twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Struktur Modal Perusahaan dan Variabel

Struktur Modal Perusahaan dan Variabel

Struktur Modal Perusahaan dan Variabel

Struktur Modal Perusahaan dan Variabel

Struktur Modal Perusahaan dan Variabel

Pada umumnya penelitian mengenai struktur modal difokuskan pada proporsi antara hutang (debt) dengan modal (equity) yang dilihat pada sisi kanan dari neraca perusahaan. Tujuan dari manajemen struktur modal ini adalah untuk memadukan sumber dana permanen yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Setiap perusahaan berusaha untuk mencapai struktur modal yang optimal supaya dapat memaksimalkan nilai perusahaan tersebut. Menurut Vale (1989), “Struktur modal menggambarkan kombinasi pembiayaan jangka panjang yang digunakan untuk memperoleh asetsuatu bisnis” (p.51). Sasaran pokok bagi manajer keuangan adalah mencari struktur modal yang optimal. Sejalan dengan pengertian di atas, menurut Ross; Westerfield; dan Jordan (2003), ”Struktur modal adalah kombinasi yang spesifik antara hutang jangka panjang dan ekuitas yang digunakan perusahaan dalam membiayai perusahaannya” (p.567). Kombinasi tersebut akan mempengaruhi resiko dan nilai dari perusahaan. Brigham dan Houston (2001) mengatakan bahwa Struktur modal yang optimal harus berada pada keseimbangan antara risiko dan pengembalian yang memaksimumkan harga saham(p.12-13).

Variabel-Variabel Yang Mempengaruhi Struktur Modal
Menurut Rajan dan Zingales (1995), terdapat empat variabel yang mempengaruhi leverage. Variabel-variabel tersebut adalah market-to-book ratio, tangibility, profitability, dan firm size. Mengikuti penelitian yang dilakukan oleh Baker dan Wurgler, fokus pada penelitian ini ada pada market-to-book ratio, sebagai proxy dari equity market timing. Namun penelitian ini tetap memasukkan ketiga variabel lainnya, yaitu tangibility, profitability, dan firm size sebagai variabel kendali. Market-to-book ratio merupakan proxy dari kesempatan investasi dan persepsi dari mispricing (overvalued atau undervalued). Market-to-book ratio ini juga mengindikasikan tingkat kemakmuran suatu perusahaan dengan perbandingannya adalah jumlah modal yang diinvestasikan ke dalam perusahaan oleh para pemegang saham di masa sekarang dan masa lalu. Market-to-book ratio yang tinggi juga mengindikasikan adanya peningkatan pembiayaan eksternal perusahaan dan sebaliknya. Market-to-book ratio didefinisikan sebagai market value of assets dibagi dengan book value of assets.
Tangibility. Berdasarkan perspektif trade-off theory dan agency theory, perusahaan-perusahaan yang mempunyai fixed assets dalam jumlah yang banyak, akan cenderung mempunyai jumlah hutang lebih banyak daripada perusahaan-perusahaan yang mempunyai fixed assets dalam jumlah yang sedikit (Smart,Megginson, dan Gitman, 2004). Hal ini disebakan karena fixed assets dapat digunakan sebagai jaminan apabila perusahaan mengalami kesulitan keuangan sehingga perusahaan akan mencari pinjaman dari luar. Fixed assets ini memiliki bentuk fisik dan mudah dinilai oleh pemberi hutang, karena itu fixed assets ini lebih mudah dijaminkan daripada intangible assets. Tangibility didefinisikan sebagai tanah, properti dan peralatan.

