twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

HAKIKAT ILMU ADMINISTRASI

HAKIKAT ILMU ADMINISTRASI

HAKIKAT ILMU ADMINISTRASI

HAKIKAT ILMU ADMINISTRASI

HAKIKAT ILMU ADMINISTRASI

Hakikat ilmu

Pengetahuan pada hakikatnya lepas dari ingatan manusia karena memang pengetahuan berada pada ruang bebas, tetapi manusia mempunyai potensi kesadaran untuk berusaha memiliki pengetahuan. Kaitan antara kemampuan untuk mengetahui sesuatu (knower) dengan kemampuan menalar atau berfikir (knowing) sesuatu berupa kognitif adalah kemampuan menalar atau berpikir terhadap sesuatu aksi dan reaksi, afektif adalah kemampuan untuk meraasakan apa yang telah diketahui, dan konatif adalah kemampuan untuk mencapai apa yang dirasakan. Apabila keterkaitan ini menciptakan suatu keeratan keutuhan yang bukat, maka lahirlah pengetahuan (knowledge) terhadap sesuatu itu. Ilmu adalah sekumpulan pengetahuan manusia yang rasional dan kognitif, dengan disusun secara sistematis dan menggunakan metode tertentu yang dapat dipelajari sehingga memberikan manfaat, baik di bidang wawasan berpikir maupun di bidang pekerjaan. Pandangan ilmu pengetahuan dapat melihat ikatan-ikatan berjanakauan yang lebih jauh, disamping kurang mendesak dan lebih rapuh dalam ikatan sehingga cepat mengalami perubahan. Tantangan dan persaingan dalam rangka kepemilikan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dimenangkan oleh setiap manusia jika manusia memiliki salah satu variable penentunya, antara lain seberapa besar ilmu pengetahuan dan teknologi yang bersemayam dalam pangkal piker manusia. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan hasil penalaran manusia untuk menemukan kebenaran, sehingga dapat menentukan warna dan derajat dalam pergaulan komunitas masyarakat manusia. Tetapi penalaran dapat terjadi melalui proses tindakan berfikir berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia bersangkutan. Kesuksesan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki oleh manusia melalui suatu proses ilmiah, dengan p\mengadaptasikannya sesuai dengan kondisi alami yang sedang berproses itu. Realita alamiah dari setiap disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi tidak selamanya selalu sama, tetapi juga tidak selamanya berbeda tergantung pada posisi pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dan manusia.

Hakikat ilmu administrasi

Ilmu administrasi meruapak hasil pemikiran dan penalaran manusia yang disusun berdasarkan dengan rasionalitas dan sistematika yang mengungkapkan kejelasan tentang objek forma, yaitu pemikiran untuk menciptakan suatu keteraturan dari berbagai aksi dan reaksi yang dilakoni oleh manusia dan objek material, yaitu manusia yang melakukan aktivitas administrasi dalam bentuk kerjasama menuju terwujudnya tujuan tertentu. Esensi mendasar objek formal dan material administrasi adalah terciptanya hubungan antara pengatur dan yang diatur dalam konteks kerja sama manusia. Pengembangan pemikiran dan penalaran manusia yang berdasarkan kaidah dan norma-norma administrasi tidak hanya dipandang sebagai ilmu pengetahuan, tetapi merupakan bagian kehidupan manusia yang menuntut terciptanya spesialisasi menuju kemahiran terhadap suatu keterampilan dari berbagai bidang kegiatan dalam memenuhi kehidupan manusia. Oleh karena itu, administrasi dapat dilihat dari dua sudut pandang yang salig melengkapi antara satu dan lain, sebagai berikut :

