twittsev.com

Situs Web Pendidikan Terupdate

Contoh Melakukan Observasi

Contoh Melakukan Observasi

Contoh Melakukan Observasi

Contoh Melakukan Observasi

Contoh Melakukan Observasi

Karakteristik ketiga dalam suatu penelitian eksperimen ialah adanya tindakan observasi yang dilakukan oleh peneliti selama proses eksperimen berlangsung. Selama proses penelitian berlangsung, peneliti melakukan observasi terhadap kedua kelompok ini.

Aplikasi nyata perlunya desain penelitian eksperimen mengenai model desain penelitian terbagi menjadi tiga kelompok besar, yaitu praeksperimen, eksperimen, dan eksperimen semu (quasi experiment).

  1. Pre-Experiment
  2. Satu Kelompok, One Shot Case Study

Desain subjek ini ditempatkan secara random ke dalam kelompok-kelompok dan diekspose sebagai variabel independen diberi postes. Desain ini melibatkan satu kelompok (X) dengan diberi satu kali perlakuan tertentu yang kemudian dilanjutkan dengan observasi pengukuran (O). Diagramnya sebagai berikut:

Pre-Test Variabel Terikat Postes
X O

Keterangan:

X= Pelatihan (treatment/perlakuan, variabel bebas)

O= Kinerja Karyawan (pengamatan atau pengukuran atau variabel terikat).

  1. One Group Pre Test – Post Test Design

Desain kedua ini merupakan perkembangan dari desain di atas. Pengembangannya ialah dengan cara melakukan satu kali pengukuran di depan (pre-test) sebelum adanya perlakuan (treatment) dan setelah itu dilakukan pengukuran lagi (post-test). Desainnya sebagai berikut:

Pre-Test Variabel Terikat Postes
O1 X O2

Keterangan:

X= Pelatihan (treatment/perlakuan, variabel bebas)

O1= Kinerja Karyawan (pengamatan atau pengukuran atau variabel terikat).

O2= Kinerja Karyawan setelah pelatihan.

  1. Perbandingan Grup Statis (stastic Group Comparison Design)

merupakan modifikasi dari desain eksperimen laboraturium. Dalam desain ini, kelompok dan diekspose sebagai variabel independen diberi postes. Nilai-nilai postes kemudian dibandingkan untuk menentukan keefektifan tretment. Desain ini akan lebih cocok dalam eksperimen yang berkaitan dengan pembentukan sikap karena dalam eksperimen demikian akan berpengaruh pada perlakuan. Data kelompok dibagi dua: separuh diberi pelatihan (kelompok eksperimen) dan separuh lagi tidak diberi pelatihan (kelompok kontrol).

Grup Variabel Terikat Postes
Ekperimen X O1
Kontrol O2

Keterangan:

X     = Ada Treatment

–          = Tidak menerima Treatment

O1 = Hasil kinerja karyawan yang diberi penelitian (kelompok eksperimen)

O2  = Hasil kinerja karyawan yang tidak diberi penelitian (kelompok kontrol).

Baca Juga :

Karakteristik dalam penelitian eksperimen

Karakteristik dalam penelitian eksperimen

Karakteristik dalam penelitian eksperimen

Karakteristik dalam penelitian eksperimen

Karakteristik dalam penelitian eksperimen

Karakteristik dalam penelitian eksperimen sebagai berikut :

  1. Memanipulasi

Karakteristik pertama yang selalu ada dalam penelitian eksperimen adalah adanya tindakan manipulasi variabel yang secara terencana dilakukan oleh si peneliti. Memanipulasi variabel ini tidak mempunyai arti yang negatif seperti yang terjadi di luar konteks penelitian. Yang dimaksud manipulasi yaitu tindakan atau perlakuan yang dilakukan oleh seorang peneliti atas dasar pertimbangan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka guna memperoleh perbedaan efek dalam variabel terikat.