Baca Juga : 

Equity Market Timing

Equity Market Timing

Equity Market Timing

 Equity Market Timing

Equity Market Timing

Teori yang diungkapkan oleh Baker dan Wurgler (2002) ini mengemukakan bahwa “Perusahaan-perusahaan akan menerbitkan equity pada saat market value tinggi dan akan membeli kembali equity pada saat market value rendah” (p.1) Praktik inilah yang kemudian disebut sebagai equity market timing.
Tujuan dari melakukan equity market timing ini adalah untuk mengeksploitasi fluktuasi sementara yang terjadi pada cost of equity terhadap cost of other forms of capital.
Menurut Baker dan Wurgler (2002), ”Struktur modal adalah hasil kumulatif dari usaha melakukan equity market timing di masa lalu” (p.3). Baker dan Wurgler menemukan bahwa perusahaan dengan tingkat hutang rendah adalah perusahaan yang menerbitkan equity pada saat market value tinggi dan perusahaan dengan tingkat hutang tinggi adalah perusahaan yang menerbitkan equity pada saat market value rendah. Baker dan Wurgler menggunakan market-to-book ratio, yang umumnya digunakan sebagai proxy untuk mengukur kesempatan investasi, namun dalam teorinya market-to-book ratio juga digunakan untuk melihat apakah nilai suatu ekuitas itu overvalued atau undervalued. Baker dan Wurgler membangun suatu model variabel yaitu external finance weighted-average market-to-book ratio. Variabel ini adalah rata-rata tertimbang dari market-to-book ratio suatu perusahaan di masa lampau. Variabel ini digunakan oleh Baker dan Wurgler untuk melihat usaha dari suatu perusahaan dalam melakukan equity market timing.
Ada dua versi dari equity market timing yang mengikuti hasil penelitian Baker dan Wurgler. Yang pertama adalah versi dinamis dari Myers dan Majluf (1984) mengenai informasi asimetris yang mengasumsikan rasional manajer dan investor. Versi yang kedua dari equity market timing melibatkan para investor atau manajer yang tidak rasional dan persepsi dari mispricing. Para manajer akan menerbitkan equity saat mereka yakin bahwa cost of equity rendah dan membeli kembali equity saat cost of equity tinggi. Market-to-book diketahui secara umum berkorelasi negatif dengan future equity returns, dan nilai ekstrem dari market-to-book dikaitkan dengan ekpektasi-ekspektasi yang ekstrem dari investor, sesuai dengan penelitian dari La Porta (1996), La Porta et al. (1997), Frankel dan Lee (1998), dan Schleifer (2000). Apabila manajer mencoba untuk mengeksploitasi terlalu jauh (ekstrem) ekspektasi-ekspektasi dari investor, net equity issues akan berkorelasi positif dengan market-to-book. Apabila tidak terdapat struktur modal yang optimal, manajer tidak perlu mengganti keputusan-keputusan pendanaannya pada saat perusahaan telah dinilai dengan benar dan cost of equity terlihat normal, hal ini menunggu fluktuasi-fluktuasi sementara yang terjadi pada market-to-book mempunyai efek yang tetap pada leverage.