Administrasi sebagai ilmu

Ilmu sebagai objek kajian administrasi sepatutnya mengikuti alur pemikiran manusia, yang pendekatannya dilakukan secara radikal, menyeluruh, rasional, dan objektif. Begitu juga dari segi pendekatan spekulatif-spekulatif tertentu bahwa administrasi sebagai ilmu berada pada posisi yang tidak mutlak dan pada tataran kebenaran empirical, di mana terdapat ruang untuk berspekulatif dalam pengembangan ilmu administrasi itu sendiri. Berpikir dengan nilai normative ilmu administrasi merupakan suatu kajian yang mendalam di alam nalar manusia yang dapat menembus cakrawala dunia, ditandai dengan gerak langkah rasionalitas di bidang filsafat ilmu administrasi sebagai berikut :

Ontologism, nilai dasar pemikiran manusia yang menggambarkan tentang kebenaran dasar (apriori), berakar dari pangkal piker yang dikandung oleh ilmu administrasi itu sendiri.

Epistemologis, perkembangan ilmu administrasi dalam pemikiran manusia terhadap rasionalitas melahirkan pandangan yang bercakrawala dan tidak dapat dijangkau sampai batas akhirnya.

Aksiologism ilmu administrasi akan membarikan makna yang hakiki apabila dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, sehingga member kemudahan dan kelayakan berpikir serta bertindak bagi manusia yang mandalami ilmu administrasi.

Pendalaman ilmu administrasi sebagai suatu kajian teori yang dapat memberikan makna dan manfaat dalam kecerdasan kehiduapan manusia, maka ketangguhan ilmu administrasi dapat terwujud apabila di dalamnya tersaji berbagai penggolongan teori.

  • Grand theory
  • Middle range theory
  • Reinforcement theory
  • Grounded theory

FUTURE, DAN DERIVATIF LAIN

FUTURE, DAN DERIVATIF LAIN

FUTURE, DAN DERIVATIF LAIN

FUTURE, DAN DERIVATIF LAIN

FUTURE, DAN DERIVATIF LAIN

Definisi Opsi, Future Dan Derivatif Lain

Sekuritas derivatif adalah instrumen keuangan yang nilainya tergantung pada nilai instrumen keuangan lain, atau yang disebut nilai turunan. Jenis-jenis derivatif ini antara lain future, opsi, forward, swap, dan sebagainya.

Jenis Instrumen Derivatif Berdasarkan Cara Perdagangan

Berdasarkan cara perdagangannya, ada ddua jenis transaksi derivatif yakni

  • over the counter (OTC) derivatif
  • exchange traded derivatives

Jenis Instrumen Derivatif Lainnya

  • Kontrak forward adalah perjanjian antara dua belah pihak untuk membeli atau menjual asset di masa depan pada waktu dan harga yang sudah dditentukan.
  • Kontrak berjangka adalah perjanjian antara dua belah pihak untuk membeli atau menjual aset di masa mendatang pada waktu yang ditentukan dengan harga tertentu.
  • Opsi adalah perjanjian antara dua belah pihak yang memberi kewenangan bagi pemegangnya suatu hak untuk melakukan sesuatu, misalnya untuk membeli sesuatu atau menjual sesuatu kepada pihak lainnya.Jenis opsi :

Opsi yang diperdagangkan di bursa

Over the counter (tidak didaftarkan di bursa)

  • Swap adalah perjanjian antara dua perusahaan untuk saling menukarkan aliran kas di masa depan. Perjanjian atau kontrak ini menentukan tanggal tanggal kapan aliran kas dibayar dan bagaimana cara penghitungannya. Swap digunakan untuk memenage aset dengan restrukturisasi sehingga bisa mengurangi resiko.
  • Waran adalah instrumen keuangan yang memberikan hak bukan kewajiban kepada pemegangnya untuk membeli saham dengan harga dan periode tertentu yang telah ditentukan.
  • Tipe trader ada tiga :

Pelaku lindung nilai (hedger)

Spekulator yang bertaruh bahwa harga akan naik atau bertaruh bahwa hara akan turun

Arbitrageurs yang mendapatkan profit dengan secara simultan bertransaksi dalam dua atau lebih pasar

Baca Juga :

Model Prediksi Kebangkrutan

Model Prediksi Kebangkrutan

Model Prediksi Kebangkrutan

Model Prediksi Kebangkrutan

Model Prediksi Kebangkrutan

  • Model univariate

Model univariate adalah suatu model untuk memprediksi kebangkrutan atau kesulitan keuangan dengan anggapan bahwa faktor yang mempengaruhi variable dependen adalah variable independedn. Anggapan produk metode ini adalah distribusi variable perusahaan yang mengalami kebangkrutan secara sistematis berbeda dengan perusahaan yang tidak mengalammi kebangkrutan.