  1. Mengontrol Variabel

Selalu ada dalam penelitian eksperimen yaitu adanya kontrol yang secara sengaja dilakukan oleh peneliti terhadap variabel atau ubahan yang ada. Mengenai apa yang dimaksud kontrol (Gay, 1982):

Control is an effort on the part of researcher to remover the influence of any variable other than the independent variable that ought affect performance on a dependent variable.

Dalam pelaksanaan penelitian eksperimen, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebaiknya diatur secara intensif sehingga kedua variabel mempunyai karakteristik sama atau mendekati sama. Yang membedakan dari kedua kelompok ialah bahwa grup eksperimen diberi treatment atau perlakuan tertentu, sedangkan grup kontrol diberikan treatment seperti keadaan biasanya.

Sumber : https://aziritt.net/

RANCANGAN EKSPERIMEN

RANCANGAN EKSPERIMEN

RANCANGAN EKSPERIMEN

RANCANGAN EKSPERIMEN

RANCANGAN EKSPERIMEN

Desain eksperimen adalah suatu rancangan percobaan dengan setiap langkah tindakan yang terdefinisikan, sehingga informasi yang berhubungan dengan atau diperlukan untuk persoalan yang akan diteliti dapat dikumpulkan secara faktual. Dengan kata lain, desain sebuah eksperimen merupakan langkah-langkah lengkap yang perlu diambil jauh sebelum eksperimen dilakukan agar data yang semestinya diperlukan dapat diperoleh sehingga akan membawa ke analisis obyektif dan kesimpulan yang berlaku dan tepat menjawab persoalan yang dibahas.

Dalam desain ekperimen ini memerlukan sistem notasi yakni sebagai berikut :

X: Digunakan untuk mewakili pemaparan (exposure) suatu kelompok yang diuji terhadap suatu perlakuan eksperimental pada variabel bebas yang kemudian efek pada variabel tergantungnya akan diukur.

Y: Menunjukkan adanya suatu pengukuran atau observasi terhadap variabel tergantung yang sedang ditelitit pada individu, kelompok, atau objek tertentu.

R: Menunjukkan bahwa individu atau kelompok telah dipilih dan di tentukan secara random untuk tujuan studi.

Sumber : https://andyouandi.net/

Review Lenovo ZUK Z1

Review Lenovo ZUK Z1

Review Lenovo ZUK Z1

 

Review Lenovo ZUK Z1

Review Lenovo ZUK Z1

Merek ZUK saat ini mungkin belum begitu dikenal pencinta gadget tanah air. Tidak seperti Lenovo yang sudah begitu terkenal. Padahal, ZUK adalah anak perusahaan Lenovo yang ditugaskan untuk bertarung di pasar smartphone flagship terjangkau layaknya OnePlus. Produk pertama ZUK, yakni Z1 sudah resmi dirilis. Beruntung Indonesia bisa jadi yang pertama kebagian di Asia Tenggara. ZUK Z1 sudah dijual resmi seharga Rp4.499.000 di Blibli.com.

Kelebihan

Handling nyaman. ZUK Z1 mengikuti tren saat ini dengan mengusung layar besar 5,5 inci. Praktis bodinya pun jadi bongsor dengan dimensi 15 cm x 8 cm. Namun kami merasa nyaman memegangnya karena adanya lengkungan-lengkungan yang bersahabat di telapak tangan. ZUK Z1 juga terlihat cukup mewah dengan material aluminium dan kaca di bagian belakangnya. Sekadar informasi, ZUK Z1 adalah smartphone dengan desain unibody.

handson-zuk-z1-droidlime-02

USB Type-C dan sensor fingerprint. Keunggulan utama ZUK Z1 ada pada port USB dan sensor fingerprint. ZUK Z1 menjadi smartphone pertama yang dijual di Indonesia yang memiliki port USB Type-C untuk pengisian daya dan transfer data lebih cepat. Selain itu, smartphone ini juga sudah dilengkapi sensor fingerprint yang responsif pada tombol home-nya. Untuk membuka lockscreen, Anda harus menekann tombol power terlebih dahulu baru menyentuh sensornya.

