya dia klo maen Badminton si “Sojo”. Orangnya baik, Temen berangkat sama pulangnya dia si “Dita”. Mereka sering pulang pergi bareng, soalnya rumahnya pada deketan.
  • Aliong, dia “Koko” nya 1EB10, orangnya baik, dia paling sering telat masuk kelas, nggak tau kenapa  dia sering banget telat.
  • Saepudin, Nama panggilannya “Udin”, anaknya baik dan pinter juga. Dia juga jago ngaji. Suaranya bagus banget klo ngaji. Aku, Arum, Anggi, sama Dedi pernah sholat berjamaah sama dia, Subhanallah suaranya bikin merinding, bagus banget.
  • Dwi Nanda Reza, Anaknya diem banget, diemnya melebihi si “Dedi”. Sampe sekarang dia nggak ada kabarnya. Terakhir ngeliat dia pas aku sama anak anak badminton maen badminton bareng dia. Mungkin dia ambil cuti kali ya…??
  • Muhammad Rizki, Kalo di kelas keliatnnya biasa aja, padahal anaknya lucu banget. Maen badminton nggak ada dia, rasanya sepi banget, soalnya nggak ada yang bikin ketawa.
  • Faisal Burhanudin Ashar, dia jagonya klo masalah mata kuliah kaya TI. Anaknya lucu , baik, sama pinter. Dia yang buat Grup kelas..Kalo di kelas di panggilnya “Ical”.
  • Tirsa Virginia Nur Hadist, ini orang mirip banget sama “Widy Vierra”, udah mirip artis pinter lagi. Dia juga baik banget. Dia temen berangkat dan pulangnya “Rere” klo ke kampus.
  • Catur, Namanya catur tapi kalo di kelas di panggilnya “Rere”. Anaknya imut imut terus lucu juga. Pipinya dia seneng banget dicubitin sama “Debby” soalnya chubi chubi gimana gitu..hehhe
  • Astrid Nadia, waktu semester 1 IP aku sama dia samaan. Dia termasuk kandidat orang pinter di kelas. Anaknya baik tapi dia suka panik kalo ada sesuatu misalnya kalo belum ngumpulin tugas terus kalo telat..(maaf ya trid.. :D).
  • Syifa Fauziah, ini dia cewenya si “Icang”..hehe. dia salah satu cewe yang pake kerudung di kelas. Anaknya baik terus lucu juga.
  • Stefanus, menurut aku dia orang yang paling lucu dikelas, kalo udah ngeliat dia ngelucu, rasanya ketawa terus nggak pengen berenti. Biar dia lucu banget tapi dia pinter lho..
  • Ignatius, Orangnya baik, ramah juga. Dia juga termasuk orang pinter di kelas. Kalo masalah nyanyi dia jagonya. Aku akuin pengetahuan umumnya Topcer deh 😀
  • Farah Fatiyah, kalo lagi belajar dia aktif banget dikelas, secara dia pinter :D. Anaknya baik, lucu juga. Dia Cees nya “Natali sama Putri”. Dia jago banget mata kuliah bahasa Inggris.
  • Natali, dia lucu banget, nggak kalah lucu sama Stefanus. Dia juga pinter sama baik juga. Yang aku salut dari dia, dia pinter banget bagi waktu antara kuliah sama kerja.
  • Putri Windu Lestari, Kalo di kelas cara ngomongnya dia suka diikutin sama anak anak. Ngomongnya masih medok, soalnya dia dari Tegal. Dia cantik, lucu dan baik juga. Selain itu dia juga pinter.

Sumber : https://student.blog.dinus.ac.id/blogtekno/seva-mobil-bekas/

PERLINDUNGAN KONSUMEN

PERLINDUNGAN KONSUMEN

PERLINDUNGAN KONSUMEN

PERLINDUNGAN KONSUMEN

PERLINDUNGAN KONSUMEN

A.     Pengertian Konsumen

Pada bab ini saya akan menjelaskan tentang Perlindungan Konsumen. Sebelumnya, mari kita  bahas terlebih dahulu tentang Konsumen. Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan sendiri, keluarga, orang lain maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.

