twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Contoh Metodologi IT Audit

Contoh Metodologi IT Audit

Contoh Metodologi IT Audit

Contoh Metodologi IT Audit

BSI (Bundesamt for Sicherheit in der Informationstechnik):

● IT Baseline Protection Manual (IT- Grundschutzhandbuch )
● Dikembangkan oleh GISA: German Information Security Agency
● Digunakan: evaluasi konsep keamanan & manual
● Metodologi evaluasi tidak dijelaskan
● Mudah digunakan dan sangat detail sekali
● Tidak cocok untuk analisis resiko
● Representasi tidak dalam grafik yg mudah dibaca

IT Audit Tools
Beberapa tool yang dipergunakan dalam IT Audit adalah:

  1. ACL  (Audit Command Language): software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) yang sudah sangat populer untuk melakukan analisa terhadap data dari berbagai macam sumber.
  2. Picalo : software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) seperti halnya ACL yang dapat dipergunakan untuk menganalisa data dari berbagai macam sumber.
  3. Powertech Compliance Assessment Powertech:  automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah serverAS/400.
  4. Nipper : audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark konfigurasi sebuah router.
  5. Nessus: sebuah vulnerability assessment software.
  6. Metasploit Framework : sebuah penetration testing tool.
  7. NMAP:  utility untuk melakukan security auditing.
  8. Wireshark: network utility yang dapat dipergunakan untuk meng-capture paket data yang ada di dalam jaringan komputer.

Peraturan dan Standar Yang Biasa Dipakai

  • ISO / IEC 17799 and BS7799
  • Control Objectives for Information and related Technology (CobiT)
  • ISO TR 13335
  • IT Baseline Protection Manual
  • ITSEC / Common Criteria
  • Federal Information Processing Standard 140-1/2 (FIPS 140-1/2)
  • The “Sicheres Internet” Task Force [Task Force Sicheres Internet]
  • The quality seal and product audit scheme operated by the Schleswig-Holstein Independent State Centre for Data Privacy Protection (ULD)
  • ISO 9000, ISO 27002
  • NIST, ITIL, NERC, HIPAA, PCI, BASEL II, FISMA, GLBA , SOX, FFIEC, dll.

Sumber : https://forbeslux.co.id/

Prosedur IT Audit

Prosedur IT Audit

Prosedur IT Audit

Prosedur IT Audit

Prosedur IT Audit

Tahapan/Prosedur IT Audit

  1. Tahapan Perencanaan. Sebagai suatu pendahuluan mutlak perlu dilakukan agar auditor mengenal benar obyek yang akan diperiksa sehingga menghasilkan suatu program audit yang didesain sedemikian rupa agar pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien.
  2. Mengidentifikasikan resiko dan kendali. Tahap ini untuk memastikan bahwa qualified resource sudah dimiliki, dalam hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktik-praktik terbaik.
  3. Mengevaluasi kendali dan mengumpulkan bukti-bukti melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi, dan review dokumentasi.
  4. Mendokumentasikan dan mengumpulkan temuan-temuan dan mengidentifikasikan dengan audit.
  5. Menyusun laporan.Hal ini mencakup tujuan pemeriksaan, sifat, dan kedalaman pemeriksaan yang dilakukan.

Lembar Kerja IT AUDIT

•Stakeholders: Internal IT DeparmentExternal IT ConsultantBoard of CommisionManagementInternal IT AuditorExternal IT Auditor
•Kualifikasi Auditor: Certified Information Systems Auditor (CISA), Certified Internal Auditor (CIA), Certified Information Systems Security Professional (CISSP), dll.
•Output Internal IT: Solusi teknologi meningkat, menyeluruh & mendalam,  Fokus kepada global, menuju ke standard-standard yang diakui.
•Output External IT: Rekrutmen staff, teknologi baru dan kompleksitasnya, Outsourcing yang tepat, Benchmark / Best-Practices.
•Output Internal Audit & Business: Menjamin keseluruhan audit, Budget & Alokasi sumber daya, Reporting.

