twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Pendidikan

Disdik Kota Bogor Gelar Lomba Calistung

Disdik Kota Bogor Gelar Lomba Calistung

Disdik Kota Bogor Gelar Lomba Calistung

Disdik Kota Bogor Gelar Lomba Calistung

Disdik Kota Bogor Gelar Lomba Calistung

Dinas Pendidikan (Disdik) menggelar Lomba Baca Tulis Berhitung (Calistung)

untuk tingkat Kota Bogor di SDN Kedungbadak 4, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Kepala Bidang (Kabid) Tingkat SD Dinas Pendidikan Kota Bogor, Maman Suher­man, didampingi Plt Kasi Kesiswaan SD, Jajang Koswara, langsung mem­buka lomba tersebut.

Menurut Kabid SD Disdik Kota Bo­gor, Maman Suherman, perlombaan ini dianggap penting

, meski untuk tingkat provinsi telah ditiadakan. ’’Kami berpikir kegiatan ini bisa menga­sah kemampuan anak-anak SD, teru­tama yang baru menginjak atau duduk di kelas 1, 2 dan 3,” tuturnya.

Ia mencontohkan dengan belajar membaca, maka anak akan tumbuh dan berkembang

. Kemampuan mem­baca saat menjadi petugas upacara membacakan teks UUD 45. ”Lomba Calistung ini sesuai moto Kota Bogor yaitu BOGOR BERLARI, sehingga ke depan kemampuan SDM Kota Bogor di atas daerah lain,” ungkapnya.

Begitu pula di bidang menulis. Saat ini, Maman menilai jarang melihat kemampuan anak dalam menulis huruf sambung. ’’Sama seperti men­ghitung, ini perlu terus diasah untuk meningkatkan kemampuan mereka mengolah angka lebih cepat dan tepat,” bebernya.

Sementara itu, Plt SD Disdik Kota Bogor, Jajang Koswara mengatakan, Lomba Calistung SD ini pesertanya hanya murid kelas 1, 2 dan 3 se-Kota Bogor. Masing masing kecamatan cukup mengirimkan perwakilan jua­ra 1, 2 dan 3. Adapun bila ditotal, jumlah peserta mencapai 54 siswa.(mtr)

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/

yamata no orochi

yamata no orochi

yamata no orochi

yamata no orochi

yamata no orochi

Masih ingat dengan monster ular yang memiliki 8 kepala dan 8 ekor yang keluar dari tubuh sasuke ketika dia bertarung melawan itachi? Kalo lupa liat aja gambar di bawah ini.Nah dalam mitologi jepang, monster tersebut adalah bijuu ekor 8 yang lebih dikenal sebagai yamata no orochi. Dalam mitologi jepang yamata no orochi digambarkan sebagaisosok ular (naga) yang memiliki 8 ekor dan 8 kepala, matanya berwarna merah dan memiliki kekuatan jahat dari dunia iblis, setiap kepala dari yamata no orochi melambangkan jiwa, hantu, kejahatan, iblis, dunia setelah kematian, dan kematian
Kekuatan sebenarnya dari Orochi seharusnya tidak terlalu besar, bahkan cenderung lemah. Seorang anggota klan Kusanagi, ketika menyerangnya melakukan kecerobohan, menggunakan pedang legendaris Kusanagi no Tsurugi. Karena itu, sebagai konsekuensinya, Yamata no Orochi mengambil alih pedang itu dan menyerap kekuatan yang ada didalamnya dan menjadi mahluk yang amat kuat, dan akhirnya menyimpan semuanya didalam tubuhnya. Dengan kekuatan barunya, Orochi mengeluarkan kekuatan kegelapan yang amat besar sehingga membangunkan bijuu yang lain, dan menjadi arogan. Orochi mengalahkan banyak bijuu tetapi dia dikalahkan oleh Kyuubi (rubah ekor 9).
Yamata no orochi pun akhirnya berhasil dibantai oleh susanoo sang dewa samudra dan pedan kusanagi berhasil dikeluarkan dari ekornya, dalam cerita naruto juga dikisahkan monster 8 kepala dan 8 ekor yang muncul dari tubuh naruto dibantai oleh jutsu dari itachi yaitu susanoo.