Sumber : https://usgsprojects.org/

Pecking Order Theory

Pecking Order Theory

Pecking Order Theory

Pecking Order Theory

Pecking Order Theory

Menurut Myers (1984), pecking order theory menyatakan bahwa ”Perusahaan dengan tingkat profitabilitas yang tinggi justru tingkat hutangnya rendah, dikarenakan perusahaan yang profitabilitasnya tinggi memiliki sumber dana internal yang berlimpah.” Dalam pecking order theory ini tidak terdapat struktur modal yang optimal. Secara spesifik perusahaan mempunyai urut-urutan preferensi (hierarki) dalam penggunaan dana. Menurut pecking order theory dikutip oleh Smart, Megginson, dan Gitman (2004, p.458-459), terdapat skenario urutan (hierarki) dalam memilih sumber pendanaan, yaitu :
a. perusahaan lebih memilih untuk menggunakan sumber dana dari dalam atau pendanaan internal daripada pendanaan eksternal. Dana internal tersebut diperoleh dari laba ditahan yang dihasilkan dari kegiatan operasional perusahaan.
b. Jika pendanaan eksternal diperlukan, maka perusahaan akan memilih pertama kali mulai dari sekuritas yang paling aman, yaitu hutang yang paling rendah risikonya, turun ke hutang yang lebih berisiko, sekuritas hybrid seperti obligasi konversi, saham preferen, dan yang terakhir saham biasa.
c. Terdapat kebijakan deviden yang konstan, yaitu perusahaan akan menetapkan jumlah pembayaran deviden yang konstan, tidak terpengaruh seberapa besarnya perusahaan tersebut untung atau rugi.
d. Untuk mengantisipasi kekurangan persediaan kas karena adanya kebijakan deviden yang konstan dan fluktuasi dari tingkat keuntungan, serta kesempatan investasi, maka perusahaan akan mengambil portofolio investasi yang lancar tersedia. Pecking order theory tidak mengindikasikan target struktur modal. Pecking order theory menjelaskan urut-urutan pendanaan. Manajer keuangan tidak memperhitungkan tingkat hutang yang optimal. Kebutuhan dana ditentukan oleh kebutuhan investasi. Pecking order theory ini dapat menjelaskan mengapa perusahaan yang mempunyai tingkat keuntungan yang tinggi justru mempunyai tingkat hutang yang kecil.
Dalam kenyataannya, terdapat perusahaan-perusahaan yang dalam menggunakan dana untuk kebutuhan investasinya tidak sesuai seperti skenario urutan (hierarki) yang disebutkan dalam pecking order theory. Penelitian yang dilakukan oleh Singh dan Hamid (1992) dan Singh (1995) menyatakan bahwa “Perusahaan-perusahaan di negara berkembang lebih memilih untuk menerbitkan ekuitas daripada berhutang dalam membiayai perusahaannya.” Hal ini berlawanan dengan pecking order theory yang menyatakan bahwa perusahaan akan memilih untuk menerbitkan hutang terlebih dahulu daripada menerbitkan saham pada saat membutuhkan pendanaan eksternal.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/

Cerita Fabel: Lebah dan Semut

Cerita Fabel: Lebah dan Semut

Dahulu pada zaman Nabi Sulaiman, hidup banyak sekali lebah. Salah satu di antaranya adalah Dodo. Dodo adalah anak lebah yang telah ditinggal mati ibunya. Waktu itu ibunya meninggal digigit kalajengking. Kini ia hidup sebatang kara. Oleh karena itulah ia memutuskan untuk hidup mengembara. Hingga akhirnya ia tiba di gurun pasir yang luas. Di tengah gurun itu Dodo merasa haus dan lapar.

“Aku harus segera mencari makan dan air, tapi aku harus mencari di mana?” pikir Dodo. Tetapi Dodo tidak mau menyerah. Ia bersikeras mencari makanan dan air. Setelah cukup lama terbang, dari kejauhan Dodo melihat air dan makanan. Namun setelah mendekat, ternyata yang dilihatnya hanyalah hamparan pasir yang luas. Maka dengan kekecewaan, Dodo kembali terbang menyelusuri gurun. Tidak berapa lama kemudian ia bertemu dengan seekor semut yang sedang kesusahan membawa telurnya. Dodo pun mendekati semut itu.

“Hai, semut. Siapakah namamu?”
“Namaku Didi. Namamu siapa?”
“Aku Dodo. Kamu mau jadi sahabatku?” Didi mengangguk senang.
“Baguslah! Kalau begitu mari kita mencari air dan makanan bersama?” Didi kembali mengangguk.

Mereka bergegas pergi untuk mencari makanan. Setelah cukup lama menyusuri gurun, mereka menemukan sebuah mata air yang berair bersih dan segar. Di samping mata air itu terdapat sebatang pohon kurma yang berbuah lebat dan sangat manis. Didi dan Dodo sangat gembira. Mereka segera minum dan makan sepuasnya.

Setelah mereka benar-benar kenyang, mereka segera mencari tempat tinggal. Dua hari kemudian mereka menemukan tempat tinggal yang menurut mereka tepat. Yaitu di sebuah padang rumput yang luas. Mereka tidak akan kekurangan makanan karena di tepi padang rumput itu terdapat banyak pohon buah-buahan dan sebuah mata air yang sangat bersih. Didi dan Dodo hidup dengan rukun. Semakin hari persahabatan mereka semakin erat. Mereka pun hidup dengan aman, tenteram dan bahagia.