Contoh Lembar Kerja IT Audit:

Gambar berikut ini merupakan contoh lembar kerja pemeriksaan IT Audit. Gambar A untuk contoh yang masih ‘arround the computer‘, sedangkan B contoh ‘through the computer‘.

Sumber : https://cialis.id/

Sony Perkenalkan WF-1000XM3 si Penantang Apple AirPods

Sony Perkenalkan WF-1000XM3 si Penantang Apple AirPods

Sony Perkenalkan WF-1000XM3 si Penantang Apple AirPods

 

Sony Perkenalkan WF-1000XM3 si Penantang Apple AirPods

Sony Perkenalkan WF-1000XM3 si Penantang Apple AirPods

Saat ini tak sedikit pabrikan smartphone yang mulai menanggalkan port jack audio 3.5mm. Ya! Untuk mengintegrasikan

perangkat mobile yang tidak lagi menyertakan port jack audio 3.5mm ketika ingin mendengarkan musik, pengguna biasanya akan menggunakan wireless headphone. Melihat peluang ini, Sony pun memperkenalkan generasi baru truly wireless headphones, WF-1000XM3.

Diungkap oleh Kazuteru Makiyama, President Director, Sony Indonesia bahwa WF-1000XM3 telah lahir dengan banyak menyisipkan beberapa peningkatan terbaru dibandingkan wireless headphone milik Sony sebelumnya. Salah satu peningkatan yang dilakukan adalah memuat prosesor HD Noise Cancelling QN1e dan teknologi Dual Noise Sensor.

“Berkat perpaduan prosesor HD Noise Cancelling QN1e dan teknologi Dual Noise Sensor, WF-1000XM3 yang kami

kembangkan mampu menangkap dan menghilangkan kebisingan, sehingga seluruh perhatian pengguna hanya pada musik yang didengar,” ungkap Kazuteru Makiyama saat memaparkan lebih detail WF-1000XM3 di hadapan sejumlah media.

Tidak hanya itu, Sony juga telah membenamkan satu mikrofon feed-forward dan satu mikrofon feed-back pada permukaan headphone yang dapat menangkap lebih banyak suara ambien di sekeliling pengguna. Dukungan Digital Sound Enhancement Engine HX (DSEE HX) juga mampu meningkatkan kualitas musik digital yang telah dikompres, termasuk format MP3.

Kelebihan lainnya, desain WF-1000XM3 ini memungkinkan pengguna untuk bergerak bebas tanpa gangguan kabel. Walaupun kecil dan ringan, buds WF-1000XM3 telah menggunakan chip Bluetooh terbaru. Dijelaskan oleh Kazuteru Makiyama bahwa chip ini memungkinkan transmisi Bluetooh L/R secara bersamaan, di mana earbuds kiri dan kanan dapat menerima konten audio pada waktu yang bersamaan.

“Dipasangkan dengan struktur antena yang telah dioptimisasi, hasilnya adalah koneksi nirkabel yang stabil. Selain itu, latensi yang rendah juga dapat mensinkronisasikan apa yang pengguna lihat di layar sama seperti yang didengar pada headphone ketika sedang menikmati film yang diputar di perangkat mobile,” ujar Aldy Giraldie, Product Marketing Sound 1.

Lantas, bagaimana dengan daya tahan baterai truly wireless headphones ini? Melalui presentasinya, Aldy menjelaskan bahwa pengguna dapat mendengarkan musik selama 24 jam saat fitur Noise Cancelling dinyalakan berkat case WF-1000XM3 yang juga berfungsi sebagai charger. Buds ini juga memiliki fungsi quick charge, pengisian selama 10 menit memberikan daya tahan baterai selama 90 menit.