handson-zuk-z1-droidlime-03

Speaker detail. Jika Anda melihat ada enam lubang kecil di sisi bawah ZUK Z1, di situlah letak lubang speaker-nya. Untuk bermain game, nonton, terlebih mendengarkan musik, suara yang keluar dari lubang tersebut terasa cukup memuaskan dan detail. Tak ketinggalan, ZUK juga menyediakan pengaturan equalizer.

CyanogenOS 12.1. Bagi yang hobi mengoprek, CyanogenOS 12.1 pada ZUK Z1 menawarkan kustomisasi yang cukup banyak. OS tersebut serupa dengan yang digunakan pada OnePlus One. Performanya responsif serta terdapat fitur record screen untuk merekam aktivitas layar.

review-zuk-z1-droidlime-02

Prosesor legendaris. Banyak yang menyayangkan ZUK Z1 belum menggunakan CPU terbaru seperti Snapdragon 810. Pada dasarnya, CPU Snapdragon 801 yang digunakannya masih mumpuni untuk saat ini. Prosesor tersebut juga tidak menghasilkan panas berlebih dan sangat stabil menjalankan beragam aplikasi dan game saat ini. Tambahan RAM 3 GB juga sangat membantu dalam menjalankan beragam aplikasi secara multitasking.

Layar nyaman di mata. Resolusi layar ZUK Z1 sudah full HD. Resolusi tersebut serta karakteristik layarnya yang glossy berperan besar dalam menghadirkan kenyamanan mata penggunanya. Layar ZUK Z1 juga mampu menampilkan warna putih yang pekat, tidak kekuning-kuningan. Temperatur layarnya juga bisa diubah mulai dari 1.000 hingga 10.000 Kelvin.

review-zuk-z1-droidlime-01

Baterai besar. Dibanding OnePlus One, ZUK Z1 lebih unggul di sisi baterai dengan kapasitas 4.100 mAh. Pengisian baterai dapat dilakukan dalam waktu maksimal hampir dua jam. Setelah terisi penuh dan digunakan untuk penggunaan harian, baterai tersebut menghasilkan screen-on-time di atas empat jam.

Kamera cepat. Duet kamera utama beresolusi 13 MP dan kamera depan 8 MP pada ZUK Z1 cukup menjanjikan. Meski hasilnya bukan yang terbaik, namun sudah sangat optimal untuk kebutuhan memotret harian dan meng-upload-nya di media sosial. Kameranya juga dapat bekerja dengan cepat saat menjepret. Sayangnya, ZUK tidak melengkapi kamera tersebut dengan mode manual.

Kekurangan

 

Tidak bisa menggunakan kabel USB biasa. Hal ini sebenarnya bukanlah kekurangan yang pantas dialamatkan pada ZUK Z1. Karena saat ini masih sangat sedikit smartphone yang mengusung port USB Type-C, otomatis masih sedikit pula orang yang memiliki charger dan kabel data USB Type-C. Dampaknya, Anda wajib selalu membawa kabel data USB Type-C milik ZUK Z1 ketika bepergian. Jika tidak, Anda akan kesulitan menemukan atau meminjam kabel tersebut.

review-zuk-z1-droidlime-06

Kesimpulan

Dengan segala yang dimilikinya, ZUK Z1 sangat pantas disebut sebagai smartphone flagship ramah kantong. Di dalamnya terdapat perpaduan prosesor legendaris dan fitur terkini. Buktinya, ZUK Z1 termasuk smartphone pertama di dunia yang mengusung port USB masa depan, yakni USB Type-C.