Baca Juga :

Hanamichi Tokoh Nyata

Hanamichi Tokoh Nyata

Hanamichi Tokoh Nyata

Hanamichi Tokoh Nyata

Hanamichi Tokoh Nyata

Pasti semua udah pada tau cerita manga slam dunk donk ya..? manga yang sempat menyabet beberapa kategori penghargaan di jepang ini sempat populer di indonesia dan animenya juga pernah tayang di stasiun TV lokal. nah cerita manga bergenre sport ini diperankan oleh tokoh utama bernama hanamichi sakuragi, dan ternyata penokohan hanamichi sakuragi di ambil dari kisah nyata, jadi hanamichi sakuragi ini orangnya bener-bener ada.

Hanamichi asli lahir pada tahun 1968 dari keluarga yang sangat sederhana, ibunya meninggal ketika dia masih kecil, sehingga hanamichi di besarkan tanpa belai kasih dari seorang ibu, dan inilah yang membuatnya menjadi seorang yang keras dan gemar berantem, semua masalahnya diselesaikan dengan jalan kekerasan (sesuai dengan cerita manganya si sakuragi emang demen berantem kan?) ,

hanamichi memliki postur tubuh yang jangkung, pada usia 12 tahun aja tubuhnya udah mencapai tinggi 175 cm, jauh lebih tinggi dari tinggi anak normal seusianya. karena sering berantem tubuh sakuragi jadi terlatih, suatu hari dia berantem degan seorang siswa di sportzone universitas tokyo. gerakannya yang lincah dan kekuatannya dalam berkelahi justru menarik perhatian seorang pelatih tim basket, dan hanamichi pun di ajak gabung masuk tim basket.

pada sebuah friendly match melawan atlit nasional hanamichi yang saat itu berusia 17 tahun menunjukkan kemampuan yang luar biasa dia mencetak 33 point sendirian 10 shoot, 1 nailed, 1 tri poin, 1 tembakan yang gak diketahui jenis tekniknya, dan 2 free shoot. meskipun pada akhirnya timnya di bantai 59 – 115. namun sakuragi telah menunjukkan sebuah bakat yang luar biasa dan menjadi pusat perhatian sampai-samapi dia disebut2 sebagai “harapan baru dunia bola basket jepang”.

namun setahun kemudian ayahnya jatuh sakit , hanamichi pun kembali ke tokyo untuk menjenguk ayahnya, tapi sungguh malang, saat akan menyebrang jalan sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menghantam tubuh sakuragi , meskipun tubuhnya kuat tapi efek benturannya terlalu fatal, hanamichi pun segera dilarikan kerumah sakit, tapi sayang dia meninggal sebelum sampai diruang operasi.

yang jelas dunia basketball jepang telah kehilangan satu bibit muda berbakat, dan dari kisah nyata inilah takehiko inoue membuat kisah slamdunk yang berhasil menyabet beberapa kategori penghargaan.

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Cross-Dressing Maid Cafe pertama

Cross-Dressing Maid Cafe pertama

Cross-Dressing Maid Cafe pertama

Cross-Dressing Maid Cafe pertama

Cross-Dressing Maid Cafe pertama

Cross-Dressing Maid Cafe pertama di Jepang

Di Hibari-kei, Maid Cafe terapung yang unik di Jepang, kita akan menemukan para pelayan pria yang ber-cross-dress mengenakan pakaian maid.

Distrik Akihabara di Tokyo terkenal akan berbagai Maid Cafe-nya yang tempatnya kecil bertema restoran biasa dan sebagian besar para staf wanitanya mengenakan kostum maid. Mulai dari sambutan yang sederhana, fenomena Maid Cafe telah bercabang hingga termasuk pada bermacam-macam tema seperti Eyeglasses Ear-cleaning Cafe, bahkan hingga Scientist Lab Coat Cafe, yang semuanya menghadirkan nuansa feminin dari pelayannya.