Baca Juga :

Kunci Anak tumbuh menjadi Anak yang Mandiri

Kunci Anak tumbuh menjadi Anak yang Mandiri

Anda tentu hendak anak kita tumbuh menjadi individu yang mandiri. Kemandirian ini ternyata butuh diajarkan semenjak dini supaya anak tidak tumbuh menjadi individu yang manja serta gampang putus asa. Anak yang berdikari akan tumbuh menjadi individu yang lebih solutif, bertanggung jawab, tidak gampang putus asa, dan mempunyai kehidupan sosial yang lebih baik. Berikut sejumlah cara supaya anak menjadi mandiri:

Ajarkan Anak guna Merapikan Mainan

Melatih si kecil supaya menjadi anak yang mandiri dapat dimulai dari hal-hal kecil seperti membereskan mainan. Anda dapat melatihnya untuk menempatkan kembali benda-benda itu ke dalam lokasi mainan.

Berikan satu wadah atau lokasi khusus guna menyimpan mainannya supaya anak lebih gampang untuk belajar membereskannya. Hal ini akan mengajar anak guna lebih bertanggung jawab terhadap mainannya dan menciptakan rumah menjadi lebih rapi.

Ajarkan Toilet Training

Mengajarkan toilet training di umur yang tepat pun menjadi di antara kunci supaya anak dapat menjadi anak yang mandiri. Toilet training usahakan diajarkan mulai umur 3 tahun.

Mengajarkan balita untuk mengerjakan buang air besar dan buang air kecil di toilet memang tidaklah mudah. Anda mesti melakukannya dengan telaten dan sabar. Anak yang dapat melakukan buang air kecil dan buang air besar sendiri di toilet semenjak dini bakal tumbuh menjadi individu yang tidak gampang panik, mandiri, percaya diri dan tidak merepotkan guru ketika di sekolah.

Latih Anak guna Makan Sendiri

Membiasakan anak santap sendiri juga dapat menjadi salah satu pelajaran sederhana yang dapat menyusun karakter anak yang mandiri. Anda dapat menyiapkan peralatan santap berbahan plastik food grade supaya si kecil bisa berlatih santap dengan gampang dan tidak berisiko pecah.

Ajarkan Anak guna Mandi dan Gosok Gigi

Saat memandikan si kecil, usahakanlah untuk mengajarkannya mandi dan gosok gigi sendiri. Awalnya tentu teknik mandi dan gosok giginya tidak begitu bersih dan sempurna, namun lambat laun dia bakal dapat melakukannya dengan baik. Anda dapat menambahkan tidak banyak guyuran dan gosokan guna menyempurnakan mandinya, dan membantunya guna menyikat gigi dengan lebih baik ketika malam hari.

Ajak Anak guna Merapikan Tempat Tidur

Merapikan lokasi tidur adalahrutinitas harian yang dapat dipakai orang tua untuk mengajar kemandirian pada anak. Pada etape awal, Anda dapat mengajarkan untuk anak bagaimana teknik merapikan lokasi tidur dan libatkan dia ketika Anda melakukannya.

Jika dia telah terbiasa menolong Anda, selanjutnya berikan dia tanggung jawab guna merapikannya sendiri. Rasa bangga dapat merapikan lokasi tidurnya sendiri dapat mendorong dia tumbuh menjadi anak yang berdikari dan percaya diri.

Latih Anak guna Bersiap ke Sekolah

Persiapan berangkat sekolah pun dapat menjadi sarana pelajaran anak yang mandiri. Bangunkan anak semenjak pagi, supaya dia tidak terburu-buru dalam mengerjakan persiapan laksana menyiapkan tas, menggunakan seragam dan sepatu, serta sarapan pagi. Pastikan Anda mengerjakan pengecekan terhadap kebutuhan sekolahnya supaya tidak terdapat barang yang tertinggal.

Berikan Contoh yang Baik

Anak nyaris selalu meniru pola sikap yang dilaksanakan oleh orang tuanya. Jika Anda hendak buah hati tumbuh menjadi anak yang mandiri, maka Anda juga harus mengindikasikan sikap yang mandiri, tangguh, dan tidak gampang menyerah.