Baca juga :

 

 

Review Axioo Venge

Review Axioo Venge

Review Axioo Venge

 

Review Axioo Venge

Review Axioo Venge

Produsen smartphone yang satu ini awalnya dikenal sebagai produsen perangkat komputer semisal notebook. Namun Axioo berhasil membuktikan kemampuannya menciptakan smartphone lokal yang tak kalah bersaing dibanding merek asing. Salah satu jagoan Axioo yang sedang ramai dibicarakan adalah Axioo Venge.

Kelebihan

Desain unik dan bodi ringan. Kalau pernah tahu smartphone asal Cina OnePlus One, mungkin Anda akan merasa bahwa material back cover yang digunakan Venge sedikit mirip. Ya, back cover Axioo Venge berbahan seperti sandstone, namun tidak sekasar OnePlus One.

Material ini memberikan kesan yang agak berbeda. Namun karena tidak sekasar OnePlus One, memegang Axioo Venge terkadang masih terasa cukup licin. Untungnya smartphone ini punya bobot yang amat ringan, 131 gram, jadi benar-benar asyik digunakan dengan satu tangan.

review-axioo-venge-droidlime-02

RAM 3 GB. Tidak banyak smartphone lokal yang menawarkan kapasitas RAM 3 GB, dan Axioo Venge adalah salah satunya. RAM sebanyak 3 GB plus UI yang ringan membuat rata-rata kapasitas RAM yang tersisa ada di angka 2 GB. Artinya, Anda bisa lebih nyaman membuka banyak aplikasi secara bersamaan.

Layar mampu melawan cahaya terik. Salah satu kendala yang hampir selalu mendera smartphone lokal adalah kualitas layarnya yang di bawah rata-rata. Pada Axioo Venge, Anda bisa tetap nyaman menatap layarnya di bawah cahaya matahari. Jika kurang terang, Anda bisa mengaktifkan fitur adaptive brightness serta mengatur konfigurasi warna layar pada menu settings.

review-axioo-venge-droidlime-03

UI ringan dilengkapi gesture control. Axioo Venge membawa user interface standar Google berbasis Android 5.1 yang sudah dimodifikasi. Dari sisi tampilan, UI ini memang tak banyak berbeda dari UI bawaan Google. Namun kehadiran fitur gesture control yang mendukung hingga 13 gerakan untuk menjalankan aplikasi secara cepat setidaknya membuat UI-nya jadi lebih kaya.

review-axioo-venge-droidlime-08

Selain itu, UI pada Axioo Venge juga datang membawa fitur HotKnot. Dengan begitu, Anda bisa berbagi file dengan lebih mudah menuju perangkat lain yang juga mendukung fitur HotKnot.

Kamera lumayan kaya fitur. Kamera Axioo Venge tidak superior, namun sudah cukup untuk kebutuhan foto harian. Dengan resolusi 8 MP, kamera ini menawarkan performa yang tidak buruk-buruk amat. Rata-rata shutter speed-nya butuh waktu satu detik untuk mengabadikan gambar. Begitu pun dengan kecepatan autofocus-nya, bekerja kurang lebih satu detik.

Namun yang perlu diapresiasi adalah adanya beberapa mode foto selain auto. Anda dapat memotret menggunakan mode Live Photo, Motion Track, dan Face Beauty. Sedangkan saat hendak memotret, kameranya mampu mengenali perintah suara (cheese atau capture), gerakan jari (membentuk huruf V), hingga smile shutter.

Kekurangan

Speaker pecah. Cukup serba salah menyikapi loudspeaker milik Axioo Venge. Jika volume diset kurang dari setengah, suara terdengar kecil. Namun saat diset maksimal, suara terdengar pecah dan mengganggu. Jalan tengahnya, set speaker di level 75 persen, suara tidak terlalu keras, tapi tidak pecah.