Untuk kemudahan penggunaan, pengguna dapat memanfaatkan mode Quick Attention untuk berkomunikasi tanpa harus

melepas earbuds. Selain itu, dengan sensor sentuh di earbuds yang dapat disesuaikan, pengguna juga dapat dengan mudah memainkan, menghentikan dan mempercepat lagu atau pun mengaktivasi voice assistant hanya dengan ketukan sederhana.

Sony juga telah menyisipkan fitur Wearing Detection, yang secara otomatis akan menghentikan musik yang sedang didengar ketika pengguna melepas salah satu earbud dari telinga dan kembali memainkan lagu saat pengguna memasang earbud ke telinga. Dukungan lainnya adalah optimasi untuk Google Assistant, yang dapat mengendalikan WF-1000XM3 dengan perintah suara.

Baca Juga:

 

 

Google Bocorkan Dua Fitur Baru untuk Pixel 4 Series

Google Bocorkan Dua Fitur Baru untuk Pixel 4 Series

Google Bocorkan Dua Fitur Baru untuk Pixel 4 Series

 

Google Bocorkan Dua Fitur Baru untuk Pixel 4 Series

Google Bocorkan Dua Fitur Baru untuk Pixel 4 Series

Langkah tidak biasa sekali lagi dilakukan oleh Google. Kalau biasanya kebanyakan produsen menutup rapat-rapat bocoran

mengenai smartphone-nya, lain halnya dengan Google. Raksasa teknologi satu ini malah sudah membocorkan fitur yang akan dibawa calon flagship barunya, Pixel 4 series.

Melalui sebuah video teaser di akun YouTube-nya, Google mempertontonkan fitur yang akan diusung Pixel 4, yakni motion sense. Berbasis teknologi bernama Soli yang sudah dikembangkan sejak empat tahun lalu, motion sense ini bakal membantu pengguna untuk melakukan berbagai hal.

Beberapa fungsi dasar yang kabarnya bisa dilakukan dengan bantuan motion sense ini seperti mematikan alarm, mengganti

track lagu, atau mengaktifkan mode silent hanya dengan gerakan tangan tanpa perlu menyentuhnya.

Fitur ini juga memanfaatkan sistem radar yang tersembunyi di dalam smartphone, tepatnya di atas bagian layar. Untuk saat ini, disebut motion sense baru bisa mengenali gerakan berupa lambaian tangan saja. Namun tidak menutup kemungkinan akan bisa membaca gerakan lain nantinya.

Tak hanya itu, Google pun menegaskan kalau fitur motion sense baru bisa digunakan oleh pengguna di beberapa negara

tertentu saja dimana Google Pixel resmi dijual. Ini artinya kemungkinan besar fitur motion sense tidak tersedia untuk wilayah Indonesia.

Fitur menarik lainnya yang juga akan dibawa Pixel 4 series adalah face unlock. Fitur ini disebut-sebut serupa seperti yang ditawarkan oleh iPhone X series dalam hal fleksibilitas dan keamanan. Ini artinya sistem face unlock Pixel 4 akan memanfaatkan teknologi 3D.

Sumber:

http://ahmadali.wagomu.id/e115125.html

Logitech Pasarkan Pebble M350, Mouse Wireless Hening Rp300 Ribuan

Logitech Pasarkan Pebble M350, Mouse Wireless Hening Rp300 Ribuan

Logitech Pasarkan Pebble M350, Mouse Wireless Hening Rp300 Ribuan

 

Logitech Pasarkan Pebble M350, Mouse Wireless Hening Rp300 Ribuan

Logitech Pasarkan Pebble M350, Mouse Wireless Hening Rp300 Ribuan

Logitech adalah pabrikan aksesoris laptop dan PC yang getol menelurkan banyak produk. Pada akhir Juli 2019 lalu, Logitech

baru saja memboyong satu maouse wireless terbarunya ke pasar Indonesia. Mouse wireless tersebut adalah Logitech Pebble M350.