Kesetaraan Gender kadang menimbulkan kecemburuan bagi gender lainnya. Setelah Maid Cafe, kemudian hadir pula Butler Cafe, yang pada dasarnya merupakan kebalikan dari Maid Cafe, dimana para pelayan pria melayani pelanggan wanita dengan tata krama kelas atas ala Inggris. Kini bersiap-siaplah untuk menyambut Hibari-kei, “satu-satunya Cross-Dressing Maid Cafe pertama di Akihabara, Jepang”.

Seperti yang dikutip megindo.net dari inventorspot.com, para staf Hibari-kei adalah pria-pria yang ber-cross-dress mengenakan pakaian maid. sebagian besar dari mereka bekerja di berbagai industri IT di kawasan Akihabara. Pada siang hari mereka terlihat dan bertingkah laku seperti pria pekerja [salarymen] Jepang biasa, namun pada malam hari mereka berpakaian dengan gaya sesuai pekerjaannya dan gaya bicaranya menjadi lemah lembut. Pria yang biasa memperbaiki komputer pada pagi hari bisa saja salah satunya adalah Chazuke atau Ichigoneko, dua pria dari beberapa maid pria di Hibari-kei. Para pelanggan mereka nampaknya merupakan perpaduan dari cowok dan cewek.

Jika kalian ingin mengunjungi Hibari-kei, silakan kunjungi website mereka untuk menemukan lokasinya yaitu pada www.hibari-tei.com. Karena, Hibari-kei adalah kafe terapung yang biasa menggelar berbagai acara pada beberapa Maid Cafe biasa di kawasan tersebut, seperti Royal Milk, Nomidokoro Wood dan Honey Sheep. Dalam website Hibari-kei, para maid-nya memeiliki halaman pribadi mereka masing-masing dan beberapa diantaranya terhubung ke blog pribadinya masing-masing.

Secara keseluruhan, Hibari-kei menawarkan sesuatu diluar jalur biasa yang menawarkan budaya otaku di Jepang bagi para pengunjungnya.

Siapkan SDM Handal, SMA Xaverius Buka Mapel Bagi Kelas Khusus

Siapkan SDM Handal, SMA Xaverius Buka Mapel Bagi Kelas Khusus

Siapkan SDM Handal, SMA Xaverius Buka Mapel Bagi Kelas Khusus

Siapkan SDM Handal, SMA Xaverius Buka Mapel Bagi Kelas Khusus

Siapkan SDM Handal, SMA Xaverius Buka Mapel Bagi Kelas Khusus

Sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 12 Ambon

sangat menguntungkan bahkan memudahkan siswa yang berada di sekitar sekolah tersebut.

Tahun Ajaran 2019/2020 SMAN 12 Ambon merekrut 221 siswa baru dari yang mendaftar sebanyak 300 orang lebih.

“Jumlah siswa baru tahun ajaran 2019/2020 turun drastis jika dibandingkan tahun ajaran lalu,” kata Kepala SMAN 12 Ambon F. Th. Pentury, M.Pd di Ambon, Jumat (12/7/2019).

Menurut Pentury, tahun ini kelas 10 hanya terdapat enam rombongan belajar (

Rombel) sedangkan tahun 2018 lalu delapan rombel.

221 siswa baru yang direkrut itu sudah melalui sistem seleksi yang baik dan mereka sudah selesai mengikuti pengenalan lingkungan sekolah (PLS) dari tanggal 8-11 Juli 2019.

Selain PLS, mereka juga mendapat sosialisasi tentang kesehatan reproduksi dan HIV/AIDZ dari Puskesmas Air Salobar.

“Karena jumlah siswa baru menurun maka tentu sangat berpengaruh terhadap jumlah dana BOS pada SMAN 12,” ucapnya.

Dikatakan, hal penting yang harus dilakukan dalam tahun ajaran baru ini adalah

; Proses belajar mengajar ditingkatkan agar hasil belajarnya dapat terukur pada ujian akhir nanti,

Cara penyajian materi pelajaran oleh guru, Cara penyerapan dan cara belajar siswa di kelas karena, jangan sampai guru serius mengajar tetapi siswanya masa bodoh.