Jangan Terlalu Melarang atau Mengatur

Untuk menyokong si kecil supaya menjadi anak yang mandiri, Anda mesti meminimalisir sikap terlalu menata atau tidak mengizinkan ini dan itu. Terlalu menata atau mengekang anak bisa menjadikan anak menjadi individu yang tidak jarang kali tergantung pada orang beda dan tidak percaya diri.

Sumber : http://rank.2style.net/out.php?id=rinoda&url=https://www.pelajaran.co.id/

Kegiatan guna Latih Motorik Anak

Kegiatan guna Latih Motorik Anak

Kemampuan motorik sendiri dipecah menjadi dua, yaitu motorik kasar dan halus. Tentu saja, setiap motorik memiliki faedah yang berbeda. Nah, guna melatih keterampilan motorik anak, Bunda dapat memberikan stimulasi melewati 7 kegiatan sebagai berikut :

Jalan Mundur

Dalam pelaksanaannya, permainan jalan mundur tidak memerlukan alat bantu. Anda dapat mengajak buah hati untuk mengerjakan permainan ini di taman ataupun di dalam rumah. Yang terpenting, pastikan tidak terdapat benda-benda yang membahayakan di tempat anak kita bermain ya Bunda.

Meski sederhana, nyatanya jalan mundur dapat meningkatkan keterampilan motorik anak. Adapun guna lain yang didapat dari jalan mundur yaitu menyusun mental pantang menyerah dan melatih ekuilibrium tubuh anak Anda.

Bermain Musik

Tak perlu memakai alat musik laksana drum atau gitar, Anda dapat mengajak anak bermain musik melewati benda-benda simpel yang memunculkan bunyi laksana kaleng susu, botol air, mangkuk plastik, dll.

Sebelum anak memulai, terdapat baiknya Bunda mempraktikkan terlebih dahulu bagaimana teknik memukul benda tersebut sampai-sampai menghasilkan irama tertentu. Selanjutnya, mohon anak guna mencobanya dan biarkan ia memukul sesukanya layaknya seorang drumer cilik.

Tendang Bola

Kegiatan beda yang dapat Bunda kerjakan untuk melatih keterampilan motorik anak ialah tendang bola. Di samping mudah, parmainan ini juga dapat dilakukan di mana saja, lo. Bunda dapat mengajak anak bermain tendang bola di dalam lokasi tinggal ataupun di halaman.

Untuk mengerjakan permainan ini, siapkan sejumlah buah bola dengan warna beragam supaya menarik minat anak. Minta anak Anda guna menendang bola menurut warna yang ia suka. Dengan begitu, Anda dapat melatih motorik kasar anak sekaligus memperkenalkan jenis warna dan membudayakan anak guna berolahraga.

Jalan Jinjit

Jalan jinjit ialah kegiatan simpel yang dapat Bunda kerjakan untuk melatih keterampilan motorik anak. Agar permainan lebih menyenangkan, ikutlah bermain dengan buah hati kita dan jadikan permainan ini seolah-olah suatu pertandingan. Jangan tak sempat berikan tepuk tangan sebagai format apresiasi saat anak mengerjakan permainan dengan baik.

Selain mengajar motorik kasar anak, permainan ini juga dapat mengenalkan konsep kompetisi untuk anak sekaligus melatih ekuilibrium anak.

Membuat Puzzle Gambar

Kegiatan menciptakan puzzle gambar berfungsi untuk mengajar motorik halus anak. Bunda butuh menyiapkan ragam gambar laksana orang, rumah, pohon, mobil, gunung, dan sebagainya yang dipungut dari majalah atau kitab anak yang telah tidak terpakai.

Ajak anak guna menempelkan gambar-gambar itu di kertas karton. Biarkan anak melakukannya sesuai khayalan mereka. Setelah selesai, Bunda dapat memajang hasil kreasi tersebut supaya anak merasa senang.