Slot SIM card klasik ukuran besar. Di saat rata-rata smartphoen Android saat ini sudah meninggalkan slot SIM card besar dan beralih ke micro SIM atau bahkan nano SIM, Axioo justru kebalikannya. Slot SIM card pertamanya malah masih berukuran besar (mini SIM). Untungnya slot SIM card kedua sudah mendukung ukuran micro SIM.

review-axioo-venge-droidlime-07

Di satu sisi, slot SIM card besar ini mungkin ditujukan bagi pengguna yang baru beralih dari feature phone. Tapi di sisi lain, slot ini bisa jadi tak banyak berguna atau malah merepotkan karena kebanyakan SIM card yang ada saat ini berukuran micro atau nano.

Bukan untuk game berat. Jangan salah mengira, kapasitas RAM yang besar belum tentu andal untuk menjalankan game. Pada Axioo Venge misalnya, kapasitas RAM 3 GB akan sangat efektif untuk menjalankan banyak aplikasi sekaligus. Sedangkan untuk bermain game, yang lebih banyak berpengaruh tetaplah CPU dan GPU.

Pada Axioo Venge, paduan CPU quad-core MediaTek MT6735P dan GPU Mali-T720 tentu bisa diandalkan untuk bermain game. Angry Birds 2 atau pun Asphalt 8 bisa dijalankan dengan baik. Tapi game yang lebih berat seperti Sniper Fury tidak nyaman dimainkan meski opsi grafis diset ke level terendah. Adapun skor AnTuTu Benchmark yang dimiliki sekitar 25 ribu poin, selevel CPU Snapdragon 615 milik Qualcomm.

Kesimpulan

Axioo Venge bisa dikatakan berhasil mengangkat derajat smartphone lokal, dari yang biasa identik dengan spesifikasi seadanya, kini menjadi di atas rata-rata. Berbekal RAM 3 GB dan bodi yang nyaman dipegang, Axioo Venge bisa menemani kegiatan harian sembari aktif di media sosial dan sesekali bermain game kelas menengah.

sumber :

https://pesantrenkilat.id/pengertian-korupsi/

Review OnePlus X

Review OnePlus X

Review OnePlus X

 

Review OnePlus X

Review OnePlus X

Sejauh ini hanya ada tiga smartphone keluaran OnePlus: OnePlus One, OnePlus 2, serta OnePlus X. Varian terakhir menjadi satu-satunya yang mengusung layar 5 inci serta desain berbeda dibanding dua kakaknya. Beruntung, Indonesia kini kebagian jatah untuk bisa menikmati smartphone satu ini melalui Blibli.com pada 28 Maret 2016.

Kelebihan

Layar sangat cerah dan pekat. OnePlus X menggunakan panel AMOLED 1.080p untuk layarnya. Panel tersebut menghasilkan reproduksi warna yang sangat cerah. Warna hitam pun dapat disajikan dengan sangat pekat sehingga saat menyala smartphone ini seperti tidak memiliki bezel.

review-oneplus-x-droidlime-01

Oxygen OS yang simpel. Setelah tidak lagi menggunakan Cyanogen, OnePlus X kini menggunakan Oxygen OS versi 2.1 berbasis Android 5.1. OS ini simpel dengan tampilan khas stock ROM Google. Saat menjelajah menu-menunya terasa responsif.

Sebenarnya Oxygen OS tidak sesimpel itu. UI ini menawarkan fitur menarik, seperti pengaturan warna LED notifikasi, dark mode, gesture, serta pilihan untuk mengaktifkan on-screen button di dalam layar.

Compact dan mewah. Dengan merebaknya smartphone berdimensi 5,5 inci, tentu sangat sulit untuk mencari smartphone dengan layar 5 inci. Beruntung OnePlus X adalah salah satunya, sehingga bodinya jadi compact dan tidak merepotkan saat digunakan.

Selain compact, desain bodi OnePlus X juga layak disebut mewah. Penggunaan rangka material aluminium alloy serta kaca 2.5D di depan dan belakang adalah penyebabnya. Praktis, smartphone ini bisa mendongkrak penampilan Anda.