Selain itu sebagai kepala sekolah, Pentury akan melakukan fungsi kontrol terhadap kinerja guru seperti; Kehadiran guru, Hadir di kelas saat jam mengajar, Kesiapan perangkat guru saat mengajar.

Diharapkan, siswa baru pada SMAN 12 Ambon melakukan proses belajar mengajar sesuai aturan, bertahan sampai lulus dan tidak pindah sekolah.

 

Baca Juga :

SMK Negeri 2 Ambon Terapkan Disiplin Bagi Guru Dan Siswa

SMK Negeri 2 Ambon Terapkan Disiplin Bagi Guru Dan Siswa

SMK Negeri 2 Ambon Terapkan Disiplin Bagi Guru Dan Siswa

SMK Negeri 2 Ambon Terapkan Disiplin Bagi Guru Dan Siswa

SMK Negeri 2 Ambon Terapkan Disiplin Bagi Guru Dan Siswa

Untuk mengembangkan SMK negeri 2 Ambon Lusikoy bakal terapkan disiplin bagi siswa

dan guru di sekolahnya.

Demikian antara lain penegasan kepala SMK negeri 2 Ambon Dra A M Lusikooy M.Pd kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis, 4/7/2019.

Menurutnya, setelah dirinya diangkat menjadi Kepala Sekolah awal bulan Juni 2019 maka perhatiannya langsung ditujukan ke arah pengembangan SMK Negeri 2 dari kondisi yang saat ini dengan melibatkan serta mengefektifkan Komite Sekolah yang fakum selama 3 tahun terakhir.

Dikatakan peran dari Komite sangatlah penting untuk mendukung program seķolah oleh sebab itu paska dirinya menjadi Kepsek dirinya mengajak Komite untuk sama-sama bergandenfan tangan untuk membangun sekolah tersebut.

Kepada wartawan Lusikooy juga mengatakan ke depan dirinya belum berpikir untuk menambah jurusan baru ataupun prodi baru di sekolahnya mengingah maaih banyak hal yang perlu penanganan, seperti misalnya ruangan-ruangan serta mubeler yang ada di sekolah itu perlu adanya perbaikan dan penanganannya.

Oleh sebab itu, hingga sekaran di sekolahnya memiliki empat prodi masing-masing;: Manajemen Perkantora, Akuntansi dan Keuangan, Bisnia dan Manajemen dan prodi Teknik Komputer & Informatika.

Selanjutnya menurut Lusikoy mencermati tentang kondisi ekonomi siswa

di sekolahnya selama ini yang berada pada kelompok menengah ke bawah bahkan terbanyak di antaranya adalah org tua berpenghasilan rendah maka dalam tahun ajaran baru ini dirinya telah mengambil kebijakan menurunkan uang komite di sekolah tersebut.

Ia berharap para orangtua dengan kemampuan yang ada dapat menyekolahkan ankannya di sekokah terebut tanpa terlalu banyak terbebani dengan biaya pendidikan..

Kepada wartawan Lusikooy yang didampingi wakasek Kurikulum mengatakan untuk tahun ajaran baru nanti calon Peserta didik baru yang telah terdaftar sebanyak 198 orang dimana sekolahnya bisa mampu manampung lebi dari itu sesuai dengan peminatan siswa.

Oleh sebab itu ia menghimbau kepada para orang untuk tidak sungkan-syngkan

memaaukan anaknya untuk masuk ke SMK Negeri 2 Ambon. mengingat kurikulum yang diajarkan di sekokah itu merupakan kurikulum yang menyiapkan anak secara matang untuk nantinya akan langsung masuk ke dunia kerja dan dunia usaha yang tentu saja penekanannya pada penguasaan materi yang sangat relefan dengan dunia usaha dan perkantiran karena berbeda dengan di SMA, SMK umumnya selain mendapatkan teori ia juga matang dalam.praktek karena di SMK saat siswa berada di kelas 11 sudah melakukan praktek lapangan untuk menguasai ilmu yang dioeroleh.