Gambar Tempel

Tak melulu melatih motorik halus anak, permainan gambar tempel dapat mengajarkan anak guna berlatih sabar dan teliti. Permainan ini menyuruh anak Anda guna membuat format gambar sekreatif barangkali dan memberi warna pada gambar yang telah diciptakan dengan potongan kertas warna-warni.

Bila buah hati Anda merasakan kesulitan, tidak boleh segan untuk menolong mereka. Setelah selesai, tidak boleh lupa berikan pujian sebagai penghargaan atas banting tulang mereka.

Finger Painting

Finger painting ialah permainan yang hadir sejak tahun 1931 dan menjadi tren di kalangan anak-anak ketika ini. Bagi melakukannya pun lumayan mudah. Bunda melulu perlu meluangkan pewarna yang aman guna anak dan media guna mereka melukis.

Sumber : http://gb.ieatpe.org.tw/gate/gb/www.pelajaran.co.id/

Unsyiah Wisuda 1.118 Lulusan

Unsyiah Wisuda 1.118 Lulusan

Unsyiah Wisuda 1.118 Lulusan

Unsyiah Wisuda 1.118 Lulusan

Unsyiah Wisuda 1.118 Lulusan

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) kembali mewisuda 1.118 lulusannya untuk periode Februari–April 2017

pada Selasa, 2 Mei 2017. Wisuda dilaksanakan dua tahap pada Selasa, 2 Mei 2017 dan Rabu, 3 Mei 2017 di Gedung AAC Dayan Dawood.

Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng dalam sambutannya menyampaikan, Unsyiah memberi apresiasi yang tinggi kepada 34 orang lulusan yang lulus dengan predikatcumlaude. Setahun terakhir ini jumlah lulusan yang meraih predikat cumlauderelatif lebih sedikit dalam setiap wisuda Unsyiah. Hal ini disebabkan oleh peningkatan standar tinggi pada syarat meraih cumlaude.

“Hanya mereka yang berhasil lulus dalam delapan semester, dengan tidak pernah mengulang mata kuliah, serta memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3,51 saja yang masuk kategori lulus cumlaude,” jelas Rektor Unsyiah.

Menurutnya, sistem penilaian Unsyiah dengan standar tinggi seperti ini telah mendorong mahasiswa

semakin kompetitif. Bahkan pada program studi tingkat magister dan doktor masih diwajibkan untuk mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal internasional atau jurnal nasional terakreditasi.

“Upaya ini menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan kualitas pelayanan pendidikan yang signifikan di Unsyiah,” ujar Prof Samsul.

Ia menjelaskan, setelah upacara wisuda periode ini, maka secara keseluruhan jumlah lulusan yang telah dihasilkan Unsyiah untuk jenjang sarjana, pendidikan profesi, spesialis, dan pascasarjana berjumlah 87.665 orang. Sementara jumlah lulusan diploma dari berbagai disiplin keilmuan sebanyak 25.727 orang.

“Secara keseluruhan, jumlah alumni Unsyiah hingga hari ini telah mencapai 113.392 orang

,” ungkapnya.

Prof Samsul memaparkan, kelulusan hari ini merupakan sebuah titik kesuksesan yang memang pantas disyukuri bersama. Namun demikian, titik ini merupakan awal dari permasalahan selanjutnya. Maka hal penting yang harus segera diputuskan adalah tentang rencana para lulusan Unsyiah dalam waktu dekat.

“Paling tidak, ada dua arah utama yang pantas dipertimbangkan, yaitu memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan. Oleh karena itu, setiap lulusan tidak boleh berlama-lama larut dalam euforia keberhasilan studinya,” tegasnya.

 

Baca Juga :

SMP IT Luqmanul Hakim Adakan Doa Bersama Menyongsong UN

SMP IT Luqmanul Hakim Adakan Doa Bersama Menyongsong UN

SMP IT Luqmanul Hakim Adakan Doa Bersama Menyongsong UN

SMP IT Luqmanul Hakim Adakan Doa Bersama Menyongsong UN

SMP IT Luqmanul Hakim Adakan Doa Bersama Menyongsong UN

Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Luqmanul Hakim Full Day School Aceh

mengadakan doa bersama untuk kesuksesan ujian nasional di ruangan sekolah setempat, Lamthen, Kabupaten Aceh Besar pada Jum’at, 28 April 2017.

