twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Pendidikan

Para Murid yang Tak Mau Ketinggalan ‘Iuran’ Bantuan Gempa Lombok

Para Murid yang Tak Mau Ketinggalan ‘Iuran’ Bantuan Gempa Lombok

Para Murid yang Tak Mau Ketinggalan ‘Iuran’ Bantuan Gempa Lombok

Para Murid yang Tak Mau Ketinggalan ‘Iuran’ Bantuan Gempa Lombok

Para Murid yang Tak Mau Ketinggalan ‘Iuran’ Bantuan Gempa Lombok

Para murid Madrasah Diniyah Manbaul Huda Kecamatan Pamotan, Rembang

juga tak mau ketinggalan menunjukkan kepedulian mereka terhadap para korban musibah bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selama sepekan, mulai hari Senin (13/8) sampai Sabtu (18/8) kemarin, para siswa sepakat untuk melakukan iuran dana dengan nominal sukarela, yang diambil dari sisa uang jajan mereka. Para guru pengajar setempat juga tak ketinggalan ikut beriuran.

Ketua LP Ma’arif MWC NU Pamotan, Yasir Arofat mengatakan, dari hasil iuran

tersebut total telah terkumpul dana sebesar Rp 4.680.000. Dana tersebut langsung diserahkan kepada PCNU Rembang.

“Penghimpunan dana ini inisiatif siswa yang dikoordinasikan oleh guru madrasah dan LP Ma’arif MWC NU Pamotan,” terang Yasir dalam keterangannya yang diterima nurfmrembang.com, Selasa (21/8/18).

Yasir yang juga sebagai Ustadz di Madrasah Manbaul Huda mengatakan bahwa pesan

yang ingin disampaikan yaitu jiwa gemar membantu terhadap sesama harus ditanamkan sedini mungkin.

“Bahwa dengan membantu lillahi ta’ala dan ikhlas, kita memiliki kekayaan yang tidak dapat diukur dengan materi,” tandasnya.

Dia berharap bantuan tersebut bisa tersalurkan pada mereka yang berhak, dan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. Selain itu menurutnya hal tersebut juga mengajarkan kepada siswa-siswi madrasah yang notabane pendidikan Islam akan arti pentingnya tolong menolong antar sesama. (

 

Sumber :

https://nisachoi.blog.uns.ac.id/blood-card/

4 Cara Didik Si Kecil Agar Mandiri Sejak Dini

4 Cara Didik Si Kecil Agar Mandiri Sejak Dini

4 Cara Didik Si Kecil Agar Mandiri Sejak Dini

4 Cara Didik Si Kecil Agar Mandiri Sejak Dini

4 Cara Didik Si Kecil Agar Mandiri Sejak Dini

Tanggung jawab orang tua pada anak adalah mengusahakan yang terbaik

dan memberikan arahan serta didikan yang tepat untuk si kecil. Karena itu, sebagai orang tua juga harus terus belajar dari waktu ke waktu cara yang benar dalam mengasuh anak.

Orang tua juga perlu memilih dan memilah metode yang tepat dalam mendidik si kecil sesuai kepribadiannya agar bisa menjadi pribadi yang baik dan mandiri atau tidak manja. Sebab, karakter dan kepribadian setiap anak berbeda-beda satu sama lain. Apalagi, mendidik anak agar tidak manja memang penuh dengan tantangan dan kesabaran, namun orang tua bisa memulai dari hal-hal yang sederhana. Dilansir PortalMadura.Com, Kamis (11/7/2019), pada laman fimela.com.

Nah, berikut ini empat cara mendidik anak agar tidak manja sejak dini:

Beri Tanggung Jawab Pekerjaan di Rumah

Dilansir dari verywellfamily.com, salah satu cara yang bisa membantu meningkatkan rasa percaya diri dan tanggung jawab anak mulai sejak dini, yaitu dengan memberi mereka pekerjaan di rumah yang disesuaikan dengan usianya.

Misalnya, merapikan tempat tidurnya sendiri, menyuruh anak untuk mencuci piringnya

usai makan, dan melatih anak menyapu rumah dengan benar. Praktik ini bisa menjadi latihan yang baik untuk mengajarkan pentingnya tanggung jawab pada si kecil.