  • Model multivariate

Model multivariate mengasumsikan bahwa variable dependen dipengaruhi oleh lebih dari satu variable independen yang berinteraksi bersama-sama sehingga analisis antar variable dilakukan bersama-sama.

Analisis Pengaruh Inflasi

Beberapa terminologi yang perlu dikenal dalam analisis pengaruh inflasi adalah sebagai berikut :

  • Current replacement cost, adalah taksiran biaya untuk memperoleh aktiva terbaik yang tersedia untuk menggantikan fungsi aktiva yang dimiliki.
  • Current cost, sama dengan replacement cost hanya saja telah disesuaikan dengan nilai yang menguntungkan atau merugikan dari operasi aktiva tersebut.
  • Constant dollar accounting, adalah metode pelaporan elemen laporan keuangan adalam dolar yang mempunyai daya beli sama.

Apapbila tidak terjadi inflasi maka tidak akan ada perbedaan antara laporan berdasarkan historical cost dengan rupiah konstan. Penjelasan mengenai pengaruh perubahan harga pada laporan keuangan sebagai berikut :

  • Dari sudut pandang analisis jangka pendek, modal kerja dan current ratio naik, yang pada prinsipnya disebabkan persediaan yang lebih pada aktiva lancar.
  • Perusahaan yang mempunyai investasi yang besar pada aktiva tetap produktif akan mendapat pengaruh yang sangat material pada laporan yang disesuaikan.
  • Kesimpulannya profitabilitas perusahaan turun, dan posisi utang jangka panjang akan meningkat.
  • Perusahaan yang mempunyai proporsi utang yang besar dalam mendanai aktivanya akan mendapatkan pengaruh besar akibat inflasi.
  • Perusahaan yang mempunyai campuran aktiva produktif yang besar dan utang yang besar, akan memperoleh keuntungan bersih dari pelaporan kembali atau penyesuaian laporan keuangannya.
  • Laporan keuangan yang telah disesuaikan dengan kenaikan harga secara umum atau inflasi tidak akan merubah laporan arus kas.

LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENENTUKAN INVESTASI

LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENENTUKAN INVESTASI

LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENENTUKAN INVESTASI

LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENENTUKAN INVESTASI

LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENENTUKAN INVESTASI

Model Analisis Untuk Investor

Ada tiga tipe jenis investor, yaitu investor jangka pendek, menengah dan panjang

  • Analisis rasio keuangan

Investor jangka pendek dan menengah pada umumnya lebih tertarik mengetahui kondisi keuangan jangk pendek dan kemampuan perusahaan membayar deviden yang memadai. Rasio keuangan yang menjadi perhatian sebagai berikut :

Earning per share

Earning per share adalah jumlah laba yang didapat setiap lembar saham biasa atau umum selama periode akuntansi.

Price / earning ratio

Perhitungan sebaiknya menggunakan diluted earning pershare karena bersifat konservatif

Percentage of earning retained.

Dedvidend yield

Book value per share

Operating cashflow per share

Operating cashflow/cah devidend

  • Penilaian sekuritas

Investor jangka pendek , menengah maupun panjang mempertimbangkan berbagai faktor dari perusahaan terkait return, resiko yang dihadapi dan prospek di masa mendapang. Terdapat dua macam return, yitu normal return, adalah penggantian untuk menutup resiko ketidakpastian dan untuk menutup kerugian nilai waktu uang. Sedangkan abnormal return adalah kelebihan di atas kembalian atau penggantian normal return.