Secara umum Lusikooy menjelaskan bahwa untuk mendukung keempat prodi di sekolahnya pihaknya memiliki 38 guru PNS dan 16 guru homor baik yabg memiliki kualifijasi S1 maupun S2.
Sebagai orang lama di sekokah tersebut yang baru diangkat menjadi kepala sekolah

Lusikooy mengatakan ada sejumlah tantangan bagi peningkatan mutu dan disiplin di sekokah itu yang ke depannya ia akan berusaha untuk memenacenya sehingga kelemahan tersebut akan dijadikan sumber kekuatan yang akan memajukan sekolahnya.

 

Sumber :

https://realviagraforsale-rxonline.com/kumpulan-doa-sehari-hari/

Sistem Zonasi PPDB Rubah Paradigma Orang Tua

Sistem Zonasi PPDB Rubah Paradigma Orang Tua

Sistem Zonasi PPDB Rubah Paradigma Orang Tua

Sistem Zonasi PPDB Rubah Paradigma Orang Tua

Sistem Zonasi PPDB Rubah Paradigma Orang Tua

Kepala Sekolah SMPN 6 Ambon, Jantje Mahulette mengatakan sistem zonasi

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019 merubah paradigma orang tua yang selama ini fokus ke sekolah unggulan.

“Selama ini paradigma berpikir masyarakat saat pendaftaran siswa baru tertuju ke sekolah tertentu atau sekolah unggulan, sedangkan sekolah lain terutama swasta tidak menjadi tujuan sehingga peluang untuk siswa mendaftar sangat kecil, ” katanya di Ambon, Kamis (20/6/2019).

Ia menambahkan, penerapan sistem zonasi yang mengacu pada Permendikbud nomor 51/2018 bagi seluruh sekolah di Indonesia sangat positif, sebagai upaya pemerataan siswa di seluruh sekolah.

“Dalam sistem ini, sekolah wajib menerima siswa yang tinggal sesuai zona tanpa memandang status sosial baik siswa kaya atau miskin yang penting ada di zonasi wajib diterima,” ujarnya.

Jantje menyatakan, pihaknya telah menerapkan sistem zonasi sebagai upaya pemerataan siswa karena selama ini SMPN 6 Ambon menjadi sekolah tujuan siswa baru.

Sistem ini terbagi menjadi 3 sub bagian yang pertama zona 1 siswa yang tinggal di sekitar zona, sekolah menerima siswa yg ada di zona itu. Zona dua bisa dari luar zona dibuktikan dengan prestasi akademik dan non akademik, dan zona ketiga kebijakan penerimaan berdasarkan mutasi tempat tinggal orang tua.

“Presentasi zona berdasarkan permendikbud 51/2018 terbagi zona

satu sebanyak 90 persen dan sisanya masing-masing lima persen. Semuanya tergantung setiap sekolah untuk melihat penting atau tidak menerima siswa dari luar zona meskipun tidak terlalu banyak yang mendaftar,” jelasnya.

Dia mengakui, sistem zonasi memberikan peluang kepada sekolah lain untuk berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan.

“Masyarakat perlu tahu sebenarnya kesempatan ini agar para siswa bisa bersekolah baik di negeri atau swasta, dari situ kemudian pihak sekolah bisa membuat program yang baik untuk pengembangan sekolah secara merata,” terangnya.

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah SMP Kolose Xaverius Ambon

, H.Ohewirin menyebutkan, tahun ajaran baru ini pihaknya mengikuti aturan kemendikbud dengan menjalankan aturan sesuai zonasi.

“Walaupun dalam pelaksanaanya masih ada siswa yang ingin mendaftar di sekolah di luar zona, kita masih menerima melalui seleksi tes yang telah dilakukan secara bergelombang sejak bulan Mei dan terakhir di bulan Juli 2019,” katanya.