Anda pun bisa membantu anak untuk melakukan sebuah pekerjaan di rumah supaya si kecil memahami bahwa Anda tidak bisa selalu bergantung pada orang lain untuk melakukan sesuatu.

 

Baca Juga :

Setop! Jangan Lakukan Kebiasaan Menggelitik pada Anak

Setop! Jangan Lakukan Kebiasaan Menggelitik pada Anak

Setop! Jangan Lakukan Kebiasaan Menggelitik pada Anak

Setop! Jangan Lakukan Kebiasaan Menggelitik pada Anak

Setop! Jangan Lakukan Kebiasaan Menggelitik pada Anak

Selain menjadi aktivitas yang menyenangkan, menggelitik anak juga bisa melatih kepekaan

dan respons tubuh terhadap sentuhan. Sehingga kadangkala mereka tertawa terbahak-bahak karena hal itu menimbulkan rasa geli.

Namun ternyata, kebiasaan menggelitik jangan dilakukan dan harus dihentikan karena menimbulkan efek buruk pada anak. Berikut ini beberapa efek negatif dari kebiasaan menggelitik anak dilansir dari liputan6.com yang mengutip dari situs Brightside.

Anak Bisa Sangat Tak Nyaman

Hanya karena seorang anak tertawa bukan berarti mereka senang digelitik.

Anak-anak, terutama yang geli, tidak bisa berhenti tertawa ketika digelitik. Bahkan jika mereka benar-benar membencinya.

Tawa karena geli ini seperti ilusi. Anak seperti menikmatinya padahal sebenarnya tidak. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of California pada 1997, para ilmuwan menemukan bahwa menggelitik tidak menciptakan perasaan bahagia yang sama seperti yang diciptakan ketika seseorang menertawakan lelucon lucu. Menggelitik hanya menciptakan ilusi lahiriah bahwa seseorang sedang tertawa.
Promoted Content
Mgid
Kerja hanya 1 jam sehari tapi berpenghasilan 80 Juta perbulan
wartabisnis
Cacing akan keluar dari tubuhmu, cukup makan ini sebelum sarapan
detocline
Turun 7 kg dalam seminggu! Cara cerdik bersihkan tubuh dari lemak
asiabeauty
Ini akan buat rambut anda tumbuh seperti sulap
asia-secrets

Baca Juga: Pemilik Toko Mebel Diduga Tewas Dianiaya, Pelakunya Lebih Satu Orang

 

Anak Tak Bisa Mengontrol Dirinya
Anak yang digelitik kehilangan kendali dirinya. Perjuangan untuk mendapatkan kendali bisa jadi hal sangat sulit bagi anak dan bisa meninggalkan kenangan yang tidak menyenangkan seumur hidup.

 

 

Sumber :

https://ojs.hh.se/index.php/JISIB/comment/view/94/0/106145

Wali Murid Keluhkan Daftar Ulang PPDB Capai Rp 3 Juta

Wali Murid Keluhkan Daftar Ulang PPDB Capai Rp 3 Juta

Wali Murid Keluhkan Daftar Ulang PPDB Capai Rp 3 Juta

Wali Murid Keluhkan Daftar Ulang PPDB Capai Rp 3 Juta

Wali Murid Keluhkan Daftar Ulang PPDB Capai Rp 3 Juta

Wali murid mengeluhkan biaya masuk sekolah di jenjang pendidikan SMA Negeri di Kabupaten Sumenep

, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, daftar ulang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 ini mencapai Rp 3 juta lebih dengan alasan pembelian paket seragam siswa dan sumbangan pembangunan gedung. Biaya tinggi masuk sekolah itu terjadi di SMA Negeri 2 Sumenep.

“Daftar ulang PBDB di SMA Negeri 2 ini sangat tinggi mencapai jutaan rupiah

,” kata salah satu wali murid calon siswa SMA Negeri 2 Sumenep, MK, Jumat (28/6/2019).

Di SMA Negeri 2 Sumenep, biaya daftar ulang siswa baru yang harus dibayar

mencapai Rp 3.055.000 untuk siswa, dan Rp 3.076.000 untuk siswi. Dari Rp 3 juta lebih yang harus dibayar itu Rp 1,5 juta untuk sumbangan pembangunan musala, sedangkan sisanya untuk kebutuhan seragam.

“Uang sebesar Rp 3 juta lebih itu tidak bisa dicicil, kecuali dilengkapi dengan keterangan tidak mampu,” ucapnya.