B.      Azas dan Tujuan

Pada dasarnya perlindungan konsumen diselenggarakan sebagai usaha bersama berdasarkan lima azas yang relevan dalam pembangunan nasional, diantaranya :

  1. Azas manfaat : Harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan konsumen dan pelaku secara keseluruhan.
  2. Azas keadilan: Memberikan kesempatan kepada konsumen dan pelaku usaha untuk melaksanakan kewajiban dan haknya secara adil.
  3. Azas keseimbangan: Memberikan keseimbangan antara kepentingan konsumen, pelaku usaha, dan pemerintah dalam arti materiil dan spiritual.
  4. Azas keamanan dan keselamatan: Memberi jaminan atas keamanan dan keselamatan kepada konsumen dalam penggunaan, pemakaian, dan pemanfaatan barang dan/atau jasa yang dikonsumsi atau digunakan.
  5. Azas kepastian hukum: Baik pelaku maupun konsumen menaati hukum dan memperoleh keadilan dalam penyelenggaraan perlindungan konsumen serta negara menjamin kepastian hukum.

Adapun tujuan dari perlindungan konsumen adalah sebagai berikut:

  1. Untuk meningkatan kesadaran, kemampuan, dan kemandirian konsumenuntu melindungi diri;
  2. Mengangkat harkat dan martabat konsumen; meningkatkan pemberdayaan konsumen dalam memilih,  menentukan, dan menuntut hak-haknya sebagai konsumen;
  3. Menetapkan sistem perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum dan keterbukaan informasi serta akases untuk mendapat informasi;
  4. Menumbuhkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya perlindungan konsumen, sehingga tumbuh sikap jujur dan bertanggung jawab dalam berusaha;
  5. Meningkatkan kualitas barang dan/atau jasa yang menjamin kelangsungan usaha produksi barang dan/atau jasa kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan konsumen.

C.      Hak dan kewajiban konsumen

 1.       Hak Konsumen

  • Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan atau jasa.
  • Hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan atau jasa, sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.
  • Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan atau jasa.
  • Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan atau jasa yang digunakan.
  • Hak untuk mendapatkan advokasi perlindungan konsumen dan upaya penyelesaian   sengketa perlindungan konsumen secara patut.
  • Hak untuk mendapatkan pembinaan dan pendidikan konsumen.
  • Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif berdasarkan suku, agama, budaya, daerah, pendidikan, kaya, miskin, dan status sosial lainnya.
  • Hak untuk mendapatkan kompensasi , ganti rugi dan atau pengganti apabila barang dan atau jasa yang diterima tidak seseuai dengan perjanjian atau tidak sebagai mana mestinya.
  • Hak-hak yang diatur dalam ketntuan peraturan perundang-undangan lainnya.

2.      Kewajiban Konsumen

  • Membaca, mengikuti petunjuk informasi, dan prosedur pamakaian, atau pemanfaatan barang dan atau jasa demi keamanan dan keselamatan.
  • Beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan atau jasa.
  • Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati.
  • Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan knsumen secara patut.

D.     Hak dan Kewajiban Pelaku Usaha

1.      Hak pelaku usaha

  • Menerima pembayaran sesuai ddengan kesepakatan
  • Mendapat prlindungan hukum dari tindakan konsumen
  • Melakukan pembelaandiri dalam penyelesaian hukum sengketa dengan konsumen
  • Rehabilitasi nama baik jika terbuti secarahukum tidak merugikan konsumen
  • Hak-hak yang diatur dalam peundang-undangan lainnya

2.      Kewajiban pelaku usaha

  • Beritikat baik
  • Melakukan informasi yang benar, jujur, dan jelas
  • Memperlakukan konsumen denngsn benar dan jujur serta tidak diskriminatif
  • Menjamin mutu barang dan atau jasa yang di produksi atau di perdagangkan
  • Memberi kesempatan konsumen untuk mencoba barang dan atau jasa
  • Memberi kompensasi atas barang dan atau jasa yang di perdagangkan
  • Memberi kompensasi atas barang dan atau jasa yang tidak sesuai

 E.      Perbuatan yang Dilarang bagi Pelaku Usaha

Dalam Pasal 8 sampai dengan Pasal 17 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 mengatur perbuatan hukum yang dilarang bagi pelaku usaha adalah dalam memproduksi/memperdagangkan, larangan dalam menawarkan/mempromosikan /mengiklankan, larangan dalam penjualan ssecara obral atau lelang, dan larangan dalam ketentuanperilkanan.

F.       Tanggung Jawab Pelaku Usaha

Dalam Pasal 19 mengatur tanggung  jawab kesalahan pelaku usaha terhadap produk yang dihasilkan atau diperdgangkan dengan memberi ganti kerugian atas kerusakan, pencemaran, kerusakan, kerugian konsumen.