Tahun in, menurutnya SMP Xaverius Ambon juga menambah kuota penerimaan siswa baru sebanyak 105 hingga 110 siswa yang terbagi dalam empat rombongan belajar.

“Kita menerima pendaftaran yang merujuk pada zonasi tempat tinggal, jika sudah cukup tidak terima lagi,” ungkapnya. (an/tm)

 

Sumber :

https://realviagraforsale-rxonline.com/sejarah-perang-salib/

Sejarah akuisisi dan merger

Sejarah akuisisi dan merger

Sejarah akuisisi dan merger

Sejarah akuisisi dan merger

Sejarah akuisisi dan merger

Suatu tinjauan terhadap sejarah perusahaan di Amerika Serikat pada tiga-perempat terakhir abad ini akan mengungkapkan siklus berulang-ulang dari kombinasi dan akuisisi (pengambilalihan) dalam dunia industri. Bentuk dan jenis pengorbanan serta jumlah yang dibayarkan sehubungan dengan harga pasar dari saham mungkin berubah yaitu dari persetujuan berdasarkan mufakat menjadi penawaran-penawaran bersaing, dari suatu paket surat-surat berharga menjadi sebagian besar dengan kas, dari sedikit agio di atas harga pasar saham menjadi dengan agio yang besar. Dengan turunnya nilai uang, laju inflasi yang cepat disertai nilai ganti yang tinggi, serta stabilitas potensial yang lebih besar, lebih banyak kegiatan peleburan (merger) pada akhir tahun 1970-an dibandingkan dengan periode –periode yang lebih dini.

Akuisisi dan Tujuan-Tujuan Perusahaan

Dalam waktu kapan saja, terdapat berbagai alasan keuangan atau operasional bagi sebuah perusahaan untuk membeli perusahaan lain yang aktif. Beberapa dari alasan-alasan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Diversifikasi untuk pertumbuhan
  2. Diversifikasi menurut pasar atau pelanggan untuk mengimbangi faktor-faktor musiman, untuk menetralisir pasar produk yang menurun, dan sebagainya.
  3. Perluasan, penyempurnaan, atau komplementasi lini produk
  4. Mendapatkan kemampuan riset dan pengembangan yang diperlukan.
  5. Penciptaan dan perolehan lini produk baru.
  6. Integrasi, sehingga mendapatkan penawaran yang cukup dari bahan-baku atau suku cadang yang kritis.
  7. Perluasan pasar, termasuk pasar di luar negeri yang belum dijamah.
  8. Memperbaiki manajemen.
  9. Memperoleh fasilitas-fasilitas pengolahan atau riset yang baru.

10.  Menyediakan tambahan modal kerja atau dana-dana lain.

11.  Mencapai keuntungan perpajakan, hukum, atau lain-lain semaksimum yang diperkenankan.

12.  Menginvestasikan modal yang belum dimanfaatkan.

13.  Menaikkan nilai pasar saham.

14.  Menyediakan jasa-jasa baru bagi para pelanggan.

15.  Memperbaiki citra dan reputasi perusahaan.

Unsur-unsur dari suatu program akuisisi yang berhasil

  1. Merumuskan tujuan-tujuan perusahaan untuk perkembangan jangka-panjang
  2. Mengembangkan suatu program dan jadwal untuk pencapaian tujuan.
  3. Menyediakan sekelompok staf yang terkoordinir dan efektif untuk meneliti dan mengevaluasi rencana dan prospek.
  4. Menetapkan spesifikasi yang harus dipenuhi oleh perusahaan yang akan diambil Oper.
  5. Memperoleh kemampuan untuk menganalisa secara kritis sebuah perusahaan dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lain.
  6. Mengembangkan metode yang paling efektif untuk mengembilalih perusahaan.
  7. Mengakui adanya elemen manusiawi dalam akuisisi.