Hardware yang belum jadul. OnePlus X menggunakan CPU flagship keluaran tahun 2014 silam. Maka tak heran banyak yang menyangsikan performanya. Namun prosesor 4-core Snapdragon 801 2,3 GHz yang digunakannya masih boleh diadu dengan prosesor terkini.

review-oneplus-x-droidlime-02

Performanya tak terpaut jauh dan bisa dikatakan sekelas dengan prosesor 6-core Snapdragon 808 atau prosesor 8-core MediaTek Helio X10. Kesimpulan ini mengacu pada hasil benchmark AnTuTu OnePlus X di angka 46 ribu poin yang kurang lebih sama seperti smartphone dengan prosesor Snapdragon 808 atau MediaTek Helio X10.

Kamera menyenangkan. Ada kamera 13 MP dan 8 MP pada OnePlus X. Kamera 13 MP sendiri sudah menjadi standar saat ini. Tapi bicara kualitas, rasanya tidak perlu khawatir dengan kamera OnePlus X ini. Shutter speed kameranya sangat cepat dan bisa menghasilkan rata-rata foto yang tajam.

Kalau mau merekam video, kamera utama OnePlus X ini sanggup menciptakan video beresolusi full HD biasa, video timelapse, atau video slow motion 720p dengan 120 fps. Hasilnya juga tidak mengecewakan, bisa Anda lihat pada video review di bawah ini.

Tombol switch. Layaknya iPhone, OnePlus X memiliki sebuah tombol switch di sisi kirinya. Tombol ini berfungsi untuk mengubah profil smartphone menjadi silent atau vibrate. Meski tidak terlalu penting, kehadiran tombol ini menambah kepraktisan penggunaan.

review-oneplus-x-droidlime-04

Kekurangan

Tombol tanpa backlight. OnePlus X punya bodi dengan keseluruhan warna hitam plus tombol menu di bagian dagunya. Sayangya tombol ini tidak disertai backlight sehingga sama sekali tidak terlihat. Anda membutuhkan adaptasi agar terbiasa menggunakannya.

review-oneplus-x-droidlime-08

Tanpa sensor sidik jari. Bicara soal sensor, sebenarnya OnePlus X tidak mengecewakan karena punya gyroscope. Tapi untuk smartphone yang diapsarkan tahun 2016, smartphone ini bakal lebih sempurna jika saja memiliki sensor sidik jari.

Kesimpulan

Dari sisi performa, OnePlus X bisa disejajarkan dengan Xiaomi Redmi Note 3, Xiaomi Mi 4c, atau Infinix Zero 3. Sedangkan dari sisi desain, OnePlus X bisa menjadi lawan tangguh Samsung Galaxy A5 2016. Yang jelas, smartphone ini masih layak dibeli dan diandalkan tahun ini, terutama bagi Anda yang mengidamkan smartphone compact nan mewah.

sumber :

https://pesantrenkilat.id/iron-marines-apk/

Mourinho Masih Memikirkan Kaka

Mourinho Masih Memikirkan Kaka

Mourinho Masih Memikirkan Kaka

Mourinho Masih Memikirkan Kaka

Mourinho Masih Memikirkan Kaka

Bintang Real Madrid asal Brasil, Kaka, kudu merasa beruntung mempunyai pelatih sekelas Jose Mourinho. Atas jasa Special One, karier Kaka di lapangan hijau terselamatkan. Hal itu merujuk pernyataan spesialis bedah terkemuka, dokter Marc Martens, yang menangani operasi lutut Kaka di Antwerp, Belgia.

Seperti diketahui, setelah menjalani pemeriksaan di sebuah rumah sakit di Los Angeles, Amerika Serikat, Selasa (4/8) lalu, tulang rawan pada lutut kaki kiri Kaka mengalami cedera yang cukup parah. Alhasil, dalam pertemuan yang digagas dokter tim Carlos Diez dan Mourinho, Kaka diinstruksikan untuk segera naik meja operasi (Baca: Kian Panjang Cuti Kaka) .