  • Capital market efficiency

Pasar afisien apabila semua informasi yang relevan dengan harga saham telah dicerminkan dalam harga-harga sekuritas tersebut atau semua informasi tersedia untuk semua informasi tersedia untuk semua pelaku pasar modal.

  • Strategi investasi

Apabila menggunakan pendekatan investasi aktif maka diperlukan beberapa analisis untuk menentukan harga pasar sekuritas sebenarnya. Jenis analisis tersebut adalah :

Analisis fundamental

Analisis teknikal

Market timing

Prediksi Kebangkrutan Usaha

Penyebab kebangkrutan

Faktor internal

  • Adanya manajeman yang tidak baik dan tidak efisien
  • Tidak seimbangnya antara jumlah modal perusahaan dengan jumlah utang pituang
  • Sumberdaya secara keseluruhan yang tidak memadai

Faktor eksternal

  • Faktor politik, ekonomi, sosial, dan budaya
  • Faktor pelanggan, pemasok, dan pesaing

Sumber informasi kesulitan keuangan

  • Analisis terhadap laporan arus kas untuk saat ini dan periode-periode mendatang
  • Analisis terhadap corporate strategy
  • Analisis laporan keuangan suatu perusahaan dengan teknik perbandingan dengan beberapa perusahaan lain

LSP harus memiliki struktur terdokumentasi

LSP harus memiliki struktur terdokumentasi

LSP harus memiliki struktur terdokumentasi

LSP harus memiliki struktur terdokumentasi

LSP harus memiliki struktur terdokumentasi

4.2.2 LSP harus memiliki struktur terdokumentasi yang menjaga ketidakberpihakan termasuk ketentuan yang
menjamin ketidakberpihakan pengoperasian LSP. Struktur ini harus melibatkan partisipasi semua pihak penting
yang terkait dalam pengembangan kebijakan dan prinsip-prinsip tentang substansi dan fungsi sistem sertifikasi,
tanpa adanya pihak yang mendominasi.

4.2.3 LSP harus membentuk komite skema atau nama lain, yang harus bertanggung jawab dalam
pengembangan dan pemeliharaan skema sertifikasi untuk setiap jenis sertifikasi yang dipertimbangkan. Komite
skema harus diwakili oleh pihak penting terkait secara seimbang (tanpa ada pihak yang lebih mendominasi).
Jika ada skema sertifikasi yang dikembangkan oleh organisasi selain lembaga sertifikasi, maka pengembangan
skema tersebut harus mengikuti prinsip-prinsip yang sama.

4.2.4 LSP harus:
a) memiliki sumber keuangan yang diperlukan untuk operasi sistem sertifikasi dan untuk membiayai
pertanggunggugatan (liability) yang mungkin timbul.
b) memiliki kebijakan dan prosedur yang membedakan antara sertifikasi profesi dan kegiatan lainnya,
c) menjamin bahwa kegiatan lembaga yang terkait tidak mengkompromikan kerahasiaan objektivitas dan
ketidakberpihakan dari sertifikasinya.

4.2.5 LSP tidak boleh menawarkan atau memberikan pelatihan atau membantu pihak lain dalam penyiapan
jasa tersebut.

4.2.6 LSP harus menetapkan kebijakan dan prosedur (seperti pedoman pelaksanaan) untuk penyelesaian
banding dan keluhan yang diterima dari pemohon, calon, profesi yang disertifikasi dan atasan/institusi tempat
profesi yang disertifikasi bekerja serta dari pihak lain mengenai proses kriteria sertifikasi, termasuk kebijakan
dan prosedur untuk kinerja profesi yang disertifikasi. Kebijakan dan prosedur tersebut harus menjamin bahwa
banding dan keluhan diselesaikan secara independen, tegas dan tidak berpihak.

4.2.7 LSP harus memperkerjakan personil permanen atau personil kontrak dalam jumlah yang memadai
dengan pendidikan, pelatihan, pengetahuan teknis dan pengalaman yang diperlukan untuk melaksanakan
fungsi sertifikasi sesuai dengan jenis, rentang dan volume pekerjaan yang dilakukan di bawah tanggung jawab
manajemen.