Tinjauan Pendahuluan Atas Prospek

Komentar-komentar terdahulu telah mengemukakan cara pendekatan umum terhadap suatu akuisisi yang sehat. Dengan mengasumsikan bahwa perusahaan telah diseleksi, dan setelah saringan pendahuluan, ternyata memenuhi spesifikasi-spesifikasi yang ditentukan oleh pembeli, maka sekarang dapatlah kita memasuki langkah berikutnya. Ini biasanya berupa pertemuan tatap-muka antara para pimpinan atau wakil-wakil mereka. Ini juga agak bersifat pendahuluan dan meiputi penentuan mengenai hal-hal umum sebagai berikut :

  1. Apakah penjual kelihatan bersungguh-sungguh ingin menjual?
  2. Apakah pembahasan umum menegaskan data-data statistik dan sebagainya, yang menunjukkan bahwa perusahaan yang akan diambil oper memenuhi kriteria luas yang ditentukan oleh perusahaan yang ingin membeli/mengambil-oper?
  3. Apakah penjual kelihatan akan menentukan suatu nilai untuk perusahaannya dan apakah angkanya jauh dari yang sewajarnya?
  4. Apakah para pimpinan ingin terus melanjutkan usaha dan apakah mereka sejalan dan serasi dengan manajemen perusahaan yang ingin membeli/mengambil oper?
  5. Apakah kelihatan ada dasar yang saling memuaskan untuk menangani transaksi akuisisi itu?

Evaluasi Prospek

Mengevaluasi perusahaan bukanlah tugas yang mudah. Menghadapkan nilai dari dua perusahaan untuk menentukan suatu nilai pertukaran yang adil dari hak pemilikan (equities) atau pengorbanan lain yang sesuai memerlukan adanya analisa yang khusus dan teliti. Meskipun suatu perusahaan memiliki sejarah yang kurang memuaskan dalam memperoleh laba dibandingkan dengan perusahaan lain, tetapi hak-hak khusus, paten atau fasilitas-fasilitas produksi yang dimilikinya mempunyai arti penting yang khusus bagi perusahaan yang memerlukannya. Sebuah perusahaan mungkin memiliki pabrik yang modern dan berlokasi baik sehubungan dengan bahan baru dan pasar, tetapi kurang memiliki keahlian penjualan.

Bidang-bidang utama untuk diteliti umumnya mencakup hal-hal yang berikut ini:

  1. Manajemen dan personalia
  2. Pasar dan produk
  3. Fasilitas dan proses produksi
  4. Riset dan paten, dan sebagainya
  5. Pembiayaan (financing)

Meskipun setiap team akuisisi harus mengembangkan cara pendekatannya sendiri untuk melakukan analisis perusahaan, daftar pengecek yang dipergunakan oleh Rockwell International Corporation berikut menunjukkan banyak aspek bagi suatu penelitian yang lengkap :

  1. Umum
    1. Pernyataan mengenai transaksi yang sedang dipertimbangkan dan sasaran-sasarannya.
    2. Sejarah dan uraian umum mengenai perusahaan.
    3. Daftar mengenai para pejabat dan direksi; afiliasi.
    4. Pendistribusian saham-banyaknya saham, para pemegang saham utama dan sebagainya.
    5. Bagan organisasi.
    6. Buku pedoman kebijakan (policy manual).
  1. Pembiayaan
    1. Laporan keuangan terakhir yang telah diaudit.
    2. Laporan keuangan terakhir yang tersedia.
    3. Laporan keuangan ikhtisar sepuluh-tahun.
    4. Laporan keuangan dan operasi yang diproyeksikan.
    5. Deskripsi lengkap mengenai surat-surat berharga, utang, investasi dan harta serta hutang lain diluar perkiraan sehari-hari yang lazim.
    6. Bagan perkiraan (chart of accounts)
  2. Penjualan
  3. Pabrikase
  4. Pembelian
  5. Penelitian keahlian teknis
  6. Tenaga kerja

Baca Juga :

Reproduksi lokalitas bahas daerah

Reproduksi lokalitas bahas daerah

Reproduksi lokalitas bahas daerah

Reproduksi lokalitas bahas daerah

Reproduksi lokalitas bahas daerah

Proses transformasi keluarga Indonesia secara meluas dari karakter

Yang relatif “ tradisional” ke suatu karakter modern dengan gaya hidup dan ukuran nilai baru. Hubungan-hubungan sosial antar orang dalam keluarga modern bersifat lebih terbuka dan dialigis sehingga variasi tata nili dan ukuran dapat dinegosiasikan antar anggota keluarga.