Bentuk kerugian konsumen dengan ganti rugi dengn pengembalian uang, penggantian barang dan/atau jasa yang sejenis atau setara nilainya,  perawatan kesehatan dan/atau pemberian santunan yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

G.     Sanksi

Apabila terjadi pelanggaran terhadap Perlindungan Konsumen, maka akan diberikan sanksi bagi pelaku usaha. Adapun sanksi yang diberikan dapat berupa:

  1. sanksi administratif,
  2. sanksi pidana pokok, serta tambahan berupa perampasan barang tertentu,
  3. pengumuman keputusan hakim,
  4. dll.

Sumber : https://aldirenaldi.blog.institutpendidikan.ac.id/seva-mobil-bekas/

Krisis dalam Profesi Akuntansi

Krisis dalam Profesi Akuntansi

Krisis dalam Profesi Akuntansi

Krisis dalam Profesi Akuntansi

Krisis dalam Profesi Akuntansi

Krisis dalam Profesi akuntan publik di Indonesia diperkirakan akan terjadi dalam sepuluh tahun ke depan, disebabkan karena semakin minimnya SDM akibat kurangnya minat generasi muda terhadap profesi tersebut.

Berdasarkan data Ikatan Akuntan Publik (IAI), sedikitnya 75% akuntan publik yang berpraktek di Indonesia berusia di atas 55 tahun. Kondisi ini, tentunya akan mengancam eksistensi profesi akuntan publik di Tanah Air karena tidak ada regenerasi kepada kaum muda. Padahal, seiring dengan semakin berkembangnya pertumbuhan industri di Indonesia, jasa akuntan semakin dibutuhkan. Apabila keadaan ini tidak bisa diatasi, maka diperkirakan dalam sepuluh tahun ke depan, profesi akuntan terancam mati. Padahal semakin ke depan profesi ini akan sangat menjanjikan karena pesatnya pertumbuhan industri. Pelaksanaan ekonomi di negeri ini ditunjang fungsi akuntan publik oleh karena itupemerintah mendesak RUU Akuntan Publik guna segera disahkan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat).

Melalui RUU akuntan publik ini, negara ingin mengatur peran dan bagaimana akuntan publik bekerja. Pasalnya, saat ini terjadi ketimpangan dalam dunia akuntan publik. Dari 16 ribu perusahaan yang selalu diaudit shatiap tahun, 70 persennya hanya diaduit oleh 4 akuntan publik. Sisanya lebih dari 400 akuntan publik dan 600 orang akuntan bekerja.

Undang Undang itu juga mengatur bagaimana profesi akuntan itu bisa mendapatkan perhatian dan pembinaan, mulai dari ijin, menentukan standar akuntansi juga mengawasi kode etik.Izinakuntan publik tetap dari pemerintah, dan kemudian nantinya akan ada sebuah komite yang dibentuk yang terdiri dari perwakilan pemerintah, asosiasi, dan emiten yang akan mengawasi dan membina dalam pelaksanaan pekerjaan akuntan publik.

Dengan undang-undang ini juga diharapkan setiap akuntan publik bisa bekerja secara profesional. Kedepannya Kementerian Keuangan, dalam hal ini adalah Direktorat Jenderal Pajak mempercayakan audit laporan keuangan perusahaan itu kepada akuntan publik. Jadi nantinya bagi setiap wajib pajak yang laporan keuangannya sudah diaudit oleh akuntan publik dan statusnya baik, maka laporan keuangan itu tidak akan diperiksa lagi oleh Ditjen Pajak karena  akuntan publik dipercaya mampu dan dapat memberikan laporan yang benar  sehingga dengan demikian Ditjen Pajak hanya tinggal berfokus pada perusahaan yang memang bermasalah.

Baca Juga :