Acara ini dihadiri oleh siswa kelas IX, para guru dan orang tua siswa serta Direktur Luqmanul Hakim. Acara doa bersama ini dipimpin oleh Muhammad Maryudi, M.A.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMP IT Luqmanul Hami, Fitra, S.Pd

mengatakan bahwa saat ini berdoa adalah salah satu usaha dalam memohon kepada Allah SWT untuk kesuksesan ujian nasional

“Hari ini kita berdoa untuk kesuksesan Ujian Nasional SMP yang akan dilaksanakan mulai tanggal 02 Mei 2017 ini, jadi semoga dengan doa bersama ini harapan kita untuk kesuksesan Ujian nasional dapat berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan,” kata Fitra.

Sementara itu, Direktur Luqmanul Hakim School Alfajri Kamal Ayu, S.Pd.I., M.A

mengatakan, program Sukses Ujian Nasional (SUN) yang diadakan di sekolah sangat membantu anak anak dalam menghadapi Ujian Nasional, namun harus banyak doa yang dipanjatkan kepada Allah sebagai bentuk kesyukuran

“Kita dari sekolah sudah mempunyai program Sukses Ujian Nasional, ini sangat membantu anak anak kita dalam menghadapi Ujian Nasional. Namun, doa juga sangat membantu dalam kesuksesan Ujian Nasional ini sebagai bentuk kesyukuran kita kepada Allah SWT,” ujar Alfajri Kamal Ayu.(rel)

 

Sumber :

http://student.blog.dinus.ac.id/handay/sejarah-masakan-rendang/

Keuchik Zainal Sambut Dubes Amerika di Dayah Inshafuddin

Keuchik Zainal Sambut Dubes Amerika di Dayah Inshafuddin

Keuchik Zainal Sambut Dubes Amerika di Dayah Inshafuddin

Keuchik Zainal Sambut Dubes Amerika di Dayah Inshafuddin

Keuchik Zainal Sambut Dubes Amerika di Dayah Inshafuddin

Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin bersama sejumlah Kepala SKPK

menyambut kedatangan Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan beserta istri yang berkunjung ke Dayah Terpadu Inshafuddin, Lambaro Skep, Selasa 25 April 2017.

Selain Dubes Joseph, turut serta Konsulat AS Medan Juha P Salin dan tim dari The Education USA Advising Center. Mereka disambut hangat oleh ratusan siswa-siswi kelas 7 hingga kelas 12 yang mengenyam pendidikan di dayah bersistem boarding school tersebut.

Dalam sambutannya, Zainal Arifin atas nama Pemko Banda Aceh mengucapkan selamat datang kepada Dubes Joseph dan rombongan ke Banda Aceh. Kemudian ia memaparkan sekilas mengenai Banda Aceh yang kini telah mampu bangkit dan terus berkembang pasca 12 tahun musibah gempa bumi dan tsunami.

“Meskipun begitu, kami menyadari masih memiliki banyak kekurangan yang perlu dibenahi

pada masa-masa mendatang. Untuk itu, kami sangat berharap perhatian dari Pak Dubes untuk kemajuan Banda Aceh. Kota kami saat ini sedang giat-giatnya meningkatkan kapasitas SDM-nya, sehingga sektor pendidikan menjadi prioritas bagi kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan syariat islam sama sekali tidak menghambat Banda Aceh untuk maju dan terus berkembang, termasuk dalam hal kesetaraan gender. “Peran perempuan dalam setiap sektor pembangunan di Banda Aceh begitu kentara, bahkan terbaik di Indonesia,” sambung wali kota yang akrab disapa Keuchik Zainal ini.

Sementara itu, Pimpinan Dayah Inshafuddin yang diwakili oleh Hasyim Daud menyampaikan saat ini terdapat 550 siswa yang berasal dari 23 kabupaten/kota se-Aceh dan juga negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand, yang menimba ilmu di tempat mereka. Jumlah siswa tersebut, sebutnya, tidak sebanding dengan kapasitas gedung yang tersedia.

“Animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di Dayah Inshafuddin semakin meningkat

setiap tahunnya, namun kami terkendala jumlah ruang belajar yang terbatas. Gedung yang ada saat ini -bantuan dari Swiss Red Cross, tidak mampu menampung lebih banyak siswa lagi. Untuk itu, kami mohon bantuan dari Kedubes Amerika, termasuk beasiswa bagi santri berprestasi,” harapnya.

Mengawali sambutannya, Joseph R Donovan mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh para santri. “Tarian dan musiknya luar biasa,” kata Joseph mengomentari tari Ranub Lampuan yang menyambut dirinya dan rombongan menginjakkan kaki di halaman Dayah Inshafuddin.

Ia dan istrinya, kata Joseph, baru pertama kali datang ke Aceh. Mereka begitu terkesan dengan keramah-tamahan warga Aceh dan indahnya alam Aceh. “Ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi kami.”

Menurutnya, hubungan antara Amerika Serikat dengan Indonesia sudah terjalin dengan sangat baik. Beberapa waktu yang lalu, Wapres AS Mike Pence berkunjung ke Jakarta dan melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla. “Selama di Jakarta, Wapres kami juga menyempatkan diri ke Masjid Istiqal dan bertemu juga dengan para tokoh agama yang ada di Indonesia.”

“Indonesia merupakan negara besar dan penuh keberagaman serta dikenal sebagai negara yang menjunjung tinggi tradisi/nilai luhur -toleransi antar umat beragama. Kadang kala, ada bagian dari masyarakat dari kedua negara kita yang hendak menantang nilai luhur ini, tapi yakinlah pada akhirnya nilai luhur yang kita yakini ini yang akan menang.”

Prioritas dirinya sebagai Dubes, kata Joseph, mendorong semakin pelajar dari Indonesia yang melanjutkan studinya ke Negeri Paman Sam. “Saya ingin mendorong pula para santri di sini untuk memanfatkan kesempatan yang ada untuk melanjutkan studi ke Amerika Serikat.”

 

Sumber :

http://student.blog.dinus.ac.id/handay/sejarah-demokrasi/

Kisah Dua Laut

Kisah Dua Laut

Kisah Dua Laut

Kisah Dua Laut

Kisah Dua Laut

Di Palestina ada dua laut. Keduanya sangat berbeda.
Yang satu dinamakan Laut Galilea, yaitu sebuah danau
yang luas dengan air yang jernih dan bisa di minum.
Ikan dan manusia berenang dalam laut tersebut. Danau
itu juga dikelilingi oleh ladang dan kebun hijau.
banyak orang mendirikan rumah di sekitarnya.

Laut yang lain dinamakan Laut Mati, dan sungguh**
sesuai dgn namanya. Segala sesuatu yg ada didalamnya
mati. Airnya sungguh asin sehingga kita bisa sakit
jika meminumnya. Danau itu tidak ada ikannya dan tidak
ada sesuatupun yg sanggup tumbuh di tepiannya. Tak
juga ada orang yg ingin tinggal di sekitarnya, sebab
baunya sangat tak sedap.

Jadi yang menarik tentang kedua laut itu adalah bahwa
sungai yang mengalir ke keduanya adalah satu sungai.
Trus, apa yang membuatnya kemudian jadi beda? Bedanya,
laut yang satu menerima dan memberi, sedang laut
lainnya menerima dan menyimpannya saja.

Sungai Yordan mengalir ke Laut Galilea dan mengalir
keluar dari dasar danau itu. Danau tersebut
memanfaatkan air sungai Yordan dan kemudian
meneruskannya kepada danau lain yg juga
memanfaatkannya. Sungai Yordan kemudian mengalir ke
Laut Mati namun tdk pernah keluar lagi. Laut Mati
menyimpan air Sungai Yordan bagi dirinya sendiri. Hal
itulah yang membuatnya mati : hanya menerima dan tidak
mau memberi.

Baca Juga :