Proses perubahan tata nilai dalam masyarakat yang tampak dari konflik-konflik sosial akibat relativitas nilai. Tingkat keabsahan suatu perilaku menjadi sangat relatif dan dapat dinegosiasikan baik didalam kelompok maupun diluar kelompok, sehingga ciri lokal,seperti bahasa daerah nusantara ini, bukan lagi bahasa satu-satunya akibat banyak bahasa alternatif yang dipakai.

Proses melemahnya peran institusi kebudayaan yang secara ideal berperan dalam pembentukan, pengembangan dan pelestarian nilai dan praktik sosial.

Bahasa Nusantara pada Millenium III

Arus Globalisasi membawa memiliki dampak langsung terhadap bahasa daerah, yaitu, pertama, Globalisasi telah meredifinisi batas-batas bahasa secara secara lebih luas dimana hubungan antar bahasa  satu dengan bahasa lain menjadi lebih terbuka. Kedua, sifat ekspansif globalisasi telah menyebabakan subordinasi bahasa daerah semakin kuat.ketiga, arus globalisasi menyebabkan hilangnya saluran enkulturasi nilai dan norma-norma daerah. Kebudayaan daerah dalam hal ini tidak lagi menjadi acuan dalam sikap dan praktik sosial.

Keberadaan bahasa saat daerah perlu dipahami lebih dalam, agar dapat digunakan secara lebih tepat. Pertama, bahasa nusantara harus diperlakukan sebagai suatu kesatuan yang memiliki kaitan kosmologis satu dengan yang lain. Kedua, perlu dipikirkan pengembangan kurikulum yang lebih sesuai agar mampu mempengaruhi cara pikir dan bertingkah laku. Ketiga, sosialisasi bahasa daerah secara lebih ekspansif dengan memperhatikan kelompok target dan media penyampaian untuk itu, media menyampaiakan harus disesuaikan dengan karakter target. Terutama dengan simbol yang dipahami melalui saluran yang biasa diakses oleh kelompok tersebut.

Sumber : https://uptodown.co.id/

Lokalisasi budaya bahasa

LokalisaLokalisasi budaya bahasasiLokalisasi budaya bahasa budaya bahasa

Lokalisasi budaya bahasa

LokalisasiLokalisasi budaya bahasa budaya bahasa

Lokalisasi budaya bahasa

Bahasa mengalami proses stylization yang mana sentuhan gaya dalam bahasa jauh lebih dominan dibandingkan aturan-aturan normatif dalam penggunaann bahasa. Dalam konteks ini bahasa ditempatkan sebagai asesoris pemanis dalam komunikasi yang bersifat umumnyadengan menggunakan nasional.

Proses privatisasi bahasa nusantara yang tampak dalam menggunakan bahasadengan cara yang spesifik yang berlangsung pada kelompok tertentu. Bahasa daerah telah ditempatkan sebagai bahasa yang khas kemudian diambil untuk membangun kembali batas-batas yang runtuh pada saat bahasa indonesia mendominasi.

Proses melemahnya fungsi kontrol bahasa kreadibilitas bahasa yang berkurang. Pada saat bahasa daerah tidak lagi mampu memberi nama fenomena sosial maka ia tidak layak dipakai dan kreadibiliotasnya pada saat bahasa tidak lagi efektif untuk komunnikasi antar orang secara luaskarena efektifitasnya yang terbatas pada kelompok dan kelas tertentu.

Ketiga kecenderungan ini memperlihatkan proses lokalisasi bahasa nusantara secara meluas yang merupakan proses peminggiran bahasa dari suatu wacanadominan akibat pembentukan hegemoni bahasa Indonesia.

Sumber : https://jalantikus.app/