Keputusan yang dibuat Mourinho mendapat acungan jempol dari dokter Martens. Pasalnya, andaikata terlambat, bisa-bisa karier Kaka di lapangan hijau bakal berakhir. ”Cedera seperti itu bisa membuat tamat kariernya (Kaka). Sebab, cederanya sangat serius. Dampaknya benar-benar dapat membahayakan. Tapi, syukurlah operasi dapat dilakukan tepat waktu dan segala sesuatunya berjalan dengan lancar,” aku dokter Martens.

Menurut harian Marca, cedera yang dialami Kaka terjadi saat memperkuat Timnas Brasil di putaran final Piala Dunia (PD) 2010 di Afrika Selatan. “Ia tampil dengan kondisi yang tak baik dan berakhir dengan rasa sakit yang luar biasa, Saya paham jika ajang PD merupakan turnamen khusus dan unik. Tapi, ia menjalaninya dengan rasa nyeri,” ujar dokter Martens.(MEG/Goal)

Baca Juga : 

Mitos Saat Berhubungan Intim

Mitos Saat Berhubungan Intim

Mitos Saat Berhubungan Intim

Mitos Saat Berhubungan Intim

Mitos Saat Berhubungan Intim

Meskipun terdengar tidak mungkin, banyak orang meyakini mitos seksual tertentu dan mempercayainya selama bertahun-tahun. Berikut penjelasan ketidakbenaran dari mitos tersebut dan apa yang sebenarnya terjadi ketika melakukan hubungan intim.

Mitos 1: Wanita tidak akan hamil jika hubungan intim selagi menstruasi.

Fakta: Kemungkinan hamil memang kecil, tetapi anda perlu memahami bahwa hanya ada 24 jam dalam satu bulan dimana seorang wanita dapat hamil. Masalahnya terletak pada menghitung dimana hari tersebut. Karena sperma dapat hidup di dalam wanita selama 5 hari, tidak menutup kemungkinan hamil ketika ia tengah menstruasi.

Mitos 2: Hanya wanita yang mengalami orgasme berkali-kali.

Fakta: Meskipun sekitar 30% wanita mengalami orgasme berkali-kali, hanya 10 % mengalaminya secara teratur. Dan sebaliknya dari keyakinan umum dimana beberapa pria dapat dengan jelas mengalami orgasme berkali-kali tanpa kehilangan ereksi. Walaupun lebih umum terjadi pada remaja pria.

Mitos 3: Mengangkatnya menjelang orgasme saat tak memakai kondom, wanita tidak akan hamil.

Fakta: Tidak hanya memiliki kemungkinan besar ia hamil, anda juga memiliki peluang besar terjangkit penyakit kelamin. Bahkan sebelum ejakulasi, penis biasanya mengeluarkan mani yang mengandung ribuan sperma yang dapat menyebabkan hamil.

Mitos 4: Masturbasi membuat penis lebih besar.

Fakta: Meskipun ini terasa mengasyikan untuk mendapatkan kesenangan sendiri, kemungkinan penis menjadi lebih besar adalah tidak benar.

Mitos 5: Makanan dapat merubah rasa mani.

Fakta: Tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan hal ini. Beberapa yakin menghentikan konsumsi dan menghindari produk sehari-hari seperti kembang kol, brokoli dan asparagus dapat meningkatkan rasa sementara lainya meyakini bahwa pembatasan makan yang banyak mengandung bawang putih juga memiliki rasa tersendiri. Begitu juga merokok dan minum diyakini mempengaruhi rasa mani.

Mitos 6: Wanita lebih suka pria berpenis besar.