4.3 Pengembangan dan pemeliharaan skema sertifikasi

4.3.1 LSP harus menetapkan metode dan mekanisme untuk digunakan dalam mengevaluasi kompetensi calon
dan harus menetapkan kebijakan dan prosedur yang sesuai untuk pengembangan awal dan pemeliharaan
berkelanjutan dari metode dan mekanisme tersebut.
CATATAN lampiran A memberikan panduan untuk pengembangan dan pemeliharaan skema sertifikasi.

4.3.2 LSP harus menetapkan suatu proses pengembangan dan pemeliharaan skema sertifikasi yang
mencakup kaji ulang dan validasi skema yang dilakukan oleh komite skema.

4.3.3 LSP harus segera memberikan informasi mengenai setiap perubahan di dalam persyaratan kepada wakil-
wakil komite. LSP harus mempertimbangkan pendapat yang disampaikan oleh komite skema sebelum
memutuskan bentuk perubahan yang tepat dan tanggal efektif berlakunya perubahan. Setelah pengambilan
keputusan dan publikasi mengenai perubahan persyaratan, LSP harus memberikan informasi kepada pihak-
pihak yang terkait dan profesi yang disertifikasi. LSP harus memverifikasi bahwa setiap profesi yang
disertifikasi memenuhi persyaratan yang diubah dalam periode waktu, yang penetapannya harus
mempertimbangkan pendapat komite skema.

4.3.4 Kriteria kompetensi profesi yang dievaluasi harus ditetapkan oleh LSP sesuai dengan pedoman ini dan
dokumen relevan lainnya. Jika diperlukan penjelasan untuk penerapan dokumen tersebut terhadap skema
sertifikasi yang spesifik, maka penjelasan tersebut harus dirumuskan oleh para ahli, disahkan oleh komite
skema dan dipublikasikan oleh lembaga sertifikasi.

4.3.5 Sertifikasi tidak boleh dibatasi atas dasar keuangan atau kondisi lain yang tidak semestinya, seperti
keanggotaan dalam asosiasi atau kelompok. Sertifikat kelulusan suatu lembaga pelatihan yang diakui dapat
menjadi persyaratan skema sertifikasi. Pengakuan atau persetujuan tersebut oleh LSP, tidak boleh dilakukan
dengan mengkompromikan ketidakberpihakan atau mengurangi bobot persyaratan evaluasi dan sertifikasi.

4.3.6 LSP harus mengevaluasi metode ujian calon. Penyelenggaraan ujian harus jujur, absah dan dapat
dipertanggungjawabkan. Minimum 1 tahun sekali, metodologi dan prosedur yang tepat (seperti pengumpulan
dan pemeliharaan data statistik) harus ditetapkan untuk menegaskan kembali kejujuran, keabsahan,
kepercayaan dan kinerja umum setiap ujian dan semua perbaikan perbedaan yang teridentifikasi.

Baca Juga :

Lembaga sertifikasi

Lembaga sertifikasi

Lembaga sertifikasi

Lembaga sertifikasi

Lembaga sertifikasi

4.1.1 Kebijakan, prosedur, dan administrasi lembaga sertifikasi harus terkait dengan kriteria sertifikasi, harus
jujur dan wajar terhadap seluruh calon dan harus memenuhi semua persyaratan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku. LSP tidak boleh menggunakan prosedur yang menghambat dan menghalangi akses
oleh pemohon dan calon, kecuali yang ditetapkan dalam pedoman ini.

4.1.2 LSP harus menetapkan kebijakan dan prosedur untuk pemberian, pemeliharaan, perpanjangan,
penundaan atau pencabutan sertifikasi serta perluasan/pengurangan ruang lingkup sertifikasi yang diajukan.

4.1.3 LSP harus membatasi persyaratan, evaluasi dan keputusan sertifikasinya, sesuai dengan hal-hal spesifik
yang berkaitan dengan ruang lingkup sertifikasi.