Kantor Akuntan Publik sebagai Entitas Bisnis

Kantor Akuntan Publik sebagai Entitas Bisnis

Kantor Akuntan Publik sebagai Entitas Bisnis

Kantor Akuntan Publik sebagai Entitas Bisnis

Kantor Akuntan Publik sebagai Entitas Bisnis

Gagasan bisnis kontemporer sebagai institusi sosial dikembangkan berdasarkan pada persepsi yang menyatakan bahwa bisnis bertujuan untuk memperoleh laba. Persepsi ini diartikan secara jelas oleh Milton Friedman yang mengatakan bahwa tanggung jawab bisnis yang utama adalah menggunakan sumber daya dan mendesain tindakan untuk meningkatkan laba mengikuti aturan main bisnis. Dengan demikian, bisnis tidak seharusnya diwarnai dengan penipuan dan kecurangan. Pada struktur utilitarian diperbolehkan melakukan aktivitas untuk memenuhi kepentingan sendiri. Untuk memenuhi kepentingan pribadi, setiap individu memiliki cara tersendiri yang berbeda dan terkadang saling berbenturan satu sama lain. Menurut Smith, mengejar kepentingan pribadi diperbolehkan selama tidak melanggar hukum dan keadilan atau kebenaran. Bisnis harus diciptakan dan diorganisasikan dengan cara yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebagai entitas bisnis layaknya entitas-entitas bisnis lain, Kantor Akuntan Publik juga dituntut untuk peduli dengan keadaan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk “uang” dengan jalan memberikan sumbangan, melainkan lebih kompleks lagi.  Artinya, pada Kantor Akuntan Publik juga dituntut akan suatu tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Namun, pada Kantor Akuntan Publik bentuk tanggung jawab sosial suatu lembaga bukanlah pemberian sumbangan atau pemberian layanan gratis. Tapi meliputi ciri utama dari profesi akuntan publik terutama sikap altruisme, yaitu mengutamakan kepentingan publik dan juga memperhatikan sesama akuntan publik dibanding mengejar laba.

Sumber : http://riskyeka.web.ugm.ac.id/seva-mobil-bekas/

Etika dalam Kantor Akuntan Publik

Etika dalam Kantor Akuntan Publik

Etika dalam Kantor Akuntan Publik

Etika dalam Kantor Akuntan Publik

Etika dalam Kantor Akuntan Publik

Etika profesional dikeluarkan oleh organisasi bertujuan untuk mengatur perilaku para angota dalam menjalankan praktek profesinya. Dalam menjalankan profesinya seorang akuntan di Indonesia diatur oleh suatu kode etik profesi dengan nama kode etik Ikatan Akuntan Indonesia yang merupakan tatanan etika dan prinsip moral yang memberikan pedoman kepada akuntan untuk berhubungan dengan klien, sesama anggota profesi dan juga dengan masyarakat. Selain itu dengan kode etik akuntan juga merupakan alat atau sarana untuk klien, pemakai laporan keuangan atau masyarakat pada umumnya, tentang kualitas atau mutu jasa yang diberikannya karena melalui serangkaian pertimbangan etika sebagaimana yang diatur dalam kode etik profesi. Kasus enron, xerok, merck, vivendi universal dan bebarapa kasus serupa lainnya  telah membuktikan  bahwa etika sangat diperlukan dalam bisnis. Tanpa etika di dalam bisnis, maka perdaganan tidak akan berfungsi dengan baik. Kita harus mengakui bahwa akuntansi adalah bisnis, dan tanggung jawab utama dari bisnis adalah memaksimalkan keuntungan atau nilai shareholder. Tetapi kalau hal ini dilakukan tanpa memperhatikan etika, maka hasilnya sangat merugikan.

Suatu organisasi profesi memerlukan etika profesional karena organisasi profesi ini menyediakan jasa kepada masyarakat untuk meneliti lebih lanjut mengenai suatu hal yang memerlukan penelitian lebih lanjut dimana akan menghasilkan informasi yang lebih akurat dari hasil penelitian. Jasa seperti ini memerlukan kepercayaan lebih serius dari mata masyarakat umum terhadap mutu yang akan diberikan oleh jasa akuntan. Agar kepercayaan masyarakat terhadap mutu jasa akuntan publik semakin tinggi, maka organisasi profesional ini memerlukan standar tertentu sebagai pedoman dalam menjalankan kegiatannya.

Sumber : https://silviayohana.student.telkomuniversity.ac.id/seva-mobil-bekas/

Tugas Analisis Sistem Informasi

Tugas Analisis Sistem Informasi

Tugas Analisis Sistem Informasi

Tugas Analisis Sistem Informasi

Tugas Analisis Sistem Informasi

Sistem Manajemen

System manajemen pada perusahaan ini yaitu proses merumuskan dan mengimplementasikan strategi untuk mewujudkan visi secara terstruktur
Strategi yang digunakan perusahaan ini bercirikan mengandalkan anggaran tahunan, berjangka panjang, dan berfokus pasa kinerja keuangan.

System manajemen strategis tetap diperlukan perusahaan untuk berkembanng secara terencana dan terukur, sehingga memerlukan langkah-langkah strategis, dan perlu mengarahkan kemmpuan dan komitmen SDM untuk mewujudkan tujuan perusahaan .

Sistem penjualan

Subsistem informasi perusahaan yang mencakup kumpulan prosedur yang melaksanakan, mencatat, mengkalkulasi, membuat dokumen dan informasi penjualan untuk keperluan manajemen dan bagia lain untuk kepentingan.

System Produksi

Perusahaan yang telah kami amati juga memproduksi beberapa barang atau kebutuhan sehari-hari konsumen seperti tisu, kapas, air mineral, gula dll.