 

Sumber :

http://asage.org/index.php/ASAGE/comment/view/8/0/38906

sifat dari perilaku konsumen yaitu

sifat dari perilaku konsumen yaitu

sifat dari perilaku konsumen yaitu

sifat dari perilaku konsumen yaitu

sifat dari perilaku konsumen yaitu

1. Consumer Behavior Is Dynamic
Perilaku konsumen dikatakan dinamis karena proses berpikir, merasakan, dan aksi dari setiap individu konsumen, kelompok konsumen, dan perhimpunan besar konsumen selalu berubah secara konstan. Sifat yang dinamis demikian menyebabkan pengembangan strategi pemasaran menjadi sangat menantang sekaligus sulit. Suatu strategi dapat berhasil pada suatu saat dan tempat tertentu tapi gagal pada saat dan tempat lain. Karena itu suatu perusahaan harus senantiasa melakukan inovasi-inovasi secara berkala untuk meraih
konsumennya.

2. Consumer Behavior Involves Interactions
Dalam perilaku konsumen terdapat interaksi antara pemikiran, perasaan, dan tindakan manusia, serta lingkungan. Semakin dalam suatu perusahaan memahami bagaimana interaksi tersebut mempengaruhi konsumen semakin baik perusahaan tersebut dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen serta memberikan value atau nilai bagi konsumen.
3. Consumer Behavior Involves Exchange
Perilaku konsumen melibatkan pertukaran antara manusia. Dalam kata lain seseorang memberikan sesuatu untuk orang lain dan menerima sesuatu sebagai gantinya.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pelanggan
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku pelanggan. Faktor-faktor tersebut dibedakan menjadi 2 bagian yaitu faktor-faktor yang berasal dari dalam diri pribadi seorang konsumen dan faktor-faktor yang berasal dari lingkungan sekitar seorang konsumen.

A. Individual Determinants of Consumer Behavior
1. Demografis, psikografis, dan kepribadian
Demografis berhubungan dengan ukuran, struktur, dan pendistribusian populasi. Demografis berperan penting dalam pemasaran. Demografis membantu peramalan trend suatu produk bertahun-tahun mendatang serta perubahan permintaan dan pola konsumsi.
Psikografis adalah sebuah teknik operasional untuk mengukur gaya hidup. Dalam kata lain psikografis adalah penelitian mengenai profil psikologi dari konsumen. Psikografis memberikan pengukuran secara kuantitatif maupun kualitatif. Bila demografis menjelaskan siapa yang membeli suatu produk, psikografis menekankan pada penjelasan mengapa produk tersebut dibeli. Sangat penting untuk meneliti faktor psikografis termasuk kepercayaan dan nilai karena kesuksesan industri organik akan bergantung pada tingkat kemampuan memobilisasi konsumen untuk menerima produk organik (Lea & Worsley, 2005).
Kepribadian dalam bidang pemasaran memiliki arti sebagai respon yang konsisten terhadap pengaruh lingkungan. Kepribadian adalah tampilan psikologi individu yang unik dimana mempengaruhi secara konsisten bagaimana seseorang merespon lingkungannya.
2. Motivasi konsumen
Dalam menjawab pertanyaan mengenai mengapa seseorang membeli produk tertentu, hal ini berhubungan dengan motivasi seorang konsumen. Motivasi konsumen mewakili dorongan untuk memuaskan kebutuhan baik yang bersifat fisiologis maupun psikologis melalui pembelian dan penggunaan suatu produk.
3. Pengetahuan konsumen
Pengetahuan konsumen dapat diartikan sebagai himpunan dari jumlah total atas informasi yang dimemori yang relevan dengan pembelian produk dan penggunaan produk. Misalnya apakah makanan organik itu, kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, manfaatnya bagi kesehatan, dan lain-lain.
4. Intensi, sikap, kepercayaan, dan perasaan konsumen
Intensi adalah pendapat subjektif mengenai bagaimana seseorang bersikap di masa depan. Ada beberapa jenis intensi konsumen. Intensi pembelian adalah pendapat mengenai apa yang akan dibeli. Intensi pembelian kembali adalah apakah akan membeli barang yang sama dengan sebelumnya. Intensi pembelanjaan adalah dimana konsumen akan merencanakan sebuah produk akan dibeli. Intensi pengeluaran adalah berapa banyak uang yang akan digunakan. Intensi pencarian mengindikasikan keinginan seseorang untuk melakukan pencarian. Intensi konsumsi adalah keinginan seseorang untuk terikat dalam aktifitas konsumsi.
Sikap mewakili apa yang disukai maupun tidak disukai oleh seseorang. Sikap seorang konsumen mendorong konsumen untuk melakukan pemilihan terhadap beberapa produk. Sehingga sikap terkadang diukur dalam bentuk preferensi atau pilihan konsumen. Preferensi itu sendiri dapat dikatakan sebagai suatu sikap terhadap sebuah objek dan relasinya terhadap objek lain. Kepercayaan dapat didefinisikan sebagai penilaian subjektif mengenai hubungan antara dua atau lebih benda. Suatu kepercayaan dibentuk dari
pengetahuan. Apa yang telah seseorang pelajari mengenai suatu produk mendorong timbulnya kepercayaan tertentu mengenai produk tersebut. Perasaan adalah suatu keadaan yang memiliki pengaruh (seperti mood seseorang) atau reaksi. Perasaan dapat bersifat positif maupun negatif tergantung kepada setiap individu. Perasaan juga memiliki pengaruh terhadap penentuan sikap seorang konsumen.