Melalui rilis yang diterima oleh DroidLime disebutkan bahwa mouse wireless ini punya desain yang simple, nyaman dan hening

saat digunakan. Selain itu, perangkat ini juga sudah dilengkapi dengan semua pendukung utama dari mouse Logitech yang juga banyak hadir di Indonesia.

Datang ke Indonesia, Logitech Pebble M350 tersedia dalam tiga warna pilihan, yakni Putih, Pink dan Hitam. Bentuknya yang ramping, bakal memberi rasa nyaman dan mudah dibawa kemana-mana. Ketika berada digenggaman tangan pengguna, mouse ini layaknya Batu Pancawarna.

“Setiap orang perlu memiliki perangkat teknologi yang bekerja dengan baik, nyaman digunakan dengan bentuk menarik. Logitech

Pebble M350 merupakan mouse sederhana, nyaman dan didesain sesuai dengan gaya hidup yang serba cepat,,” kata Ismail Maksum, Country Manager Logitech Indonesia.

Daya tarik lainnya, mouse ini tetap dilengkapi dengan pengalaman klik mouse pada umumnya, tetapi dengan pengurangan bunyi hingga 90 persen. Bahkan kelebihan lainnya yang bisa dirasakan oleh pemgguna Logitech Pebble M350, scroll whell bisa meluncur dengan hening alias silent.

Sumber:

http://ahmadali.wagomu.id/e115126.html

Inilah Versi OS Android yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

Inilah Versi OS Android yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

Inilah Versi OS Android yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

Inilah Versi OS Android yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

Inilah Versi OS Android yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

Seperti biasanya, Google kembali merilis laporan terbaru mengenai persentase penggunaan sistem operasi mobile yang dikembangkannya. Seperti ditulis oleh 9to5Google, kini Android 7.0 Nougat diakumulasi dengan 7.1 jadi versi paling banyak digunakan, yakni sebesar 28,5 persen.

Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan Android 6.0 Marsmallow

yang kini berada diposisi kedua, yakni sebesar 28.1 persen. Sedangkan Android versi terbaru, yakni Android Oreo (versi 8.0 dan 8.1) angka penggunaannya masih terbilang kecil, yakni hanya 1,1 persen.

Meskipun begitu, tercatat bahwa pengguna Oreo ada sedikit peningkatan. Sebab pada bulan Oktober tahun lalu, sistem operasi yang menghadirkan banyak fitur menarik ini masih berada diangka 0,2 persen.

Dari laporan tersebut juga terlihat bahwa sistem operasi Android versi lawas, seperti Android Lollipop dan Kitkat masih memiliki pengguna loyal yang cukup besar. Masing-masing sistem operasi tersebut berada diangka 24,6 persen dan 12 persen.

Namun tiga sistem operasi Android lawas lainnya, yakni Jelly Bean, Ice Cream Sandwich dan Gingerbread sudah mulai ditinggalkan. Tercatat, Jelly Bean hanya memiliki pengguna sebesar 5 persen. Ice Cream Sandwich dan Gingerbread masing-masing sebesar 0,4 persen dan 0,3 persen.

Seperti kita ketahui bersama, sistem operasi mobile besutan Google ini

memang begitu cepat perkembangannya. Hal inilah yang memacu banyak pabrikan smartphone berlomba-lomba untuk mengadopsi sistem oprasi tersebut.

Saat ini, tak sedikit pabrikan smartphone yang secara perlahan-lahan sudah

meracik perangkatnya dengan menjalankan Android Oreo. Dan bisa dipastikan, dalam waktu beberapa bulan ke depan, persentase pengguna sistem operasi ini juga akan melonjak tajam.