4.2 Struktur organisasi

4.2.1 Struktur LSP harus dibentuk sedemikian rupa sehingga memberikan kepercayaan kepada pihak terkait
atas kompetensi, ketidakberpihakan dan integritasnya. Secara khusus, lembaga sertifikasi harus :
a) independen dan tidak memihak dalam kaitannya dengan pemohon, calon dan profesi yang disertifikasi,
termasuk dengan pemiliki dan pelanggannya dan harus mengambil langkah yang dapat menjamin
operasi yang layak;
b) bertanggung jawab atas keputusannya berkaitan dengan pemberian, pemeliharaan, perpanjangan,
penundaan dan pencabutan sertifikasi serta perluasan/pengurangan ruang lingkup yang diajukan.
c) mengidentifikasi manajemen (kelompok atau profesi) yang memiliki tanggung jawab menyeluruh untuk:

1) evaluasi, sertifikasi dan survailen sebagaimana ditetapkan dalam pedoman ini, dalam persyaratan
kompetensi dan dalam dokumen relevan lain yang berlaku.
2) perumusan kebijakan operasi LSP, yang berkaitan dengan sertifikasi profesi.
3) keputusan sertifikasi,
4) penerapan kebijakan dan prosedurnya
5) keuangan lembaga sertifikasi, dan
6) pendelegasian kewenangan kepada beberapa komite atau perorangan untuk melakukan kegiatan
yang ditetapkan atas namanya.

d) memiliki dokumen legalitas hukum atau bagian dari legalitas hukum

Sumber : https://sam-worthington.net/

Prosedur dan Persyaratan Untuk Mengambil Ujian Sertifikasi

Prosedur dan Persyaratan Untuk Mengambil Ujian Sertifikasi

Prosedur dan Persyaratan Untuk Mengambil Ujian Sertifikasi

Prosedur dan Persyaratan Untuk Mengambil Ujian Sertifikasi

Prosedur dan Persyaratan Untuk Mengambil Ujian Sertifikasi

Prosedur dan persyaratan untuk mengambil ujian sertifikasi untuk setiap jenis profesi IT

1. Ruang Lingkup
Pedoman ini merupakan persyaratan untuk LSP dengan persyaratan tertentu, termasuk pengembangan dan
pemeliharaan skema sertifikasi profesi.

CATATAN Di beberapa negara, lembaga yang memverifikasi kesesuaian kompetensi profesi dengan
persyaratan yang ditetapkan disebut “lembaga sertifikasi”, di negara lain disebut “lembaga registrasi”,”lembaga
asesmen dan registrasi” atau “lembaga sertifikasi/registrasi/lembaga lisensi”, dan yang lainnya menyebut
“registrar”. Pedoman ini menggunakan istilah “lembaga sertifikasi”. Namun demikian, istilah ini digunakan
dalam arti luas.

2. Acuan Normatif
Dokumen yang diacu berikut diperlukan dalam penerapan pedoman ini. Apabila ada perubahan (amademen),
dokumen yang diacu menggunakan dokumen yang mutakhir. Kosakata umum SNI 19-9000-2001, Sistem
manajemen mutu – Dasar-dasar dan Kosakata.

3. Istilah dan Definisi

3.1 Banding
Permintaan dari pemohon, kandidat atau profesi yang disertifikasi untuk mempertimbangkan kembali
keputusan yang merugikan yang dibuat oleh LSP terkait dengan status sertifikasi yang diajukan oleh yang
bersangkutan.

3.2 Peserta Uji Kompetensi
Pemohon yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk dapat ikut serta dalam proses sertifikasi.

3.3 Proses sertifikasi
Seluruh kegiatan yang dilakukan oleh LSP untuk menetapkan bahwa seseorang memenuhi persyaratan
kompetensi yang ditetapkan, mencakup permohonan, evaluasi, keputusan sertifikasi, survailen dan sertifikasi
ulang.