 

Baca Juga :

Tipe – Tipe Perilaku Pembelian

Tipe – Tipe Perilaku Pembelian

Tipe – Tipe Perilaku Pembelian

Tipe – Tipe Perilaku Pembelian

Tipe – Tipe Perilaku Pembelian

Menurut Wilkie (1990), tipe perilaku konsumen dalam melakukan pembelian dikelompokkan menjadi empat berdasarkan tingkat keterlibatan pembeli dan tingkat keterlibatan diferensiasi merek, yang dijelaskan sebagai berikut :
a. Budget Allocation (Pengalokasian budget)
Pilihan konsumen terhadap suatu barang dipengaruhi oleh cara bagaimana membelanjakan atau menyimpan dana yang tersedia, kapan waktu yang tepat untuk membelanjakan uang dan apakah perlu melakukan pinjaman untuk melakukan pembelian.
b. Product Purchase or Not (Membeli produk atau tidak)
Perilaku pembelian yang menggambarkan pilihan yang dibuat oleh konsumen, berkenaan dengan tiap kategori produk atau jasa itu sendiri.
c. Store Patronage (Pemilihan tempat untuk mendapatkan produk)
Perilaku pembelian berdasarkan pilihan konsumen, berdasarkan tempat atau di mana konsumen akan melaksanakan pembelian produk atau jasa tersebut. Misalnya, apakah lokasi bakery menjadi salah satu faktor yang menentukan konsumen dalam melakukan proses pembelian.
d. Brand and Style Decision (Keputusan atas merek dan gaya)
Pilihan konsumen untuk memutuskan secara terperinci mengenai produk apa yang sebenarnya ingin dibeli.

Sumber :https://obatwasirambeien.id/

Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Pengertian Perilaku Konsumen
Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1990), perilaku konsumen diartikan “…. Those actions directly involved in obtaining, consuming, and disposing of products and services, including the decision processes that precede and follow this action” (p.3).
Perilaku konsumen merupakan tindakan–tindakan yang terlibat secara langsung dalam memperoleh, mengkonsumsi, dan membuang suatu produk atau jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan – tindakan tersebut.
Menurut Mowen (1995), “ Consumer behavior is defined as the study of the buying units and the exchange processes involved in acquiring, consume, disposing of goods, services, experiences, and ideas” (p.5).
Perilaku konsumen adalah aktivitas seseorang saat mendapatkan, mengkonsumsi, dan membuang barang atau jasa (Blackwell, Miniard, & Engel, 2001). Sedangkan The American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Dalam kata lain perilaku konsumen mengikutkan pikiran dan perasaan yang dialami manusia dan aksi yang dilakukan saat proses konsumsi (Peter & Olson, 2005). Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu. Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan barang dan jasa yang bertujuan untuk mem

Sumber : https://pesantrenkilat.id/

TROJAN HORSE DIANALOGIKAN DENGAN PENIPUAN

TROJAN HORSE DIANALOGIKAN DENGAN PENIPUAN

TROJAN HORSE DIANALOGIKAN DENGAN PENIPUAN

TROJAN HORSE DIANALOGIKAN DENGAN PENIPUAN

TROJAN HORSE DIANALOGIKAN DENGAN PENIPUAN

The Trojan Horse merupakan program manipulasi data atau program yang digolongkan dalam kelompok virus computer karena sifatnya yang menghapus, mengubah data atau program sehingga tidak dapat diakses lagi. The Trojan Horse adalah virus yang paling sering menyerang computer, penyebarannya lebih banyak melalui flashdisc yang tidak steril.