 

Baca Juga :

“Apple Watch” Racikan Xiaomi Melenggang ke Pasar Global

“Apple Watch” Racikan Xiaomi Melenggang ke Pasar Global

“Apple Watch” Racikan Xiaomi Melenggang ke Pasar Global

“Apple Watch” Racikan Xiaomi Melenggang ke Pasar Global

“Apple Watch” Racikan Xiaomi Melenggang ke Pasar Global

Huami, sub-brand yang berada di bawah naungan Xiaomi pada tahun lalu telah merilis smartwatch Bip Amazfit. Satu hal yang menarik, jam tangan pintar yang telah dibekali dengan fitur GPS dan konektivitas LTE ini diklaim memiliki daya tahan baterai hingga 30 jam dalam sekali pengisian.

Saat diluncurkan, wilayah Asia menjadi pasar perdana bagi Huami

untuk memasarkan perangkat wearable ini. Namun kabar terbaru yang beredar, Bip Amazfit kini sudah dipasarkan secara global. Harga yang ditawarkan pun terbilang sangat menggiurkan, yakni dibanderol seharga US$99 atau sekitar Rp1 jutaan.

Dikemas dengan bentuk persegi yang mengingatkan kita pada smartwatch

besutan Apple, Bip Amazfit beratnya terbilang ringan, yakni hanya 31 gram, termasuk dengan strap karetnya yang lembut berukuran 20 mm. Bodinya sendiri berbalut polikarbonat yang dapat digonta-ganti.

Bip Amazfit juga dilengkapi dengan layar warna transflective yang berukuran 1,28 inci. Untuk pelindungnya, layar smartwatch ini juga sudah dilapisi 2,5D Gorilla Glass 3. Layarnya juga hemat baterai dan pengguna tak perlu khawatir ketika membaca informasi yang ditampilkan saat berada di bawah terik matahari.

Padahal berbicara catu daya yang disematkan, Bip Amazfi

t hanya dibekali baterai berkapasitas 190 mAh. Selain GPS dan konektivitas LTE, dukungan fitur lainnya yang turut disematkan ke dalam smartwatch ini adalah sensor denyut jantung, sensor akselerasi triaksial, sensor geomagnetik dan sensor tekanan barometer.

 

sumber :

https://gumroad.com/gurupendidikan/p/worldscope-webcams

Benchmark Sony H8266 Kembali Muncul, Inikah Xperia XZ2?

Benchmark Sony H8266 Kembali Muncul, Inikah Xperia XZ2

Benchmark Sony H8266 Kembali Muncul, Inikah Xperia XZ2?

Benchmark Sony H8266 Kembali Muncul, Inikah Xperia XZ2

Benchmark Sony H8266 Kembali Muncul, Inikah Xperia XZ2

Tersiar kabar pada bulan Desember tahun lalu Sony digadang-gadang sedang menggarap smartphone terbarunya dengan nomor model H8266. Muncul di situs benchmark Geekbench, smartphone tersebut bakal ditenagai dengan chipset Snapdragon 845. Bisa jadi, ini adalah flagship Xperia XZ2.

Tak hanya itu, H8266 juga ditopang dengan RAM sebesar 4 GB dan bakal hadir

nantinya dengan sistem operasi Android 8.0 Oreo. Saat ini, dengan nomor model yang sama, perangkat tersebut kembali muncul melalui uji benchmark AnTuTu.

Menariknya, spesifikasi hardware yang bercokol di dalam H8266 yang tercatat pada Geekbench memiliki kemiripan dengan yang ada pada pengujian AnTuTu. Bisa jadi, dalam waktu dekat Sony akan membuat gebrakan menghadirkan smartphone flagship yang diperkuat Snapdragon 845.

Dukungan lainnya yang tercatat dari pengujian AnTuTu, perangkat ini juga ditopang dengan GPU

Adreno 630 dan internal storage yang dibenamkan berkapasitas 64 GB. Informasi baru lainnya, H8266 akan dikemas dengan layar yang memiliki resolusi 1.080 x 2.160 piksel atau FHD+.