Fakta: Ini tidak semuanya benar. Beberapa wanita mungkin menyukai pria dengan penis besar, tetapi sebagian besar wanita juga memiliki pasangan dengan ukuran penis normal. Rata-rata ukuran penis antara 5 dan 6 inch dalam kondisi ereksi.

Mitos 7: Tidak ada G-spot.

Fakta: Meskipun ada beberapa ahli bertahan mengatakan G-spot tidak lebih dari sekedar mitos, banyak wanita dan pria menganggapnya berbeda. G-spot merupakan tempat yang berada kira-kira dua inch di dalam dinding vagina depan.

Mitos 8: Wanita tidak suka memberi seks oral.

Fakta: Lebih banyak wanita dibanding pria mengakui menikmati memberikan seks oral pada pasangannya. Banyak wanita menikmati aktivitas ini pada kebaikan dari seks oral itu sendiri.

Mitos 9: Beberapa wanita tidak memiliki klitoris.

Fakta: Tanpa terkecuali, setiap wanita memiliki klitoris hanya berbeda dari ukuran, beberapa klitoris sangat kecil dan mungkin yang lain sangat besar. Beberapa lebih sensitif dibanding yang lain.

Mitos 10: Jika pasangan tidak orgasme, ia tidak menikmati hubungan intim.

Fakta: Percaya atau tidak, hanya sekitar setengah dari seluruh wanita mengalami orgasme dalam hubungan intim mereka. Kebanyakan wanita memerlukan rangsangan klitoris untuk mencapai orgasme apakah hal ini terjadi selama hubungan intim atau tidak. Tetapi banyak wanita menikmati seks sekalipun mereka tidak selalu mencapai klimaks.

Sumber : https://belinda-carlisle.com/picsart-pro-mod/

Lazio Resmi Gaet Hernanes

Lazio Resmi Gaet Hernanes

Lazio Resmi Gaet Hernanes

Lazio Resmi Gaet Hernanes

Lazio Resmi Gaet Hernanes

Liputan6.com, Roma: Lazio menunjuk gelandang asal Brasil, Hernanes, sebagai target utama mereka di bursa transfer awal musim. Lazio begitu optimistis mendapatkan pemain berusia 25 tahun itu dari Sao Paolo yang kemudian menepis anggapan tersebut (Baca: Sao Paulo Bantah Deal Hernanes).

Namun, akhirnya Lazio mengumumkan resmi menggaet pemain yang memiliki nama panjang Anderson Hernanes de Carvalho Viana Lima. Tidak menjabarkan secara spesifik fee transfer yang dikeluarkan Lazio, namun surat kabar di Sao Paulo menyebutkan, Hernanes di boyong tim ibukota Italia itu seharga 13,5 juta euro (Rp 160 miliar).

Hernanes menandatangani kontrak lima tahun bersama Lazio, demikian pernyataan Biancoceleste dari laman resmi milik mereka. Karena Sao Paulo tersingkir dari babak semifinal Piala Libertadores, Hernanes bisa langsung bergabung dengan rekan-rekan barunya setelah membela Timnas Brasil untuk pertandingan persahabatan.

Menurut kabar, per tahunnya Hernanes mendapat bayaran 1 juta pound (Rp 14,3 miliar) yang belum termasuk bonus. Hernanes diharapkan sudah bisa berlatih bersama pertengahan bulan ini, sebelum Lazio membuka musim kompetisi baru Serie A melawan Sampdoria pada 29 Agustus.

Hernanes merupakan salah satu pemain muda terbaik versi surat kabar terbitan Inggris, The Times, untuk tahun 2009. Dia memenangi dua gelar Liga Utama Brasil atau Campeonato Brasileiro bersama Sao Paulo, klub satu-satunya yang menjadi tempat Hernanes merintis karier, dan sudah mengoleksi 35 gol dari 217 bermain.(DIM/Football Italia)

Sumber : https://belinda-carlisle.com/terragenesis-apk/