3.4 Skema sertifikasi
Persyaratan sertifikasi spesifik yang berkaitan dengan kategori profesi yang ditetapkan dengan menggunakan
standar dan aturan khusus yang sama, serta prosedur yang sama.

3.5 Sistem sertifikasi
Kumpulan prosedur dan sumber daya untuk melakukan proses sertifikasi sesuai dengan skema sertifikasinya,
untuk menerbitkan sertifikat kompetensi termasuk pemeliharaannya.

3.6 Kompetensi
Kemampuan yang dapat diperagakan untuk menerapkan pengetahuan dan/atau keterampilan sesuai dengan
atribut personal sebagaimana yang ditetapkan dalam skema sertifikasi.

3.7 Keluhan
Permintaan penilaian kesesuaian selain banding, oleh suatu organisasi perorangan terhadap LSP, untuk
melakukan tindakan perbaikan yang berkaitan dengan kegiatan LSP atau pelanggannya.

3.8 Evaluasi
Proses penilaian profesi terhadap pemenuhan persyaratan yang ditetapkan dalam skema sertifikasi untuk
mengambil keputusan sertifikasi

3.9 Ujian
Mekanisme yang merupakan bagian dari asesmen untuk mengukur kompetensi calon dan menggunakan satu
atau lebih metode misalnya metode tertulis, lisan, praktek dan pengamatan.

3.10 Asesor kompetensi
Seseorang yang mempunyai kualifikasi yang relevan dan kompeten untuk melaksanakan dan/atau menilai
ujian.

3.11 Kualifikasi
Peragaan dari atribut personal, pendidikan, pelatihan dan/atau pengalaman kerja Profesi.

4. Persyaratan untuk LSP

Sumber : https://fleshlightvibroreview.com/

Asyik, Bus Sekolah Minggu Ini Mengaspal di Bogor

Asyik, Bus Sekolah Minggu Ini Mengaspal di Bogor

Asyik, Bus Sekolah Minggu Ini Mengaspal di Bogor

Asyik, Bus Sekolah Minggu Ini Mengaspal di Bogor

Asyik, Bus Sekolah Minggu Ini Mengaspal di Bogor

Sesuai janjinya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor minggu ini akan meluncurkan bus sekolah.

 

”Kalau tidak ada masalah, Insya Allah pada Kamis atau Jumat minggu ini kendaraan bus tersebut akan diluncurkan pertama kali di Plaza Balai Kota Bogor oleh Wali Kota Bogor Bima Arya,” ungkap Kepala Disdik Kota Bogor, Fahrudin.

Rencananya, kendaraan tersebut mulai start dari Kecamatan Bogor Timur dan Utara

. Untuk Kecamatan Bogor Timur dimulai dari Tajur akan melewati Kecamatan Bogor Selatan dari Tajur melewati PDAM Kota Bogor, Batutulis, Empang Bondongan dan masuk ke jalur SSA. Yang dari Kecamatan Bogor Utara akan melintasi Jalan Ahmad Yani dan masuk ke jalur SSA.

”Rencana tersebut akan dimatangkan hari ini (Rabu, 9/1 ) bersama Dinas Perhubungan

di Kantor Disdik,” ujarnya.

Dengan adanya bus sekolah, diharapkan bisa meringankan beban orang tua murid karena para siswa tidak dikenakan biaya alias gratis.

 

Baca Juga :

Siap-siap, Kepala Sekolah Tingkat SD Dimutasi

Siap-siap, Kepala Sekolah Tingkat SD Dimutasi

Siap-siap, Kepala Sekolah Tingkat SD Dimutasi

Siap-siap, Kepala Sekolah Tingkat SD Dimutasi

Siap-siap, Kepala Sekolah Tingkat SD Dimutasi

– Tak lama lagi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor bakal melakukan pergeserankepala SDN

. Bahkan, sejumlah guru akan dilantik menjadi kepala SDN. Selain penyegaran, juga untuk mengisikekosongan jabatan kepala SDN.