Mendeteksi keberadaan Trojan merupakan sebuah tindakan yang agak sulit dilakukan. Cara termudah adalah dengan melihat port-port mana yang terbuka dan sedang berada dalam keadaan “listening”, dengan menggunakan utilitas tertentu semacam Netstat. Hal ini dikarenakan banyak Trojan berjalan sebagai sebuah layanan sistem, dan bekerja di latar belakang (background), sehingga Trojan-Trojan tersebut dapat menerima perintah dari penyerang dari jarak jauh. Ketika sebuah transmisi UDP atau TCP dilakukan, tapi transmisi tersebut dari port (yang berada dalam keadaan “listening”) atau alamat yang tidak dikenali, maka hal tersebut bisa dijadikan pedoman bahwa sistem yang bersangkutan telah terinfeksi oleh Trojan Horse.

Cara lainnya yang dapat digunakan adalah dengan membuat sebuah “snapshot” terhadap semua berkas program (*.EXE, *.DLL, *.COM, *.VXD, dan lain-lain) dan membandingkannya seiring dengan waktu dengan versi-versi terdahulunya, dalam kondisi komputer tidak terkoneksi ke jaringan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat sebuah checksum terhadap semua berkas program (dengan CRC atau MD5 atau mekanisme lainnya). Karena seringnya Trojan dimasukkan ke dalam direktori di mana sistem operasi berada (\WINDOWS atau \WINNT untuk Windows atau /bin, /usr/bin, /sbin, /usr/sbin dalam keluarga UNIX), maka yang patut dicurigai adalah berkas-berkas yang berada di dalam direktori tersebut. Banyak berkas yang dapat dicurigai, khususnya berkas-berkas program yang memiliki nama yang mirip dengan berkas yang “baik-baik” (seperti “svch0st.exe”, dari yang seharusnya “svchost.exe”, sebuah berkas yang dijalankan oleh banyak layanan sistem operasi Windows) dapat dicurigai sebagai Trojan Horse.

Cara terakhir adalah dengan menggunakan sebuah perangkat lunak antivirus, yang dilengkapi kemampuan untuk mendeteksi Trojan yang dipadukan dengan firewall yang memonitor setiap transmisi yang masuk dan keluar. Cara ini lebih efisien, tapi lebih mahal, karena umumnya perangkat lunak antivirus yang dipadukan dengan firewall memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan dua cara di atas (yang cenderung “gratis”). Memang, ada beberapa perangkat yang gratis, tapi tetap saja dibutuhkan waktu, tenaga dan uang untuk mendapatkannya (mengunduhnya dari Internet).

Di Indonesia sendiri virus ini banyak macamnya. Virus ini dapat dimodivikasi menjadi berbagai nama, namun cara kerjanya tetap sama. Kebanyakan nama-nama yang dipakai untuk jenis virus yang satu ini sangat menarik perhatian. Dalam artian penyebaran virus ini dengan penipuan, misalnya Gadis Hot dengan gambar wanita bugil. Kebanyakan pegguna computer tertipu dan akhirnya computer yang bersangkutan terserang virus ini.

Baca Juga ;

HACKING DAPAT DIANALOGIKAN DENGAN MEMASUKI RUMAH ORANG LAIN

HACKING DAPAT DIANALOGIKAN DENGAN MEMASUKI RUMAH ORANG LAIN

HACKING DAPAT DIANALOGIKAN DENGAN MEMASUKI RUMAH ORANG LAIN

HACKING DAPAT DIANALOGIKAN DENGAN MEMASUKI RUMAH ORANG LAIN

HACKING DAPAT DIANALOGIKAN DENGAN MEMASUKI RUMAH

Hal ini biasanya dilakukan oleh seseorang untuk mencuri data atau file dari sebuah system computer. Misalnya tabulasi data KPU. Seseorang dapat memasuki system pertahanan computer orang lain tanpa diketahui dengan cara menjebol firewall computer tersebut. Terutama bagi computer yang selalu terhubung dengan akses internet. Tak jarang orang yang sedang online dengan menggunakan jaringan Local Network Area (LAN), atau contoh kecilnya kita dapat melihat system jaringan LAN pada warung internet. Seseorang dapat mengambil file dari biling lain tanpa harus membuka computer yang ada pada biling tersebut, cukup dengan mengakses networck connections. Namun ini berbeda.