Bocoran lainnya juga mengungkap bahwa smartphone ini akan dimodali

dengan dual-camera belakang yang memiliki konfigurasi 12 MP + 12 MP. Tak hanya itu, smartphone yang diperkirakan akan diperkuat dengan baterai 3.130 mAh juga dilengkapi dengan sertifikasi IP65/IP68.

 

sumber :

https://gumroad.com/gurupendidikan/p/audio-editor-recorder

Budaya atau kebudayaan adalah

Budaya atau kebudayaan adalah

Budaya atau kebudayaan adalah

Budaya atau kebudayaan adalah

Budaya atau kebudayaan adalah

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.
Daftar isi

1 Definisi Budaya
2 Pengertian kebudayaan
3 Unsur-Unsur
4 Wujud dan komponen
4.1 Wujud
4.2 Komponen
5 Hubungan Antara Unsur-Unsur Kebudayaan
5.1 Peralatan dan perlengkapan hidup (teknologi)
5.2 Sistem mata pencaharian
5.3 Sistem kekerabatan dan organisasi sosial
5.4 Bahasa
5.5 Kesenian
5.6 Sistem Kepercayaan
5.6.1 Agama Samawi
5.6.2 Agama dan filsafat dari Timur
5.6.3 Agama tradisional
5.6.4 “American Dream”
5.6.5 Pernikahan
5.7 Sistem ilmu dan pengetahuan
6 Perubahan sosial budaya
7 Penetrasi kebudayaan
8 Cara pandang terhadap kebudayaan
8.1 Kebudayaan sebagai peradaban
8.2 Kebudayaan sebagai “sudut pandang umum”
8.3 Kebudayaan sebagai mekanisme stabilisasi
9 Kebudayaan di antara masyarakat
10 Kebudayaan menurut wilayah
11 Referensi
12 Daftar pustaka
13 Lihat pula
14 Pranala luar

Baca Juga : 

karakteristik Struktur Pasar

karakteristik Struktur Pasar

karakteristik Struktur Pasar

karakteristik Struktur Pasar

karakteristik Struktur Pasar

Struktur pasar ialah karakteristik organisasi pasar yang mempengaruhi sifat kompetisi dan harga di dalam pasar ( Bain, 1952 ). Unsur-unsur struktur pasar meliputi: konsentrasi, differensiasi produk, ukuran perusahaan, Hambatan masuk, dan integrasi vertikal serta diversifikasi. Dalam teori ekonomi mikro struktur pasar dibagi dalam 4 macam bentuk ( Paul A. Samuelson, 1995 p. 193-194 ), yaitu :
1. Persaingan sempurna, adalah struktur pasar yang ditandai oleh jumlah pembeli dan penjual yang sangat banyak. Transaksi setiap individu tersebut (Pembeli dan penjual) sangat kecil dibandingkan output industri total sehingga mereka tidak bisa mempengaruhi harga produk tersebut. Perusahaan-perusahaan tidak mampu untuk melakukan diffrensiasi produk atau produk homogen. Para pembeli dan penjual secara individual hanya bertindak sebagai penerima harga ( Price taker ). Informasi tentang harga dan kualitas produk itu sempurna dan setiap perusahaan bisa dengan mudah mendapatkannya. Pada pasar ini tidak adanya hambatan untuk masuk atau keluar. Dalam jangka panjang tidak ada perusahaan atau industri yang menerima laba di atas normal.
2. Pasar Monopoli adalah struktur pasar yang ditandai oleh adanya seorang produsen tunggal. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan monopolis tidak ada barang substitusinya. Adanya ketidaksempurnaan atau tingginya hambatan di dalam memperoleh informasi tentang produk seperti harga dan kualitas. Perusahaan monopolis bebas untuk menentukan jumpah output dan harga produk kapan saja. Perusahaan monopolis bisa mendapatkan keuntungan di atas keuntungan normal dalam jangka panjang.

Sumber : https://bingo.co.id/