System jasa

Perusahaan ini juga melayani jasa pengiriman uang dengan cara instan, ddan bekerjasam, dengan salah satu biro jasa pengiriman uang yaitu western union.

System pemasaran

Berbagai cara yang dilakukan perusahaan ini untuk menarik konsumen agar berbelanja di tempat ini, yaitu dengan memberikan potongan harga pada produk-produk tertentu , ada pula harga khusus, undian maupun hadiah langsung yang diberikan perusahaan ini.

System distribusi

System distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jarinagm pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta SDM yang kompeten, menjadikan perusahaan ini memberikan pelayanan terbaik keada konsumen.

System teknologi informasi

System teknologi informasi perusahaan pada setiap point of sales setiap gerai mencakup system penjualan, persediaan dn penerima barang. System ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saaat ini dengan memperhatikan perkembanngan jumlah gerai dan jumlah transaksi dimasa mendatang.


Baca Juga :

Pengertian Pasar Oligopoli Adalah

Pengertian Pasar Oligopoli Adalah

Pengertian Pasar Oligopoli Adalah

Pengertian Pasar Oligopoli Adalah

Pengertian Pasar Oligopoli Adalah

Pasar Oligopoli Adalah

Pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.

Praktek oligopoli umumnya

Dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salahsatu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usahayang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada.

Struktur pasar oligopoli umumnya

Terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.
Dalam Undang-undang No. 5 Tahun 1999, oligopoli dikelompokkan ke dalam kategori perjanjian yang dilarang, padahal umumnya oligopoli terjadi melalui keterkaitan reaksi, khususnya pada barang-barang yang bersifat homogen atau identik dengan kartel (kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga, untuk membatasi suplai dan kompetisi), sehingga ketentuan yang mengatur mengenai oligopoli ini sebagiknya digabung dengan ketentuan yang mengatur mengenai kartel

Seperti industri transportasi udara Telkom mewarisi struktur pasar monopoli-ologopoli.

Kedua industri ini sangat padat modal, sehingga di masa lalu negara mengambil inisiatif dengan memprakarsai lebih dulu melalui pembentukan BUMN. Tetapi lambat laun swasta mulai masuk

ke dalam pasar tersebut sehingga semakin banyak pesaing-pesaing baru yang terlibat.
Industri transportasi udara telah berhasil melakukan transformasi dari pasar monopoli menjadi pasar yang bersaing dengan tekanan pasar yang memaksa terjadinya efisiensi. Akhirnya, konsumen memperoleh manfaat yang besar karena biaya transportasi udara se-makin murah.
Tetapi industri telekomunikasi belum berhasil melakukan transformasi seperti itu. Dominasi Telkom di dalam pasar telekomunikasi ini masih sangat dominan sehingga mekanisme persainganyang sehat masih belum sepenuhnya terwujud dengan baik.

Struktur pasar seperti ini masih menjadi kendala bagi efisiensi pelaku di dalamnya dan masih belum berhasil menurunkan tarif telepon sampai setara dengan negara-negara lainnya.
Sebagai contoh, ketika kita berada di AS, Australia, atau Eropa dan iseng menelepon ke Jakarta, maka carilah kartu telepon internasional.

Kita dapat menelepon ke Jakarta sampai kuping panas dengan tarif sangat murah, hanya beberapa dolar saja. Ini terjadi karena pasar dibuka dan ditransformasikan menjadi pasar yang lebih bersaing
dengan banyak pelaku-pelaku pasar di dalamnya.
Telkom dalam waktu cepat atau lambat akan menghadapi tekanan dari publik, konsumen, media, dan parlemen untuk masuk ke dalam pasar yang lebih bersaing secara sehat. Pasar telekomunikasi selular masih bersifat oligopolis dengan tarif yang sangat mahal.

Tetapi lambat laun produk-produk teknologi baru dalam bidang komunikasi ternyata memberi tekanan pada persaingan yang lebih dan semakin terbuka luas. Produk Flexi, Esia dan sejenisnya mulai memberi tekanan pada pasar seluler sehingga banyak item biaya dikurangi.

Pulsa untuk Internet yang mahal

Mulai mendapat tekanan yang kuat dari produk GPRS, yang memberikan tarif cukup murah untuk pemakai internet.
Jadi, dengan teknologi dan informasi yang semakin terbuka, konsumendan masyarakat luas akan semakin mendapat akses yang lebih banyakpada pasar telekomunikasi. Pada gilirannya, harga pulsa telepon akan lebih murah.


Sumber: http://ojel.student.umm.ac.id/seva-mobil-bekas/