Saat ini, marak sekali orang yang memiliki keanehan dengan keisengan mencoba-coba ketangguhan sistem pengaman jaringan sebuah perusahaan ataupun pribadi. Beberapa diantaranya memang memiliki tujuan mulia, yakni mengasah kemampuan mereka di bidang teknologi pengamanan jaringan dan biasanya setelah mereka berhasil menerobos sistem keamanan yang ada, mereka dengan kerelaan hati menginformasikan celah pengamanan yang ada kepada yang bersangkutan untuk disempurnakan. Namun ada juga yang benar-benar murni karena iseng ditunjang oleh motif dendam ataupun niat jahat ingin mencuri sesuatu yang berharga.

Apapun alasannya ‘hacking’ adalah melangar hukum, dan tidak ada aturan di manapun di dunia yang membenarkan tindakan ini. Namun, realita yang berjalan di kondisi saat ini adalah tidak ada jaminan apapun yang dapat memastikan bahwa tidak ada celah atapun kelemahan dalam sistem jaringan ataupun komputer kita dengan menggunakan sistem operasi apapun. Artinya, cukup jelas tidak ada sistem jaringan yang benar-benar cukup aman yang mampu menjamin 100% tingkat keamanan data dan informasi yang ada di dalamnya. Kondisi ini yang justru memicu maraknya aktivitas hacking dalam berbagai skala dan tingkat aktivitas, mulai level sekedar iseng hingga professional. Hal terpenting yang bisa kita lakukan saat ini hanyalah memastikan bahwa semua celah keamanan telah tertutupi dan kondisi siaga senantiasa diperlakukan.

Karena cara aksesnya yang masuk secara diam-diam, atau dapat kita katakan seperti pencuri, Joy computing dapat kita analogikan dengan orang yang masuk secara diam-diam ke rumah orang lain. baik itu melakukan pencurian maupun hanya untuk melihat-lihat.

Sumber :https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/

JOY COMPUTING MERUPAKAN UNSUR YANG MERUGIKAN

JOY COMPUTING MERUPAKAN UNSUR YANG MERUGIKAN

JOY COMPUTING MERUPAKAN UNSUR YANG MERUGIKAN

JOY COMPUTING MERUPAKAN UNSUR YANG MERUGIKAN

JOY COMPUTING MERUPAKAN UNSUR YANG MERUGIKAN

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa joy computing atau yang dikenal dengan illegal access atau akses illegal merupakan sebuah kegiatan yang memasuki system jaringan computer tanpa izin. Joy computing juga dapat didefinisikan dengan menggunakan computer orang lain tanpa seijin pemiliknya. Misalnya seseorang yang menggunakan computer orang lain saat pemiliknya tidak berada ditempat dan membuka file-file tertentu tanpa sepengetahuan dari pemiliknya.

Hal ini dapat dikategorikan sebagai tindakan yang merugikan jika dipandang dari sudut pandang sopan santun. Namun jika hal ini dipandang sebuah tindakan pidana juga tidak ada masalah. Karena joy computing dapat dianalogikan sebagai menggunakan barang milik orang lain tanpa meminta ijin terlebih dahulu dari pemiliknya. Computer dapat digolongkan dalam property pribadi seseorang, yang mana dalam sebuah computer seseorang biasanya menyimpan file-file penting dan rahasia yang tidak boleh diketahui oleh orang lain. seperti computer milik perusahaan, computer milik penulis dan lain sebagainya. Untuk mengantisipasi perbuatan Joy computing ada baiknya jika computer tersebut dipasang password. Bahkan ada beberapa orang untuk mengamankan datanya, dia memasang password berlapis-lapis, mulai memasang booting password, logon password, folder password dan file password.

Sumber : https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/