”Benar. Sejumlah guru yang telah memiliki sertifikat dan nomor unik kepala sekolah akan dilantik menjadikepala SDN. Bahkan, namanamanya sudah kita ajukan ke wali kota, melalui Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKP-SDA) Kota Bogor. Jadi, tinggal menunggu SK dari Wali Kota Bogor,” ujar Sekretaris Disdik, Jana Sugiana, didampingi Kasubbag Umun Kepegawaian Disdik, Ayub Cahyono.

Menurut Jana, pengangkatan guru menjadi kepala sekolah dilakukan tak lain suatu kebutuhan.

Mengingatsejumlah sekolah mengalami kekosongan kepala sekolah. Sebab, kepsek tersebut memasuki masa pensiun. ”Intinya untuk mengisi kekosongan supaya pelayanan berjalan lancar,” tambahnya.

Menurut Jana, kepala SDN juga akan terkena rotasi. Bahkan, ada yang dipromosikan ke sekolah ’favorit’

dan ada pula dimutasi ke sekolah yang benar-benar membutuhkan skill kepala sekolah yang mampu membangun sekolah dimaksud. ”Dalam rotasi itu, kita juga melibatkan pengawas pembina SD dan unsurlainnya,” sambung Ayub.

 

Sumber :

https://s.id/78Zff

Bus Sekolah Tunggu Izin Operasional Dishub

Bus Sekolah Tunggu Izin Operasional Dishub

Bus Sekolah Tunggu Izin Operasional Dishub

Bus Sekolah Tunggu Izin Operasional Dishub

Bus Sekolah Tunggu Izin Operasional Dishub

Tak lama lagi, bus sekolah di Kota Bogor akan beroperasi. Kepala Dinas Pendidikan

(Disdik) Kota Bogor, Fahrudin, mengatakan, izin kelengkapan surat bus sekolah itu sudah selesai. ”Jadi surat-suratnya sudah selesai. Uji KIR, srut sudah. Tinggal izin operasionalnya dari dishub,” katanya.

Namun dari total ribuan siswasiswi di Kota Bogor, bus tersebut hanya mampu mengangkut 50-60 siswa dari satu bus tiga perempat dan satu jenis mini bus.

”Jadi yang diadakan disdik satu bus tiga perempat itu kapasitasnya 40, 20 duduk 20 berdiri, jadi 40 kapasitasnya, satu lagi yang minibus kapasitasnya 15, 16 dengan sopir. Pengadaannya sudah selesai, tinggal izin operasionalnya,” bebernya.

Meski begitu, sambung dia, sampai saat ini disdik dan dishub belum menentukan rute u

ntuk angkutan bus sekolah tersebut. ”Rutenya akan didiskusikan dulu, jangan sampai mengganggu kegiatan yang lain. Intinya,harus dikomunikasikan dulu. Insya Allah, bus sekolah ini tidak akan mengganggu penghasilan teman- teman angkot.

Kalau disdik mintanya senin di Tajur bus besar itu. Selasa misalnya dari Kedunghalang, Rabu Jalan Baru, kan tidak terganggu penghasilan angkot. Jadi, nggak cuma di pusat kota,” katanya.

Namun rupanya pengadaan bus sekolah itu bertujuan untuk mengurangi kendaraan pribadi yang biasa digunakan siswasiswi SMPN 1 Kota Bogor, SMA 1 Kota Bogor dan Sekolah Regina Pacis.

”Yang kedua, kita juga bisa melayani di satu titik agar mobil pribadi nggak masuk di pusat kota. Sebab,

dishub kan konsennya seperti itu. Bagus sekali agar mobil pribadi tidak masuk semuanya ke SMPN 1, ke SMAN 1, Regina Pacis. Ini harus dibatas kumpul di mana dan sejauhmana pengaruhnya. Kalau anak 40 diangkut mampu nggak mengurai kemacetan di situ,” bebernya.

Tak hanya itu, sambung dia, bus sekolah juga bisa dipakai untuk mengangkut pelajar belajar di luar kelas.

 

Sumber :

https://s.id/78ZcG